NovelToon NovelToon
Mari Kita Bercerai,. Tuan Stone!

Mari Kita Bercerai,. Tuan Stone!

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Dijodohkan Orang Tua / Penyesalan Suami
Popularitas:27.6k
Nilai: 5
Nama Author: Minaaida

Setelah lima tahun menikah, miliarder Axel Stone yakin bahwa istrinya, Olivia Stone, tidak mencintainya. Olivia juga yakin bahwa suaminya masih mencintai mantannya dan pernikahan mereka hanyalah pernikahan demi kepentingan semata. Axel menyerahkan surat gugatan cerai kepadanya, tetapi segera menyesali keputusan impulsifnya itu. Dalam upaya putus asa untuk memenangkan hatinya kembali, Axel menunda proses perceraian tersebut. Olivia, yang sudah muak dengan pertemuan-pertemuan suaminya dengan mantannya, memutuskan untuk tetap melanjutkan proses perceraian.

Apa yang akan dilakukan Axel ketika ia menyadari bahwa ia telah membuat kesalahan terbesar dalam hidupnya? Akankah Olivia membuatnya membayar atas pengkhianatannya atau justru jatuh cinta padanya lagi?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Minaaida, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 33 Drama Sonya

Alexander POV .......

Selama ini aku sudah mencari Olivia sampai membongkar habis seluruh kota Jakarta. Bahkan aku juga mencarinya sampai ke negara - negara lain yang mengindikasikan jejak Olivia. Aku sudah memanfaatkan segala koneksi, uang, dan pengaruhku, tapi aku tetap tak bisa menemukannya.

 Akan tetapi, setelah bertahun-tahun berlalu, kami dipertemukan kembali secara tak sengaja. Meskipun aku merasa sangat terkejut, tapi aku adalah orang yang paling bahagia hari itu. Aku tak bisa berhenti memikirkannya dan kali ini, aku tak akan membiarkannya pergi lagi.

Aku bertekad untuk merebut hatinya kembali, terlebih setelah aku tahu bahwa kami berdua telah memiliki anak. Jika saja aku tahu lebih awal, Aku tidak akan menyerah untuk mencarinya.

Kali ini, aku akan berjuang untuk mendapatkannya dan menyatukan keluarga kami. Dahulu, membiarkannya pergi, adalah sebuah kesalahan terbesar yang telah aku lakukan seumur hidupku.

Saat ibunya memberitahuku tentang kedatangan Olivia, aku mencoret seluruh jadwalku hari itu sebab aku ingin bertemu dengannya. Aku bahkan tiba di rumah ibunya sebelum dia datang.

Seluruh usahaku untuk membuat dia berbicara padaku gagal total. Tetapi aku tidak akan menyerah begitu saja. Aku tidak tahu persis, seperti apa hubungan antara dia dan rekan kerjanya, tetapi tidak akan mengizinkan lelaki itu hadir di antara kami.

Sementara aku menunggu Olivia kembali masuk ke dalam rumah, Sonya memberondong ponselku dengan pesan - pesan dan panggilan telepon. Tadinya kami memang sudah janjian mau ketemu karena dia memintaku untuk menemaninya ke dokter gigi.

Jeremy bermasalah dengan giginya, dan dia sudah memiliki janji dengan dokter gigi. Ketika aku tahu Olivia mau datang hari ini, aku meminta Sonya untuk pergi sendiri tetapi tampaknya dia tidak suka dengan perubahan rencana itu.

Aku tidak mengerti dari mana dia tahu keberadaan ku, and dia mulai mengancamku, dia akan datang ke rumah orang tua Olivia jika aku tidak menemuinya dalam tiga puluh menit.

Aku menyandarkan tubuhku di sofa dan mematikan ponselku sebab aku sangat tidak tertarik mendengar omelannya. Saat ini pikiranku terfokus pada Olivia dan usahaku untuk mendapatkannya kembali.

Setelah beberapa menit, ku lihat Olivia kembali masuk ke dalam rumah. Saat ini, dia kembali masuk bersama dengan kedua saudaranya, dan juga David.

Wajahku berubah kesal saat David masuk bersama Olivia. Aku merasa sedikit insecure jika menyangkut masalah David sebab mereka punya cerita tentang kebersamaan mereka di masa lalu. Tetapi meskipun demikian, aku tetap berusaha tenang karena aku tidak ingin melakukan apapun yang bisa merusak semua rencanaku untuk kembali bersama Olivia lagi.

Aku melihat dia melangkah menuju ke dapur, dengan sengaja mengacuhkan aku, tatapannya melewatiku seolah-olah dia tidak melihatku.

Tetapi aku tetap tenang. Aku tak akan terpengaruh oleh sikapnya. Aku akan tetap bersabar sampai dia siap untuk berbicara denganku lagi. Saya berbincang-bincang sebentar dengan saudara-saudaranya dan kami saling berbagi kabar.

Setelah beberapa menit, pintu depan terbuka. Aku pikir Sonya hanya menggertak tetapi dia ternyata beneran muncul di sini.

Olivia tidak akan senang jika dia melihat Sonya di sini. Aku sadar, itu bukanlah hal yang baik.. Kedatangan Sonya kemari hanya akan merusak semuanya.

"Apa yang kamu lakukan di sini?" tanyaku, aku bahkan tidak repot menyembunyikan kekesalanku. "Mengapa kamu datang kemari?" aku berusaha untuk tetap tenang meskipun Aku sedang diliputi amarah.

"Sudah kubilang, aku akan datang." Sonya menjawab dengan lantang. "Kita harusnya membawa anak kita ke dokter gigi." tambahnya, sambil menyilangkan tangannya di depan dada.

