NovelToon NovelToon
The Dearcurt Sword

The Dearcurt Sword

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Fantasi / Isekai / Barat / Tamat
Popularitas:167.1k
Nilai: 4.7
Nama Author: Fadly Abdul f

Remaja bernama Adzli, ia seorang yatim piatu dan belum pernah merasakan bagaimana hangatnya sebuah keluarga setidaknya sebelum dia pulang ke dunia asalnya...

Dia berada di tempat yang tak di ketahui dengan ingatan masa lalunya, harapan untuk memiliki keluarga sudah ada di tangan. Hanya saja... kebahagiaan hingga kesenangan, bahkan cintanya pada seseorang lenyap ketika hanya benang dan beberapa jarum membuat tubuhnya.

Dia hanya sebuah boneka, boneka hidup yang seakan manusia.. dan sesampainya dia mempunyai kerajaan, tak pernah dia melihat bagaimana rasanya hidup tanpa beban.

Istana yang dia miliki saat ini hanya sebuah mainan semata, tak di sangka kalau sebenarnya dia adalah sesosok monster dari perwujudan sebuah setan boneka.

Sampainya mendirikan kerajaan sekalipun, tetap saja dia selalu di datangi masalah dan pada akhirnya sampai hembusan nafas terakhirnya... dia tetap memegang tangan orang yang dia cintai.. sampai akhir...

-

pembuat masih pemula dan membutuhkan kritik saran yang membangun... :)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fadly Abdul f, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 33

The dearcurt sword

Setelah berada di hadapanku dia langsung memeluk tubuhku dengan begitu erat seakan takut kehilangan diriku, meraih pinggangnya aku memeluknya juga dan tinggi kami membuat pelukan kami berbeda namun... Sekarang Kion terlihat sangat marah padaku.

Melepaskan pelukanku aku menghampirinya tetapi dia menebaskan pedangnya, serentak aku kaget kalau dia menyerang jarak jauh. Entah kenapa aku tak ingin menghindar tetap saja diam, tak lama perutku tertebas pedang.

Seakan senang kalau aku mati, dia tersenyum dengan senangnya...

Kuharap kamu bisa jadi temanku tetapi tampaknya kamu itu cemburu padaku karena Sylvia dekat denganku, aku yakin dia cinta pada Sylvia tapi gadis itu sekarang dekat denganku.

"Kenapa kita tidak bersaing secara sehat saja ?"

"Kenapa aku harus bersaing denganmu ? Kau itu penjahat seluruh negara, aku takkan pernah sudi."

"Penjahat ? Ah, soal aku menyerang si Azrak yah," kataku sambil menyilangkan tangan di depan dada.

Aku pikir itu takkan terpengaruh tetapi tetap saja ternyata, tetapi ya setidaknya aku mungkin sudah terkenal di seluruh negara di dunia ini...

Mengalihkan pandanganku pada Kion, Kion ingin menyerangku lagi tetapi aku menteleportnya sampai saatnya atau beberapa menit saja. Mungkin harus bersiap nantinya, aku mengeluarkan blorise dari kristalnya dan naga itu keluar.

Dia menunduk di hadapanku seperti biasa dan naga ini tersenyum masam, aku menunjuk ke atas dia segera terbang ke atas...

"Adzli, di mana kion ?" tanya Sylvia padaku.

Aku hampir sedikit tertawa kemudian menunjuk ke atas dengan jari telunjuk miliku...

"Di atas kita sekitar 1000 meter," kataku sambil tersenyum.

Namun mereka kelihatan agak menjauh tetapi ya aku tahu apa yang ada dalam pikiran kalian, mungkin berpikir kalau apa yang aku lakukan itu terlalu sadis atau bagaimanapun juga aku sama sekali tak tahu. Setidaknya itu bisa membuat orang jera untuk melawanku kembali, semoga saja aku harap.

Beberapa saat kemudian ada seekor naga yang datang dari langit, dia turun ke tanah dan membuat debu berterbangan. Menutup mataku dengan siku, aku merasa kalau Kion pasti ada di punggungnya.

Melihat ke atas Blorise memang benar ada orang di sana, kenapa dia kelihatan biasa saja...

"Hey Adzli, apa kamu memang benar mengalahkan Azrak tanpa kekuatan gelap atau crown korup ?"

"Tidak sama sekali."

