NovelToon NovelToon
Sekolah Kok Menikah

Sekolah Kok Menikah

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Dijodohkan Orang Tua / Romantis / Tamat
Popularitas:3.3k
Nilai: 5
Nama Author: Rofiwan

Alfina dan Alfino teman masa kecil yang selalu bertengkar jika berada di dalam satu kelas.

Fina mempunyai tambatan hati bernama Choki, sedangkan Fino memiliki Anjani, hubungan itu tidak berarti sama sekali ketika kedua orang tua memaksa mereka untuk menikah muda.

Fina menjadikan Anjani sebagai sahabat, begitu juga Fino yang mau berteman dengan Niko. Hingga keduanya memperebutkan anak dari mantannya masing-masing untuk dijodohkan dengan calon anaknya kelak.

Anak dari mantannya siapa yang akan di jodohkan kedua pasangan itu.?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rofiwan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

FINA FINO 33.

Setelah meliburkan diri selama satu hari, Kedua pasutri itu berangkat ke sekolah lebih awal dari hari yang sebelumnya.

Kemarin Indy mengabarkan saat Fina tidak masuk sekolah guru fisika yang dikenal killer itu sudah memberikan PR pada murid-murid di kelas nya, Mengingat hari ini ada pelajaran fisika di jam pertama.

Jadi, Fina meminta Indy untuk datang juga ke sekolah lebih awal. Tujuannya ingin menyalin soal yang nanti akan mereka kerjakan secara dadakan.

Sesuai perjanjian nya, Indy datang cukup terlambat lima menit dari kedatangan mereka di sekolah. Dengan begitu, Indy mengeluarkan sebuah buku untuk mereka menyalin soal yang tertulis di dalam nya.

Fina enggak mau kalau sampai dihukum cuma karena gara-gara gak ngerjain PR.

Guru itu sangat tegas, pokok nya mau murid yang masuk ke sekolah atau murid sedang tidak sekolah. Wajib menyelesaikan tugas yang sudah ia berikan.

"Gara-gara kamu nih ah ngajakin saya ke Dufan" Sambil menyalin soal, dengan enteng nya Fina mencelos perkataan seperti itu.

"Kamu yang ngajakin Fin, kok saya sih yang di salahin?" Kata Fino membela diri.

"Udah salah gausah ngotot mas, saya gak mau sampai dihukum guru itu ya" Kata Fina menolak untuk disalahkan.

Fino terkekeh geli, seraya membenarkan prinsip dari orang-orang bahwa laki-laki itu selalu salah di mata perempuan.

"Maka nya kalau sekolah tuh jangan pernah kepikiran untuk bolos, padahal sudah mas ingetin kamu kemarin. Kalau sudah begini kelabakan juga kan kamu?" Kata Fino.

Indy yang sudah menjadi orang ketiga di antara mereka sampai tersenyum melihat tingkah laku mereka yang menurutnya itu menggemaskan.

Fina mendadak berhenti menulis soal, lalu menaruh pulpen nya di samping buku tulis. "Coba kamu pikir kenapa saya minta jalan-jalan di jam sekolah, apa kamu pernah ajak saya jalan-jalan kalau sekolah libur? Mikir enggak?! Jadi cowok tuh peka dikit!" Fina sepertinya kesal dengan ucapan Fino, sampai-sampai rambut yang bergelombang itu menjadi korban amukan Fina.

"Iya-iya maaf iya saya salah iya!"

Fina melepas tarikan itu, kemudian lanjut menulis dengan tampang cemberut nya.

"Padahal kemarin kita sempat double date ya? Kamu lupa apa gimana ya?" Gumam Fino serasa tak terima.

"Heeeeh kamu masih nyolot lagi!" Tatapan Fina tiba-tiba menjadi horor. "Itu karena Eca yang datang ke rumah, karena kalau bukan dia yang ngajak, ya kita ga mungkin double date, lalu apa kamu ada inisiatif buat ngajak saya main berdua? Enggak ada kan" Sembur Fina.

"Iya ampun Bu negara, maaf saya salah" Fino menyatukan kedua telapak tangan di hadapan macan betina miliknya.

"Cepat nulis soalnya, kita gada waktu buat debat. Kaya bocil tau gak!" Kata Fina.

"Kan kamu yang mulai ngajak saya debat, kok saya kena lagi?!" Kata Fino tak terima.

"Sudah saya bilang itu Gara-gara kamu yang ngajakin saya ke Dufan!" Kata Fina tidak terima.

Orang ketiga diantara mereka pada akhirnya menjalankan tugas sebagai penengah keributan itu. Tampaknya Indy sudah muak dengan pertengkaran mereka yang akan di putar lagi dari awal.

"Udah guys rileks, sudah cepat salin soal nya jangan sama jawabannya ya, ingat!" Kata Indy.

Kedua manusia itu pun patuh pada perintah Indy.

Jam sudah menunjukkan pukul tujuh kurang sepuluh menit.

Kelas yang semula hanya ada tiga murid, kini sudah hampir terisi penuh dengan siswa yang berangkat ke sekolah.

Termasuk Rahma yang baru datang langsung menghampiri tempat duduk Fina. "Pasti gak tau kan kamu PR Fisika?, Siap-siap saja kamu kena hukum guru fisika, Tau gak? Hukuman nya itu lari lima kali putaran keliling lapangan. Saya enggak sabar lihat kamu dihukum lari-larian dilapangan sekolah Hahaha" Kata Rahma.

"Lah si ini orang datang-datang kesambet apa?" Fina pun bingung maksut dan tujuan Rahma berbicara seperti itu.

Apa karena dia kemarin berantem sama Anjani. Lalu kalau benar, kenapa Fina juga ikut di musuhin sama Rahma?

"Jangan bilang kamu lihat postingan Anjani yang foto bareng saya? Kenapa? panas kamu kalau saya berteman sama dia? Sudah kuduga!" Kata Fina.

"Ya gimana enggak panas bodoh! Anjani sudah rebut Niko dari saya, terus sekarang dia mau rebut sahabat saya!" Kata Rahma yang tiba-tiba ngamuk.

"Fin" Dari belakang Fino menempelkan jari telunjuk ke bibir, beri isyarat untuk Fina tidak terpancing provokasi darinya.

To be continue,

1
Shabrina Darsih
ya ko uda ending aja ka cerita nya
Rofiwan: saya lagi merancang bab dari sekuel nya kak, lanjut ke cerita untuk anak-anak nya.
total 1 replies
Bagus Rahmad
😁😂😂😂😁
Queen Aisyah
/Drool/
Queen Aisyah
malah ngajakin suami nya bolos sekolah 🤣parah fina
Shabrina Darsih: lanjut Ka
total 1 replies
Shabrina Darsih
dassr fina ga mau Rugi uang nya minta dtf k rekening nya 😀😀
Queen Aisyah
dijodohin ama Fina malah sok jual mahal, maunya di jodohin sama mama ya Jan🤭
Queen Aisyah
janur kuning sudah melengkung kali An, kalau kau tau nangis pasti/Sweat/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!