Aku mengatupkan bibir, memikirkan apa yang harus kukatakan agar Sonya segera pergi dari tempat ini. Aku tidak bisa mengambil resiko jika Olivia melihat Sonya di rumah ini. "Sonya, sudah kubilang aku sibuk. Kamu sebaiknya pergi sekarang. Aku akan berbicara denganmu nanti."

"Aku tidak akan pergi kemana-mana jika kamu tidak ikut denganku." Sonya menggelengkan kepalanya. Dia mulai bikin aku kesal dan aku jadi kehilangan kesabaranku.

Baru saja aku hendak bicara, tiba-tiba Olivia keluar dari dapur dan berjalan langsung menuju ke ruang tamu. Dari ekspresinya, aku tahu dia sangat terkejut melihat Sonya berdiri di dekatku.

Untuk sesaat, dia terpaku, matanya terbelalak, tidak percaya dengan apa yang dilihatnya. Keadaan seketika berubah begitu mencekam. Dia tertawa seperti orang gila.

Ruangan itu mendadak hening seketika, semua mata menatap ke arah Olivia. Aku bahkan tak berani membayangkan apa yang akan dilakukan Olivia. Lalu tiba-tiba, dia berjalan menuju ke arahku dan menampar wajahku dengan keras.

Aku memang pantas menerimanya.

"Apa yang dilakukan Sonya di sini?" tanya Olivia, suaranya dipenuhi rasa jijik. "Mengapa kamu membawa wanita ini ke sini?" dia berteriak padaku namun aku hanya terdiam, aku masih mencoba memproses apa yang terjadi.

Semua orang terdiam, sampai Sonya akhirnya berucap. "Siapa yang memberimu keberanian untuk menampar priaku?" Mataku menyipit, menatap sinis ke arah Sonya saat mendengar dia menyebutku sebagai prianya.

"Priamu?" ulang Olivia dengan nada garing penuh ejekan dan kemudian berbalik menatapku. "Apa betul kamu prianya?"

Tentu saja bukan. Aku bukan prianya. Aku tidak mengerti mengapa Sonya harus membuat drama seperti ini dan mencoba menghancurkan segalanya.

Tanpa menunggu tanggapan semua orang, Sarah, adiknya langsung menarik tangan Olivia dan membawanya ke luar rumah.

Saat mereka pergi, aku berbalik ke arah Sonya yang bahkan tidak sedikitpun merasa menyesal atas semua yang dia telah lakukan padaku.

Dia mengkhianati sahabatnya dan bahkan masih punya muka datang ke rumah orang tua Olivia dan membuat drama murahan seperti itu. "Ini adalah terakhir kalinya aku melihat kamu bertindak hal memalukan seperti ini." ancam ku, suaraku terdengar dingin dan kejam.

"Lalu kamu meninggalkan aku dan anakmu demi bersama dia?" dia bertanya dengan air mata yang mengalir di pipinya. Dulu, aku pernah tertipu dengan airmata itu. Jadi sekarang aku tidak akan tertipu lagi dengan air mata palsunya.

Aku tidak menghiraukan tuduhannya dan tetap menyuruhnya pergi. "Pergi dari sini sekarang juga sebelum kamu berbuat hal yang lebih buruk lagi!" Sonya menatapku, dan melihat betapa seriusnya aku kali ini. Maka, dia pun tidak berucap lagi dan melangkah keluar pintu.

Aku berbalik pada ibunya Olivia dan juga kepada para tamu yang datang melayat, untuk menyampaikan permintaan maaf. "Maafkan aku atas apa yang baru saja terjadi. Aku benar-benar tidak bermaksud untuk membuat suasana menjadi tak terkendali."

"Sudahlah, semuanya baik-baik saja. Sonya memang seperti itu. Dia itu selalu saja gila." kata Ibunya Olivia, dan bahkan aku sudah merasa menyesal. Aku mengangkat tanganku tanda setuju.

1
falea sezi
najis aja balik ke laki. bekas sahabat
fanny tedjo pramono
semangat update ditunggu guys
Dokkan Battle
kalau jatuh cinta lagi OLIVIA MASOKIS
Wayan Suryani
olivia TDK tau malu dulu SDH di selingkuhin msh saja cinta Alex dasar janda gatal
kasian davit
Dokkan Battle
carol anjing keluarga Dajjal LAKNATULLAH
Dokkan Battle
MASOKIS ANJING CUIHHH
Minaaida
Tolong kasih vote dong 🙏🏻🙏🏻
Indah Onyell17
olivia nya jgn di buat lembek thorr jadikan dia wanita yg tegas kasian juga david yg nunggu in masa alex lagii
Nasyya
udalah rujuk aja kalian 😍👍🏻👍🏻
Dokkan Battle: dih rujuk? MASOKIS sekali
total 1 replies
Nasyya
sonya penghianat 😏
Minaaida
Please, kasih vote dong /Sob/
Ramdani Radiansyah: buat si Olivia dapet hal yang lebih baik dari pada si Alex dan buat si Sonya menyesal di tambah kesialan terus menerus sampe mati thor
total 1 replies
Nasyya
aahh sedih😢 apakah oliv dan alex ngak bisa kembali bersatu lagi thor
Nasyya
yampun aq pikir sonya akan sama asisten nya alex, wah ternyata….🤭🙈
eva
lanjut
Mariani Ajja
ini lakinya yg goblok nih
Mariani Ajja
lanjut Thor...
olyv
lanjut
Nasyya
lanjut thor 💪🏻💪🏻💪🏻💪🏻
Nasyya
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!