NovelToon NovelToon
SYEILA

SYEILA

Status: tamat
Genre:Kumpulan Cerita Horror / Horor / Tamat
Popularitas:265k
Nilai: 4.9
Nama Author: L-viie Ann

SYEILA, Gadis periang yang memiliki karakter yang sulit ditebak. Dia akan menjadi baik, tak berdaya tapi bisa juga dengan tiba-tiba dia akan menjadi psikopat.
Namun karena karakter itulah, SYEILA mampu menghadapi segala kesulitan hidupnya yang sama sekali tidak berpihak pada nya.
Yah!!! Dialah SYEILA, keturunan Zulkifli. Dengan kehadiran nya mampu memutus kutukan iblis dalam diri sang Ayah.
Ikuti kisah nya, saya akan senantiasa menyajikan jalan cerita yang berbeda dari karya sebelum nya. Semoga para pembaca terhibur, jangan lupa subscribe, like serta komentar nya ya... jangan segan untuk mengkritik saya. Terimakasih!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon L-viie Ann, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PENOBATAN

Sesuai rencana, Faisol dan Syeila pergi ke Brunei. Sebelum itu, Syeila pulang terlebih dahulu untuk berpamitan kepada Brandon dan Zulkifli.

" Bagaimana pun caranya kita menjauh dari takdir, tetap saja suatu saat akan ada jalan takdir itu menghampiri kita "

Ucap Zulkifli sambil membelai lembut pucuk kepala Syeila .

" Tolong jaga dia " pinta Brandon kepada Faisol .

" Pasti !" jawab Faisol tegas.

" Hati-hati ya Nak, Iblis itu akan selalu mengintai mu" Zulkifli menambahkan.

Syeila mengangguk mengerti.

Berangkat lah mereka berdua dengan ditemani oleh Kujang yang sudah tidak bisa lagi berubah menjadi Robby .

DI ISTANA KERAJAAN BRUNEI>>>

" Bukhori, sebaiknya kau menyerah saja. Abrori sudah pergi begitu lama, mustahil dia menemukan stempel emas " Ujar Pangeran Baharuddin, Kakak tertua Pangeran Bukhori.

Pangeran Bukhori tidak menjawab, dia masih menyimpan harapan untuk putranya.

" Betul itu, cepat serahkan tahta kepada Kakanda Baharuddin. Hanya dia yang pantas menjadi penerus Ayahanda Sultan " Tambah Pangeran Bima, Kakak kedua Pangeran Bukhori.

Kedua adik beradik itu saling melempar pandangan satu sama lain disertai senyuman mistis.

" Maafkan saya Kakanda, saya hanya akan menjalankan mandat dari almarhum Ayahanda kita" Balas Pangeran Bukhori tetap tenang.

" Hah!!! Kau terlalu serakah Bukhori, kau hanya anak bungsu dari seorang perempuan yang tidak setaraf dengan keluarga sultan "

Lagi-lagi asal usul Pangeran Bukhori dibahas oleh Pangeran Baharuddin. Pangeran Bima ikut-ikutan menertawakan hal tersebut.

Pangeran Bukhori hanya bisa diam, menahan amarahnya didalam dada.

Sedangkan para menteri kerajaan menjadi penonton atas penghinaan tersebut. Ada yang merasa kasian kepada Pangeran Bukhori, Tapi banyak juga yang justru ikut tersenyum mengejek.

Pangeran Baharuddin bangkit dari duduknya, kedua tangannya tersembunyi di belakang punggung.

" Mau tidak mau salah satu dari kita harus duduk di Singgasana. Kursi kerajaan tidak boleh dibiarkan kosong terlalu lama. Karena bisa mempengaruhi sistem kerajaan"

Semua saling berpandangan satu sama lain.

" Bukankah dari awal Ayahanda Sultan menunjuk ku sebagai penerus " Sahut Pangeran Bukhori.

