NovelToon NovelToon
Cinta Dan Kontrak Pernikahan

Cinta Dan Kontrak Pernikahan

Status: tamat
Genre:Aliansi Pernikahan / Nikah Kontrak / Anak Yatim Piatu / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:387k
Nilai: 4.8
Nama Author: Diah Fiana

Malam tanpa sengaja mempertemukan Bianca Titania dengan sosok laki laki angkuh, Argantara Narendra.

Meskipun tidak saling mengenal, keadaan membuat mereka menyepakati kontrak pernikahan yang mereka buat sendiri.

Mereka akan bersepakat untuk bercerai setelah 2 tahun pernikahan mereka, karena mereka memiliki seseorang yang mereka cintai masing masing.

Namun, 2 tahun tinggal bersama bukankah tidak mungkin jika benih benih cinta mulai tumbuh?
Lalu bagaimana dengan seseorang yang mereka cintai sebelumnya?
Apakah Bianca dan Arga akan tetap memilih berpisah sesuai dengan kontrak pernikahan mereka dan kembali pada seseorang yang mereka cintai?
Atau cinta yang baru tumbuh membuat mereka mempertahankan pernikahan mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Diah Fiana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menikmati Kesendirian

Bianca hanya terdiam di tempat ia duduk. Ia bahkan belum sempat bertanya kemana Arga akan pergi.

"Buru-buru sekali, kemana dia akan pergi?" tanya Bianca pada dirinya sendiri.

Setelah makanan pesanannya datang, Biancapun menikmati makanannya. Sedangkan makanan Arga, ia biarkan berada di meja tanpa ia sentuh sedikitpun.

Menit demi menit berlalu, hingga lebih dari satu jam Bianca duduk terdiam menunggu Arga.

Semakin lama menunggu, Biancapun mulai kesal. Namun saat Bianca akan menghubungi Arga, ia baru sadar jika ponselnya lowbatt.

"Aaargghhh sial, aku harus melakukan sesuatu, aku tidak mungkin berdiam disini lebih lama lagi," ucap Bianca kesal.

Bianca kemudian membawa pandangannya ke kanan dan kiri, mencari seseorang yang bisa ia minta pertolongan.

Bianca tersenyum senang setelah ia mendapatkan ide yang baru saja muncul di kepalanya. Bianca kemudian beranjak dari duduknya lalu menghampiri salah satu waiters.

"Maaf kak, apa saya boleh meminta tolong sesuatu," ucap Bianca pada salah satu waiters.

"Iya kak, apa yang bisa saya bantu?"

"Jika nanti Arga datang, tolong katakan padanya jika saya sudah kembali ke hotel!"

"Oh baik kak, nanti akan saya sampaikan," balas si waiters.

Setelah berterima kasih, Bianca kemudian membawa langkahnya meninggalkan tempat makan itu.

Ia berjalan kaki cukup jauh untuk bisa sampai di hotel tempat ia dan Arga menginap. Ia memang sengaja memilih untuk berjalan kaki sembari menikmati waktunya sendiri.

Sesampainya di hotel, Bianca merebahkan badannya di atas ranjang. Waktupun berlalu dengan cepat, tanpa sadar Bianca baru saja tertidur.

Saat Bianca bangun, jam sudah menunjukkan pukul 6 petang, namun belum ada tanda tanda kedatangan Arga di kamarnya.

Bianca kemudian mengisi daya ponselnya. Ia kemudian mandi dan bersiap siap untuk menghabiskan malamnya di luar hotel.

Bianca tidak ingin menyia-nyiakan waktunya yang singkat dengan hanya berbaring di dalam kamar hotel.

"Kemana Arga pergi? dia bahkan tidak menghubungiku sama sekali!"

Bianca kemudian menghubungi Arga, berniat untuk memberi tahu Arga jika dirinya ingin berjalan jalan di luar hotel.

Namun beberapa kali Bianca menghubungi Arga, tidak ada satupun panggilannya yang terjawab.

Bianca kemudian mengirim pesan pada Arga.

