bacanya dari awal sampai akhirnya ya biar gak salah faham sama ceritanya😌
Vans pria kejam dipertemukan dengan Zahira seorang wanita yang dia anggap hanya sebagai pelacur yang dijual oleh keluarganya.
Tapi sedikitpun dia tak pernah anggap Zahira sebagai istrinya melainkan pembantu ( art )
Pernikahan yang di idamamkan oleh banyak wanita dengan seorang pangeran tampan sabar dan hubungan harmonis tidak didapatkan oleh Zahira.
Bak tinggal dineraka Zahira sedikitpun tak pernah merasakan apa itu cinta dari pernikahannya.
bagaimana kisah kehidupan mereka selanjutnya apakah akan tumbuh rasa cinta antara mereka ?
atau justru perpisahan akhir dari kisah cinta mereka ?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dea alexia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
anakku bukan anak haram
" Kita akan rujuk jika kamu mau gugurin bayi di kandungan mu itu " tegas Vans sambil menatap Zahira
Deeg..
Ucapan Vans membuat Zahira sangat terkejut
" Aku gak mau gugurin bayi ini mas " tolak Zahira pada Vans membuat Vans kesal
" Pilih dia atau aku " ucap Vans sambil menatap Zahira penuh amarah.
Dia anak kita mas bukan anak haram bagaimana bisa aku gugurin bayi yang gak punya dosa apapun.
" Jawab Zahira " bentak Vans seraya mencekram bahu Zahira.
" Akh.. Dia anak kita mas aku mencintai mu dan bayi ini, bagaimana bisa aku pilih salah satu dari kalian " ucap Zahira sambil merintih ke sakitan karna bahunya di cengkram oleh Vans
" Dia anak Aditya. bukan anak ku " bentak Vans keras membuat Zahra terkejut
" Dia bukan anak haram mas dia anak mu " ucap Zahira sambil menangis terisak isak.
" Dia bukan anak ku kau pelacur " ucap Vans dan mendorong Zahira hingga jatuh ke lantai
" Hik.. hikk.. Aku bukan pelacur percayalah ini anak mu " ucap Zahira berusaha membuat Vans percaya
" Aku gak peduli kamu pilih siapa " tanya Vans sambil membangkitkan Zahira dari duduknya
" Aku pilih anak ku " tegas Zahira sambil menutup matanya
" Baiklah kau menang Aditya dan aku kalah akh... " ucap Vans seraya membanting gitar di sebelahnya.
" Bagaimana jika dia benar anak mu apa kau akan membunuhnya " tanya Zahira sambil menatap tajam ke arah Vans
" Apa buktinya jika itu anak ku "
" Sekarang memang tidak ada bukti tapi setelah anak ini lahir kita bisa tes Dna " tegas Zahira sambil memegang perutnya
" Terserah " ucap Vans sambil memalingkan wajahnya. Tak mau menatap Zahira
" Demi Allah aku gak pernah tidur dengan Aditya mas " ucap Zahira dengan nada terisak isak
" 48 jam telah usai mana buktinya " tanya Vans pada Zahira
" Sebelum bukti menunjukan bahwa dia anak ku jangan bilang dia anak ku di hadapan ku " tegas Vans sambil menunjukkan jari telunjuknya pada Zahira. Dan menatap Zahira penuh emosi.
" Baik lah dia anak ku bukan anak mu " ucap Zahira berusaha melawan Vans.
...Hening...
Tanpa menjawab Vans pergi menjauhi Zahira.
Aku berjalan mengelilingi rumah Vans yang sangat mewah dan besar tanpa arah dan tujuan. Seraya mengelus perut ku yang masih kecil karna baru hamil kemarin.
Tidak masalah nak jangan sedih jika ayah mu tak mau menerima mu masih ada ibu kan.
Ibu akan sayangi kamu ibu bisa membesarkan mu sendiri tanpa seorang ayah.
Ya Allah kuatkan hatiku agar aku bisa menjalani ujian yang kau berikan.
Tunjukan pada Vans jika ini anaknya. Dan aku tidak pernah tidur dengan Aditya tunjukkan ke benarannya ya Allah hamba mohon.
Kasihan bayi ini harus menerima ke marahan ayahnya. dia butuh kasih sayang seorang ayah ya Allah.
Bukakan pintu hati Vans agar dia mau menerima anak ini dan mau memaafkan ku.
Zahira mencoba sabar dan kuat untuk bayi yang sedang ia kandung. Seraya menghapus air matanya yang sedari tadi mengalir tanpa henti.
...****************...
" Boss jangan marah gitu sama Zahira, bisa jadi anak itu anak boss. Kan bos setiap malam tidur dengan Zahira!! " tutur Afdal yang menenangkan hati Vans
" Tapi dia juga bercinta dengan Aditya cuih menjijikan " ketus Vans
" Cuma sekali dan dengan bos berkali kali gimana kalau itu beneran anak boss " tanya Afdal dan membuat Vans bimbang
" gatau pergilah aku ingin sendiri " usir Vans dan Afdal menuruti perintahnya.
Sebelum tes dna. aku jijik menyebut anak itu anak ku zahira akhh....
Vans begitu kesal hingga membanting botol anggur merahnya kelantai.
setidaknya kamu tak perlu melayani laki² hidung belang diluar sana😣😣