"Baguslah, kupikir harusnya aku tak membohongi diriku sendiri bisa melindungi tuan putri."

"Walau seperti itu, aku takkan berbohong karena itu benar dan mulutku ini takkan pernah manis."

"Ah, benar... Kenapa aku bermimpi berkhayal tentang kami memakai baju pengantin," kata Kion dengan sambil menahan tangisan.

Aku paham kalau mungkin dia sadar apa yang dia lakukan selama ini...

Seseorang jika mencintai orang itu hanya menunggu jawaban hampir semuanya menghayal atau berharap kalau semuanya sama dengan yang dia inginkan, tetapi ya takdir biasanya akan selalu kejam. Setidaknya itu pengalamanku sih.

Berjalan ke arah Kion, aku naik ke atas Blorise melihat matanya mengarah ke langit dan tak lama pandangannya berubah padaku. Tatapannya begitu sendu sekali, apa kau ingin menangis ?

"Kion, biar aku katakan padamu kalau kamu itu banyak potensi loh hanya saja aku dua langkah lebih jauh darimu, apa kamu ada harapan ? Tentu saja."

"Apa maksudmu ?"

"Selagi Sylvia ingin bersamaku aku bersyukur tetapi kalau aku menjadi tak waras dan gila kemudian dia kembali padamu, aku tak peduli asalkan tak ada kecurangan apapun."

"Kamu memberikan kesempatan untukku ?" tanya Kion padaku.

Bagaimanapun juga aku sama sekali tak ingin memberikan kesempatan tetapi ya itu takkan bisa membuatnya menyerah, kalau Sylvia miliku nanti juga aku dapatkan dan kalau bukan tentu saja aku ingin memastikan dulu sebelum menyerah.

Memberikan tanganku dia meraihnya dan aku membantunya untuk berdiri...

Kami berdiri kemudian turun ke bawah dia melihat Sylvia, dia tak lama memberikan penghormatan dengan berlutut di depannya. Gadis itu datang berjalan dengan anggun, tapi ini pertama kalinya dia seakan sangat kelihatan berwibawa sekali.

Memang benar kalau dia adalah tuan putri, tampaknya aku menyukai orang dari kerajaan yang aku benci. Namun sikapnya biasa saja membuatku suka padanya, mungkin keluarga kerajaan tak semuanya buruk dan Zian juga biasa saja bisa berteman denganku. Tetapi ya satu pertanyaan tercipta di benakku, di mana dia ?

"Zian, di mana dia ?"

"A-adzli, apa kamu tak sopan pada pangeran juga."

"Aku peduliku, semua orang juga derajatnya sama dan kalau ada raja yang tak sopan padaku juga aku akan menamparnya."

"Aku takkan berani membawamu ke kerajaan," kata Kion dengan helaan nafas setelahnya.

Menghembuskan nafas aku melihat sekitar kalau semuanya masih putih termasuk langit merah, sekarang mungkin saatnya melepaskan sihir ini dan sihir ini menguras energi sihir miliki terlalu banyak walaupun kuat untuk melawan gerombolan musuh.

Mengambil blood crown kembali, aku menekannya dengan tanganku dan tak lama pemandangan yang menakutkan bagi orang lain mulai meredup...

Sylvia menatapku tak lama wajahnya kelihatan heran sekali, apa yang sedang dia pikirkan itu sangat membuatku penasaran. Mungkin tak terlalu penting agaknya.

"Kenapa kamu menatapku dan jangan gitu."

"Kamu bukannya benci bangsawan, 'kan ?"

"Setelah melihat sikapmu padaku dan zian itu, aku pikir semuanya tak seperti yang aku pikirkan," kataku menjawab pertanyaan yang dia lontarkan padaku.

Wajahnya kelihatan sangat lega tetapi ya setidaknya aku bisa melihat kalau dia sekarang ini sedang tertarik padaku, apa yang harus aku lakukan selanjutnya sama sekali belum terpikirkan olehku.

"Putri, anda mau pergi ke istana akan saya antar!"

"Tidak, sudah kubilang untuk mencabut namaku dari keluarga kerajaan."

"Tapi!"

"Jangan ada tapi! Sekarang pergilah dan jika aku bukan keluarga kerajaan... Kamu tak perlu sopan padaku..."

"Sylvia, sebaiknya kita segera pergi," kataku menyela pembicaraan.