"Aku ingin berjalan jalan di sekitar pantai, tidak perlu mencariku, aku akan kembali ke hotel sebelum tengah malam!"

Bianca kemudian memoles wajah cantiknya dengan make up tipis, lalu menyambar tas kecilnya dan segera keluar dari kamar hotel.

Tanpa Bianca sadar, ia lupa membawa ponselnya. Dengan diantar oleh taksi, Bianca pergi ke pantai.

Sesampainya di pantai, masih terlihat segaris jingga yang hampir padam.

"Yaaahhh, padahal aku ingin sekali melihat sunset disini," ucap Bianca dengan menghela nafasnya panjang lalu membawa dirinya duduk di tepi pantai.

Perlahan gelap benar benar menyelimuti langit malam. Meskipun begitu, masih ada beberapa orang yang tampak berlalu lalang di tepi pantai yang memang kawasan wisata itu.

Bianca terdiam, menatap ombak yang perlahan datang dan menyapu kakinya yang sengaja dibiarkan basah olehnya.

Dalam hatinya ada setitik kesedihan yang membuat kedua matanya berkaca-kaca. Namun dengan cepat Bianca segera membawa dirinya berdiri, menguatkan dirinya sendiri, meyakinkan dirinya sendiri bahwa dunianya akan selalu baik baik saja.

Bianca menarik napasnya dalam dalam dan menghembuskannya pelan. Ia kemudian membawa langkahnya pergi meninggalkan pantai.

Di sisi lain, Arga yang baru saja kembali segera berlari ke arah tempat makan untuk mencari keberadaan Bianca.

Melihat Arga datang, waiterspun memberi tahu Arga jika Bianca sudah kembali ke hotel.

"Wajar jika dia kembali lebih dulu, dia pasti marah padaku!" ucap Arga lalu segera mengendarai mobilnya ke arah hotel.

Sesampainya disana, Arga begitu terkejut karena tidak mendapati Bianca di dalam kamar hotel.

Arga kemudian menghubungi Bianca, tetapi ia malah mendapati ponsel Bianca yang berada di atas meja.

"Kemana dia pergi? apa dia benar benar marah padaku?" tanya Arga pada dirinya sendiri.

1
Siti Aminah
arga plin plan...sy paling tdk suka dn benci klo ad laki2 plin plan
Suharti Iyos Sasmita
bagusss
anggraeni agustin
buat Arga menyesal donngggg Sampek nangis2 biar kapok
Chintiya Mins
ngakak thor 🤣🤣🤣😂😂
Chintiya Mins
cakep thor ceritanya ✨✨👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻🥰🥰
Diah Fiana: terima kasih kak 🥰
total 1 replies
Ning Rudhatan
ditunggu karya yg baru ....
Diah Fiana: Terima kasih dukungannya kak 🥰
silakan mampir di novel baru, judulnya Cinta Tanpa Memori atau klik saja profilnya 🌹
total 1 replies
Chintiya Mins
ternyata karina cuman memanfaatkan arga doang?
Hhhhh😒😒😒
Ning Rudhatan
ayok lanjuttt .....tiap hari tak buka koq blm ada lanjutannya .
Chintiya Mins
gila!!! Daffa kayak psikopat aja,suruh matahin tulangnya😂😂😂🤣🤣🤣
Chintiya Mins
itu arga buta apa gimana sih? udah jelas 2 Bianca lebih baik daripada karina juga 😒😒
Chintiya Mins
pasti karina😒😒
Chintiya Mins
jangan sedih Bianca. lawan rasa takut san traumamu atas hari ulang tahun mu☺☺☺
Chintiya Mins
gimana ya reaksi nya Bianca saat tau kondisinya yang sedang mabuk😅😅😅
Chintiya Mins
bagus👍👍👍
Chintiya Mins
ngakak thor saat arga kesal🤣🤣🤣
Dewi Khanza
jangan bikin bayi bianka kenapa2 thor
Dewi Khanza
jangan buat arga lupa ingatan thor
Dewi Khanza
lanjut thor🥰
Ning Rudhatan
lanjutttt. ....
Dewi Khanza
lanjut thor jangan ada pelakor ya thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!