NovelToon NovelToon
Terpaksa Menikah Kontrak Dengan ( CEO )

Terpaksa Menikah Kontrak Dengan ( CEO )

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Contest / Nikahkontrak / Tamat
Popularitas:2.1M
Nilai: 4.8
Nama Author: Naura Shafa mahbubah

WARNING !!!!

Tertawalah.... jika mungkin ini bisa menghibur kalian.
😁😂😂😂😂


Saraswati parihar, wanita cantik yang baru saja lulus kuliah S1.Berparas cantik, putih tinggi, berambut panjang. Selalu ceria periang namun ada kalanya dia bersedih.

Hingga suatu hari, Kesalah pahaman menimpa pada dirinya. Membuat Papahnya mengusirnya dari rumah megah miliknya dan paling dia sakit hati di coret dari keluarga dan hak waris.


Frenkie Erlan, Pria berusia 28 tahun. Tubuhnya yang tegap tinggi, sexsi, tampan dan juga cool. Direktur utama di perusahaan Erlan. Pemilik perusahaan besar perhotelan di Indonesia.

Sering kali dia di gosipkan sebagai GAY. Namun hal itu ia tepis karena dia pria sejati, untuk membuktikan dirinya bukanlah GAY, dia harus menikah dalam waktu dekat. Membuat ia bingung, karena dia tidak punya pasangan.


Hal tak terduga terjadi pada dirinya, Dia bertemu wanita cantik tengah malam yang terlihat mau bunuh diri di jembatan. Dia adalah Saraswati parihar.

Dia berhasil menolongnya, namun ia berpikir wanita ini bisa ia jadikan istri kontraknya untuk beberapa bulan terakhir. Ide gila itu muncul secara tiba-tiba di pikirannya.


Apakah Saraswati mau menyanggupi menikah kontrak sama Frenkie Erlan?

Dan apa alasan Papah Saraswati mengusirnya dari keluarga besarnya?


BACA TERUS kisah mereka di Terpaksa menikah kontrak dengan CEO.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Naura Shafa mahbubah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hancur

Malam sudah larut, Saras juga sudah makan malam bersama. Saat ini, Frenkie sedang sibuk di ruang kerjanya, mengerjakan tugasnya seperti biasa.

Saras berinisiatip untuk membuatkan Frenkie minuman teh manis hangat. Setelah itu, Saras mengetuk pintu kerja suaminya.

Tok ... tok ... tok ...

Pintu ia ketuk dulu sebelum membukanya, setelah itu Frenkie membukakan pintunya. Dan terlihat wajah cantik dari istri kontraknya itu, Frenkie langsung merangkul tubuh Saras dan mereka menuju sofa lalu duduk berdua.

"Kamu pengertian banget sama aku," ucapnya lembut sambil mengusap kepalanya.

"Sudah kewajibanku, melayanimu," sahutnya tenang.

"Kalau aku minta malam pertama, di kasih dong," godanya.

Saras memutar bola matanya malas, lalu ia berdehem.

"Aku lagi halangan, lagian kita cuma nikah kontrak gak lebih. Jadi kamu tahan dulu mesummu itu heeh," ucapnya santai. Sambil melipat tangannya di dada.

"Tapi ak...," ucapan Frenkie di potong Saras sama satu jarinya di area bibirnya.

"Stop sayang, aku mau pinjam laptopmu boleh," rayunya.

Frenkie mencium bibir Saras sekilas dan beranjak mengambil laptopnya yang ada di meja.

"Apa sih yang enggak buat istriku ini," sahutnya.

"Lebay banget iisshh," ucap Saras.

Setelah itu, Saras mulai mencari nama Universitas perkuliahannya dulu. Saras sudah tidak sabar ingin melihat identitas dirinya dan juga Papahnya di sana.

Padahal tanpa sepengetahuan Saras, Frenkie sudah tau seluk beluk Saras. Cuma belum sepenuhnya tau semua tentang Saras, Frenkie, hanya tau sebagian saja.

Frenkie melihat istrinya yang sedang serius bergelut di depan laptopnya. Frenkie terus memeluk tubuh Saras sambil melihat apa yang akan di lakukan Saras di laptopnya.

"Kamu itu, gak mau jauh banget yah sama aku," ucap Saras merasa risih.

"Kamu selalu buat aku nyaman, kamu wangi dan hmmm seksi cantik..," ucapannya berhenti saat Saras menatap tajam ke arah Frenkie.

