Novel ini masih on going ya dan akan diupdate satu episode tiap hari nya.
Mohon dukungannya juga untuk vote, like dan komen ya Terimakasih ❤
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wasni Fania Imelda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 34
Reyn tersenyum sinis melihat wanita dibalik topeng hitam tersebut.
Ditambah lagi dengan tatapan tajamnya yang seakan membunuh, membuat kedua orang itu semakin gemetaran.
..."Tak kusangka , dari dulu aku tidak pernah melihat darah wanita yang mengalir didepan ku, tapi rupanya aku punya kesempatan untuk melihat itu skarang"...
Willy tersenyum lebar mendengar ucapan Reyn, begitu juga kedua pasukan itu.
..."Reyn, apa yang akan kita lakukan untuk mereka? "...
..."Kau tahu apa yang harus kau lakukan, tapi sisakan wanita ini agar aku sendiri yang menumpahkan darahnya ke lantai "...
Willy hanya mengangguk pelan, kemudian melakukan tugasnya bersama beberapa orang dari pasukan BLACK WOLF.
Reyn menggerakkan tangganya, sebagai perintah atas pasukan yang ada itu. Para pasukan itu paham dengan apa yang dimaksud oleh Reyn, walau tanpa ia mengucapkannya secara langsung.
Wanita itu kemudian langsung dibawah ke sebuah ruangan yang gelap.
Ia sama sekali tidak memberontak ataupun melawan walau dirinya sangat ketakutan. Karena percuma saja , pikirnya Reyn tidak akan mendengarkannya sama sekali. Apalagi Willy sudah memberikan bukti bahwa ia juga terlibat.
..."Tetap awasi dia, jangan biarkan dia bunuh diri sebelum aku melakukan rencanaku" perintah Reyn...
..."Baik tuan" sahut para pasukan itu secara bersamaan...
*******
Sementara Willy kini berada di sebuah ruangan sempit dipenuhi oleh barang-barang tajam yang tersusun rapi.
Diruangan itu juga tercium bau darah, namun hal itu sudah biasa bagi mereka.
Namun pria atasan Vania itu, kakinya semakin gemetar dan tubuhnya merinding itupun memberanikan diri .
..."Tuan, saya mohon maafkan saya!" seru pria itu...
..."Ada kesalahan, ada penyebab akibatnya" ucap Willy...
Para pasukan itu diperintahkan oleh Willy untuk melakukan apa yang selalu mereka berikan bagi setiap musuh mereka.
*******
Reyn kini sedang dalam perjalanan pulang ke dorm dengan sebuah mobil berwarna hitam yang dikemudikan oleh Brian yang merupakan ketua pasukan Black Wolf.
..."Brian, aku ingin kau yang menangani wanita siluman itu, aku tidak punya waktu untuk menanganinya, buatlah tubuhnya seperti dicabik-cabik oleh serigala ganas" pinta Reyn dengan tiba-tiba. ...
..."Baik tuan" sahut Brian sambil mengangguk pelan, dan tetap fokus pada jalanan yang ditelusuri mobil itu. ...
*******
Sesampainya di dorm, Reyn langsung menuju kamar utamanya bersama Vania.
..."Kamu belum tidur? " tanya Reyn yang melihat Vania sedang berdiri didepan jendela kamar sambil menatap langit yang dipenuhi oleh cahaya bintang...
..."Tidak! " sahut Vania singkat...
..."Apa kau masih memikirkan kejadian tadi? " tanya Reyn lagi sambil berdiri disamping Vania dan ikut menatap langit malam itu. ...
..."Tidak, aku hanya memikirkan diriku sendiri! " ...
Reyn hanya menggangguk, dengan membalikkan matanya kearah Vania.
..."Dimana keluargamu? "...
Pertanyaan Reyn membuat Vania langsung membalikkan badan dan melangkah menuju ranjang.
..."Aku mengantuk " Vania seperti menghindar dari pertanyaan Reyn tentang keluarganya...
Reyn hanya menatap Vania yang sudah berada di balik selimut itu, kemudian melangkah menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.
*******
Sekitar pukul lima pagi terdengar suara dering telpon dihandphone Reyn.
Kring.... kring.... kring....
Reyn yang masih sedikit merasa mengantuk itupun mencoba mencari keberadaan handphonenya diatas meja dengan tangannya untuk mengangkat telpon, yang rupanya merupakan vidio call dari mamanya.
..."Ada apa ma? " ...
..."Reyn kamu baru bangun, dimana Vania menantu mama? " ...
Tanpa menjawab, Reyn hanya mendekatkan handphone mendekati wajah Vania yang masih terlelap dalam tidurnya itu.
..."Yaampun sayang, kamu cantik sekali walau sedang tertidur! " puji Sillia di balik layar handphone...
Reyn tersenyum 'memang dia selalu terlihat cantik dalam keadaan apapun.' puji Reyn dalam hatinya.
..."Reyn apa yang terjadi dengan Vania kemarin?" tanya Sillia...
..."Maksud mama? " tanya Reyn yang tak paham dengan apa yang diucapkan mamanya. ...
..."Apa yang terjadi dengan Vania dihotel kemarin? "...
..."Mama tau dari mana?" tanya Reyn yang merasa heran...
..."Yaampun, videonya sekarang jadi trending topic di sosmed, di vidionya kamu terlihat sedang menggendong tubuh seorang wanita yang walaupun tidak terlihat jelas wajahnya karena ditutupi oleh rambut, tapi mama yakin itu adalah Vania menantu mama " jelas mama Sillia...
..."Video? " ...
..."Iya Reyn, yang kamu gendong itu Vania kan? " tanya Sillia...
..."Memangnya siapa yang mama maksud kalau bukan Vania? " ucap Reyn yang terlihat k3sal dengan mamanya sendiri...
Melihat raut wajah Reyn yang kesal , wanita itu malah tertawa berbahak bahak. Reyn yang semakin kesal pun langsung mengakhiri video call nya.
..."Reyn....! " seru Sillia saat Reyn mengakhiri panggilan videonya...
Bersambung.......
**Hallo Yeorobun, seperti biasa jangan lupa like dan votenya ya 😊
...Terimakasih❤**...
Kritik dan saran dikolong komentar ❤