NovelToon NovelToon
3 Benih Dalam 1 Rahim

3 Benih Dalam 1 Rahim

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / One Night Stand / Cinta Murni / Cintapertama
Popularitas:40.7k
Nilai: 5
Nama Author: Erdin

Linda menjalin hubungan dengan tiga orang pria sekaligus. Hingga ia tidak mengetahui bayi yang ada dalam kandungannya. Siapakah pria yang akan dipilih Linda untuk bertanggung jawab atas kehamilannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Erdin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Cari Gara-gara

Farhan melihat waktu di jam tangannya. Hari ini sepertinya Farhan sudah telat untuk datang ke outlet. Apalagi hari ini ada kunjungan dari area chef ke outlet. Farhan sudah tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi pada dirinya. Mengingat ada konsekuensi besar yang harus di tanggung oleh dirinya di hari ini.

Farhan telat hampir 5 menit. Waktu yang sebenarnya tidak boleh di lakukan oleh Farhan. Mengingat peraturan yang di buat oleh perusahaan, melarang setiap pegawai untuk datang telat lebih dari 5 menit. Tentu saja, ini peringatan yang cukup besar di rasakan oleh Farhan.

Saat Farhan akan keluar dari loker karyawan. Farhan berpapasan dengan chef Riko. Ia merupakan chef area yang mengelola outlet tempat Farhan bekerja. Tentu saja Farhan merasa canggung saat bertemu dengan chef Riko. Apalagi chef Riko di kenal sebagai seorang yang galak dan disiplin. Sudah pasti ada hukuman yang akan di terima oleh Farhan dengan apa yang terjadi saat ini.

"Kamu baru sampai?" Tanya chef Riko.

"I-iya, Chef. Saya baru sampai," jawab Farhan dengan gugup.

"Kamu tidak malu dengan teman-teman kamu yang sudah sampai duluan. Mereka mungkin merelakan waktu tidur mereka terganggu demi datang tepat waktu. Tapi apa yang kamu lakukan di hari ini. Sepertinya kamu tidak menghargai mereka dengan baik," ucap chef Riko.

"Iya, maafkan saya. Saya janji tidak akan telat lagi," ucap Farhan dengan wajah tertunduk lesuh.

Chef Riko mengandaikan ucapan dari Farhan. Dia merasa kecewa dengan Farhan yang di anggap tidak disiplin. Padahal chef Riko berharap semua staf di restoran bisa disiplin. Tetapi Farhan tidak melakukan semuanya. Itu yang membuat chef Riko begitu kecewa akan Farhan.

Farhan berjalan ke arah dapur dengan pandangan tertunduk. Tidak seperti biasanya, di mana Farhan berjalan dengan penuh percaya diri. Hari ini, Farhan benar-benar merasa kurang percaya diri. Kesalahan yang sudah di lakukan oleh Farhan. Benar-benar membuat Farhan merasa tidak baik lagi.

Fikri yang sedang mengepel lantai restoran. Merasa geram saat Farhan menginjak area lantai yang sudah di pel olehnya. Fikri pun langsung menggertak Farhan dengan kata-kata yang kurang baik. Sontak, Farhan yang tidak terima dengan kata-kata yang di keluarkan oleh Fikri. Langsung menarik kerah seragam dari Fikri. Farhan begitu kesal dengan apa yang di lakukan oleh Fikri. Ucapan Fikri terdengar kurang ajar bagi seorang Farhan.

"Maksud loe apa ngomong kayak gitu?" Tanya Farhan dengan wajah marah.

"Lah, yang gue omongin itu kenyataan. Loe memang tidak tahu malu. Udah telat, loe injak lantai yang sudah gue pel lagi. Di mana otak loe! Hah," ucap Fikri dengan wajah menyebalkan.

Semua staf restoran terlihat panik. Mereka khawatir, Farhan akan menonjok Fikri. Sehingga itu akan jadi bomerang bagi Farhan. Mungkin dia akan langsung di keluarkan dari pekerjaannya saat ini. Sehingga itu cukup beresiko bagi Farhan. Terlebih Farhan adalah seorang yang membutuhkan pekerjaan tersebut.

Namun Farhan sendiri, masih bisa berpikir jauh. Sehingga ia berhasil mengendalikan emosinya. Hal yang di khawatirkan semua orang pun tidak terjadi pada Farhan.

Farhan segera melepaskan tangan kanannya dari kerah seragam Fikri. Dia menghela napas sedalam mungkin. Menenangkan pikirannya yang di buat berantakan oleh Fikri.

