NovelToon NovelToon
Menantu Yang Tak Dianggap

Menantu Yang Tak Dianggap

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu
Popularitas:53.9k
Nilai: 5
Nama Author: Kristina dinata

Don't Bom Like ‼️ jika ingin mendukung boleh baca nyicil. Beri like, komentar, atau hadiah seikhlasnya.

Awal pernikahan secara mendadak karna sebuah kecelakaan membuat Reza dan Caramel terpaksa di nikahkan demi menghilangkan sebuah aib. Caramel yang belum siap secara mental terpaksa harus menikah dengan Reza seorang pria yang tidak di cintainya. Reza membawa Caramel di tengah-tengah keluarganya. Banyak hal dan masalah terjadi selama Caramel berada di rumah Reza karna Mama Reza tidak menyukai Caramel. Bagaimana kisah selengkapnya semuanya akan di ceritakan di sini. Mari ikuti ceritanya sampai selesai Besty.🤗

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kristina dinata, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Airin punya rencana licik

Sejenak Airin terdiam melihat Anton dan Caramel bersalaman. Anton menatap CarameI ia tidak mau melepaskan tangannya saat bersalaman dengan Caramel. Airin mencoba menyadarkan keduanya dengan berpura-pura batuk. Setelah itu Caramel menarik tangannya Anton pun jadi tersipu malu.

"Apa kalian saling mengenal?" tanya Airin memandangi keduanya.

"Tidak! aku tidak mengenali dia Kak," ujar Caramel mendahului Anton yang mau bicara.

Anton terdiam, Ini tidak mungkin dia benar-benar mirif Claudia, aku tidak salah. Bisa saja dia berbohong tidak mau ketahuan identitas aslinya karena ada sesuatu, ucap Anton membatin.

"Airin sini sebentar Om mau bicara?" ujar Anton sambil cucimenarik tangan Airin mengajaknya menjauh dari Caramel.

"Airin... dia Claudia. Om mengenalinya," ujar Anton setengah berbisik.

"Iya Om benar aku pun berpikiran begitu Om, tapi dia selalu menyangkal identitas aslinya. Biarkan saja Om kita lihat sampai dimana ia mampu menyembunyikan identitas aslinya itu," ujar Airin.

"Kita ikuti saja permainannya," ujar Anton.

"Iya baiklah, aku punya rencana bangus untuknya Om. Om lihat saja nanti apa yang akan aku lakukan. Untuk sekarang berhati-hatilah jangan ambil tindakan tanpa sepengetahuanku, karna aku punya rencana bagus buat menghancurkan perusahaan Pak Wijaya, melalui Caramel alias Claudia itu,

" jelas Airin licik.

"Baik Airin, Om tunggu rencana bagusnya," ujar Anton terseyum mendengar ucapan Airin.

Setelah mereka mengobrol Airin pun menemui Caramel yang mematung menyaksikan dirinya dan Anton yang tengah berbicara.b

Caramel berpura-pura biasa saja, tapi dalam hatinya merasa dongkol. Sepertinya dia mengetahui kalau Anton dan Airin sedang membicarakannya.

"Caramel inilah perusahaan Om aku, bagus kan tempatnya?" tunjuk Airin sambil mengajak Caramel melihat-lihat sekeliling tempat.

"Iya Kak, bagus banget aku suka berada disini," ucapnya berbohong.

"Kalau kamu suka, kamu boleh kok kerja di sini. Kamu bebas pilih mau berkerja di tempat aku atau di sini," ujar Airin menawarkan.,,

"Em, aku pilih ditempat Kak Airin aja."

"Ya sudah terserah kamu saja. Kamu boleh memakai pasilitas apapun di perusahaan aku. Ini kunci untukmu," ucap Airin sambil memberikan dua kunci pada Caramel.

Caramel menerimanya dengan ragu.

Ada dua kunci yang di berikan Airin pada Caramel.

adaIni kunci apa Kak?" tanyanya.

"Yang satu kunci mobil dan yang satunya lagi kunci apartemen yang tadi kita datangi," jelas Airin.

"Masih ingatkan kamu arah apartment tadi?" tanya Airin.