" Tapi Kakanda menolaknya mentah-mentah karena stempel yang digunakan oleh Ayahanda Sultan bukan stempel emas"

" Dan sekarang Kakanda mengomentari kekosongan Singgasana ?"

Pangeran Baharuddin tercekat, dia tidak mengira jika adiknya itu akan berani menyela.

" Kau" Pangeran Baharuddin menunjuk tepat di depan wajah Pangeran Bukhori.

" Bukan anak dari seorang permaisuri, jadi sangat tidak pantas untuk menjadi penerus Ayahanda Sultan "

Pangeran Bukhori bangkit dari duduknya.

" Benar ! Saya anak dari seorang selir, tapi Ayahanda lebih percaya kepada ku dari pada Kakanda yang seorang anak dari Permaisuri. Ibunda Ratu saja mengesahkan tinta hitam diatas mandat Ayahanda Sultan yang menunjuk ku sebagai Putra mahkota " Balas Pangeran Bukhori tegas.

Semua diam tercekat. Pangeran Baharuddin tidak mau kalah telak di depan pendukung nya dan para menteri. Ia mencengkram baju adiknya hingga Pangeran Bukhori sedikit terangkat.

" Kau berani melawan ku? Apa kau lupa dengan kematian Putri Nadira ?" Suara Pangeran Baharuddin sangat Pelan namun menekan.

Pangeran Bukhori terbelalak, Ada apa dengan kematian istrinya ? Apa Kakak nya itu ada sangkut-pautnya dengan kepergian Putri Nadira yang secara tiba-tiba.

" PANGERAN ABRORI TIBAAAAAAAAA"

Sontak semua terkejut mendengar suara prajurit penjaga pintu Aula. Mereka secara refleks menoleh.

Pangeran Bukhori tersenyum lega, ia sangat senang karena Putra satu-satunya telah kembali.

Pintu Aula yang sangat tinggi menjulang terbuka perlahan. Muncullah Pangeran Faisol Abrori dengan pakaian resmi seorang Pangeran berjalan dengan diikuti oleh Syeila .

Putri Balqis dan Putri Zahra beserta putri-putri yang lain seketika kehilangan senyuman nya. Pangeran Abrori yang merupakan Pangeran tertampan di Kesultanan, berjalan beriringan dengan seorang gadis tidak dikenal. Berhasil mematahkan hati para Putri.

" Ananda "

Pangeran Bukhori turun dari tangga Kursi menyambut kedatangan Pangeran Abrori. Sang Pangeran kesayangan mencium tangan Ayahnya penuh khidmat, Pangeran Bukhori memeluk sang anak dengan disertai tepukan di punggungnya.

" Kau lama sekali Nak"

" Ampuni Ananda, Karena telah membuat Ayahanda menunggu lama"

" Tidak mengapa, yang penting kamu selamat "

Faisol mengangguk sambil tersenyum, melihat wajah Ayahnya ada rasa kasihan. Pasti dia baru saja diserang mental nya oleh saudara-saudaranya.

" Hey Ananda Abrori !" Seru Pangeran Baharuddin mengalihkan rasa haru diantara Ayah dan Anak itu.

" Bagaimana ? Apa kau sudah berhasil menemukan stempel emas ?" Pangeran Baharuddin menyimpan senyum, dia sangat yakin jika sang keponakan akan gagal. Karena sememangnya stempel emas sudah hilang.

Pangeran Baharuddin sudah pernah mencari nya ke negeri Jiran. Mendarat di kediaman Pak Angga. Tapi stempel emas memang sudah tidak ada, konon dibawa mati oleh Sultan Udin saat kebakaran.

Abrori melirik Ayahnya, Pangeran Bukhori tersenyum simpul. Ia merangkul bahu sang anak dengan yakin. Seolah isyarat jika memang Faisol tidak menemukan stempel itu, tidak masalah.

