NovelToon NovelToon
BECAUSE BABY

BECAUSE BABY

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Cintamanis / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 5
Nama Author: Ceritaku

Hidupku yang sebelumnya biasa saja, hati ku yang memang sudah tersakiti oleh pengkhianatan sang tunangan, kini aku bertemu dengan pria yang seteleh nya ku ketahui adalah Bos ku di kantor.

Karena seorang bayi membuat kami menjadi dekat hingga aku menjadi kekasih pura-pura nya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ceritaku, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Persis???

"Om!!! tolong dong kasih aku pekerjaan!! " ucap seorang gadis muda yang sedari tadi membuat keributan di kantor Davin, hingga Desta membawanya kedalam ruangan nya agar karyawan lain bisa bekerja dengan tenang.

"Udah saya bilang, disini lagi gak terima karyawan!! " sahut Desta menatap Seila yang juga menatapnya memohon.

"Kerja apa gitu om, saya butuh banget ini" ucap Seila memohon.

"Ada apa ini? " terdengar suara bariton Davin yang sangat dingin dan tegas. Seila menoleh dan menatap Davin lama.

Deg~

Davin terkesiap ketika melihat sorot mata yang sangat ia kenali dan ia rindukan.

"Davin, ini nih gadis yang maksa banget buat kerja disini padahal lagi gak nerima karyawan" adu Desta pada Davin yang masih saja menatap Seila intens.

"Beri aja dia kerja" lirih Davin membuat Desta melotot sembari berdiri menghampiri Davin yang masih berdiri tak jauh dari pintu.

"Makasih om" ucap Seila menunduk hormat pada Davin kemudian memeletkan lidahnya pada Desta.

"Kamu apaan sih Vin, gak ada lowongan lo Vin" gerutunya

"Udah, kasih ajah bagian fotocopy atau jadi asisten kamu" sahut Davin kemudian berlalu dari sana. Davin memutuskan untuk kembali ke ruangannya.

"Aduhhhh kamu ini bikin ribet deh" sungut Desta menatap Seila kesal. Pria itu mengacak acak rambut nya geram.

"Om kok gitu sih, aku kan cuma mau kerja" sahut Seila dengan wajah sedihnya. Desta yang melihat itu malah jadi salah tingkah dan tidak tahu harus bagaimana. Gadis itu sudah mulai terisak.

"Hikss salah yah kalo pengen kerja hikss hikss" tangis Seila pecah, ia sengaja mengeluarkan jurus paling ampuh nya.

"Iya iya kamu kerja disini sekarang, kamu jadi asisten aku" sahut Desta membuat Seila langsung tersenyum berbinar, membuat pria itu tercengang melihatnya.

Davin duduk di kursi kebesaran nya, bersidekap dada memikirkan soal mata Seila. Entah bagaimana Davin tidak tahu, sorot mata Seila begitu mirip dengan Sakira.

Davin mengeluarkan ponselnya dan mengetik sesuatu pada benda pipi itu, kemudian menempelkan nya pada daun telinga nya.

"Edo, saya butuh informasi seseorang" sahut Davin ketika si penerima telah mengangkat nya.

".. "

"Yah, saya tunggu " balas Davin kemudian memutuskan panggilan secara sepihak.

...🍀🍀🍀🍀🍀...

"Okee, kita akan kemana lagi? " sorak Sakira yang pada Sindi yang kini sudah menjadi seperti mamanya sendiri. Ingatan Sakira memang masih belum pulih, ia tidak mau mengambil pusing dan membiarkan waktu yang akan menjawab semua dan mengatur jalan hidupnya.

"Kita pulang ajah yuk, Kevin pasti sudah sangat marah jika tidak menemukan mu dirumah" Sahut Sindi yang langsung di angguk Sakira.

Mereka seperti teman seumuran jika tidak di perhatikan dengan teliti. Tubuh mungil sindi tidak menampakkan dirinya sudah tua dan memiliki seorang anak yang sudah berumur 30 tahun itu.

