NovelToon NovelToon
My Little Queen

My Little Queen

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:376.9k
Nilai: 4.9
Nama Author: Oktavia Ellisa

Tak disangka-sangka nasib buruk menimpa Putri Isnari, gadis belia yang baru berumur 21 tahun, ia harus menikah dengan pria arogan dan sombong. Pernikahan tersebut baginya adalah mimpi terburuk dalam hidupnya. Ia harus menikahi seorang pria yang sama sekali tak dikenalnya!
Pernikahan itu sama sekali tak ada landasan cinta dan juga kasih sayang.

Mampukah ia menjalani rumah tangga yang teramat rumit itu, mampukah dia membuat pondasi rumah dengan cinta dan kasih sayang?

Yuk bareng-bareng baca kisahnya:)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Oktavia Ellisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hadiri Pesta Pernikahan (Part 1)

Jam sudah menunjukkan pukul 7, keluarga Wira Aditama sudah siap untuk menghadiri pesta pernikahan rekan bisnisnya, tapi tidak dengan dua pasutri milenial itu, mereka belum menampakkan batang hidungnya.

"Selamat malam semuanya," sapa sekretaris Roy yang baru saja sampai.

"Eh kamu Roy, saya kira siapa," ucap Wira.

Keila sudah kebingungan mencari persembunyian.

"Kamu kenapa sih Key?" tanya Ayu heran melihat Keila yang celingak-celinguk.

Semua orang menatap Keila, termasuk Roy.

"Ihh apaan sih sekretaris Roy, pakek natap aku, kan aku jadi takut," batin Keila.

"Key," panggil Ayu.

"Hahh iya Ma, kenapa?" tanya Keila balik.

"Kamu kenapa celingak-celinguk kayak gitu?" Ayu mengulangi kembali pertanyaan nya.

"Eng.. enggak kok Ma," jawab Keila gugup.

"Biasa Ma, takut sama sekretaris Roy," timpal Rilli cengengesan.

"Kak Ili..." seru Keila.

"Udah-udah, daripada kalian berantem lebih baik susul Kakak kalian sekarang," perintah Wira.

"Siap Pak bos," kompak mereka dengan memberikan hormat.

Wira, Ayu, dan Roy geleng-geleng kepala melihat tingkah Adik Kakak itu.

Saat duo trenggiling hendak mengetuk pintu, pintu sudah terlebih dulu dibuka.

Dua trenggiling itu bengong menatap kedua Kakaknya, pasalnya Ridho yang mengenakan jas warna biru dan Putri mengenakan gaun warna biru, terlihat sangat serasi dan elegan, yang satu tampan dan yang satu lagi cantik, benar-benar pasangan yang sangat serasi.

"Ada apa?" tanya Ridho heran, karena adiknya hanya diam dengan mulut yang menganga.

"Kak Idho sama Kak Putri sangat sempurna, Kak Putri cantik buangettt," heboh Keila.

"Lebay kamu Key," sahut Ridho.

"Ihh bener kok apa kata Keila, Kak Putri emang cantik banget," timpal Rilli.

"Ya ya ya kalian emang benar, Putri memang sangat cantik malam ini, aku percaya itu, tapi aku tidak mungkin mengakuinya, bisa-bisa kalian terus meledekku," pikir Ridho.

Putri tersenyum malu mendapat pujian yang sangat berlebihan menurutnya.

Padahal Putri hanya menggunakan gaun yang sederhana namun aura kecantikannya tidak bisa hilang dari dirinya.

"Kalian ngapain kesini?" tanya Ridho.

"Kita disuruh panggil Kak Idho sama Kak Putri, lama sih dandannya," sindir Rilli.

"Bawel," jawab Ridho ketus.

Mereka berjalan bersama menuju lantai bawah.

Semua orang tertegun menatap Ridho dan Putri bergantian.

"Ya Allah menantu Mama cantik banget, emang gak salah pilih si Idho," puji Ayu.

"The best kalo ini mah," ucap Wira terkekeh.

"Papa sama Mama berlebihan, Putri biasa aja kok," ucap Putri sopan.

"Enggak berlebihan sayang, emang kamu benar-benar cantik, gak ada duanya deh," balas Ayu tersenyum manis.

"Mama.. Anaknya gak dipuji nih," rajuk Ridho.

"Ah iya, Mama sampek lupa," tawa Ayu.

"Putra Mama juga sangat tampan, serasi banget sama Putri, iya nggak Pa?" sambung Ayu.

"Iya, Anak-anak Papa semuanya cantik dan tampan," ucap Wira.

"Udah ya acara pujian nya, sekarang kita berangkat, keburu mulai ntar acaranya," timpal Roy.

"Udah dateng aja lu," ucap Ridho.

