NovelToon NovelToon
Pernikahan Tanpa Cinta

Pernikahan Tanpa Cinta

Status: tamat
Genre:One Night Stand / Hamil di luar nikah / Aliansi Pernikahan / Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:293.5k
Nilai: 5
Nama Author: Virzha

Karena cinta bertepuk sebelah tangan, Aldin sulit untuk menerima cinta yang baru.


Namun, takdir mempertemukannya dengan seorang wanita sampai keduanya melakukan hubungan terlarang dan menyebabkan gadis itu hamil.


"Kau harus menikahiku! Aku tidak ingin anak ini lahir tanpa seorang Ayah!" Renata Aprilia.


"Aku akan menikahi mu, tapi hubungan kita hanya sampai anak itu lahir." Aldin Maldives.

Lantas, akankah cinta hadir di antara keduanya? Lalu bagaimana kisah rumah tangga mereka?

*****
Lanjutan dari novel I'm Fine

JANGAN LUPA TEKAN LIKE, KOMEN DAN FAVORITNYA YA GUYS!!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Virzha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Salah Sasaran.

Aldin datang ke toko istrinya saat jam makan siang tiba, ia membawa makanan untuk istri tercintanya itu. Kalau dipikir-pikir, akhir-akhir ini ia menjadi lebih sering makan, tapi anehnya ia akan muntah setelah makan banyak. Belum lagi jika setelah bangun tidur ia harus terus terus mengalami mual dan muntah.

Gejalanya seperti orang hamil, tapi mana mungkin aku hamil? Aku kan laki-laki.

Aldin menggelengkan kepalanya, ia membuang pemikirannya yang menjijikan seperti itu. Mana mungkin dia bisa hamil, yang ada ia bisa menghamili istrinya.

Ah, memikirkan tentang istrinya membuat Aldin menambah kecepatan mobilnya agar segera sampai di toko. Sesampainya disana, ia melihat banyak sekali pembeli, hanya terlihat Salsa yang sibuk meladeni pembeli.

Tanpa mengatakan apapun, Aldin segera naik ke lantai atas untuk menemui istrinya disana. Ia sudah bersiap mengejutkan wanita itu, tapi ia malah bingung saat melihat ruangan istrinya kosong.

"Kemana Rere?" Aldin mengernyitkan dahinya bingung. Ia masuk meletakkan makan siang yang dibawanya, jika tidak ada di ruangan, itu artinya Rere sedang berada di dapur.

Aldin akhirnya memutuskan untuk turun ke dapur, tapi saat melihat gudang samping ruangan istrinya terbuka membuat ia mengurungkan niatnya. Aldin tersenyum tipis saat melihat punggung seorang wanita yang tengah kesusahan mengambil tepung.

"Aku akan mengejutkannya." Aldin tersenyum jahil, ia segera mendekati istrinya lalu memeluknya dari belakang.

"Akhirnya aku menemukanmu," bisik Aldin menghembuskan nafasnya yang hangat.

Aldin merasakan tubuh wanita itu terkejut, ia mengulas senyum tipisnya. Ia kembali mengeratkan pelukannya kepada wanita yang ia pikir adalah istrinya Rere.

"Kenapa selalu sibuk saat aku datang? Aku merindukanmu," ucap Aldin lagi. Namun, tidak ada sahutan apapun membuat Aldin bingung.

"Mel, gimana? Udah dapat tepungnya belum?"

Aldin membesarkan matanya kaget saat mendengar suara yang sangat familiar. Itu jelas suara istrinya, tapi jika itu suara istrinya, lalu siapa wanita yang dipeluknya saat ini. Aldin sontak langsung melepaskan pelukannya, tapi terlambat karena Rere sudah melihat mereka berdua sedang berpelukan.

"Al?" Rere tidak bisa menutupi rasa kagetnya melihat suaminya tengah memeluk sahabatnya.

Aldin buru-buru menjauh dari wanita yang baru saja dipeluknya. Bersamaan dengan itu, Melani menoleh dan ia juga terkejut melihat sosok Aldin.

"Al, kenapa kau ada disini?" Rere mengerutkan dahinya, ia menatap Aldin dan Melani bergantian.

"Aku sedang mencarimu, tapi kau tidak ada di ruangan, aku pikir tadi ... " Aldin berdecak kesal, ia kesal karena sudah salah sasaran memeluk wanita lain.

"Aku sedang berada di dapur, kau tidak menghubungiku dulu," kata Rere masih tidak melepaskan tatapannya.

