NovelToon NovelToon
NAYANIKA

NAYANIKA

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Fantasi / Contest / Perjodohan / Tamat
Popularitas:122.7k
Nilai: 5
Nama Author: Hana 9898

mata yang indah dan memancarkan daya tarik...

aku pun akan tertarik dengan cara mu memandang ku.

bukan perihal kau itu di agung kan, bukan pula karena kau di sanjung.

aku jatuh hati tepat pada pandangan pertama di antara pertemuan 2 mata yang indah.

mungkim, menurut mu pernikahan kita di lakukan karena perjodohan,

kau salah,

karena memang sudah takdirnya Tuhan kita mengikat aku dan kau dalam satu ikatan halal bernama kan pernikahan.

M. Faris Azam
** **

aku tahu,

mungkin memang begini lah takdir memberiku jalan terbaik. di balik senyum yang penuh dengan nada nyaring menyenangkan gendang telinga orang lain, ada tangis dan pilu tertahan dalam batin.

tertahan karena memang begitu lah aku melakukan nya.

aku pergi,
jangan cari aku lagi.

karena kebahagiaan mu bukan ada pada diriku lagi....

Amirah Jilan Fakhira
** **
Hai iiii,
ini cerita yang akan saya buat. tema nya mungkin sedikit sama dengan orang lain diluar...perjodohan.

namun, semoga dengan membaca novel ini ada banyak kisah dan pelajaran yang bisa di Terima readers semua,,,

so there,.... stay tune❤

salam hangat

Ismi hana rizky

@ismirizky9898

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hana 9898, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Membantu

32.

Entah dimana pun, ami bangun tepat sebelum subuh. Dia mandi dan menunggu untuk sholat subuh,

Azam sudah menjadi suami nya, namun…sudah kah dia bangun?

Ami penasaran, sehingga keluar dari kamar memakai telekung nya, kemudian mengetuk kamar azam

“assalamualaikum, pak azam… subuh” ucap ami sambil mengetuk pintu

Tidak ada jawaban atau sahutan,

Amira lagi dan lagi mengetuk pintu azam, tidak sengaja memutar knop pintu yang ternyata tidak di kunci

“eh…” ucap nya terkejut lalu masuk ke dalam kamar azam

“permisi.” Ucap ami masuk kemudian mendekati ranjang azam

“pak azam…subuh” lanjut ami tepat disamping ranjang,

Bukan menemui azam, namun pintu kamar mandi tiba tiba terbuka,

Ami dan azam saling tatap mata, membelalakkan nya dan terkejut melihat azam yang hanya dalam balutan handuk saja, sedang dada nya tidak tertutup apapun

“ehhhhhhhh” teriak ami menutup matanya dengan telekung, pergi dari sana tiba tiba , masuk ke dalam kamar dan memegang jantung nya yang berdetak tidak karuan, berdetak dengan sangat cepat

“ami bodoh!” tekan nya pada diri sendiri,,,

“apa yang harus aku lakukan nanti…” bingung nya memukul kecil kepala milik nya, merutuki diri itu masih merasa begitu bodoh

Sedang azam masih saja terdiam, tidak bersuara dan hanya terbodoh di depan pintu kamar mandi,

Hujan tiba tiba muncul, hujan yang cukup deras menghentikan azam untuk keluar dari rumah untuk sholat subuh berjamaah di masjid,

Dia yang sudah di depan pintu hanya bisa masuk kembali, dan naik ke atas,

Ami yang memang belum sholat, keluar untuk memastikan apakah azam pergi atau tidak, dan nyatanya, ami menatap azam yang naik tangga, memakai koko berwarna violet, dengan peci berwarna hitam.

Pemandangan yang jarang,

Azam tidak sengaja melihat pintu kamar ami yang bergerak, bergerak tertutup yang kemudian di susul nya,

Tok tok,

Azam menunggu ami membuka pintu,

“sedang hujan diluar, subuh berjamaah?” tawar azam ketika ami membuka pintu, anggukan adalah jawaban yang tepat.

Ami dan azam turun ke bawah, menuju ruang sholat, ami selalu saja menjaga wajah nya dari azam, menutup nya dengan mukena yang dikenakan nya

Sholat sunnah 2 rakaat sebelum subuh adalah sholat yang tidak pernah absen dari mereka berdua,

Azam komad, ami mengambil shaf nya mereka sholat subuh bersama

“assalamualaikum waroh matullah…” ucap azam mengakhiri, yang di ikuti oleh amira.

Azam berbalik sebentar, memberi tangan nya untuk disalam,

Tidak bisa bersembunyi lagi, wajah amira kini tampak di dalam balutan mukena putih dan bersih itu

Azam hanya bisa diam menatap amira menerima tangan azam, mata azam hampir tidak berkedip menatap wajah natural yang putih bersih juga dengan oriental wajah yang begitu pas, azam termanjakan oleh wajah amira

“doa…” ucap amira menatap mata azam secara langsung dan dekat

Azam sadar, sedikit panic kemudian berbalik

“cantik…” batin nya kemudian memulai doa selesai sholat.