Aku bicara seperti itu karena merasakan hal aneh sekali di sekitar kami, ada sesuatu yang sangat berbahaya di sekitar kami dan itu sangat besar serta kuat sekali rasanya. Sekarang bagaimana caranya agar aku menemukan musuh yang bersembunyi itu, namun mungkin terlambat!

Sebuah ledakan tercipta di luar kota dan ada banyak sekali prajurit yang berlarian kemari, mereka sangat ketakutan...

Terlebih lagi yang paling buruk adalah banyak burung elang berterbangan ke atas kota, hanya saja itu bukan burung biasa melainkan iblis dan jelmaan dari berbagai monster tampaknya. Entah kenapa agak menjijikan ketika melihat elang tetapi kakinya itu seperti kaki domba, para iblis sama sekali tak punya nilai seni atau apa gitu ?

"Gawat sekali..."

"Ini biasa saja, aku memiliki masalah yang lebih buruk dari ini semua."

"Apa ?"

"Aku lapar," kataku memelas menjawab.

Namun wajahnya sangat begitu jengkel padaku, tapi ya aku niatnya mau membuat kalian semua tenang malah kenapa marah ?

Menghembuskan nafas aku menghentakkan kaki membuat jarum raksasa di tengah kota menjulang ke atas, ini sangat begitu bagus sekali seakan menara untuk melihat keadaan atau menara pengawas saja. Tapi lupakan soal itu dulu, sekarang saatnya mengurus musuh yang ada.

"Ini pasukan dari Dushile!"

"Apa maksudmu, Kion ?"

"Semua yang ada di sini yang akan menyerang kerajaan dari pangeran Azrak, dia ternyata sudah berencana untuk meratakan negara ini," kata Kion sambil mengepalkan tangan karena marah.

Jika kamu marah sebaiknya angkat senjatamu sekarang, kita saatnya untuk menikmati pertarungan ini sebentar lagi...

Jarum itu mulai mengeluarkan petir di ujungnya, aku melihat kalau para elang siluman itu mulai menyebar tetapi ya kalian itu salah. Aku mengkuatkan tenaga menara itu dan ada petir yang membesar, petir itu mulai menyebar ke seluruh arah.

1
V.Y.Z
omoshiroi
Raysonic Lans™
goods
Rizal Kamaludin
O
Jenenku Sopo
tulisanya aduhhhhh
....: 😅

"Pelahap Tangisan" tulisannya lebih baik kak. kakak bisa cek.
total 1 replies
Mertana Bjw
mcnya lemah kurang nenarik bacanya.
....: bisa di bilang ini aaa.. novel gagal, kalau mau bisa cek "Pelahap tangisan" mcnya op lah ya v:
total 1 replies
Botha Hantu
nyimak
....
author sedang membuat cerita lanjutannya, sembari nunggu bisa ke karya yang baru judulnya 'The Prince of Drakcraw' kalau mau baca. cerita dearcurt bakalan up buat lanjutannya langsung puluhan mungkin sekali up langsung tamat :v
aybij
hemm
Oura Gaming
.
Rima×
wow👍🏻
bulu ijo
ini apaan
....: cerita punya banyak kekurangan, jika ada saran yang membangun bisa katakan saja :)
total 1 replies
₵ⱨɽł₴ ø₭₮₳vł₳
ku tunggu feedback mu thor di novel aku.

CEWEK CULUN BERUBAH MENJADI CEWEK CANTIK.
....: udah :)
total 1 replies
Anita Jenius
Hadir kak..
15 like buatmu.
Mari kita saling dukung.
Semangat up terus ya..
....: sudah kak :)
total 1 replies
Pendragon D Ryu
lanjut
....: ok :)
total 1 replies
Dinda Natalisa
Hai author aku mampir nih kasih like jangan lupa mampir di novel ku "menyimpan perasaan" mari saling mendukung.
....: sudah :)
total 1 replies
Adzli Ardika
feargear. apa ? Thor.. jelasin lebih detail lagi. gak paham.
....: sebuah robot pokoknya :)
total 1 replies
Nara
Permisi kk🙏
Izin promote thor,novel aku
Judulnya :
- Abnormal Boy
- Pendekar Rawa Belut

Terima Kasih
....: sudah mampr :)
total 1 replies
Hary Zeen
👍👍👍
ルスヌ
mantap thor
ルスヌ
semangat thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!