"Lo bukan tipe gue!."tegas Rexa,lalu pergi begitu saja.
JLEB!
Empat kata dari Rexa,menohok batin Nerya.
Nerya hanya bisa terbengong melihat punggung pemuda itu yang sudah berjalan menjauh.
"Brengsek tuh bocah!."tangannya mengepal kuat.
Nerya Angelista Bimantara, Playgirl Kampus yang kepincut Maba brondong di kampusnya, Rexa Neil.
Rexa yang baru saja masuk dunia perkuliahan,dan mempunyai misi balas dendam malah terjebak hubungan dengan seniornya di kampus.
Apakah Rexa menerima cinta yang dibalut obsesi sang primadona kampus ?atau malah ditolak mentah-mentah oleh cowok tampan itu?
Yuk guys.. mampir di lapak aku..
Ditunggu komen dan sarannya ya. suwun🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon s_m, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
33_Dendam
"Argh" Anggun merintih nyeri saat dirinya kebangunan dari tidur.
Perlahan kelopak mata gadis itu mulai terbuka.sekujur tubuhnya terasa sakit semua.
Aksi brutal Darren yang memaksanya untuk melayani nafsu keji laki-laki itu,tak hanya membuat fisiknya terluka tapi batinnya terasa di remas dan hancur berkeping-keping seperti tak ada harganya.
Kamar apartemen Darren tampak gelap dan sunyi hanya ada lampu remang dari arah balkon yang cahayanya sedikit tembus ke kamar Darren.
Tubuh Anggun terseok-seok mencoba bangkit lalu ia menyingkirkan tangan kekar yang melingkar di perutnya dengan sangat pelan agar tidak membangunkan si empunya.
Setelah bisa lepas dari dekapan laki-laki psikopat itu,buru-buru Anggun meraih kaos atau pakai yang bisa ia pakai untuk menutupi tubuhnya yang polos.pakainya sendiri sudah tak layak ia pakai karena dirobek oleh Darren.
Mumpung Darren belum bangun,dengan langkah lebar Anggun bergegas keluar dari neraka dunia yang dibuat oleh sang pangeran Bima Karsa itu.
Sebelum keluar kamar, Anggun sempat menoleh ke arah laki-laki yang kini masih tertidur lelap.
"Sampai kapan pun gue gak akan maafin Lo Darren Wardana.."bisiknya dengan suara bergetar.
*
*
Nerya,Nadya dan Vanya tengah berada di sebuah restoran.sebelum pulang ke mansion, mereka mampir sebentar mencari makan untuk mengisi perut mereka yang sudah keroncong.obrolan santai mereka pun berlanjut.
Sebagai yang paling muda, Nerya terus jadi bahan roastingan dan ceng-cengan mama dan tantenya.
"Cowok kamu mana dek kok gak kamu ajak jemput tante..tante kan pengin kenalan sama calon suami ponakan tante"tanya Vanya sedikit mengulik sosok kekasih sang keponakan.
"Suami dari Hongkong."sahut Nerya ketus.
"Huuuss.. ngomongnya kok kayak gitu"omel Nadya.
"..lagi bertengkar kamu sama Darren?."tanya Nadya,dengan tatapan penuh selidik ke arah putrinya.
"Oh.. namanya Darren."sambar Vanya manggut-manggut mendengar nama laki-laki yang digadang-gadang bakal jadi calon suami keponakannya.
"Mama tuh belain Darren banget sih..yang anak mama itu Nerya bukan Darren."ucapan sang mama langsung membuat moodnya anjlok.
Dengan wajah cemberut,ia meletakkan sendok yang ia pegang sedikit kasar di piring.mendengar nama Darren disebut membuatnya gak nafsu makan lagi.
Nadya yang melihat tingkah ngambek Nerya hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya.sikap Nerya yang keras kepala dan gak mau kalah,terkadang membuatnya pusing sendiri.
"Darren itu cowok yang baik.. harusnya kamu bersyukur bisa dapet cowok modelan kayak dia"ujar Nadya memuji kekasih putrinya.