"Hmmm, mulai nih mesumnya," sahutnya sambil menatap ke arah Frenkie yang ada di pinggirnya.

Frenkie hanya nyengir kuda, setelah itu, Saras mulai lagi sama kerjaannya. Tak lama, Saras kaget setengah mati melihat daftar nama mahasiswa di Universitasnya itu sudah tidak ada nama Saraswati Farihar lagi.

Saras panik, ia langsung mengeceknya lagi, nama Saras tidak ada di alumni Universitas itu, sudah beberapa kali nama Saras ia ketik tapi tidak ada.

Kemudian Saras mengetik nama Papahnya, juga tidak ada. Saras yakin, ada masalah yang terjadi dalam masalalunya itu. Tapi yang anehnya semua tentang Saras di hilangkan begitu saja, dari keluarganya di hilangkan. Bahkan di Universitas perkuliahannya juga sudah tidak ada nama Saras.

Saras tau, ini semua kerjaan Papahnya yang menghapus semua data dirinya. Saras geram, ia langsung mengepalkan tangannya.

Saras terdiam, menutup matanya. Ia mengingat perlakuan kejam Papahnya sedari masih kecil hingga saat ini sudah dewasa, bahkan lebih dari itu. Semua tentang diri Saras sudah Papahnya coret hingga reputasi Saras untuk menjadi pengacara juga musnah, bagai di telan bumi.

Pupus sudah cita-citanya. Harapan untuk menjadi pengacara terkenal sudah tidak bisa ia harapkan. Hatinya sangat pedih dan sesak perlakuan Papahnya sudah sangat keterlaluan.

Saras menghembuskan nafasnya berat. Kemudian ia langsung menutup laptop Frenkie Kembali.

Frenkie mengerti, pasti istrinya itu sangat sedih, kecewa dan marah. Ia harus bisa menenangkannya, Frenkie tidak mau Saras bersedih.

Kemudian Saras menutup matanya dan menyenderkan kepalanya pada bahu suaminya itu.

"Harapanku untuk menjadi pengacara sudah musnah, tidak bisa aku selamatkan. Bahkan reputasiku hancur, impian harapanku semua hancur. Saat ini, aku cuma punya kamu seorang Frenkie." Ucapnya lirih, tak sengaja air mata jatuh dari pelupuk matanya. Saras tidak bisa membendung air matanya lagi, keceriaan yang selalu ia tampilkan kepada setiap orang, itu hanya topeng untuk selalu tampil bahagia. Bisa di sebut juga pura-pura bahagia memang sangat menyakitkan.

Tidak banyak orang tau, Saras selama hidupnya selalu menderita. Entah kesalahan apa yang membuat Papahnya itu membenci dirinya, dari sejak kecil Saras berusaha untuk selalu tegar.

Mamahnya juga tidak bisa Saras andalkan untuk berlindung. Mamahnya juga selalu menuruti perkataan Papahnya itu, jadi Saras tidak ada yang membela.

"Kenapa kamu menangis sayang,?" tanya Frenkie lembut sambil mengusap air matanya Saras yang mengalir deras.

Namun Saras tidak bergeming lagi dan tidak menjawab pertanyaan suami kontraknya itu. Frenkie juga tidak bertanya lanjut, ia lebih memilih menggendong Saras yang masih sesegukan di dada bidang miliknya itu.

Kini Frenkie sampai di depan pintu kamar mewahnya. Kemudian ia membuka knop pintunya dan membukanya, setelah Frenkie menutup dan mengunci kamarnya. Dirinya membaringkan tubuh istrinya di tempat tidur, dan langsung menyelimutinya.

Saras sudah memejamkan matanya, mungkin efek karena sudah menangis terlalu lama. Frenkie melihat lekat wajah istrinya itu.

"Dia begitu cantik, manis, seksi. Baik dan ceria, beruntung sekali aku menemukan dirinya dulu. Namun luka di masalalunya sekarang kembali lagi menghampirinya, Papahnya begitu sadis sekali. Sekarang penderitaannya akan aku hapus akan aku ubah menjadi kebahagiaan untuknya. Aku sadar bahwa aku sudah jatuh cinta kepadanya, sungguh di luar dugaanku." Ucap Frenkie sambil melihat lekat ke wajah saras yang tengah berbaring tidur.

