NovelToon NovelToon
Kehidupan Kedua Pengembara Terkuat

Kehidupan Kedua Pengembara Terkuat

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Epik Petualangan / Action
Popularitas:1.8k
Nilai: 5
Nama Author: Dazhi

Shen Dazhi, seorang pengembara yang berhasil mengumpulkan 10 pusaka legendaris yang diturunkan oleh Dewa. Bukan hanya itu, dirinya juga berhasil mengalahkan pemimpin sekte aliran hitam terbesar dan menjadi salah satu orang terkuat di dunia.

Namun rasanya semua itu tidak sepadan karena banyak sekali rekan-rekan serta orang tersayangnya yang mati dimasa lalu karena ulah sekte hitam tersebut.

Sampai akhirnya, dirinya diberikan kesempatan kedua oleh Dewa untuk kembali ke masa lalu dan menyelamatkan orang-orang berharganya.

Inilah cerita sang Pengembara dari masa depan yang kembali ke masa lalu untuk menulis ulang takdirnya!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dazhi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12 : Pertarungan Pertama Dazhi II

Kedua pendekar aliran hitam yang tersisa saling berpandangan satu sama lain. Mereka kemudian tertawa.

"Hahahaha!! Apa dia bercanda?"

"Hey bocah! Aku bertaruh kalau usiamu baru 15 tahun. Apa kau yakin mau melawan kami berdua yang jauh di atasmu?"

Dazhi menatap keduanya dengan malas. Padahal dirinya berhasil mengalahkan tiga dari kawan mereka, namun kenapa mereka berdua terlihat santai sekali. Lalu, dirinya itu baru 9 tahun bukan 15 tahun. Kalau mereka tahu kenyataan ini, mungkin mereka sudah menganggapnya anak monster.

Dazhi tidak mempedulikan ucapan mereka berdua. Ia berlari dengan cepat untuk menyerang keduanya.

"Teknik Tingkat 2, Selubung Qi Elemen Api."

Pedang Dazhi dilapisi oleh api, ia lalu mengayunkan pedangnya kepada pendekar aliran hitam. Kedua pendekar terkejut dengan serangan mendadak Dazhi, salah satu pendekar berhasil menghindar, sedangkan yah lainnya hanya bisa bertahan karena tak sempat menghindar.

Tringg!!!

Suara benturan antara pedang Dazhi dan pedang pendekar aliran hitam itu sangat nyaring sehingga bisa memekakkan telinga.

Sang pendekar aliran hitam terlihat kewalahan melawan Dazhi. Anak itu sama sekali tak memberinya celah untuk melancarkan teknik Qi nya membuat dirinya kesusahan.

"Teknik tingkat 3, Tebasan kabut awan!!"

Dazhi diserang oleh pendekar aliran hitam yang lain. Sungguh, sejujurnya pertarungan ini amat sangat tidak adil. Dua lawan satu, dua orang diranah Kultivasi ke-4 melawan dirinya yang masih diranah Kultivasi ke-2, ini jelas akan cukup menyusahkan bagi Dazhi.

Namun Dazhi tak gentar, ia sudah mendapatkan pedang dari pendekar aliran hitam yang ia bunuh tadi. Pedang adalah senjata favorit Dazhi sebagai pengembara, jadi ia tahu banyak sekali teknik berpedang, dan ini membuat dirinya bisa menyeimbangkan pertarungan.

"Teknik tingkat 3, Serangan kabut asap hitam!!"

"Teknik tingkat 3, Tusukan kabut beruntun!!"

Kedua pendekar aliran hitam dengan terus melancarkan serangan kepada Dazhi. Sudah tak terhitung berapa teknik yang mereka keluarkan, tetapi Dazhi bahkan belum mengalami luka ringan sedikitpun. Hanya beberapa bajunya yang sedikit sobek.

"Sialan, sebenarnya siapa bocah ini. Bagaimana bisa dia masih bertahan walau kita sudah menyerangnya habis-habisan!"

Pendekar aliran hitam mulai kehabisan Qi nya karena terus menggunakan jurusnya untuk menyerang Dazhi habis-habisan. Sama halnya dengan mereka berdua, Qi Dazhi juga mulai menipis karena menggunakan teknik selubung Qi pada pedangnya. Apalagi dirinya masih ranah ke-2, jadi cadangan Qi nya tidak terlalu banyak.

"Hm... Kalau begini terus, Qi milikku bisa habis. Mungkin aku harus menggunakan teknik menengah tingkat 3, tapi kira-kira tubuh kecil ini kuat tidak yah?" Pikir Dazhi ditengah-tengah pertarungan.

Karena sedang terdesak, akhirnya Dazhi mengambil resiko dengan menggunakan teknik tingkat 3. Untuk urusan tubuhnya, nanti dirinya akan pikirkan. Yang terpenting dua pendekar ini harus dikalahkan dahulu.

Dazhi mengambil nafas secara perlahan. Sebelum akhirnya ia mulai bergumam pelan.

"Teknik tingkat 3, Tebasan petir kilat!"

Tubuh Dazhi bergerak dengan sangat cepat, secepat sambaran sebuah petir. Bahkan kedua pendekar aliran hitam sama sekali tidak melihat gerakan Dazhi saking cepatnya.