"Em nanti aku coba mengingatnya lagi Kak," ucap Caramel.

"Oke. Kita berpisah di sini ya, aku ada kerjaan sedikit. Supir aku akan segera menjemput kamu di sini dan mengantarkan kamu ke apartemen untuk sementara kamu istirahat saja di sana. Tunggu instruksi dari ku. Untuk mempermudah semuanya. Ini ponsel dan Kartu kredit sandinya ada di ponsel itu. Oke!" ujar Airin lansung memberikan semuanya pada Caramel.

"Kakak mau kemana? kok aku di tinggal di sini?" tanya Caramel bingung.

"Mama menelpon aku, meminta aku untuk segera pulang Caramel."

"Oh, sampaikan maaf ku pada Reza ya Kak," pinta Caramel.

"Oh iya, nanti aku sampaikan. Caramel kalau bisa untuk sementara kamu jangan hubungi siapa-siapa dulu ya termasuk Reza. Aku tidak mau dia curiga tentang kerjasama kita. Jika Reza mengetahui keberadaan mu pasti ia akan memintamu kembali ke rumah Mama," jelas Airin.

"Baik Kak, aku juga lagi malas bicara sama Reza. Lebih baik aku menghilang untuk sementara waktu. Makasih buat semuanya Kak," ujar Caramel.

"Iya sama-sama Caramel. Aku setuju dengan keputusanmu itu, aku pergi dulu ya soalnya Mama menyuruhku pulang sekarang. Kamu jaga diri baik-baik ya, jika ada sesuatu hubungi aku segera," pesan Airin.

"Baik Kak," ucap Caramel singkat.

Sekarang Caramel jadi bingung melihat sikap Airin kenapa ia begitu baik padanya sampai memberikan semua fasilitas padanya. Ia memperhatikan dua kunci yang ada di tangannya. Semudah itukah ia mendapat perhatian dari Airin sampai-sampai apartemen pun di berikan padanya apa maksud dari kebaikan Airin. Apa ia benar tulus atau ada udang di balik batu? semuanya akan segera terungkap saat Caramel mulai bekerja di perusahaan Airin.

Setelah beberapa hari Caramel menginap di Apartment Reza mencarinya kemana-mana. Caramel sengaja tidak mengaktifkan nomor nya yang lama biar Reza sulit menghubunginya. Ia memakai ponsel dari Airin dan menggunakan nomor baru. Caramel tidak peduli lagi pada Reza, karna ia merasa dongkol dengan sikap Reza yang sudah mempercayai Mamanya dari pada ia yang berkata jujur.

Rafael juga mencarinya kemana-mana. Saat ia bertanya pada Airin. Airin selalu bilang kalau ia tidak tau keberadaan Caramel. Padahal Airin lah yang menyembunyikan keberadaanm Caramel.

Suatu pagi semua berkumpul di ruang makan mereka akan sarapan sama-sama. Mama Almira memerintahkan Reza untuk tidak lagi berkerja di perusahaan Rafael ia di suruh berkerja di perusahaan pamannya Anton.

"Reza untuk saat ini sebaiknya kamu berkerja di perusahaan pamanmu saja. Karena di sana banyak perkejaan. Pamanmu sebentar lagi akan ke luar negeri pasti ia membutuhkan tenaga mu disana," ujar Mama Almira.

"Tidak Mama! Reza harus tetap berkerja dengan Rafael karena ia sudah jadi karyawan di sana mana bisa main pergi begitu saja. Ia kan Rafa?" tanya Airin pada Rafael yang ingin membiarkan Reza tetap bekerja dengan Rafa agar rencananya bisa berjalan dengan lancar.

"Iya Kak, Reza berkerja di tempatku saja," sambung Rafa membenarkan ucapan Airin.

"Tidak Rafa! karena kamu banyak karyawan. Biarkan Reza berkerja di perusahaan Paman saja. Disana dia lebih di perlukan Mama tidak percaya pada karyawan yang lain biarkan Reza yang menggantikan posisi Anton selama ia pergi ke luar negeri," ujar Mama Almira bersikeras.

"Tidak bisa Ma," ujar Rafa juga tidak setuju dengan permintaan mamanya.