"Jangan bilang aku tidak menghubungimu, aku sudah mengirimkan pesan. Sudah, ayo kita ke ruangan mu, aku lapar karena belum makan." Aldin tidak mau Rere bertanya macam-macam padanya, ia murni tidak sengaja memeluk wanita itu.

"Tapi Al, kau belum berkenalan dengan sahabatku, dia yang sering aku ceritakan," kata Rere.

"Ya Tuan, kau pernah menolongku waktu itu," ujar Melani dengan begitu bersemangat.

"Menolong mu? Kapan? Kenapa aku tidak tahu?" Tanya Rere menekuk wajahnya semakin dalam.

"Aku pernah menceritakan padamu tentang aku dicopet, dia yang sudah menolongku, Re." Jelas Melani.

"Oh iya, dia adalah suamiku Mel. Ayo kenalan dong," kata Rere membuat Melani terkejut bukan kepalang.

"Lain kali saja, aku kesini bukan ingin berkenalan dengan sahabatmu, tapi aku hanya ingin menemuimu." Aldin sama sekali tidak menggubris sosok Melani, melirik pun tidak, ia langsung menarik tangan Rere untuk pergi meninggalkan tempat itu.

Namun, sebelum ia pergi, ia sempat melepas jas miliknya lalu membuangnya ke tempat sampah.

Melani yang melihat hal itu tentu kaget, sejijik itukah Aldin pada dirinya? Bahkan hanya karena tidak sengaja berpelukan, pria itu langsung membuang jasnya. Selain itu Melani sangat terkejut bisa bertemu Aldin kembali setelah sekian lama, tapi kenapa Aldin harus suaminya Rere?

Apakah benar pria itu adalah suaminya Rere? Kenapa aku merasa tidak terima? Benarkah pria itu yang selalu Rere ceritakan? Kenapa Rere beruntung sekali? Dia hanya wanita miskin dan tidak berpendidikan, kenapa bisa mendapatkan pria seperti Aldin? Sedangkan aku?

*****

Sesampainya di ruangan Rere, Aldin langsung menarik Rere ke pangkuannya lalu mencium bibirnya dengan panas. Rere yang tidak siap sempat gelagapan dan mendorong bahu Aldin dengan cukup keras.

"Al, kau ini apa-apaan? Kenapa kau menciumku?" Sergah Rere kesal.

"Aku hanya ingin mencium istriku, apakah tidak boleh?" Sahut Aldin santai saja.

"Tidak boleh, berciuman itu harus diwaktu dan tempat yang pas," ujar Rere sekenanya.

"Ini juga diwaktu dan tempat yang pas, waktu kita bertemu dan di ruangan sepi," ucap Aldin malah menguyel-uyel pipi istrinya, ia merasa tenang sekali setelah mencium bau harum khas istrinya.

"Ish, geli tau Al, kau ini." Rere tertawa kegelian saat Aldin terus menciumi pipi dan lehernya.

"Makanya jadi orang yang mengemaskan," kata Aldin mencium pipi Rere berkali-kali hingga membuat wanita itu tertawa kegelian.

"Kau juga mengemaskan Tuan manja." Rere tidak mau kalah, ia balas mencium pipi Aldin berkali-kali membuat pipi itu memerah karena bekas lipstiknya.

"Eh, sudah berani ya? Awas saja nanti dirumah," kata Aldin melempar senyum menggoda.

"Kau yang awas saja, kau masih hutang penjelasan padaku." Rere melipat tangannya diatas perut seraya memasang wajah curiga.

"Penjelasan apa?" Aldin mengangkat alisnya tidak mengerti.

"Kenapa kau bisa berada di gudang bersama Melani?"

"Ck, sudah aku katakan, aku tidak sengaja melakukannya karena aku pikir tadi itu kau. Kalau aku tahu, aku juga tidak akan melakukannya," kata Aldin.

"Baiklah-baiklah, aku percaya padamu. Tapi setelah ini kau harus berkenalan dengannya, aku tidak suka dengan sikapmu tadi," ucap Rere bersungut-sungut kesal.

"Sikap manalagi yang kau tidak suka? Hm?" Aldin menarik sedikit pinggang istrinya agar ia mudah meletakkan dagunya dipundak wanita itu.

"Sikapmu tadi, kenapa kau tidak mau berkenalan dengan Melani? Dia itu sahabatku, kau tidak boleh bersikap seperti itu padanya, apalagi kau tadi sampai membuang jas, dia pasti sedih sekarang," ucap Rere sempat melihat ekspresi wajah Melani yang langsung berubah saat Aldin melakukan hal itu.

