Kehilangan semua nya membuat dia menjadi orang yang berbeda, setelah kehilangan harga dirinya karena sebuah kesalahan, dia pun kehilangan orang tua nya disaat yang bersamaan, setelah itu pun dia harus kehilangan semua harta bendanya termasuk orang yang sangat ia cintai.
Kehilangan orang-orang tersayang membuat ia bertekad untuk membalas semua orang yang menyakiti dan mengambil semua yang berarti bagi dirinya.
Akan kah ia menuntaskan balas dendam nya?
Simak terus yah novel ini, author berharap para reader semua menyukai cerita ini. ya meskipun masih belajar dan jauh dari kata sempurna untuk menulis. ditunggu like, koment sama vote juga share nya yang cayang-cayang ku.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon anet59, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
KABAR DUKA
“Sama-sama nona. Senang bisa membantu anda.” Ucap nya.
“Oh iya Bisma, tolong untuk sementara waktu kamu pindahkan reseptionis baru atas nama Zahra ke bagian keuangan atau Marketing. Sepertinya dia orang yang pintar, aku mau melihat kinerja nya sebelum aku mengambil nya untuk membantuku mengurus hotel milik bunda. Kamu pantau dan bimbing dia.” Ucap nya.
“Baiklah nona, sesuai keinginan anda.” Ucapnya.
“Kalau begitu saya permisi dulu, jalankan perusahaan ini dengan benar. Aku percaya padamu.” Ucapnya.
“Baiklah terima kasih nona.” Ucap Bisma sambil memandang bos nya yang cantik. Ia selalu menyimpan perasaan nya kepada sahabatnya itu.
Nara meninggalkan ruangan Bisma menuju lift untuk segera pulang ke apartemen nya karena dia sudah memiliki janji dengan Nita. Setelah keluar dari lift dia menuju lebby dan dia melihat Zahra yang sedang berbiicara dengan seseorang dan menerima sebuah paket, Nara pun menghampirinya.
“Mbak anda sudah selesai?” ucap Zahra.
“Iya mbak Zahra, terima kasih. Bisa kah saya meminta no mbak? Kalau kalau saya membutuhkan untuk membuat janji dengan pa bisma.” Ucapnya.
“oh baiklah,,, ini nomor saya anda bisa menghubungi saya kapan saja.” Ucapnya.
“Terima kasih mbak anda baik sekali,,, dan sampai jumpa lagi” ucap nara sambil melirik kearah meli yang sedang mengurusi kuku nya.
“Iya mbak,,, sama-sama” balas Zahra.
Nara pun meninggalkan kantor milik nya, ia segera menuju ke apartemen nya. Ketika di perjalanan nara yang memang sedang lapar pun mampir ke sebuah restoran untuk mengisi perutnya, setelah sampai disana nara melihat rama serta ibu nya dan juga darma sedang menyantap makan siang nya seperti keluarga bahagia. Nara kembali mengurungkanmniatnya untuk mengisi perutnya, ia kembali ke dalam mobilnya, setelah melihat mereka nara teringat akan pesan yang disampaikan bunda nya tentang pengalihan asset atas nama nya.
Dia harus segera melihat apa yang ditinggalkan oleh bunda nya. Dan rahasia apa yang bunda selama ini di simpan? Apa tentang status ku atau status tanteku yang menikah dengan ayah. Batin nya.
Dia segera pergi ke apartemennya untuk mengambil kunci safety box nya. Namun sebelum nara sampai di apartemennya ponsel nara berbunyi katika nara melihat kontak yang terhubung ia melihat ontak dengan nama dokter hilda.
“Iya dok,,, apa ada kabar tentang mertuaku?” ucapnya.
“…..”
“Baiklah saya segera kesana” balas nara. Nara pun menelepon ken untuk segera ke rumah sakit.
Setelah 15 menit nara sampai di rumah sakit tempat dia bekerja yah walaupun sekarang sudah resign. Ia langsung
masuk ke ruang ICU dimana mertua nya dirawat.