Bola mata Nerya memutar,malas.
"Baik menurut mama belum tentu baik menurut aku kan?."
"Kalo dia gak baik kenapa kamu pacar-in,coba?!"
Jual beli adu argumen tengah berlangsung antara ibu dan anak.mereka sama-sama tak mau kalah.
Nerya bersedekap dada sambil menatap lurus ke arah sang mama yang pas duduk didepannya.
"Oh..mama lupa ingatan ya?"ucapnya, "apa perlu aku harus ingetin persengkongkolan mama dengan tante Rita?"kalimat Nerya langsung membuat sang mama menghentikan aktivitas makannya.
Nadya tak langsung menjawab ucapan Nerya,ia tampak terdiam sejenak sembari menatap balik putri semata wayangnya itu.
Ya,memang benar ada campur tangan darinya dan mamihnya Darren, Rita.
Rita yang notabenenya temen satu circle sosialita Nadya— tentu girang mendengar kedekatan putranya dengan putri tunggal Bimantara.jadi waktu itu mereka kompak nyomblangin Darren dan Nerya sampai akhirnya mereka jadian.
Hubungan kedua putra-putri mereka tak hanya berkaitan mengenai hubungan asmara tapi juga hubungan bisnis antara keluarga Bimantara dan Wardana
"Kamu tau itu demi kebaikanmu juga"ucap Nadya santai lalu meneruskan makannya yang sempat tertunda.
"..Papa sama mama gak mungkin sembarang memilih laki-laki untuk kamu"lanjutnya disela-sela mengunyah.
"Auk ah"balas Nerya,yang tak mau melanjutkan perdebatannya dengan sang mama.karena ya percuma.mamanya selalu saja membela Darren ketimbang dirinya.
Vanya yang sedari tadi hanya diam dan memilih jadi penonton,perdebatan dua generasi beda usia itu.kalau dia ikut campur bisa-bisa kenak serempet kedua orang yang sama keras kepalanya.lagipula pepatah bilang diam itu adalah emas.
*
*
Rexa yang tadinya mau rebahan santai di kasur,mendadak kedatangan tamu.
Dua sejoli yang terus saling menempel itu seolah-olah tengah pameran kemesraan di depannya.
"Lo berdua kalo mau mesra-mesraan jangan ke sini...ke hotel sana?!."sindir Rexa,menatap jengah ke arah Sisil dan Maxim.
Sisil yang duduk di atas pangkuan Maxim tersenyum geli, "Boleh pinjem kamar Lo gak Rex?."godanya.
Mata Rexa melebar mendengarnya, "awas aja kalo Lo berdua berani."ketusnya,dengan nada mengancam.
HAHAHA ...
Sisil malah tertawa puas karena bisa memancing emosi sepupunya.bisa mengusili Rexa,baginya sesuatu yang menyenangkan.
Maxim hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah absurd ceweknya.apalagi sikap jail gadis cantik itu selalu sukses membuat sepupunya darah tinggi.
"Duduk yang bener yank.."pinta Maxim sedikit mengangkat panggang Sisil.
Sisil pun menoleh, "kamu gak suka aku duduk disini?"semprot Sisil menatap tajam ke kekasihnya.
Mendapat respon judes dari sang kekasih membuat Maxim kelabakan.
"Bukan gitu sayang..aku..."
"Alah.. bilang aja kamu udah bosen sama aku"potong Sisil,dengan kesal ia berdiri dari pangkuan Maxim dan duduk di sampingnya.
"Sayang jangan ngambek dong.."Maxim mencoba merayu kekasihnya yang sedang ngambek.kalau gak buru-buru dirayu bisa bahaya untuk ketentraman jiwa dan raganya.
"Naik ke pangkuan aku sini."pintanya meraih pinggang Sisil.
Sisil yang sudah gondok dan kesal menampik tangan Maxim dan tak ingin didekat i oleh kekasihnya.gadis itu tengah mode ngambek.
Maxim menatap sendu ke arah Rexa seolah tengah meminta bantuan untuk membujuk ratunya itu.