Semuanya jadi ribut satu pun tidak mau kalah. Reza jadi bingung mendengar mereka berdebat ia membentak semunya jadi terdiam.

"Sebenarnya kalian ini ada apa? aku jadi bingung.

Aku yang bekerja maka aku sendiri yang akan memutuskan di mana aku akan berkerja. Aku akan tetap bekerja di perusahaan Bang Rafa, tidak mau berkerja dengan Paman. Reza tau betul bagaimana sifat Paman aku tidak cocok berkerja dengannya. Jika Mama masih tetap memaksa biar aku berhenti saja. Aku akan bekerja diluar gaji kecil gak apa-apa asal aku tenang tidak seperti ini. Aku benar-benar pusing menghadapi kalian!" ucap Reza ia pergi dari ruangan itu menuju kamarnya.

"Reza ...!" panggil Mama almira.

Semua menahan Reza, agar tetap berada di tempat itu. Tapi, sekuat tenaga ia menolak ia merasa pusing tidak tau berbuat apalagi. Pikirannya tertuju pada Caramel ia tidak bisa tenang jalani hari-harinya tanpa Caramel.

Hari itu ia bermaksud akan mencari Caramel. Ia sangat merindukan istirnya tersebut. Walaupun ia sudah berbicara kasar pada Caramel tapi di hatinya masih berharap pada Caramel ia menyesal sudah mempercayai Mamanya yang licik tega memfitnah Caramel dan Rafa.

Sampai saat itu ia masih belum yakin kalau Rafa punya maksud jahat padanya karena selamanya Rafa adalah saudara terbaiknya, tidak mungkin ia menghianati dirinya. Ia juga tau betul sikap Caramel seperti apa tidak mungkin ia melakukan penghianatan.

Reza bergegas mencari Caramel tidak peduli dengan keadaan yang saat itu tidak punya apa-apa. Ia pergi menggunakan angkot, mencari CarameI di sepanjang jalan sambil membawa foto Caramel bertanya pada siapapun yang di jumpai nya.

1
Caca
salam kenal kk.. jika berkenan mampir juga di novelku ya kk..
"Aku dan Teman kamarku"
Risa Virgo Always Beau
Caramel pasti sedih karena menikah dengan Reza apalagi menikahnya karena Caramel dan Reza di gerebeg
Risa Virgo Always Beau: sama sama say semangat up
total 2 replies
Risa Virgo Always Beau
Kasihan Caramel sedih gara gara ulah Reza
Risa Virgo Always Beau
Reza pasti mau pdkt sama Caramel sampai mengajak Caramel makan bareng
Risa Virgo Always Beau
Reza kamu jadi orang jangan playboy dong sudah punya pacar malah dekati Caramel
Risa Virgo Always Beau
Kasihan pak Darma sakit sakitan membuat istrinya pak Darma harus bekerja
@Kristin: Iya Nih kasian banget
total 1 replies
Risa Virgo Always Beau
Reza kamu agresif banget sama Caramel
Risa Virgo Always Beau
Reza kamu harus bersyukur jadi orang dong
@Kristin: Iya Tuh si Reza ngeselin 😁
total 1 replies
Risa Virgo Always Beau
Reza berubah sikap gara gara kepergian ayahnya Reza
@Kristin: Iya itulah sikapnya berubah karena kehilangan sosok sang ayah
total 1 replies
Risa Virgo Always Beau
Carmel kamu jangan menghindar dari Reza dong
@Kristin: Caramel gak suka Reza seperti nya
total 1 replies
Bella
kenapa gak di lanjut Kak?
Bella
Wkwkwk lucu banget di cium Suami GK mau ntar da yang mbil Reza gimana
Bella
waduh kok aneh si kmu Mel ksian Reza nya
Bella
waduh kalian berbohong ya hihihi
Bella
benar kamu Rafa sekarang kan semua serba online
Anita Jenius
Lanjut kak.
semangat
@Kristin: makasih sudah mampir
total 1 replies
Anita Jenius
ada yg modus ya
Anita Jenius
semangat nulisnya kak
Rini Antika
semangat terus, vote mendarat
Rini Antika
emang enak disalahin
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!