NovelToon NovelToon
Jeritan Dendam Sang Ibu Susu

Jeritan Dendam Sang Ibu Susu

Status: sedang berlangsung
Genre:Ibu susu / Balas Dendam / Identitas Tersembunyi
Popularitas:62.3k
Nilai: 5
Nama Author: Aisyah Alfatih

Sejak SMA, Amelia Hartono diam-diam mencintai Evan Cristian. Ketika takdir mempertemukan mereka kembali setelah lulus kuliah, Amelia mengira Tuhan akhirnya mengabulkan cintanya. Sebagai pewaris tunggal keluarga Hartono, Amelia yang polos dan kesepian menyerahkan seluruh kepercayaan kepada pria yang dicintainya.

Namun, cinta itu ternyata hanyalah jebakan.
Satu per satu aset perusahaan berpindah tangan. Pernikahan yang selama ini diyakininya sah ternyata palsu. Bahkan, bayi yang dikandung dan dilahirkannya dengan taruhan nyawa ternyata bukan darah dagingnya. Amelia hanyalah seorang ibu pengganti yang ditipu.

Di balik semua itu berdiri Evan Cristian dan istri sahnya, Carolin Baskara, model papan atas sekaligus putri keluarga konglomerat Baskara. Namun, saat semuanya hancur, Elang Anderson teman lamanya muncul kembali, pria yang diam-diam pernah jatuh cinta padanya kini membantunya.

"Kau boleh menangis hari ini, Amelia. Tapi besok, aku akan memastikan mereka yang menangis di hadapanmu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aisyah Alfatih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

30

Sebulan kemudian.

Putusan perceraian antara Evan Cristian dan Carolin Baskara akhirnya resmi berkekuatan hukum tetap. Hari itu, Evan keluar dari pengadilan dengan perasaan lega. Tak ada lagi ikatan yang menghubungkannya dengan Carolin. Baginya, semua rintangan telah berakhir. Kini hanya ada satu tujuan yang ingin segera ia wujudkan, menikahi Laras.

Sore harinya, Evan pulang lebih awal.

Di tangannya terdapat sebuah map tebal berisi beberapa dokumen penting.

"Laras."

Wanita yang sedang menggendong Aurora itu segera menoleh.

"Iya, Tuan."

"Duduklah. Ada sesuatu yang ingin kubicarakan."

Laras menurut. Meski wajahnya tetap tenang, jantungnya berdegup semakin cepat. Entah mengapa, firasatnya mengatakan pembicaraan ini akan menentukan langkah berikutnya.

Evan membuka map tersebut.

"Aku sudah mengurus semuanya."

Laras menatap beberapa lembar dokumen yang disodorkan kepadanya. Matanya langsung membesar.

"Ini ... surat pengalihan hak kepemilikan rumah."

Evan tersenyum. "Mulai hari ini rumah ini menjadi milikmu."

Laras terdiam, rumah itu. Rumah yang dahulu merupakan milik Amelia. Rumah yang dirampas Evan melalui tipu daya. Kini justru dikembalikan kepadanya, meski dengan nama Laras.

Evan sama sekali tidak menyadari bahwa ia sedang mengembalikan rumah itu kepada pemilik aslinya.

"Terima kasih, Tuan." Ucap Laras pelan.

"Tidak perlu berterima kasih. Ada satu lagi."

Evan kembali mengeluarkan dokumen lain.

"Kamu baca yang ini."

Laras membuka halaman pertama. Wajahnya langsung menegang.

Di sana tertulis rancangan dokumen pengangkatan orang tua bagi Aurora yang akan diproses setelah pernikahan mereka.

"Aku sudah berkonsultasi dengan pengacara. Begitu kita menikah, proses administrasinya akan segera diajukan. Nanti secara hukum kita akan menjadi orang tua sah Aurora."

Laras menggenggam dokumen itu erat. Artinya, satu-satunya syarat agar semua itu terjadi adalah dirinya harus menikah dengan Evan.

Evan menatapnya penuh harap.

"Aku ingin memberikan keluarga yang utuh untuk Aurora. Kamu bersedia, kan?"

Laras memaksakan sebuah senyum.

"Saya ... Saya akan memikirkan semuanya baik-baik, Tuan."

Evan mengangguk puas.

"Aku akan menunggu jawabanmu."

Setelah mengatakan itu, Evan meninggalkan ruang tamu. Begitu langkah pria itu menghilang, senyum Laras perlahan lenyap. Ia menatap dokumen-dokumen di pangkuannya dengan tatapan kosong.

"Menikah lagi denganmu ... itu tidak akan pernah terjadi." Gumamnya lirih.

Namun, beberapa detik kemudian, sudut bibirnya terangkat tipis. Ia teringat percakapan terakhirnya dengan Elang. Keluarga Baskara telah resmi menyiapkan gugatan pidana terhadap Evan.

Kasus penggelapan aset perusahaan Hartono sedang dipersiapkan. Bukti demi bukti mulai dikumpulkan. Laras mengusap kepala Aurora yang tertidur di pelukannya.