Sementara itu, Fikri tetap berusaha membuat Farhan emosi pada dirinya. Dia terus menguji kesabaran dari Farhan dengan caranya. Sehingga ia berharap Farhan akan di keluarkan dari restoran. Sehingga tidak ada yang akan menggangu dirinya dalam mendekati seorang Linda.

"Loe pasti takut. Pengecut. Ayo pukul gue. Pukul gue yang keras. Gue gak takut sama sekali sama loe. Ingat itu!" Ucap Fikri dengan tegasnya.

Farhan segera pergi meninggalkan Fikri. Dia tidak ingin terlibat kembali dengan Fikri. Namun saat dia akan masuk ke area dapur. Dia bertemu dengan Linda yang sedang merapikan meja. Pertemuan tidak sengaja di antara keduanya. Telah menciptakan rasa yang cukup canggung. Terutama Linda yang terlihat begitu merasa kurang nyaman dengan tatapan yang di tunjukkan oleh Farhan.

Farhan sebenarnya ingin berbicara dengan Linda. Tetapi Linda yang memilih untuk menghindar dari Farhan. Merasa sudah tidak ada yang harus di bicarakan lagi dengan dirinya. Linda segera pergi dari hadapan Farhan. Mengingat ia juga harus segera menyelesaikan pekerjaannya.

Farhan semakin merasa tidak nyaman di hari ini. Selain dia sudah datang terlambat. Sikap dingin yang di tunjukkan oleh Linda. Benar-benar membuat Farhan bingung. Ia merasa Linda seperti sudah tidak ingin berteman dengan Farhan lagi. Padahal Linda adalah seorang yang begitu baik. Dia juga seorang yang asyik saat di ajak untuk berbincang dalam berbagai hal. Itu yang membuat Farhan menyukai sosok Linda.

Namun Fikri lagi-lagi membuat Farhan begitu kesal. Dia merasa Farhan selalu berusaha mendekati Linda. Padahal Farhan sendiri sudah memiliki seorang istri dan tiga orang anak.

"Satu istri masih kurang, bos. Sampai ada daun baru yang coba di dekati," ucap Fikri dengan suara yang cukup keras.

Farhan yang berusaha untuk tidak terpancing dengan apa yang di lakukan oleh Fikri. Tetap berjalan menuju dapur. Di mana ia harus segera menyelesaikan pekerjaannya yang sedikit terhambat.

Fikri merasa kesal sendiri. Sebab gagal dalam membuat Farhan kesal pada dirinya. Padahal Fikri sudah begitu menyebalkan untuk Farhan. Tetapi Farhan tetap tidak terpancing dengan apa yang di lakukan oleh Fikri. Ia berharap Farhan akan terpancing. Tetapi Farhan sama sekali tidak terpancing dengan apa yang di lakukan oleh Fikri. Hal yang membuat Fikri semakin kesal. Padahal jika Farhan terpancing emosi oleh Fikri. Bukan tidak mungkin mereka berdua akan bertengkar. Sehingga peluang Farhan untuk keluar semakin besar.

"Kenapa laki-laki brengsek itu masih tidak terpancing. Padahal gue berharap dia akan terpancing dengan ucapan gue. Tetapi rasanya begitu kuat. Gue harus pake cara apa lagi. Sehingga dia akan marah sama gue. Gue harus benar-benar membuat dia marah besar sama gue," ucap Fikri dengan wajah kesal.

Fikri mulai memikirkan cara-cara terbaik yang bisa membuat Farhan bisa di keluarkan dari tempat kerja saat ini juga. Apalagi Fikri sudah semakin muak dengan Farhan. Fikri merasa Farhan akan selalu menghalangi dirinya dalam mendapatkan cinta seorang Linda. Jadi untuk memuluskan langkah dari Fikri. Hal pertama yang harus di lakukan oleh Fikri. Tentu menyingkirkan Farhan dari hidup Linda. Mengingat Farhan selalu berusaha untuk membuat Linda menjauh dari Fikri. Bagaimana pun caranya, Fikri harus bisa melakukan hal tersebut. Fikri sudah tidak sabar untuk segera melakukan tindakan yang ada. Mengingat itu sudah di luar batas kemampuan dari Fikri akan Farhan.

1
Nur Adam
lnjut
Nur Adam
lnjjt
Nur Adam
linda2 cantik kok apem di ksih siapa,,ga tkt kena penyakit ckck jiwa muda menggelora sm cmpur doyan hehe
Deliz Diaz Dla FM B
Lanjutannnnnnn
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!