NovelToon NovelToon
Sorry, I Love You

Sorry, I Love You

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Poligami
Popularitas:19.5k
Nilai: 5
Nama Author: rinapmth

Eza Aditya Pratama, seorang arsitek berusia 28 tahun, memanfaatkan kesempatan mutasi pekerjaannya ke kantor pusat di kota Surabaya untuk meniti karir dan meraih cita-citanya untuk menjadi arsitek hebat dan sukses. Ia memutuskan merantau dan tinggal jauh dari ibu dan istrinya, Maharani Dewanti, 25 tahun.

Namun kejadian tak terduga di Surabaya mempertemukannya dengan Biani Andrea, 25 tahun. Seorang influencer lokal. Selebgram, dan sosialis berhati hangat.
Kebaikan hati, kemandirian, dan kecantikan Biani tanpa sadar membuat Eza jatuh cinta sedalam-dalamnya dan berhasrat ingin memiliki.

Meskipun harus menjadikan Biani sebagai istri kedua. Dan tidak ingin melepas ikatan pernikahan dengan istri pertamanya, mampukah ia berbagi cinta secara adil?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rinapmth, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

33. I Love You So

🌼 Bian

Siang terik di hari minggu yang melelahkan. Tadi, satu jam yang lalu, ia baru selesai mengajar anak-anak jalanan berhitung penjumlahan dan pengurangan di sekolah Harapan. Kemudian sebelum pulang, ia sempatkan mampir di warung nasi pak Jaya untuk bantu-bantu mencuci piring.

"Ndak usah cuci piring, nduk.. Kamu kan sudah capek ngajar di sabtu minggu.. Hari biasa juga masih kerja lembur-lembur.." sergah pak Jaya tadi, sewaktu aku baru saja menyentuh satu piring untuk kucuci.

"Ndak capek blas kok, Pak.. (Gak capek sama sekali kok, Pak..). Lagian hari ini yang ikut kelas lebih banyak dari kemarin-kemarin. Alhamdulillah.. Jadi pasti piring kotornya juga lebih banyak.." aku melanjutkan mencuci piring. Mengabaikan ucapan pak Jaya, karena lelaki paruh baya itu sudah jelas membutuhkan bantuanku. Usia kian senja, tenaga kian tergerus masa. Sudah pasti tidak seperkasa dulu.

Pak Jaya meladeni dua orang pembeli yang baru datang. Tak ada kesempatan untuk kembali melarangku. Kupercepat gerakanku membersihkan piring, sendok, dan gelas yang kotor bekas makan anak-anak dan juga pelanggan yang lain.

"Pulang saja, nduk.. Suamimu juga bentar lagi pulang to.. Mending siapin makan dan keperluan nak Eza.. Lapo malah korah-korah nang kene to..?" seloroh pak Jaya usai membungkus nasi pecel pesanan seorang pelanggan terakhir.

"Nggeh Pak.. Bentar lagi selesai ini lo.." sahutku seraya membilas piring-piring yang sudah kubasuh dengan sabun.

Pak Jaya mengambil kursi plastik untuk diletakkan di dekatku. Lalu duduk di sana sambil memperhatikanku. "Bagaimana, nduk? Apa Eza memperlakukanmu dengan baik?"

Aku menoleh sebentar seraya menunjukkan senyum termanisku. "Baik pak.. Sangat baik."

Aku jadi merindukan mas Eza. Suamiku yang tampan itu sedang pulang kampung sekarang. Weekend pertama dan ketiga setiap bulannya adalah jadwal rutin mas Eza pulang ke Jember untuk menjenguk mamanya.

Sudah dua bulan kami menikah. Tak pernah sekalipun kami terlibat cekcok, atau perdebatan serius. Mas Eza selalu mengerti aku. Lelaki itu kerap mengalah tiap aku merajuk. Jika ada yang membuatnya kurang nyaman, mas Eza selalu mengatakan segala sesuatu dengan lembut. Jauh dari ucapan kasar dan sikap yang semena-mena. Sehingga aku bisa menerima setiap kali ada perbedaan pendapat maupun prinsip hidup kami sebagai hal yang wajar dan tidak patut diperdebatkan..