Rexa terkekeh kecil dan hanya mengedikkan bahunya,cuek..
"Terusin deh drama rumah tangga Lo berdua..gue keluar bentar cari cemilan."kata Rexa lalu beranjak pergi meninggalkan sejoli yang tengah bertengkar.
Dengan langkah santai Rexa naik ke lift untuk turun ke lantai bawah.
KLIK!
Lift pun sampai di lobby rusun.Rexa bergegas melangkah keluar.tujuannya mau ke supermarket dekat rusun.
Kebetulan lobby rusun lumayan rame malam ini membuat keberadaan laki-laki tampan itu menjadi pusat perhatian orang-orang yang ada disitu.
Penampilan Rexa yang memakai kaos rumahan dan celana pendek nyatanya tak menurunkan pesona laki-laki itu.
Dengan kedua tangan dimasukkan ke dalam kantong celana dan rambut yang sedikit acak-acakan membuatnya malah semakin menggoda.
Langkah tegap dan pandangan lurus kedepan, laki-laki itu mulai melangkah keluar dari pintu lobby diiringi suara godaan dari para cewek-cewek yang ada disana.seperti biasa Rexa tak terusik sama sekali.ia anggap mereka semua bak angin lalu.
Sampai di supermarket,Rexa langsung menuju ke rak minuman.ia ingin membeli sebotol kopi untuk menemani acara begadangnya nanti.niatnya sih dia mau mengerjakan tugas kampusnya.
Saat tangannya mau meraih dua botol kopi di rak tiba-tiba,seseorang menyenggolnya.
KLONTANG!
Botol kopi itu jatuh kelantai.
Reflek Rexa menoleh ke arah orang yang menyenggolnya.
"Maaf-maaf.."ucap orang itu.
Dahi Rexa berkerut mendengar suara itu.
"Kak Anggun?."
To be continued...
Sorry to say ya guys..baru aku up sore..
Ok.. happy reading guys... ditunggu kritik dan saran kalian 🙏
semangat selalu kak 🫰🥰
semangat selalu kak 🫰🥰
semoga Fandy dan ayumi dipertemukan lagi, ayumi dan fandy punya ikatin sangat kuat saling merasakan fandi merindukannya...
ditunggu updatenya lagi lur....
rexa telah kelihatan ayahnya kakaknya dan calon anaknya, rexa gak mau kehilangan nerya lagi...
nicholas akhirnya luluh hatinya, demi menolong nerya rexa tidak peduli sama nyawanya. damii nerya rexa melawan kobaran apa selamatkan nerya...
Thoorr, kalo sekeren ini Rexa kau buat, bisa bisa aku pun jatuh cinta padanya 😂🤭
Gunung tinggi kan ku daki, lautan api pun kan ku sebrangi, kata Rexa 😁 bukan kata saya yaa😂
setidaknya kamu berhasil bawa Neyra keluar, sisanya biarkan tim medis serta Takdir yg bekerja 😊
rexa telah kehilangan calon anaknya, pukulan terberat buat rexa...
gimana nanti reaksi nerya calon anaknya tidak bisa diselamatkan, malang bingit nasibmu nerya ujian dan cobaan kamu sangat berat sekali....
rexa rela menerobos kebakaran demi selamatin kamu nerya, rexa tidak peduli keselamatannya sendiri dipikiran rexa hanya nerya baik-baik aja...
semoga aja melihat kejadian itu hatinya nicholas jadi luluh dan bersikap baik sM rexa...
rexa nekat meneroboskan kobaran api selamatin kekasihnya, tidak peduli dirinya sendiri asal nerya dan calon anaknya selamat...
jan kek kerupuk, kena air langsung melempem Rexa!
semoga rexa dan daniel bisa menyelematkan nerya yg terjebak kebakaran, ayo gercep rexa dan daniel tolong nerya kasian nerya dan calon bayinya semoga selamat....
Semoga rexa dan daniel dateng tepat waktu selamatin nerya yg terjebak di gedung...