" Hahahahaha " Pangeran Bukhori tertawa renyah " Sesuai perjanjian, jika stempel itu tidak ditemukan. Maka pemilihan Sultan penerus akan diadakan secara penghitungan suara pendukung paling banyak "

" Ampuni Ananda Paman, Ananda sama sekali tidak mengatakan jika Ananda tidak menemukan stempel emas "

Spontan jawaban Pangeran Abrori mengejutkan semua nya.

Pangeran Abrori mengeluarkan sebuah kotak yang sudah terbuka dari balik bajunya.

Pangeran Bukhori terkesima, ia langsung meraih kotak itu dan mengeluarkan isinya. Sebuah patung singa emas berukuran satu kepalan tangan. Yang mana dibawahnya terdapat tulisan nama mendiang Putri Agung.

" Ini?? Ini?" Pangeran Bukhori masih tidak percaya.

Pangeran Baharuddin cepat turun, ia menghampiri Abrori. Merebut stempel itu dari tangan sang adik. Dia ingin memastikannya sendiri stempel itu asli atau palsu.

Dan ternyata itu memang benar stempel emas yang asli.

" Dari mana kau dapatkan ini ? Hah?!!"

Pangeran Abrori tersenyum melihat kepanikan Pangeran Baharuddin.

" Paman tidak perlu tahu, asal itu memang yang asli. Berarti Ayahanda adalah Sultan Penerus yang sah" Balas Pangeran Abrori.

Pangeran Baharuddin melirik Pangeran Bukhori. Sorot matanya menyimpan kemarahan yang tertahan.

Pangeran Abrori mengambil kembali stempel emas, kemudian mengangkat nya tinggi-tinggi. Sontak semua orang yang duduk di atas kursi langsung bersujud mencium lantai. Termasuk Pangeran Bukhori dan Pangeran Baharuddin.

Hanya Faisol Abrori dan Syeila saja yang berdiri.

" Dengan anugerah stempel emas Putri Agung, maka Pangeran Bukhori resmi menjadi Sultan Penerus selanjutnya. Yang akan memimpin kerajaan Brunei hingga akhir hayatnya " Seru Pangeran Abrori lantang.

" Hidup Pangeran Bukhori !!! Hidup sejahtera dalam lindungan Allah SWT!!! Hidup Pangeran Bukhori "

Seru semua nya kompak, baik yang mendukung Pangeran Bukhori ataupun yang tidak mendukungnya. Mereka harus melakukan hal tersebut, kalau tidak ingin disebut pengkhianat.

1
Nur Bahagia
waduhh jangan pergi dong kujang 😭
Nur Bahagia
dan akhirnya syeila jadi vampir👻
Nur Bahagia
Abdullah setengah2 nih jadinya.. setengah jahat setengah baik 🤭
Nur Bahagia
Abdullah kayaknya
Nur Bahagia
bapak edan.. tau gitu ga usah di tolonobuka segel emas nya
Nur Bahagia
lhah gimana sih ini si bapak juga suka sama syeila 🤦‍♀️
Nur Bahagia
Abdullah jahad
Nur Bahagia
suara nguapnya waaayyy 🤣
Nur Bahagia
ahhh kujaangg 🤩
Nur Bahagia
pameerr 😅🤭
Nur Bahagia
berarti panjang bener umur mu kodok 😅🤭
Nur Bahagia
hanya Cahaya yg bisa mengendalikan topeng itu dgn sempurna 🤩
Nur Bahagia
faisol kemanalah dia iniii.. lagi duel kok ga nongol bantuin
Nur Bahagia
Alicia nih kayaknya bcalon iblis selanjutnya.. mulut nya pinter banget lah memfitnah orang
Nur Bahagia
ya aku juga setuju dgn syeila.. zul emang oon, dulu aku sempet kesel ama zul
Nur Bahagia
wkwkwk dia bapak mu lhoo 🤣
Nur Bahagia
waduh.. baru aja insyaf tapi langsung sekarat.. kasian tamara
Nur Bahagia
syukur lah tamara jadi insyaf
Nur Bahagia
akhirnya angga mati juga.. 🤭
Nur Bahagia
Ainur nih kayaknya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!