Selesai sholat, azam langsung berdiri ingin naik ke kamar melanjutkan sedikit tidur nya karena merasa kelelahan beberapa hari ini

“tidak baca qur`an?” cegah ami membuat azam duduk kembali,

“seminimal nya 1 ayat selesai subuh” ucap ami memberikan al quran yang ada di belakang ami, azam duduk tepat di depan amira dan menerima al quran itu,

“sudah surah apa?” Tanya ami berinisiatif,

“ehmm,,, al maidah” ucap azam sambil menunjukkan ayat nya.

Mereka mulai membaca bersama, saling mengkoreksi dan menyelesaikan nya sampai 2 lembar,

“ingin makan apa?” Tanya ami selesai meletakkan al quran,

Azam sedikit terhenyak, sedikit diam kemudian hanya mengatakan apapun yang dimasak amira akan dimakan nya

** **

“pakaian ku terbiasa di sediakan oleh bibi, bisakah kau membantuku?” Tanya azam meminta pada amira yang saat ini sedang mencuci piring,

“tentu… dimana lemari mu?” Tanya ami sambil tetap menyelesaikan cucian nya,

“tunggu aku menyelesaikan ini” ucap amira lagi, sedang azam hanya duduk di belakang amira, duduk menunggu dia untuk selesai,

Azam menunjukkan lemari nya, begitu banyak baju yang terhanger disana, setelan jas juga banyak hal disana

“ingin pakai baju berwarna apa?” Tanya ami menatap azam,

Azam belum terbiasa dengan amira yang tidak memakai penutup wajah,

Terlalu cantik sampai dia susah mengondisikan otak dan hati nya, benar benar sulit

“bebas” jawab azam memalingkan wajah,

Ami menarik sebuah kemeja berwarna abu abu, menyesuaikan nya dengan celana dan jas, kemudian menyetrika nya sekali lagi

“kurang apa lagi?” Tanya ami pada azam,

Azam hanya menggeleng kalau semua sudah siap,

Ami menetap disana, menunggu azam membuat azam sedikit bingung,

“kau mau berapa lama disini menunggu? Mau melihat aku terus untuk berganti pakaian?” Tanya azam menatap amira,

Ami yang sadar, kemudian pergi dari sana dengan wajah yang sedikit memerah,

“dasar” sesal ami masuk kekamar nya, bersiap dan ikut bersama azam ke rumah sakit

“aku akan kesini selesai bekerja,” ucap azam menurunkan ami tepat di depan rumah sakit,

“okayyy” jawab ami mengambil rantang makanan,

“salam…” ucap ami pada azam yang focus ke depan

Lagi, azam tidak terbiasa dengan orang seperti amira,

“hati hati” jawab amira keluar setelah mencium tangan suami nya itu,

Azam hanya mengangguk, sedikit merasa hangat di dalam batin nya,

Apakah kehidupan setelah menikah memang begini rasanya?” batin azam melajukan mobil yang dikendarainya ke perusahaan,

Ammar sudah menunggu azam di depan perusahaan, memberikan beberapa jadwal kegiatan azam dan melanjutkan pekerjaan nya….

**

**

**

Salam hangat

Ismi hana rizky

1
Yuyun Rohimah
lanjut
Yuyun Rohimah
novelnya banget thor
mau nangis baca bab yang ini 😢😢
dini mayliana
baru mulai baca,
tetap semangat berkarya buat author..
Ida Saidah
nabila sma azam aj trn ranjang kan ank2 bisa pnya ortu yg lengkap
Ida Saidah
knp azam gk bil kamar smakin sma Andika azam skr pelupa ya
Ida Saidah
jgn2 sakit y amira bohong akal2an miranda
Nurazizah Imran
lanjut
Sutriani
ya allah sedihhh banget endingnya ya thor😭😭😭
Sutriani
ag nangesss😢😢😢
meyztie
Putraaa
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
lanjut
Yuli Harmina
judulnya apa min...
hana 9898: sebenarnya bukan lanjutan nya sih kak, ini hanya cerita yg beberapa pemeran di novel sebelah dimasukin😅
total 4 replies
Yuli Harmina
😭😭😭😭😭kenapa akhir ceritanya menyedihkan seperti ini....tokohnya harus meninggal😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
meyztie
Syediiih
Nuning Riza Fariz
😭😭😭😭
Winda
sedih baca part ini Thor 😭😭😭😭😭
Arisah Surja
suksen Thor..ceritamu bgus Thor..mudah2an amira sembuh hidup bahagia dngan Azam..
Lusi Yani
thor kau berhasil membuatku menangissssss_s_s
Nuning Riza Fariz
😭😭😭 sedih banget ceritanya
semoga amira sembuh dan semua berakhir bahagia 💖💖💖
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!