Untuk urusan nafkah finansial, aku tidak keberatan sama sekali kalau mas Eza hanya memberiku setengah dari gajinya. Setengahnya lagi diberikan pada mama mas Eza yang seorang janda dan tidak berpenghasilan. Toh kehidupan kami jauh dari kata kekurangan. Gajiku lebih dari cukup untuk keperluan pribadiku. Belum lagi fee dari endorsement yang semakin meningkat dari sebelum-sebelumnya.. Alhamdulillah.

Dari ekor mataku, aku tau Pak Jaya sedang mengamatiku. Mungkin ingin mengkonfirmasi benar atau tidak ucapanku tadi.

"Sudah dua bulan kan kalian menikah?"

"Nggeh..."

"Tapi Eza kok masih sendirian aja kalau pulang ke Jember?"

Aku menoleh sebentar dengan senyum kian melebar menghiasi, lalu kembali mengguyur sendok-sendok di bawah keran air.

"kamu dan Eza nikah siri. Sudah dua bulan, nduk.. Dan belum juga dikenalkan pada keluarga Eza. Bapak jadi kepikiran, Bi.. Apa ada yang kamu sembunyikan dari bapak?" netra renta Pak Jaya menatap dengan penuh kelembutan.

Setelah membilas sendok terakhir, Aku mengeringkan tangan dengan washlap yang menggantung di dinding. Lantas mengambil kursi plastik merah yang warnanya sudah memudar itu, untuk duduk segaris tepat di hadapan Pak Jaya.

"Gak ada Pak.. Hanya mas Eza takut kesehatan mamanya terganggu kalau sampai tau mas Eza menikah siri tanpa sepengetahuan beliau.. Mas Eza hanya menjaga itu, Pak.. Mas Eza butuh waktu untuk menyampaikan berita pernikahan ini, setidaknya sampai kesehatan mamanya stabil. Jadi Bian gak mendesak mas Eza lagi untuk ikut pulang ke Jember, ataupun minta dikenalkan ke keluarga mas Eza..." paparku.

Pak Jaya menarik nafas panjang. Kentara sekali masih ada yang mengganjal di benak. "Kamu itu anak perempuan, nduk.. Dinikah siri. Tanpa sepengetahuan pihak keluarga laki-laki satupun. Itu sarat fitnah, Bi... Bapak kuatir.. Besok-besok, ada hal-hal buruk yang mengganggu rumah tanggamu dan Eza."

Aku menelan saliva dengan sedikit rasa tercekat. Ada benarnya, ya.. Aku tau pasti posisiku sangat mudah dibuang. Dan itu membuat memori masa kecilku seolah diputar kembali di otak. Berkelebatan mengusik kembali rasa trauma yang sudah kupendam belasan tahun lalu?

Tapi mungkinkah..? Lelaki sholeh, lembut, dan baik hati seperti mas Eza tega mencampakkanku dengan mudah? Mungkinkah?

Sejak perbincangan dengan pak Jaya itu, aku selalu memikirkan hal ini. Hingga puncaknya, dua hari kemudian ketika aku dan mas Eza makan malam di restoran sushi favoritku.

Sepulang kerja kami pergi makan malam di luar karena hari ini tepat dua bulan pernikahan kami. Aku pikir, aku membutuhkan semacam aktualisasi diri. Aku butuh publikasi. Aku memposting foto mesra kami di sosial mediaku untuk pertama kalinya. Dengan caption manis untuk memperjelas bahwa lelaki ini adalah suamiku. Suami tampanku..

...Happy 2nd months-versary, hubby... I love you so (emoticon love)...

...----------------...

🌼 Happy Reading

1
aqil siroj
ceritanya sdh hiatuskah thor ?
Deka Sefta handayani
sdh brpa hri gk up up
Mommy Kai
aku sih yakin bukan rani pelakunya. karena td sudah digambarkan si penyebar gosip pengen akunnya viral. sedangkan rani bukan orang yg pengen show of gitu deh... jadi aku yakin bukan rani.