Benar saja, sesampainya di rumah Kevin langsung menghampiri Sakira yang baru saja menghenyakkan bokongnya di sofa.

"Ma!! bantuin dong" pekik Sakira ketika melihat Kevin berjalan kearahnya. Kevin pasti akan mengomel lagi padanya

"Ah, mama mau mandi dulu yah" balas Sindi kabur tak ingin ikut di omelin Kevin.

"Ah aku juga mau mandi!! "gumam Sakira mencoba untuk kabur.

" Mau kemana kamu, hmm" ucap Kevin menangkap lengan Sakira dan menariknya hingga Sakira terhenyak diatas pangkuannya.

"Aduh gimana ini" batin Sakira mulai panik, jika sudah begini Kevin pasti akan mengomeli nya sangat lama. Sakira memukul keningnya pelanggan mencoba mencari jalan agar terlepas dari pria ini.

"Mau kabur? " cibir Kevin meledek Sakira.

"Enggak, siapa yang mau kabur" elak Sakira, sebenarnya ia memang ingin kabur.

"Benarkah?? " selidik Kevin.

"Iya MR. Kevin Arnaldo" balas Sakira dengan suara lantang, berusaha terlihat tidak takut pada Kevin

"Uuu sudah terlihat tidak takut pada ku yah" goda Kevin yang mencoba mempersingkat jarak wajahnya dengan Sakira.

"Aku gak pernah takut" balas Sakira tersenyum sembari memajukan wajahnya pelan ,membuat Kevin meneguk liurnya susah payah.

Bug

Sakira mengadu keningnya dengan kening Kevin sedikit lebih keras membuat pria itu mengadu kesakitan. Saat itulah Sakira memanfaatkan kesempatan untuk kabur.

"Maafkan aku!! " teriak Sakira sembari berlari menaiki tangga menuju kamarnya.

"Sial" umpat Kevin memegangi keningnya. Bisa bisanya ia terlena oleh pesona bibir Sakira.

"Sakira, akan ku balas nanti awas saja" teriak Kevin kesal, kemudian tersenyum menyeringai.

Sindi menatap sang putra dari depan kamarnya, ia bahagia jika melihat putranya tersenyum bahagia. Sejak kehadiran Sakira Kevin jadi terlihat lebih hidup dan semangat. Meski Kevin pada dasarnya memang periang, namun dengan kehadiran Sakira Kevin lebih bahagia lagi.

"Semoga kalian bahagia" gumam Sindi.

"Siapa nya? " tanya Ciem mengagetkan Sindi.

"Ini yah, selalu saja kagetin orang" omel Sandi memukul bahu Ciem sembari mengelus dadanya. Hampir saja jantung nya copot.

"Maaf nya, gak sengaja" balas Ciem nyengir.

"Tapi benar nya, non Sakira orang nya baek, di tambah lagi dia periang" sahut Ciem.

"Tumben mulut kamu bener" cibir Sindi kemudian berlaku meninggalkan Ciem yang kini memegangi bibirnya.

"Emang pernah yak, bibir sexy ku salah. " Ucap Ciem mengelus bibirnya.

...🍀🍀🍀🍀...

"Pah, kapan mama pulang? " tanya Viki dengan suara sendunya. Ia sudah tumbuh menjadi anak yang manis sekarang umurnya sudah 6 tahun.

Kebayang gak si, Sakira sudah meninggalkan nya selama 5 tahun. Viki terlihat begitu tampan dan juga jadi lelaki dingin sama seperti papanya.

"Kamu kangen yah? " Sahut David menatap putranya.

"Yailah, kaya papa enggak ajah" cibir Viki melirik papanya kesal.

Davin mendelik mendengar ucapan sang putra, sungguh menyayat hati. Namun kemudian ia tersenyum getir. Meski pun masih berumur 6 tahu, Viki tumbuh menjadi anak yang pintar.