“dok, kenapa mertua saya? Apa beliau kena serangan lagi?” tanya nara.
“beliau mengalami anfal tapi untung nya masih bisa diselamatkan,,, kalau sekali lagi ia mendapat serangan anda pun lebih tahu dokter aisha” Ucap dokter hilda.
“Iya dok, saya mengerti. Saya akan menjelaskan kepada suami saya, dan langkah apa yang harus mereka lakukan.” Ucap nara.
“baiklah dok, sebentar lagi mertua anda akan sadar, tolong jaga beliau. Dan saya permisi” Ucap dokter hilda.
“Iya dok terima kasih” ucap nara.
Tak lama kemudian suaminya pun datang,,, ia melihat istrinya sedang menunggui ibu nya.
“mas,,, mas sudah datang,,,”ucapnya.
“sayang,,, mas kangen sekali sama kamu walau baru beberapa hari. Bagaimana keadaan mommy sayang?” Ucap nya.
“Mommy masih dalam keadaan kritis, kita hanya bisa berdoa mas, mommy mengalami gagal jantung, ia harus segera melakukan transplantasi jantung mas” jelas nara.
Seiring penjelasan nara, mommyken pun sadar, nara yang melihat pun segera memencet bel ruangan itu seh hingga dokter hilda pun datang dan memeriksa mertua nya. Ia menjelaskan apa yang harus dilakukan seperti apa yang telah disampaikan oleh nara kepada ken. Mommy yang mendengarkan pun hanya pasrah menerima semua nya.
“sayang,,, daddy mu mana?” ucap mommy nya.
“Daddy sedang ke Bandung mom, ada urusan di kantor cabang, ada sedikit masalah.” Ucap ken.
“mas yakin daddy ke Bandung?” ucap nara kepada suaminya.
“Iya tadi pagi bilang begitu sama saya. Ia akan langsung pergi setelah mampir kesini melihat mommy.” Ucap ken.
“Ken, mommy harus mengatakan sesuatu tentang kamu sayang,,,” ucap mommy nya terbata-bata namun nara seolah tahu mommy nya akan bicara apa, sehingga ia langsung melarang nya.
“Mom,,, mommy jangan dulu bicara,,, sekarang mommy istirahatlah. Nanti setelah mommy membaik baru mommy
bisa bicara banyak, kalau sekarang mommy jangan banyak bicara terlalu banyak,,, itu akan berpengaruh sama jantung mommy.” Ucap nara.
Mommy pun mengurungkan niatnya untuk berbicara kepada ken. Setelah mommy ken beristirahan dan terlelap tidur dan malam pun hampir tiba nara pamit untuk pulang ke apartemennya namun ketika dia akan berpamitan kepada suami nya, ayah mertuanya datang bersama dengan tante nara.
Ceklek,,, ken, dan nara melihat kearah pintu yang terbuka
“Kamu,,,, kamu sedang apa di sini…? Sudah saya bilang jangan pernah kamu menengok istri saya” Ucap darma.
“Maaf tuan darma yang terhormat, saya adalah dokter dari nyonya aline istri anda, dan anda tidak bisa memungkiri
itu. Dan anda tahu apa yang terjadi dengan istri anda? Saya kira anda tidak tahu apa yang terjadi dengan istri anda, karena saya lihat anda sedang berbunga…” Ucap nara sambil melihat tante nya dengan sinis.
“Diam kamu…!!! dan kamu ken sudah saya bilang kamu segera ceraikan dia” ucap Darma.
“Maaf dad, sampai kapan pun saya tidak akan menceraikan dia.” Ucap ken.
“Bagus\,\,\,\, kamu sudah berani melawanku hanya gara-gara wanita ja*a*g ini. Wanita benalu\, kamu mengaku-ngaku masih memiliki asset peninggalam ibu mu ternyata semua nya bohong\,” ucap darma.
“sudah cukup anda menghina ku Tuan,,, anda salah bundaku sudah mengalihkan semua nya atas namaku dan aku
punya buktinya.” Ucap nara.