"Sedikit lagi..." Bisiknya. "Kalau Evan benar-benar dipenjara ... Aku tidak perlu menikah dengannya. Aku akan tetap berada di sisi Aurora."

Dengan identitas Laras yang bersih dan tidak memiliki catatan kriminal, peluangnya untuk tetap merawat Aurora akan jauh lebih besar. Sedangkan, di sisi lain Carolin juga tidak akan bisa lepas begitu saja.

Jika penyelidikan mengenai Amelia dibuka kembali, semua kebohongan tentang pernikahan palsu, pengambilalihan perusahaan, hingga praktik ibu pengganti akan ikut terungkap. Dan Carolin, yang selama ini menikmati semua hasil kejahatan itu, berisiko ikut terseret ke dalam proses hukum.

Laras memeluk Aurora lebih erat. Tatapannya penuh kasih sayang.

"Tunggu sebentar lagi, Sayang. Ibu akan membawa pulang semua yang menjadi hak kita."

Di balik ketenangan wajahnya, Laras tahu, badai besar sudah semakin dekat. Dan kali ini, tidak ada seorang pun yang akan mampu menghentikan runtuhnya dunia yang selama ini dibangun Evan dan Carolin di atas kebohongan.

1
Lianty Itha Olivia
dlm cerita slalu byk org jahatnya
mimief
wkwkwkwk
aku ambil kuaci dulu Thor
mau liat keributan mereka.
panik ga,panik donk ah🤣
❥␠⃝ ͭ🍁MI💋🅛🅚-🅒🅘🅣🅡🅐👻ᴸᴷ
kayaknya setelah semua masalah selesai Laras melakukan operasi lagi kewajah Amelia lagi biar makin meyakinkan kasus yang menyeret mereka biar hukumannya makin berat
mimief: kyk nya ga deh
dr percakapan elang sama Laras kemarin
mang Amelia dibikin udah ga ada
mungkin hukuman mereka malah tambah berat
total 1 replies
Oma Gavin
mampusss kalian semua
SasSya
semua akan terkuak satu persatu
kalian bersekongkol untuk menipu dan merampok Amelia
Les Tary
ga kenal dari hongkong🤣🤣
Helen@Ellen@Len'z: 🤣🤣🤣🤣🤣loh kok dr hongkong
total 1 replies
mimief
gas keun
habisi jangan bersisa
biar mereka merasakan neraka dunia yg dulu mereka ciptakan buat dirimu
mimief: setujuu bangett
enak amet idup kyk ga punya dosa sm sekali 😌
total 2 replies
Les Tary
Carolina wajib nyusul Evan kepenjara dulu mereka berdua telah menghancurkan hati Amelia
Jaya Fandi
luaar biasa sekali kamu lang,,semoga engkau mendapatkan jodohbyg luaar biasa sprt mama ara
SasSya
Bagus!
memainkan peran begitu epic
sampai semua orang tidak ada yg Sadar 👍
Dewi Ansyari
Tunggu saja kamu Carolin dan Evan sebentar lagi balasan buat perbuatan kalian selama ini pada Amelia akan membayar harganya
Dewi Ansyari
Bagus Tian Baskara semakin kamu emosi ,makasih Laras lebih mudah mendapatkan semua haknya,dan juga keadilan untuknya yg sebagai Amelia akan mendapatkan hak atas semaunya 😔
Dewi Ansyari
Tunggu saja kehancuranmu Evan😡😡😡
Dewi Ansyari
Akhirnya Laras benar2 bisa bebas dari kandang harimau Rvan
merry
bgss tu seret Caroline juga dan klurga y kn istri tua evan otomatis nikmati hrta ya laras dan parah laras dijadiin wadah benih mrk itu termsk nipu dan tindakan ilegal terhdp laras,,,
merry
heran sm evan harta yg dia nikmatin ko gk sdr dri gt ya 🤔🤔🤔santai ajjh
Rarik Srihastuty
aku thor, pemasaran dengan cerita Kenzo
Aisyah Alfatih: nanti aku rilis ya, tamat elang... biar nggak keteter up nya 😬😬
total 1 replies
neny
carolin ini gmn ya,,apa2 mau nya langsung beres,,percuma dng jalan tenang pun semua nya akan terkuak,,dan siap2 ajh senyum kemenangan,senyum kekuasaan dan senyum kesombongan itu sebentar lg akan hilang,,tunggu ajh
neny
heheehee,,carolina,,emng siape elo,,helloo,,ibu kandung nya tuh amelia,,cek ajh ath ke lab,,lagian km jg sebnyar lg akan nyusul evan,,🤣🤣
Makin seru ajh nih,,
Aditya hp/ bunda Lia
gak sabaaarrrrrrr ... pake banget aku mau tau gimana si Evan sama si Carolin dan bapaknya pas tau kelakuan mereka sebenarnya dan itu menghancurkan semuanya ....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!