NovelToon NovelToon
Galang With Lestari

Galang With Lestari

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Romansa Fantasi / Idola sekolah
Popularitas:634
Nilai: 5
Nama Author: yourclvl

Lestari, adalah murid jurusan sastra tingkat pertama yang pendiam dan tertutup, ia menjalani hari-harinya tanpa pernah berniat menjadi pusat perhatian. Bersama dua sahabatnya, Indah dan Puspa, ia lebih nyaman menghabiskan waktu dengan aktifitas sama yang berulang dan terkesan monoton. walau demikian di jurusan sastra, lestari terkenal sebagai murid yang selalu ikut lomba sastra.

Berbeda dengannya, Galang merupakan murid IPS tingkat pertama yang ceria, aktif, dan terkenal hampir seluruh murid di SMA BlueSky. Galang juga aktif ikut lomba seputar jurusan, menggambar dan matematika

Pertemuan pertama bagi galang adalah ketika ia menyaksikan lestari diatas panggung, di pesta pengenalan murid baru.

walau awalnya lestari terkesan sulit didekati, namun perlahan hubungan mereka mulai menjadi dekat. Saat galang datang ke smp tempat dulu di bersekolah, atas permintaan gurunya dulu

galang malah kecelakaan dan hilang ingatan sementara. seperti apa hubungan cinta di antara mereka setelahnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yourclvl, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ruang Rahasia di vila

Setelah sarapan, di hari pertama galang tiba. Ia hanya menghabiskan waktu bersantai seharian penuh dengan merebahkan diri dan menonton tv saja di kamarnya. Ia keluar hanya saat waktu makan saja.

Camilan pun diantarkan ke kamarnya. Sungguh kehidupan santai yang diinginkan semua orang. Saat ia sedang asik menonton doraemon, ada yang mengetuk pintu kamarnya. Begitu pintu terbuka, ternyata itu pak slamet.

“apa sudah waktunya makan siang pak?” tanya galang, yang menoleh sebentar.

“belum den, bapak cuman mau tanya. Apakah besok aden mau ada kegiatan di luar? Biar di persiapkan semisal aden besok butuh sesuatu”

“di dekat sini ada sungai kan pak sungai yang ada ikannya, aku pengen mancing” ucapnya random

“aden mau ikan? Kita ada stok kok di kulkas banyak. Aden kenapa malah pengen mancing? Nanti kenapa- napa. Tepi sungai disini licin, den”

“bukan pak. Saya pengen mancingnya aja. Enggak tau kenapa, pengen aja. Atau bapak bilang ke om raka dulu aja enggak apa- apa kalau emang khawatir”

“baik den, saya izin bertanya pada ajudan raka dulu”

Setelah mengucapkannya, pak slamet pun menutup pintu kamar galang, pelan. Sekitar sepuluh menit berlalu. Pak slamet kembali masuk ke kamar galang. Bahwa ajudannya sudah menyetujui keinginannya.

“oh ya pak, biasanya kalau memancing itu enaknya atau afdolnya pagi atau sore?”

“kalau di sungai, biasanya warga sini, memancingnya sore hari, den”

“memangnya jika pagi kenapa, pak?”

“kalau pagi teh mereka kebanyakan masih berladang, den. Atau ada juga sebagian yang ke kebun teh”

“oh begitu, ya sudah sore aja kalau gitu pak. Pancingannya ada kan?”

“ada, den. Oh iya apa ada hal lain? Jika tidak bapak izin pamit dulu, soalnya mau mengawasi ketiga anak muda itu. Tadi bapak minta dia membersihkan taman”

“enggak ada, bapak bisa pergi”

Lalu pak slamet, keluar dengan menutup pintu dengan pelan. Lalu ada pesan masuk di ponsel. Setelah melihatnya, galang pun menatap rak buku di sudut ruangan itu.

Yang terdapat patung kucing kecil di tengah tumpukan buku itu. Begitu sampai di depan rak, galang memutar sedikit patung kucing kecil itu. Dan terbukalah pintu rahasia di baliknya. Ia pun berjalan masuk.

“tuan muda”

“em bagaimana, agus? Apa yang kamu temukan”

“ditemukan dokumen kelahiran si kembar itu di arsip lama almarhum tuan besar pendahulu. Sepertinya beliau mengetahui sekurangnya bahwa ada bayi kembar dari keturunannya”

“kakek? Tapi kenapa kakek tidak pernah memberitahu ku? Sepertinya ada yang janggal. Atau aku terlewat sesuatu?” seketika kepala galang terasa berat

“tapi tuan muda..”

Galang melihat gelagat aneh dari agus. Ia seperti ingin menyampaikan sesuatu. Tapi entah apa yang membuat agus ragu seperti ini. Padahal biasanya agus tidak pernah seperti itu.