"Yeah udah dari tadi, kamu kira aku siapa dari tadi," jawab Roy tersenyum kecut.

"Tuyul," asal Ridho

"Sial kamu Dho," kesal Roy.

"Tumben banget sekretaris Roy pakek bahasa non formal, tapi bagus juga sih, jadi keliatan kalo dia manusia normal," batin Putri terkekeh.

Mereka menuju tempat pesta dengan dua mobil, Ridho dan Putri menaiki mobil berdua dan yang lainnya satu mobil.

Dua sejoli itu saling curi-curi pandang,didalam mobil yang terdengar hanya deru mesin mobil,namun mata mereka tak bisa diam.

"Kenapa akhir-akhir ini dia terlihat cantik, apa aku mulai... akh tidak-tidak, itu tidak mungkin," batin Ridho.

"Kenapa makin kesini Tuan Ridho semakin tampan ya, ya Allah kalo begini terus bisa jatuh cinta dong aku, jangan sampek itu semua terjadi, aku harus menutup rapat-rapat hatiku, aku tidak mau sakit hati," batin Putri.

Kurang lebih 1 jam keluarga Wira Aditama sudah sampai tujuan, disana sudah ramai tamu undangan yang berdatangan, mereka semua manyambut kedatangan keluarga Wira dengan sangat hangat, banyak dari mereka juga mencari muka dan menjilat didepan keluarga Wira, apalagi para ciwi-ciwi yang sangat histeris melihat ketampanan Ridho.

"Ya ampun, ciptaan Tuhan yang satu ini sangat-sangatlah sempurna," ucap salah wanita yang disana.

"Tampan, kaya, pintar, berwibawa, aduhhh idaman banegt," saut yang lainnya.

"Kalo ini mah tipeku, aku padamu Tuhan Ridho Aditama," teriak wanita itu tanpa malu.

Ridho hanya cuek saja, muka datar tanpa ekspresi.

Namun itu malah membuat para perempuan menggilainya.

"Apaan sih mereka itu, lebay banget, ada Istrinya juga, gak tau malu banget," batin Putri kesal.

"Eh.. tapi bodo amat juga sih ,siapa saya."

"Seperti nya Nona Putri kesal, apa Nona Putri mulai memiliki perasaan ya," batin Roy menatap Putri.

"Ayo kita langsung masuk saja kedalam," ajak Wira.

"Let's go," kompak Rilli dan Keila.

"Tersenyumlah," bisik Ridho.

**

"Selamat malam Tuan Wira, aduhh ini sebuah kehormatan sekali buat keluarga saya, Tuan Wira sudah mau repot-repot datang ke acara nikahan Anak saya," ucap Dodi rekan bisnis Wira sekaligus sahabat Wira.

"Ah kamu ini apa-apaan sih Dod, lebay deh," balas Wira terkekeh.

Dodi dan Istrinya tersenyum hangat menanggapi ucapan Wira.

"Gadis cantik, ini Istri Ridho kan," ucap Istri Dodi

"Iya jeng, ink Istri Ridho, menantuku," jawab Ayu tersenyum manis.

"Aduhhh neng geulis, cantik pisan, pinter banget kamu Dho, sekali cari pasangan langsung top cer," ucap istri Dodi terkekeh.

"Iya Jeng, top cer banget, sekali cari langsung dapet yang beginian," ucap Ayu ikut terkekeh.

"Putri, kenalin ini Tante Siska," sambung Ayu memperkenalkan sahabatnya.

"Putri tante"Putri menjabat tangan Siska dengan tersenyum ramah.

"Selamat ya Ridwan atas pernikahannya, semoga sakinah mawadah warahmah, dan semoga cepat mendapat momongan," ucap Wira memberi selamat pada Anak Dodi.

"Terimakasih om, Ridwan aminin deh," jawab Ridwan terkekeh.

"Wisss temen ku udah nikah aja nih, selamat ya bro, semoga langgeng, dan cepet dapet debay," ucap Ridho cengengesan.

"Doa nya buat kamu aja dulu, kamu yang udah nikah duluan loh, mana debay nya?" tagih Ridwan.

"Nah bener tuh kata Kak Ridwan, Kak Ridho kurang top cer sih kalo masalah debay, kurang ngegas," ledek Rilli.

"Ha ha ha ha...." seketika tawa mereka pecah.

Ridho kesal plus malu, sedangkan Putri pipinya sudah seperti kepiting rebus.

"Jangan diledekin terus dong, tuh liat, menantu Mama kan jadi malu," ucap Ayu terkekeh.

Mereka kembali tertawa lagi, rasa bahagia menyelimuti dua keluarga tersebut.

"Dod, kami kesana dulu ya, masih banyak yang mau ngucapin, pada antri tuh," ucap Wira sedikit cekikikan.