gimana? bener ga thoor?
Daulat Pasaribu
jgn sampailah Thor Rani disini yg kena keburukannya...dari awal baca novel ini tetap ezalah yg salah dan bian yg bodoh mau aja di kibulin...jgn hanya Karna perkara bela Eza dan bian.authornya buat sosok Rani toba tiba jadi jahat
aqil siroj
huhuhu.... gegara menyakiti maka semua hancur.... mampus kau eza
@⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔Tika✰͜͡w⃠🦊⃫🥀⃞🦈
apakah itu Rani dan sdh terlanjur sakit hatikah dia sampai dia tak tahan dengan semua itu dan Bian kayaknya dia hamil ya
Anonim
good job rani....netizen mendukungmu....perempuan akan pintar klo disakiti
Deka Sefta handayani
kok gak up up y
Anonim
g adil klo rani tersisih gitu aja ..apapun keinginan reader sepertinya otor ttp akan buat eza sm bian hidup bahagia samapi ending.... dan rani ttp akan jadi abu tak tersentuh
aqil siroj
jangan bilang tak cinta karna itupun bukan solusi masalahmu, bukan pula dg beristri 2 yg dimana kamu membohongi ke2nya... egois dan tidak bersyukur itulah kamu... coba kamu perbaiki komunikasimu pasti tak ada celah untuk wanita lain...
Daulat Pasaribu
cowok biadab (Ezra)....sudah berbohong,selingkuh,berbuat zolim....tapi masih aja di kasih kebahagiaan...dari ceritanya keliatan sampai akhir hidup Ezra dan bian bahagia....pasti GK ada balasan untuk Ezra...disini gak menyalahkan bian Karna gak tau kalau Ezra sudah menikah.tapi untuk Ezra yg jelas jelas manusia paling kejam,gak ikhlas rasanya GK dpt karma atas kezoliman nya sama maharani
@⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔Tika✰͜͡w⃠🦊⃫🥀⃞🦈
pasti sedih ya si mama apalagi Rani pilihan dia dan Rani begitu baik di mata mama...bentar lagi Eza sama Bian Caper ni
@⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔Tika✰͜͡w⃠🦊⃫🥀⃞🦈
wow laki" luar biasa ya 👏 ku haramkan tubuhmu wah" Rani disentuh aja jarang ya... bener" harus dapat karna ni laki
Angga Anggi
bnyak yg brhrap Eza kena karma,di dunia nyata ajch banyak kok yg slngkuh mereka bhgia ajch hdup sama pelakornya tnpa kekurangan apa pun...dimna slhnya Eza Lo dia ga mncntai Rani,dia mnkh krna perjodohan,cuma slh nya Eza mnkh sblm menceraikan Rani....dan untuk bian pasti akan tluka jga ntinya Lo tau di awal dia dibohongi Eza dan di jdikan istri keduan....
Anonim: jahat bgt si erza
total 3 replies
aqil siroj
pengen tak tonjokin itu mukanya dan ku kebiri itu burungnya... huh sebellll
aqil siroj
gak adil rasanaya kalau si eza gak dpt balasannya thor....
semoga dia kecelakaan trus lumpuh, dikhianati dan gak punya keturunan...
ahhhh nyesek banget hidup si rani, kalau mau cantik ya d
biayain si rani perawatan dong
Daulat Pasaribu
smoga authornya bisa berpikir realistis.dan gak terlalu memihak Eza dan bian...Karna sbagai pembaca saja,saya bisa lihat yg banyak tersakiti itu rani
Daulat Pasaribu
nangis Thor bacanya liat Rani di zholimi Eza...semoga aja Eza dpt karmanya seperti yg di alami Rani penghianatan
Angga Anggi
slsaikan urusanmu Eza dgn Maharani stlh tu kmu kjar bian Lo memang kamu mencintainya,
Angga Anggi: di khdpn nyata ajach bnyak qho yg kgtu,SDH mnkh TPI mlh menikah lgi,dsni AQ ga bela siapa siapa,TPI kmbli lgi kprsaan org,dsni Eza mnkh dgn Rani krna di jodohkan,bukan slh Eza jga Lo di aga mncintai rani,cuma slhnya Eza dia blom mncraikan Rani tyus menkhi bian...
total 2 replies
aqil siroj
benar cinta datang tak diduga tapi tiap manusia dibekali akal maka dr itu dahulukan akalmu dr nsfsumu...
ingatkah za bahwa kebahagiaanmu adalah sumbangan air mata dr rani,memulai dg cra salah mka akan berakhir menyakitkan pula
Daulat Pasaribu: bisa bisanya Maharani yg disakiti bakal dpt karmanya,GK adil - gak adil ceritanya
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!