Menikahi lelaki tampan dan mapan tidaklah menjamin sebuah kebahagiaan apalagi jika menikah karena keterpaksaan tentu akan berbeda ceritanya....
Rihana Saraswati atau biasa yang di panggil Hana harus rela melihat suaminya mencintai wanita lain yang tak lain saudara tirinya sendiri. Frans Adikusuma adalah seorang laki laki yang tampan dia harus menikahi Hana karena sebuah keinginan terakhir dari mendiang sang Ayah namun pada saat yang sama Frans telah menjalin hubungan dengan Vira yang tak lain adalah adik tiri Hana.
Bagaimana kisahnya apakah Hana akan bisa mendapatkan hati Frans ataukah Hana akan menemukan kebahagiaan lain ikuti terus kisahnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Naryati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Capture 26
Frans pun menatap Hana wanita yang kini telah resmi menjadi mantan istrinya tanpa berani mendekatinya.
Frans hanya berharap bisa melihat kebahagiaan di mata Hana.
Hana yang sepertinya melihat kearah meja yang tak jauh darinya namun sosok yang dia kenal sepetinya telah pergi dan dia tak melihat siapapun disana.
"Han,,apa yang sedang kamu lihat?"tanya Yudha sedikit bingung.
Yudha pun ikut menatap kesana kemari namun tak menemukan siapapun bahkan meja yang di tatap oleh Hana pun kosong.
Hana pun menatap kearah Yudha dan kemudian menggelengkan kepalanya..
"Gak ada Mas.."ucap Hana sembari tersenyum..
Dalam ingatan Hana,Hana sepertinya melihat sosok yang dia ingat yaitu sosok Frans. Namun saat melihatnya lagi sosok itu pun sudah tak ada apakah dia sedang berhalusinasi ataukah beneran dia melihat sosok yang dia kenal.
Hana hanya bisa menarik nafas dan membuangnya secara belahan...
Yudha pun menatap kearah Hana dan kemudian tersenyum bahkan Yudha sengaja membuat Hana tertawa itu hanya untuk menghiburnya Yudha tahu bahwa hati Hana saat ini sedang gelisah.
"Hana bagaimana menurutmu jika benua Australia berpindah ke Amerika akankah nama benua itu akan tetap menjadi benua Australia atau menjadi benua Amerika?"pertanyaan Yudha membuat Hana tertawa.
Hana menatap Yudha dan langsung tertawa karena menurutnya ucapan Yudha itu tak masuk akal..
"Mas ini ada ada aja kalau benua Australia pindah nanti sudah gak ada lagi dong benua di Australia sekalian saja kangguru disana di bawa semua ke Mekah biar berteman sama unta.."jawaban Hana membuat keduanya tertawa...
Yudha senang bisa membuat Hana tertawa walaupun candaannya itu garing namun Hana mampu menimpalinya sehingga keduanya pun tertawa...
Masih di tempat yang sama Frans yang masih berada di parkiran pun tak berhenti menatap Hana dan Yudha yang sedang tertawa karena kebetulan tempat Hana duduk berada di sebelah jendela sehingga Frans masih bisa melihatnya dari luar..
"Tetaplah tertawa seperti itu Han,setidaknya aku tahu bahwa perpisahan ini sangat membuatmu bahagia dan aku tak akan pernah mengatakan apapun lagi aku akan menerima semuanya ini dan aku akan menembus semuanya dengan caraku."Frans pun langsung menyalakan mobilnya dan kemudian pergi meninggalkan Hana dan Yudha di restoran.
☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️
Setelah Hana dan Yudha selesai makan siang keduanya pun sama sama berpisah Hana kembali ke butik untuk mengurus pekerjaannya begitupun dengan Yudha.
Yudha yang memiliki segudang pekerjaan pun tak bisa lama lama meninggalkan kantor namun untuk bisa bersama dengan Hana walaupun itu cuma 30 menit Yudha sudah merasa sangat senang..
Hana pun kembali kebutiknya Hana kali ini tengah di tunggu oleh Ibu Lisna di butiknya.
Hana sendiri lupa jika hari ini Hana memiliki janji dengan beliau..
"Selamat siang Tante,aduh maaf sekali Hana baru saja selesai makan siang apa Tante sudah lama menunggu?"Hana pun bertanya dengan sungkan...
Ibu Lisna hanya tersenyum dia tahu bahwa Hana baru saja bertemu dengan Yudha putranya karena tanpa di sengaja Ibu Lisna berada di restoran yang sama..
"Gak apa apa kok Han,oh iya gimana makan siangnya apa menyenangkan?"tanya Ibu Lisna mencoba menggoda Hana.
Hana pun merasa malu kemudian Hana tersenyum.
"Biasa saja Tante."jawab Hana lirih.
Hana pun kembali melanjutkan pekerjaannya dan hasil rancangannya di sambut baik oleh Ibu Lisna.
sy rumah di bekasi kantor di Jakarta, anak 3 suami 1. biasa aja tuhhhhhh ngaturnya.
wanita murahan,anak2nya nantinya Gennya liar.tidak rakut dosa tdk takut Tuhan.