Bruk!!!

Tiba-tiba satu pendekar aliran hitam telah tumbang dengan kepala yang terpisah dari badannya. Pendekar aliran hitam yang lain hanya bisa melihat itu dengan tubuh gemetar.

"Selanjutnya kau!"

Sang pendekar aliran hitam yang tersisa hanya bisa terpaku mendengar ucapan Dazhi. Ia lalu berlutut dilantai karena tak kuasa menahan rasa takutnya.

"W–wah... Aku tak menyangka kalau bocah sekecil dirimu sudah mencapai ranah ke-4. S–sungguh berbakat sekali dirimu."

Si pendekar berusaha menjilat Dazhi, siapa tau 'monster' dihadapannya ini mau berbaik hati kepada dirinya.

"Aku masih diranah ke-2." Jawab Dazhi singkat.

"Hah? Ranah ke-2?! L–lalu bagaimana kau bisa menggunakan teknik tingkat menengah. T–tunggu, jangan-jangan kau menggunakan Qi hitam seperti kami? Y–Ya ampun, sesama saudara dari aliran hitam tidak seharusnya saling menyerang nak."

Wajah Dazhi berubah jijik. Qi hitam adalah Qi yang diekstrak dari sisa-sisa makhluk iblis. Tidak seperti Qi biasa yang membutuhkan Dantian sebagai wadah untuk menampungnya didalam tubuh, Qi hitam bisa langsung disalurkan ke seluruh tubuh tanpa memerlukan Dantian sekalipun.

Meskipun Qi hitam sangat menguntungkan karena bisa membuat cadangan Qi seorang Kultivator meningkat dan membuatnya bisa menggunakan teknik kuat padahal ranahnya masih rendah, Qi hitam juga mempunyai kekurangan tersendiri.

Jika tubuh seseorang terlalu banyak menyerap Qi hitam, maka jiwa orang itu bisa digantikan oleh makhluk iblis yang haus darah dan tidak berperikemanusiaan.

Tentu saja Dazhi tidak akan menyentuh hal semacam itu. Walaupun dirinya masih diranah Kultivasi ke-2, ia bisa menggunakan teknik tingkat menengah karena pengetahuannya dari kehidupan pertama.

"Sudahlah, aku malas berbicara denganmu. Lagipula kau juga akan mati."

"T–Tunggu!! Aku tidak ingin mat–"

Srrakk!!!

Dazhi tak membiarkan pendekar aliran hitam itu menyelesaikan kalimatnya. Dirinya sudah lebih dulu menebas kepala si pendekar.

Setelah Dazhi memastikan kalau si pendekar tidak akan hidup lagi, akhirnya Dazhi jatuh terduduk sembari memegangi perutnya.

"Uhuk!!"

Darah keluar dari mulutnya. Bukan hanya itu, hidung Dazhi juga mimisan. Qi didalam tubuh Dazhi benar-benar terkuras habis karena menggunakan Teknik tingkat 3 tadi, dan ini bisa menjadi masalah besar. Jika Qi seorang Kultivator benar-benar habis, maka tubuhnya akan mengalami ketidakstabilan dan bahkan bisa mengalami cacat permanen.

Dazhi merangkak kesebuah pohon terdekat. Ia duduk bersandar dibawah pohon sebelum akhirnya memasang posisi meditasi untuk menyerap Qi lebih banyak dan memulihkan kondisinya.

"Ugh..."

Baru saja Dazhi hendak bermeditasi, suara lenguhan Xiao Qingxuan terdengar. Hal ini membuat Dazhi memasang wajah sebal.

"Ya ampun, kenapa disaat seperti ini paman Qingxuan harus bangun sih?"

Akhirnya Dazhi mengambil sebuah batu seukuran kepalan tangannya, ia lalu nekat melemparkan batu tersebut degan keras kearah Xiao Qingxuan.

Bruk!!

Batu mengenai kepala sang Paman sampai mengeluarkan bunyi yang keras. Xiao Qingxuan yang awalnya hendak sadar, kembali pingsan akibat lemparan batu tersebut.

Bukannya merasa bersalah akan perbuatannya, Dazhi malah tersenyum bangga karena batu lemparannya berhasil mengenai kepala Xiao Qingxuan dengan pas.

"Nah... Saatnya lanjut untuk mengumpulkan Qi." Ucap Dazhi tanpa beban.

1
Blueria
up terus🌹👍💪
Anonim
up
Blueria
up up🌹
Dazhi anak sehat: siapp😁
total 1 replies
Blueria
kurang tinggi tingkat kultivasi mu Thor, makanya bingung🤭 hihi🤭
Dazhi anak sehat: iya ini, harus ditingkatkan lagii🤭
total 1 replies
Blueria
haha🤭
Blueria
Latihan Saitama🤣😭
Dazhi anak sehat: gak nyangka ada yang sadar🤭🤣
total 1 replies
Blueria
saya kasih 3🌹 biar tambah semangat
Dazhi anak sehat: terimakasih/Rose/, saya jadi tambah semangat buat up nya
total 1 replies
Blueria
Semangat berkarya, jangan pantang menyerah dalam menulis💪
Dazhi anak sehat: Terimakasih dukungannya/Smile/
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!