Bela Tiandra Kusuma mengenal seorang Alan Adha secara tidak sengaja. Ia sangat tidak menyukai Alan sampai ia selalu mencari masalah dengan Alan. Alan menjadi penyebab kekesalannya karena ia merasa sial setelah bertemu dengan Alan. Lama kelamaan ras benci berubah menjadi cinta. Tapi ketika ia mulai menyukai Alan, ia mengetahui bahwa ada seorang cewek lain mencintai Alan. Feby Anggita wanita yang bersahabat dengan Alan semenjak pertama kuliah juga mencintai Alan. Namun ia baru berani mengakui ketika lulus kuliah. Siapakah yang dikejar oleh seorang Alan? Perempuan yang mempunyai masa lalu kelam ataukah sahabatnya yang selalu ada bersamanya ketika sedih dan senang?
Yuk baca cerita serunya di Mengejar Cintamu.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Erna Sikumbang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 33
Bella kaget ketika melihat sebuah video viral di ponsel Amar. Dia tidak tau jika bukan Amar tidak memberi tahu. Bella tampak tertekan setelah melihat video tersebut.
Video yang berdurasi 5 menit memperlihatkan dia di tampar oleh Dinda. Dalam video tertulis caption seorang pelakor di labrak istri sah saat makan siang. Hati Bella benar - benar hancur ketika menonton video itu.
Setelah video itu viral banyak orang yang berkomentar jelek terhadapnya.Bella benar - benar frustasi melihat berita yang beredar saat ini.
"Ini gimana ceritanya?" tanya Ammar penasaran.
Bella mulai menceritakan apa yang terjadi hari itu. Di menceritakan dengan detail tanpa ada yang di kurangi atau di tambahkan.
Amar geram mendengar cerita Bella. Ia tau bahwa kakak perempuannya sedang frustasi karena di tuduh sebagai pelakor. Dia percaya bahwa kakaknya tidak akan pernah berbuat seperti itu.
Bella menangis menutup wajahnya dengan telapak tangannya. Ia begitu malu ketika orang - orang meneriakinya sebagai seorang pelakor. Ia tidak tau apa yang akan terjadi pada dirinya.
Amar yang melihat kakaknya menangis segera memeluknya. Dia memenangkan kakaknya dalam pelukannya.
"Tenang, semua pasti akan selesai, akan aku pastikan tidak akan ada yang bisa mencoret nama keluarga kita, siapapun yang berani bermain - main dengan nama keluarga kita, liat aja akibatnya," ucap Amar dengan emosi.
Dia tidak akan mengampuni orang yang berada di balik video itu. Dia akan bawa kasus ini ke polisi.
"Tenanglah, aku akan menuntut penyebar video ini."
"Mar aku taku." ucap Bella dengan wajah ketakutan.
"Nggak usah takut, kami akan selalu di sampingmu."
Amar memeluk wanita yang sangat ia sayangi setelah mamanya. Wanita yang menemani masa pertumbuhannya. Wanita jawab bermain serta kawan berantemnya.
Sedangkan di tempat lain Galuh dan Siska juga kaget melihat video yang sedang viral saat ini. Galuh emosi menonton video itu sambil mengepalkan kepala tinjunya.
"Bajingan, siapa yang berani menyebarkan video ini?"
"Sabar bang." ucap Siska mencoba menenangkan suaminya.
"Ini tidak bisa di biarkan, aku akan menuntut yang menyebarkan video ini."
Siska takut ketika melihat suaminya semarah itu. Siska belum pernah melihat suaminya semarah itu. Siska baru saja pulang dari rumah sakit namun sudah mendapatkan masalah.
Ia tau kapan masalah itu terjadi. Dia yakin masalah itu terjadi setelah Alan dan Bella keluar dari kamarnya.
"Aku sudah bilang, temanmu itu bawa dampak buruk untuk Bella." ucap Galuh dengan emosi.
"Perempuan itu yang picik, dia sengaja menjebak Alan."
Siska yakin bahwa Alan tidak salah di sini. Ia yakin ini ulah perempuan yang mengaku hamil anaknya Alan. Siska juga tidak percaya Alan melakukan hal yang paling bejat.
"Nggak usah menuduh perempuan lain, kamu sesama perempuan kok tega menjelekkan, gimana perasaan kamu saat suami kamu menemui cewek lain?"
"Aku sudah pernah di posisi itu. Jangan sesekali mengingatkan aku tentang masa lalu kita, aku masih ingat bagaimana kamu menemui si mira kamu itu."
Galuh menjadi serba salah ketika istrinya menyebutkan namanya Mira. Ia mengutuk dirinya sendiri saat menyebut kata itu tadi.