“Hahaha asset yang mana yang kamu klaim sayang…? Bukti apa…? Bukti palsu..?? semua itu tidak dialihkan atas
namamu tapi ayahmu sudah mengalihkan apartemen dan hotel itu atas nama rama sebelum bunda mu mangalihkan atas nama mu, kalau kau tidak percaya silahkan kamu tanyakan pada wahyu pengacara bunda tercinta mu” ucap nadine.
“apa,,,,? Dasar wanita serakah,,,,” nara yang kaget akan ucapan tante angkat nya itu membuatnya marah
dan tak percaya.
“Sudahlah kau memang tidak pantas untuk ken.” Ucap darma.
“Sudah cukup,,,, tolong dad, kasihan mommy,,, sekeras apa pun usaha daddy menyuruhku menceraikan aisha aku tidak akan meninggalkannya terlebih dia sedang mengandung anakku.” Ucap ken.
“pokoknya daddy tidak mau tahu,,, kamu harus ceraikan dia,,,,” ucap darma sedikit membentak anaknya.
“Tidak,,, sampai kapanpun aku tidak akan menceraikan aisha.” Ucap ken
“sudah lah mas,,, kita jangan membicarakan ini dulu,,,, kasihan mommy,,, lebih baik aku pulang dulu.” Ucap nara sambil meninggalkan semua orang.
“aisha,, aisha,,” ucap ken yang akan mengejarnya namun tangan nya dicekal oleh daddy nya.
“cukup ken, kamu harus ikut kata daddy,” ucap darma.
“tidak,,, aku tidak akan menceraikan aisha..” ucap ken.
“Baiklah,,, kalau kau tetap tidakberpisah den gannya,,, maka haram kamu memakai nama Dirgantara. dasar pembangkang,,, kamu sama saja dengan wanit pelacur itu,,, anak dan ibu sama-sama pembangkang,,,” ucap darma.
Jedeeeerrrr…. Ken yang mendengar itu semua seketika diam seolah mencerna apa yang telah dikatakan daddy nya. Tanpa mereka sadari sedari tadi nyonya aline mendengarkan percakapan anak, menantu dan suaminya.
“Darmaaaa,,,, berani-berani nya kau mengatakan itu sama anakmu,” ucap aline dengan sekuat tenaga.
“Sudahlah mas, ayo kita keluar saja jengah aku melihat drama dalam keluarga mu” ucap nadine.
“Kau,,, siapa kau berani-berani nya kamu bicara seperti itu pada keluarga ku.” Ucap ken.
“kau bilang keluarga,,,, kau hanya anak yang tidak tahu asal usulnya seperti istrimu,,,, aku hanya kasihan
padamu,,, dan sekarang dia adalah istriku,,, istri sahku,,, aku sudah menikahinya selama 2 bulan ini.” ucap darma.
Ken yang kaget akan penuturan daddynya pun tidak percaya…
“Darmaaaa,,, ka-kamu,,,, tak lama suara monitor berbunyi dengan suara tak beraturan yan menunjukkan alat vital pasien menurun.
“Mommy,,, mommy kenapa,,,, ken memecet bel nya kembali dan dokter hilda kembali memasuki ruangan itu, dokter
hilda berusaha menyelamatkan aline namun semuanya sia-sia,,, seketika mommy nya menarik nafas nya dan alat monitor berbunyi ttttiiiiiiitttttt………… yang menandakan bahwa mommynya sudah tidak bisa diselamatkan lagi.
“Mommy,,, mommy,,,, jangan tinggalkan aku mom,,,” ucap ken dengan kesedihan yang mendalam.
semoga author nya tetap semangat ya.
makin banyak reader yg ngasih like, hadiah dan vote buat author
ini jenis bawang apa yaaaaa
ada yang mau marah dan kesal juga gak ?
persis sifat tamak serakah nya
semangat menerbitkan karya hebat berikut nya ya Thor