Kemudian rasa kantuk di pelupuk matanya sudah merajalela. Frenkie memejamkan matanya sambil memeluk tubuh Saras.

Setelah beberapa jam kemudian. Terlihat Frenkie sudah tidur pulas sambil mendekap tubuh dirinya.

Saras tersenyum, lalu ia mengusap wajah Frenkie dengan sangat lembut.

"Aku begitu damai bila dekat kamu, terima kasih sudah menampungku. Aku sangat sedih lima bulan kedepan kita akan berpisah. Aku akan mengejar cita-citaku, walaupun aku gagal menjadi pengacara setidaknya menjadi MUA bisa tercapai. Setelah selesai pernikahan kontrak kita selesai, aku mau melanjutkan menjadi MUA. Terima kasih Frenkie, kamu malaikat bagiku," terangnya sambil meneteskan air matanya lagi.

Untung saja Saras semasa kuliah. Dirinya belajar jadi pe-make up juga. Jadi sekarang tidak jadi pengacara, Saras bisa menjadi MUA nantinya. Uang bayaran nikah kontrak yang senilai seratus juta itu bisa Saras gunakan untuk membeli modal dasarnya.

Frenkie tersadar juga, dan langsung memegang tangan Saras yang ada di pipinya. Frenkie mencium tangan istrinya itu dan langsung saja tanpa aba-aba Frenkie mencuri kesempatan

Dirinya mencium bibir ranum milik Saras begitu rakusnya. Hingga Saras terengah dan merasa sesak.

"Iissh, kau begitu rakus. Seperti mau menelanku hidup-hidup saja," ucap Saras kesal.

"heheheh, maafkan aku, kita pelan-pelan saja yah kiss-nya.," rayunya lagi.

"Sekarang sudah larut malam, kita tidur saja yah. Besok kita mau pergi ke bulan dan sarang lebah," ucapnya enteng.

"Haah, bulan dan lebah,?" tanya Frenkie aneh.

"Yap, bulan madu, yang artinya. Bulan lebah hahahha. Itu sangat konyol," sahutnya.

"Aku mencintaimu," ucap Frenkie lembut.

Saras hanya diam mendengar tutur kata suami kontraknya itu. Saras berpikir semua laki-laki sama, dan Saras juga sangat sulit jatuh cinta kepada pria, sebelum pria itu membuktikan bahwa cintanya itu tulus dari hatinya yang paling dalam. Apalagi kemaren, setelah pedekate lama, malah di khianati dan di tinggal menikah sama sahabatnya sendiri.

"Aku mau tidur ngantuk," sahutnya.

Frenkie berpikir, Saras harus benar-benar di buat jatuh cinta kepada dirinya. Sebelum Saras pergi. Frenkie tidak mau itu terjadi, dirinya berpikir harus membuktikan bahwa ia benar-benar sangat mencintai Saras.

Jangan lupa dukungan buat authornya dengan memberikan.

Hadiah

vote

like

komen

Terima kasih

1
Nur Yasin
season 2 nya dmna
Wo Lee Meyce
pengacara bodoh,,,gmna mau bela klenx kalau lngsung percya tanp mncari tau
Nuraeny
lanjut thor 💪🏼💪🏼💪🏼
amanda
hahaha😂😂
As Thyen
wkwkwk thor ceritamu sungguh tidak masuk diakal, walaupun hanya cerita novel tapi setidaknya jangan terlalu nampak seperti drama ikan terbang🤪🤪🤪
Meskiati Ati
makin belibet alur ny thor
Jelita S
bagus
Febri Ana
lanjuutt
Windy Lyana
matre jg Saras.yg dia pikirin cm shopping n ke salon.
Windy Lyana
bpk nya pengacara .hny krn ada tespeck tanpa di selidiki langsung di usir n di coret dr KK.pengacara abal" mgkin ya.
Asmidar
alur ceritanya bikin ribet 🤔
Ana Uhibbuka Fillah
mampir kak
Eti
nga suka SM Saras nga dewasa
Eti
hahhaaaahhhaa raja gayyy
Ana Uhibbuka Fillah
mampir kak 😊
Mirna Papau Papau
best jln cerita tk membosankan aku suka
Nadila Fathania Alfi
saraswati parihar kayak karakter di film sanam teri kasam
Eti
lanjut thor
Eti
ada ya bapa yang tega gusur anak tanpa minta penjelasan dulu pokok permasalahan nya
Eti
ibu nya salah paham
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!