"Iya, jangan di bahas lagi, abang kan udah minta maaf." ucap Galuh dengan tenang.
"Nah di sini siapa yang salah?" tanya Siska kepada Galuh suaminya.
"Ya yang penting adalah Bella tidak bersalah."
"Seminggu ini Bella akan terganggu, silahkan di selesaikan , hibur dia."
"Kamu nggak apa-apa mas tinggal sebentar atau kamu ikut sekalian." ujar Galuh.
"Dirumah aja, aku aman, yang nggak aman tu adalah Bella, pergilah kesana hibur dia."
Galuh segera meninggalkan Siska dirumahnya.
...****************...
Alan kaget melihat videonya beredar di media sosial. Di Caption tertulis drinya yang berselingkuh dengan seorang pelakor.
Alan memijit pelipisnya yang sedikit sakit.Ia bisa. bayangkan saat ini pasti Bella kekasih hatinya sedang makin frustasi. Semua orang menyalahkan mereka berdua di video yang sedang viral itu.
lan segera menelpon Bella untuk menanyakan keadaan Bella. Namun beberapa kali tidak ada satupun yang diangkat oleh Bella.
"Angkat dong bel."
"Halo." terdengar suara seorang laki - laki tapi belum ditutup.
"Ini siapa? " tanya Alan agak grogi.
"Ini Galuh, bisa kita bertemu siang ini?"
," Bisa, dimana?
"terserah dimana saja."
"Ok tunggu aku di kafe kamu yang biasa. "
Setelah panggilan ditutup sepihak oleh Galuh. Alan sibuk memeriksa dokumen. Tidak lama kemudian , Galuh datang.
"Kamu sudah aku ingatkan sebagai suami orang, jangan dekati adikku lagi, kamu liat akibatnya." ucap Galuh berapi-api.
"Aku akan selesaikan kasus ini secepatnya."
"Silahkan sebelum merambah ke yang lain - lain lagi." ucap Galuh emosi.
...****************...
Sudah beberapa hari video itu bukannya selesai tapi malah meluas. Banyak yang berasumsi bahwa Bella merayu Alan sudah lama.
Video viral itu bahkan sudah merambah ke saham rumah sakit. Saham rumah sakit turun anjlok beberapa hari ini.
Begitu juga dengan kafe Alan. Kafenya dimana-mana ada penurunan. Alan sudah tidak tahan lagi dengan semua ini.
Alan menonton bahwa Galuh sangat peduli dengan adiknya. Saat ini Galuh dan keluarganya sedang kompresi pers yang di gelar didepan rumah sakit.
"Adik kami waktu itu tidak sengaja bertemu dengan lelaki yang juga temannya. Adik kami salah sasaran akibat kecemburuan buta istrinya.
"Apakah memang seperti itu terjadi mengingat adik say lalu duduk bercerita, apakah itu perselingkuhan
"Jika memang tidak memiliki hubungan, kenapa diam saja ketika di pukul?"
"Saya belum menemukan motifnya, tapi tenang aja, aku akan mengurusnya secepatnya, dan akan menemukan penyebar video ini."
Papa dan mama Bella juga sangat heran melihat video yang beredar. Merek tidak tinggal diam ketika anaknya dipermalukan.
Video viral ini juga sampai ke telinga Abian. Ia merasa kasihan terhadap Bella. Ia sangat yakin dengan Bella. Bella tidak akan mau tidur dengan perempuan lain.
Dita merengek kepada Abian agar kasus ini dibantu. Ia ingin Abian membantu mencari kebenaran kasus ini. Dita yakin bahwa suaminya akan menemukannya dengan lebih cepat.
Abian sebenarnya malas ikut campur. Akan tetapi desakan Dita membuatnya tidak bisa menolak untuk tidak melakukan.
Dinda yang melihat video ini viral tersenyum bahagia. Video ini bukan ide dia, namun tersebar dengan cepat.
Ia tersenyum bahagia hari ini. Untuk merayakan kebahagiaan ini dia ingin pergi bersenang-senang. Dinda akan membuat Bella lebih menderita lagi. Setelah bisa merebut Beni, Dinda masih belum bahagia karena Beni selalu membandingkannya. Bella akhirnya bisa mendapatkan Alan dengan gampang. Sekarang Dewi Fortuna juga memihak kepadanya melalui video itu. Dia yakin nama Bella akan hancur sementara nama dia akan naik dengan baik.
Dinda tersenyum bahagia sambil menari berputar - putar.
"Bella rasakan hari kehancuran kamu." ucap Dinda sambil tertawa terbahak-bahak.
otw kisah mira