"Makanya kamu jangan nakal, biar mama kamu pulang" ucap Davin yang langsung di angguki oleh Viki.

"Yaudah pah, aku tidur dulu ajah deh" pamit Viki beranjak mendekati papanya kemudian mencium pipi kiri dan kanan Davin, setelah itu ia baru beranjak menuju kamarnya.

Bocah itu mengambil baju sang mama, kemudian memeluknya erat.

"Mamah, pulang lah. Gak kangen yah sama aku yang udah gede ini" lirih Viki menatap Dan mencium baju Sakira.

Davin meremas dadanya mendengar ucapan sang putra. Meskipun Viki bukan anaknya, dan Sakira bukan istri nya. Tapi mereka sudah seperti keluarga sungguhan, dan untuk Viki merekalah orang tuanya.

"Papa akan menemukan nya Viki, papa janji" ucap Davin lirih, kemudian menutup pintu kamar putranya.

Davin berjalan menuju dapur, ia merasa haus dan ingin minum.

Di dapur Davin bertemu dengan mbok siti yang memang sudah di pekerjakan Davin lagi di rumah nya.

"Mbok" lirih Davin. Mbok Siti pun menoleh dan tersenyum menghampiri majikan yang sudah di anggap nya seperti anaknya sendiri.

"Nak Davin belum tidur? " tanya Siti. Davin menggeleng.

"Gimana perkembangan Viki di sekolah? " tanya Davin, sudah sebulan ia tidak menemui wali kelas Viki.

"Den Viki semakin hari semakin pintar Nak, tapi terkadang ia sangat bosan berada di kelas dan memilih untuk keluar kelas. Den Viki sm terlihat sangat dingin jika berada di luar" jelas mbok Siti, Davin mengangguk apa yang di sampai kan Mbok Siti masih sama seperti yang di sampaikan oleh wali kelas Viki sebulan yang lalu.

"Biarkan saja mbok, dia pasti sangat kesepian" lirih Davin, bok Siti pun mengangguk.

"Ya sudah nak, mbok lanjut cuci pitih dulu" tutur Siti.

"ya" sahut Davin mengangguk.

1
Diana Taslim
Luar biasa
Fadhil
yaa sa set runtut dan semangat toor
Fadhil
kok muter lan mumet cerita nya
Fadhil
devin kok tidak mau dikasih tau kebenarannya , tolong perlihatkan biar dia nyahok
Fadhil
vikki sebetulnya anak siapa yaa tooor gak ada yang cari sampai satu tahun
Fadhil
ya betul itu tooor
Fadhil
buat kevin jatuh cinta doong sama sakita biar jadi keluarga yang utuh dan bahagia, sepertinya seru deh tooor
Fadhil
gak apa apa kak asal yang halus buburnya
Fadhil
yang kompak ya vin
Fadhil
lucu sudah berdebat kok blm kenalan
R'vina
Luar biasa
Sandisalbiah
lahh.. gagal faham dong aku, kiraan saat baca prolog itu bayi nya Davin..
firdaus kaharudin
nama:Titin
idola:sakira,Davin,Viki,Kevin
Daftar!
Enung Samsiah
thour sakira jngn kmbli k davin mmnya jht, udh sm kevin aja
Enung Samsiah
udah sakura sm kevin aja, mm kevin baik
Nadya lesta tania renata Rahma
bagus sih kalau di jadikan cerita
Alriellyn
ktnya tdi bayinya umur 3 bln, kok sdh diberikn makan yah.... itukan bahaya
auliasilviana
baru kali ini nemuin novel dengan banyak typo yang bertebaran..
untung bagus ceritanya..
Shuhairi Nafsir
kesian sama Viki. kejam Thor.
kenapa Sheila nga terus terang aje
nga faham banget dgn cerita mu ini Thor
Shuhairi Nafsir
biarkan Davin menyesal Dan Viki sakit kerana kagen sama mama sakira.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!