“katakan saja”

“ini dokumennya tuan muda. Saya sudah menduplikatnya, agar anda bisa melihatnya secara langsung, agar anda bisa melihatnya sendiri”

“kenapa kamu tiba- tiba bodoh, agus? Bagaimana jika paman prasetyo mengetahui dokumen ini di duplikat? Kita bisa dalam masalah”

“tapi.. tuan prasetyo sendiri yang membantu saya menduplikatnya”

“ha? Apa maksudmu? Coba jelaskan dengan benar”

“tidak ada yang bisa saya jelaskan tuan. Dokumen ini memang di duplikat oleh tuan prasetyo sendiri. Beliau juga memberikan ini kepada saya. Beliau berkata, sebagai pewaris sah yang di tunjuk langsung dalam surat wasiat dan secara lisan oleh almarhum tuan besar pendahulu, ini memang adalah hal yang harus anda ketahui”

Galang yang masih di penuhi kebingungan itu pun segera melihat dokumen yang dibawa agus. Tertulis jelas bahwa ini dokumen dari rumah sakit yang menyatakan bahwa ada tiga bayi kembar. Dua diantaranya laki- laki

dan satunya lagi adalah perempuan.

“apa maksudnya? Masih ada satu anak kembar lainnya? Dimana dia?”

Ia bertanya dengan panik. Jika masih ada anak kembar lain, maka ia harus mengawasi anak itu juga. Terlebih tau ia tidak tau bagaimana sifat anak itu.

Memikirkan kembali ke jakarta untuk menghadapi damar dan arsen saja sudah membuat kepala galang sangat pernuh.

Ia yang ingin berlibur ke vila, malah harus mengetahui hal seperti ini.

“kami belum yakin, tuan muda” jawab agus cepat

“belum yakin? Berarti kamu sudah menemukan anak itu?”

“betul tuan muda. Kami harus memastikan lebih dulu. Karena sepertinya kondisi di keluarganya juga cukup rumit. Dia tidak berada didalam keluarga inti tuan muda. Ia diasuh dan dibesarkan di keluarga lain yang kastanya berbeda dengan kasta tuan muda”

“keluarga itu memperlakukannya bagaimana? Apakah ia disiksa?”

“tidak tuan muda. Dia tumbuh dengan baik. Keluarga yang merawatnya menjaga dengan baik. Jika sang ibu. Untuk sang ayah, kami tidak yakin, tuan muda”

“selidiki lagi dan segera pastikan. Apakah perempuan itu benar- benar saudara kembar lainnya dari damar dan juga arsen”

“ada hal lain yang perlu saya sampaikan tuan muda”

“katakan”

“anda mengenalnya”

“haha apa maksud perkataan konyol mu ini, agus”

“untuk ini saya yakin, tuan muda. Dia adalah orang yang anda kenal. Bahkan mungkin anda sangat mengenalnya”

“jangan katakan padaku, dia diantara orang kepercayaanku”

“apa maksud tuan muda adalah bawahan anda?”

Galang mengangguk beberapa kali dengan cepat.

“bukan tuan muda. Bisa di bilang, dia adalah diantara teman anda. Pernah menjadi teman sekolah anda lebih tepatnya”

“okey kalau pernah berarti sekarang sudah tidak satu sekolah denganku kan?”

“benar tuan muda”

Galang menghembuskan nafas lega. Hampir saja ia curiga pada lestari dan kedua temannya.

“siapa yang kau curigai?”

“nona laras dan nona sekar”

“sekar? Apa maksudmu dengan sekar? Setau ku, ka sekar tidak terlalu peduli dengan hubungan antar keluarga inti”

“dan bukan kah aneh bagi tuan muda, jika orang seperti itu sekarang sedang kencang dengannya”

“dengan arsen maksudmu?”

Agus hanya membalas dengan anggukan, beberapa kali

“kalau tidak ada hal lain, kau bisa pergi”

“baik tuan muda”

Setelahnya, ia pun keluar dari ruangan itu. Dan kembali ke kamarnya.

“permisi tuan muda” ucap raka di balik pintu, ia masih diluar kamar, menunggu perintah dari tuannya.

“iya, masuklah paman, dan tutup pintu serta aktifkan peredam suara di sebelahnya”

Raka pun menuruti perintah galang.

“apakah ada orang yang menyusul ke vila ini? Siapapun itu, terutama dari pihak paman besar dan arsen”

“tidak ada tuan muda, tidak ada yang menyusul kemari. Hanya saja tuan besar menanyakan tuan muda pada saya, karena katanya beliau tidak bisa menghubungi anda”

“oh ayah, nanti biar aku yang bicara. Apakah ada hal lain yang darurat, atau perlu aku tau?” ia hanya ingin memastikan. Ia tidak ingin acara mancingnya besok terganggu.

"untuk sementara ini tidak ada tuan muda"

"oke kau bisa pergi"

"baik, tuan muda"

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!