"Kamu ini Wira apa-apan sih, kamu disini sampek besok pun gak ada yang ngelarang," jawab Dodi.

"Sembarangan, karaten dong keluargaku," tawa Wira.

Ha ha ha... tawa mereka pecah kembali.

"Yaudah kami kesana dulu ya Jeng, sekali lagi selamat atas pernikahan Anak-anak kalian," lanjut Ayu.

"Iya terimakasih ya Jeng, silakan dinikmati hidangan nya, semoga cocok dengan selera keluarga mu," balas Siska.

"Oke," jawab Ayu singkat.

Keluarga Wira mencari tempat duduk yang kosong.

"Maaf, selamat malam Tuan, keluarga dari Tuan Wira Aditama sudah disiapkan tempat duduknya, mari saya antar," ucap salah satu lelaki yang ditugaskan sebagai pelayan sekaligus bodyguard Dodi.

Mereka semua mengikuti laki-laki berbaju hitam itu menuju sebuah tempat duduk, yang lebih luas daripada yang lainnya.

"Mari silakan duduk," ucapnya lagi sopan.

"Makasih ya mas," ucap Rilli.

**

"Dodi emang the best dengan keluarga kita, dia selalu no satuin keluarga kita Ma," ucap Wira.

"Iya Pa, Mama juga seneng banget punya temen juga sahabat seperti mereka, yang selalu care dengan kita," jawab Ayu.

Mereka mulai menikmati makanan yang sudah disiapkan, canda dan tawa menghiasi keluarga itu, menyejukkan bagi siapa saja yang melihatnya, damai dipandang mata.

"Hay Om, Tante, semuanya, apa kabar?" sapa seorang wanita didekat meja keluarga Wira.

Mereka menoleh kearah wanita itu, dan ya keluarga Aditama mengenalinya.

"Aku kayak gak asing sama wajah wanita itu, serasa kayak pernah ketemu gitu, tapi siapa?" pikir Putri.

"Ehh Nak..

bersambung

Hayo siapa... tebak-tebak, yang bener dapet permen.

Like dan Komen jangan lupa ya temen-temen, dan Vote nya juga, vote sebanyak-banyak nya ya🌱🌱♥️

Big thanks semua♥️

1
Sri Widjiastuti
ridho kah??
Epijaya
maaf kurang suka sama visualnya
ikatillah
g suka ma visual ny ikh g level g cocok norak g suka jga sie ma org org ny knpa g org luar ajh sie
Mikail
oktaaaaaaa...gimana khabar mu
oktavia: Alhamdulillah baik kakak, ngilang nih🤭
total 1 replies
Husna New
ahh terharu aq baca x
Husna New
next dong semngat ngetiknya Alhamdulillah kluarga putri lengkap
Husna New
next dong semngat ngetiknya semoga Ridho dan putri selalu bahagia
Husna New
next dong semngat ngetiknya
Ardi Ginsul
judulnya the little Queen aku kira sejenis cerita mafia.. tapi pas dibaca mlh kyk cerita saga Daniah ya?🤔🤔
Ida Blado
ihh bru sadar visual cowoknya kembaran si itu,, gk ada yg gantengan lgi ya,,, gk cocok bgt
Umiie'ne Naza: 😀😀 betul,, berarti ini cerita kisah ridho DA dn putri DA Toh
total 1 replies
Ida Blado
ish di sini putri terkesan norak, gue jg suia india tpi gk pernah ngebayangin nikah ala2 india
Ida Blado
kalau putri mau aja nurutin bapaknya, bkn bodoh lgi namanya tpi dungu akut
Ida Blado
,waaahh bapake gendeng perlu di kasih sianida nih
edelweis arabella
sediakan air mandi trs beberes kamar trs siapin pkaian gnti buat suami,yg cekatan donc putri jgn ngomongx ajj yg suka nyolot
edelweis arabella
putri koq dpn klrgax ma klrga ridho dy kyk munafik polos² gt,,tp koq ma ridho dy sk nyolot ajj kl ngomong,,,
edelweis arabella
enak lo hdpmu put,d tolong ma ridho trs dtrima d klrgax d perlakukan kyk putri sesuai namamu,n smua keinginan kamu d penuhi,,jgn kcwakan klrga wira aditama yh 🙏
edelweis arabella
si lara cantik dewasa mmg visualx,tp syg hati penuh dgn iri dengki
edelweis arabella
awas jgn mw putri,jangan sok nurut trs kesanx peras klrga si ridho,pdhl mereka baik banget ma kamu
edelweis arabella
putri jgn seenakx donc trn sarapan telat,trs hbs sarapan gk bntuin beberes,,aduhhh jgn kyk anak horang kaya donc put
edelweis arabella
btw si putri jgn nglunjak yh krn mreka syg ma kamu,jd nurut ajj
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!