"Cih, sekalinya udah rusak ya tetep aja rusak!"
"Sok suci!!"
"berjilbab tapi kelakuan kayak orang nggak punya adab!!"
**
Setiap hari selalu saja ada kata-kata hinaan yang keluar dari mulut orang-orang di sekitarnya untuk menghina dan menjatuhkan mental ANINDITA RAHMA.
Gadis yang terkenal badung dan suka melepas-pakai hijab sesukanya.
Namun selepas insiden terakhir kali yang membuatnya harus kehilangan orang tuanya membuat gadis badung itu sadar dan mulai berhijrah.
Insiden apakah itu ? yuk baca dan ikuti kisah Anindita di sini.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MAMAK DIBA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 33
Di dalam lift Anin melipat tangannya menatap kesal ke arah Gavin, Gavin yang nggak peka pun hanya bisa bersikap cool.
Karena kesal akhirnya Anin menendang kaki kiri Gavin lalu segera keluar dari lift yang sudah terbuka di lantai 1.
"Kenapa sih ?" Tanya Gavin sembari berjalan setengah berlari menahan sakit mengejar Anin.
Anin menghela nafasnya kasar lalu kembali menyilangkan tangannya di depan dada.
"Anda tau kalau sikap Anda di kantin tadi sangat tidak sopan ? Dan saya tidak menyukai itu" ucap Anin datar.
Gavin mengusap rambut belakangnya dan tersenyum tanpa dosa.
"Sorry, gue biasanya suka gitu kalo lagi sama temen-temen gue. Sorry kalo lo nggak suka"
Anin kembali menghela nafasnya rasa-rasanya percuma marah dan menjelaskan pada orang seperti Gavin.
"Bapak mau makan apa ?" Tanya Anin.
Gavin menoleh ke kanan ke kiri lalu menunjuk dirinya sendiri.
"Gue?"
Anin memutar bola matanya malas "Yaiyalah"
Gavin terkekeh lalu menarik tangan Anin keluar.
"Kita makan siomai di sana aja" ucapnya menunjuk gerobak siomay yang ada di depan kantornya.
Anin hanya membiarkan tangannya di seret oleh Bos kekanakannya itu, selain percuma karena Gavin tidak akan melepaskannya dan juga karena tidak ada pegawai yang melihat karena ini jam makan siang.
Anin sangat menghindari gossip-gosip yang menghubungkan dirinya dengan Gavin.
Mereka berdua makan di pinggir jalan, bahkan Gavin juga mentraktir semua yang makan bersamanya di sana.
"Nanti malem ada acara nggak ?" Tanya Gavin tiba-tiba.
Anin menoleh "Kenapa ? Bapak mau minta saya untuk lembur?"
Tuk
"Awh.. issshh" desis Anin memegang keningnya.
Gavin terkekeh "Gue mau ajak lo keluar"
"Kemana ?"
"Kalo nonton gimana ? Lo mai nggak ?"
Anin diam sebentar lalu kembali menoleh ke arah Gavin "Insyaallah".
"Aku mau tanya boleh ?" Tanya Anin saat keduanya berjalan masuk ke kantor.
"Hmmm"
"Kalo kamu aku ajarin ngaji sama sholat mau nggak ?"
Langkah kaki Gavin langsung terhenti, di tatapnya wajah ayu berbalut kain hitam yang menutupi kepalanya.
"Lo mau jadi istri gue nggak ?" Gavin balik bertanya.
Kini gantian Anin yang terdiam, karena sifat Gavin yang suka bercanda jadi Anin hanya mengangapnya sebagai candaan.
"Boleh kalo kamu bisa baca Al-Quran lebih bagus lagi kalo bisa hafal dan bisa menjalankan sholat wajib selama 3 bulan, dan yang paling penting kamu harus seorang muslim" jawab Anin tersenyum manis.
Gavin terdiam lalu menundukkan kepalanya sembari tersenyum kecut.
Puk puk
"Saya hanya bercanda Bapak, jangan terlalu di pikirkan.. yuk masuk, ini sudah hampir jam 1.. saya mau sholat dulu" ujar Anin menepuk bahu Gavin lalu berlalu lebih awal.
Gavin menatap punggung Anin yang semakin menjauh, perkataan Anin seolah menusuk relung hatinya.
Dari kecil orang tuanya tidak pernah mengajarkan agama padanya, tang di utamakan adalah prestasi hingga membuat Gavin bahkan tidak pernah beribadah meskipun di KTP tertulis beragama islam.
Gavin melangkah maju dengan lunglai, haruskah ia belajar agama ? Tapi dengan siapa ? Atau benarkah dia benar-benar menyukai Anin hingga berpikir untuk ke tahap yang menurutnya sakral ?
Gavin kembali keluar dan menuju mobilnya, di dalam mobil Gavin melajukan mobilnya sembari berteriak frustasi.
"Haaaaaaahhhhh, kenapa gue jadi kayak gini sih Haaaahhh?! Kenapa kata-katanya mempengaruhi perasaan gue"
"Hossssshh hossssshhhh hosshhhh"
Gavin mengatur nafasnya yang terengah-engah karena berteriak.
kabar dan kesalah pahaman dr kakak Anin blm juga kebuka Thor,,,,🥺🥺
semangat Thor,,,, semoga sehat selalu juga,,,,ditunggu karya selanjutnya,,,,,
semangat kak,, semoga kakaknya sehat " ,,,,,🤲
baru aja hilang kesalah pahaman eeehhh ada cobaan lagi,,,,
jangan " saingan bang Gavin lagi,,,,, hayo loh nin,,,,,
semakin gk sabar nunggu up nya Thor,,,, 💪
semoga kakaknya juga senantiasa diberikan kesehatan,,,
tetap semangat kak,,,,,💪
Lo nya aja yg gk mau ngerti,,, wanita tu ya cari yg seiman lah,,,, kamu aja masih ragu dgn agamamu,,,