Di Novel kali ini Aku membuat 3cerita sekaligus, Namun jangan sawah dulu ya, walaupun ada tiga Cerita di satu Novel namun cerita mereka pendek-pendek ko..
S1. Menceritakan tentang Rumah tangga yang hancur karena suaminya Ternyata selingkuh dengan adik tirinya.
S2. Menceritakan tentang Anak pertama dari Ayu dan juga Bima yang bernama Bayu harus di asingkan kesebuah Desa karena kesalahannya sendiri, namun siapa sangka Di desa itulah Bayu mendapatkan Jodohnya...
S3. Menceritakan tentang Adik Bayu yang bernama Yuma. Cerita Yuma juga tidak akan kalah seru dari cerita Ibu dan juga Kakak nya.
.
.
.
.
Yuk simak cerita mereka..... 🥰♥️
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cumi kecil, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
PERNIKAHAN KIRANA
Setelah Pulang Dari Toko Berlian Ayu dan Bima langsung Pulang karena Mereka sangat Lelah bahkan tadi mereka tidak hanya Mengambil Cincin pernikahan Mereka malah Kalab mencari Pakaian untuk Mereka gunakan Nanti di saat Pernikahan Kirana
" Ay.. Aku lelah " keluh Bima
" Salah sendiri, kenapa tadi Pake So soan Ingin Beli Barang baru " Jawab Ayu
Bagai Mana tidak Lelah, Bima Bukan hanya Mencari Pakaian Untuk mereka gunakan Bahkan Bima Mencari Barang-barang Baru untuk mereka gunakan di Apartemen
" Kamu Samapi beli Gelas dan Piring yang sama Hanya karena Mereka lucu-lucu " Keluh Ayu
" Hehehe Tapi mereka kan Lucu Ay.. Bahkan Aku ingin membelinya lagi "
" Stop. Tidak ada Ya, Lagian Barang-barang Di rumah Kita Itu Masih bagus-bagus Dan Bahkan pada Mahal-mahal " Kata Ayu " Lagain Kamu Itu Pria tapi kenapa Malah Lebih Suka dengan Barang Yang begituan sih "
Bima bukanya Menjawab Ia malah Memeluk Lengan Ayu dan Mencium Ketek Ayu " Bimaaaaa!!!!!! " Kesal Ayu karena Bima malah mencium dalam-dalam Ketek Ayu
" Wangi Ay.. Bahagia mana jika kita Mandi Barang " Usual Bima
Plak..
" Katanya Wangi tapi Kenapa Malah Menyuruh Aku Untuk Mandi " Keluh Ayu yang tidak habis pikir kepada Bima
" Hahaha Becanda Sayang " Balas Bima
Ayu Menggelengkan kepalanya " Sudah Sanah Mandi duluan, setelah Kamu Baru Aku " Kata Ayu
" Bareng Ay.."
" Tidak.. sekali Tidak Tetap Tidak!!! " Ayu langsung Meninggalkan Bima dan langsung Masuk ke dalam Kamar nya
Bima hanya bisa Mendengus Melihat Kepergian Ayu Lalu ia juga Pergi ke dalam Kamar nya Untuk Mandi.
~ DUA HARI TELAH BERLALU
Dua hari telah berlalu Hari ini Adalah Hari pernikahan Kirana Dan Juga Rahman.
Ayu dan Bima sudah siap Dengan Pakaian mereka. Mereka akan pergi Ke Acara Pernikahan Rahman dan Juga Kirana.
Kali Ini Ayu Sengaja membawa Bima Agar ia Ada teman Apa Lagi di sana Pasti Akan ada nenek Lampir Yang Akan membuat keributan
" Sudah siap Sayang? " Tanya Bima yang di balas Anggukan oleh Ayu
Pernikahan Kirana Akan di laksanakan Di Rumah Rahman Karena Tidak mungkin Mereka menikah di Gedung Atau pun di Hotel Karena Uang Rahman tidak sebanyak Uang Bima
Orang-orang Menatap ke Datangan Ayu dan Juga Bima, Apa lagi Penampilan Mereka yang lebih mencolok Dari pada Pada Tamu yang lain Otomasi Semua tatapan langsung Tertuju kepada Ayu Dan Bima
" Mereka Sangat Kampungan " Bisik Bima
Ayu langsung menyenggol Lengan Bima " Jangan Ngomong sembarangan Nanti ada yang Dengar " Kata Ayu
" Heum.. "
Mereka berjalan Langsung Ke arah Pelaminan Dan hendak Memberikan Selamat Kepada Rahman Dan Juga Kirana Namun..
" Cih.. ternyata Kamu Wanita yang Gak Punya malu ya "
Ayu masih terdiam ia memegangi Tangan Bima yang hendak Ingin Membalas Ucapan Bu Astuti
Bu Astuti Yang tadinya Sedang mengambilkan Makan untuk Menantunya Tiba-tiba Melihat Wanita yang ia kenal dan yang selama ini Ia benci.