"Sikapku itu sudah benar, dia memang sahabatmu, tapi aku tidak perlu mengenalnya karena dia itu wanita. Begitu pun sebaliknya, aku tidak akan mengenalkan sahabatku padamu karena aku tidak mau kau dikenal pria lain selain aku. Apa kau mengerti, Nona?" Aldin meraih dagu Rere agar wanita itu menatapnya.

Rere terdiam menatap bola mata Aldin yang bergerak-gerak menatap dirinya. Ia tidak pernah berpikir hal seperti itu, baginya tidak masalah jika Aldin mengenal Melani, memangnya apa yang salah?

"Tapi, setidaknya bersikap baiklah padanya Al. Aku tidak mau orang-orang berpikir kalau suamiku sombong," kata Rere.

"Aku tidak bisa bersikap baik selain denganmu. Biarkan saja mereka menilai diriku seperti yang mereka lihat, cukup kau yang tahu bagaimana diriku yang sebenarnya," ucap Aldin menatap Rere dengan tatapan lembut namun sangat serius.

Rere tidak bisa menyembunyikan raut wajah bahagianya mendengar ucapan Aldin. Pria ini benar-benar memberikan seluruh cinta dan hidupnya untuk dirinya.

Aldin ikut tersenyum manis, perlahan ia mendekatkan wajahnya, begitupun Rere yang mendekatkan wajahnya. Saat wajah itu sudah sangat dekat, tiba-tiba pintu ruangan diketuk membuat Rere langsung melompat turun dari pangkuan suaminya.

"Ada orang," ucap Rere begitu panik seperti orang yang tertangkap basah.

Aldin mendesis sebal, tangannya mengepal erat dan bersiap memaki siapa saja yang di balik pintu itu.

Happy Reading.

TBC.

1
Umi Fitri
visual nya saya suka ganteng dan cantik
Afternoon Honey
Aldin bodoh 👎😡
Rere keras kepala 👎😡
Afternoon Honey
keras kepala Rere!
tris tanto
heran nich ama rere emosian mulu bawaannya,,
tris tanto
ngapain dibhs mulu re,,orng kalo mo pergi ya bersikap biasa ja gk usah marah2 giliran diomelin melow,,mungkin jg hormon hamil,,tp kok kesel aja sm sipat rere ngomel2 mulu..
Mom Dee 🥰 IG : devinton_01
namanya juga masih ada rasa re, jd maafkanlah si Aldin lagi mode ngeselin 😂
Helda Watie
setiap kli aku membaca novel di sini.mesti si penulis selalu menggunakan wajah artis korea..apa salah nya .memakai wajah artis tanah air sendiri..setahu aku. wajah artis indonesia boleh tahan loh..hensem2 semua🤣🤣🤣
Umi Fitri: artis indo gak menarik
total 9 replies
lisa
aaa lusiii
Titik Novrianti
rere egois bin GOBLOK,,, bukannya kau yang ingin menggugurkan anak itu,,,yg bilang anak sialan,,, ucapan itu do'a goblok,,,aku harap kau jadikan masalah itu pelajaran untuk masa yg akan yg datang,, egois boleh tapi otak di pake juga
Titik Novrianti
cinta itu buta
buta itu gelaff
gelap itu banyak nyamuknya 😂😂😂🤣🤣🤣
princess manjaa
baru kali ini Nemu novel kelewat bodohh
Ig: @putriaayu_98: Nggak suka nggak usah bacalahhh
total 1 replies
AR Althafunisa
bodohhh... seharusnya di tlp. bilang aja siapa orangnya, ngeselin... tapi kasihan bayi jadi korban 😭
AR Althafunisa
Alhamdulillah.... klo hamil anaknya Aladin, semoga Bayu dan videonya selamat dan ketahuan pria brengseknya 😡
AR Althafunisa
itu bukan anak penjahat itu kan? aku takut anak penjahat itu, kasihan Rere sama Aladin 😭
yunna
yg ku takutkn Melani yg jd pelakor nti
Jose Sasi
mantap
Ig: @putriaayu_98: terimakasih dukungannya kak, baca karya aku lainnya juga ya 🥰
total 1 replies
Mom Dee🥰🥰
dipart saling melupakan disitu dijelaskan 3bln berlalu, knp hamilnya masih 5 minggu ya
Jeje 12: hamil memang cpt mba ...bukan d lihat dr bulan nya...tp perkembangannya
total 3 replies
Momy Haikal
entahlah aku tetap sayang zoya
Momy Haikal
cerita cinta zoya dan dewa paling the best
Dennyanto Suryadi Siregar: apa judul kisah zoya nd dewa?
total 1 replies
Ita rahmawati
terlalu cantik 🤔🤔🤭🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!