" Dan siapa Pria ini? Apa dia Pria Simpan mu, Atau pria Bayaran? " Ledek Bu Astuti yang Melihat Pria gagah yang Ada di samping Ayu. Bu Astuti Melihat Penampilan Pria yang Di samping Ayu dari Atas Sampai Bawah
" Terserah Tante Mau berkata Apa " Jawab Ayu yang hendak melangkah
" Hahaha.. Heh!! Pria tampan Jangan Mau Jadi Pria bayaran Wanita ini, Dia ini Mandul Masa ia Dia Menikah Dengan Anakku Berbulan-bulan Tapi Gak Hamil-hamil " Hina Bu Astuti dengan suara lantang Sambil Tertawa Lepas
Ayu menggenggam Tangan Bima " Aku malah Bersyukur Karena Mas Rahman Tidak ingin Menyentuh ku, Dan Aku juga bersyukur jika Aku tidak Hamil Anaknya Mas Rahman. bagaimana jadinya Jika Nanti Anakku lahir dan ia bertanya Kenapa Yang seharusnya Jadi Bibi nya Malah menjadi Mamah Tirinya? " Ucap Ayu sambil Melirik Kearah Kirana " Seharusnya Tante malu Karena Putra Tante Menikah dengan wanita Yang selama ini Aku anggap Adikku sendiri " Lanjut Ayu
Para Tamu langsung menatap Kearah Kirana Dan juga Rahman. Mereka langsung berbisik-bisik Sambil menunjuk ke arah Kirana
Kirana Yang di tatap oleh Para tamu Hanya tersenyum Karena ia pikir mereka menatap Kirana karena Kirana karena mengagumi Kecantikan nya.
" Apa Mereka sedang memujiku? " tanya Kirana kepada Rahman
Rahman hanya memutarkan Kedua Bola matanya ia sangat Malas Berbalas ucapan bersama Kirana, Andai saja Jika dirinya memiliki Pilihan lain mungkin Rahman tidak akan mau Menikahi Kirana si wanita penggoda.
Rahman Melihat Ayu yang sedang berjalan bersama Seorang Pria dan bisa Rahman Yakini Bahwa Pria itu Adalah Kekasih Ayu mantan istrinya dulu.
" Mas Lihat. Kak Ayu bawa Laki-laki " kata Kirana
" Ya aku juga Lihat " Jawab Rahman ketus
" Tapi Ko Pria nya Tampan sekali " gumam Kirana " sangat Jauh sekali dengan Mas Rahman "
Rahman yang melihat Kirana yang tidak berkedip Ia hanya tersenyum sinis. Bukan Cemburu yang Rahman Rasakan tapi Malah penyesalan Kenapa Dulu ia Tergoda dengan Wanita yang seperti Kirana.
" Selamat Ya Mas, Atas pernikahan nya " Kata Ayu tulus sambil mengulurkan tangan Namun Segera Kirana Tepis
" Gak sudah pegang-pegang suami Orang " kata Kirana Dengan Ketus
Ayu hanya menggelengkan Kepalanya " Ini adalah hari Bahagia Mu tapi kenapa Kamu malah Seperti Ini " Ayu menggelengkan kepalanya
" Sudah deh jangan Banyak Omong " Kata Kirana
" Terserah kamu lah, yang penting aku sudah hadiri pernikahan Kalian Dan jangan Lupa kalian Juga harus Hadir di acara Pernikahan Kami Yang akan di Gelar Beberapa Minggu Lagi " kata Ayu
" Cih.. pria mana Yang mau sama bekas suamiku "
" Kirana!! " tegur Rahman
" Apa sih Masih mau bela dia? " Tanya Kirana dengan tatapan Tajam nya " ingat sekarang istri Kamu itu Aku dan Di perut ku Ada Anak kamu "
Sontak saja Ucapan Kirana Membuat Paran tamu Mengangguk Paham. Awalnya Mereka Heran kenapa Pernikahan Rahman dan Kirana Terkesan mendadak Namun sekarang terjawab sudah.
" Pantas menikah Mendadak Ternyata dia Hamil "
" Betul Saya Tidak percaya Jika Anak Nya Bu Astuti ternyata Bukan hanya tukang selingkuh Melainkan tukang Hamilli Anak orang "
Begitulah Kira-kira ucapan Mereka membuat Kirana melebarkan Kedua mata nya " Makanya Jika punya Mulut Itu di jaga jangan Asal jeplak saja, Malu Kan " Ayu tersenyum sinis Lalu meninggalkan pelaminan Namun Beda halnya Dengan Bima
Bima mendongakkan kepalanya di dekat Rahman " Kamu Masih ingat kan Apa yang pernah saya Ucapkan " bisik Bima
Rahman langsung berkeringat Dingin " Ba..aik Tuan " Ucap Rahman
Bima menepuk Pundak Rahman lalu melewati Kirana yang sudah mengulurkan tangannya Untuk bersalaman Dengan Bima
" cih.. Untung Tampan, Percuma Tampan jika hanya menikah dengan Janda Bolong " gerutu Kirana
" Diam!!! " Bentak Rahman kepada Kirana
Kirana Yang di bentak di depan para Tamu yang hendak Bersalaman Ia langsung berdiri Dan menahan Malu sedangkan Rahman Ia malah memilih Untuk lebih meninggalkan Kirana di atas Pelaminan.
Mampir kesini yuk " I love You Mbak "