Ini karya Author yg pertama, kalau masiah acak2kan atau ceritanya jelek jangan komen terlalu pedes ya.. 😇😇 kasihan akunya nanti
kisah ini menceritakan, seorang anak yang di angkat anak oleh bos mafia besar, di nobatkan sebagai pewaris dari usaha orang tua angkat nya. Dan kisah kehidupan percintaanya dengan calon pewaris dari kelompok mafia lain dan juga kehidupa ke tiga sahabatnya
silah kan baca certa selanjutnya di jamin seru..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rola, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 33
Sebelum membaca jangan lupa like vote and red bintang lima ok..
Selamat membaca.
******
Hening kembali terjadi, caca menghela nafas beratanya untuk meredakan rasa sesak yang ada di dadanya, caca kembali melajutkan ucapanya,
" Hyoangki, yang bisa kamu lakukan saat ini adalah menjalani apa yang sudah jadi garis hidup mu, jalani dengan iklas, jalani dengan lapang dada, maka kebahagiaan itu akan datang dengan sendirinya, kamu masih bisa bahagia dengan keadaan mu yang sekarang, kamu masih mempunyai teman seperti, dito,anan dan jaim, mereka adalah sahabatmu, keluargamu, dan pelindung mu,
" apakah aku bisa, selama ini aku tidak bisa melakukan nya, hidup ku selalu dilanda ketakutan, takut akan kenyataan yang terjadi. mereka akan pergi karana ku,
"percayalah pada dirimu sendiri, klo kamu bisa,"
" caca, makasih kamu udah mau mendengarkan ceritaku, bahkan menyadarkan ku, aku yang kurang bersukur ini,
"Hyongki janganlah kamu takut akan kematian, hidup mati seseorang ada di tangan tuhan, bahkan saat kita berjalan terus tersandung kapala kita kepentok gagarotak itu juga bisa bikin kita ma...?
hyong menghentikan ucapan caca,dan menatap caca dengan tatpan yang hangat bahkan manik mata mereka bertemu, caca tak bisa mengalihkan tatapan itu, caca terhipnotis akan tatapan itu, bahkan Hyoangki mengatak apa yang dia rasakan saat ini caca tetap tak bisa mengalihkan pandangannya.
" ca, jangan ucapakan kata kematian di depan ku, dan berjanjilah padaku selama kamu bisa bernafas teteplah berada di dekat ku, dan jangan tinggal kan aku,
Tatapan Caca dan hyongki masih beradu hingga sedikit demi sedikit wajah mereka semakin mendekat, dekat dan semakin dekat hingga nafas mereka saling bertemu, hingga tinggal beberapa inci lagi bibir mereka saling bertemu dan
CAaaaca.. maaf ,maaf mengganggu,,,
Sebuah panggilan meng hentikan nya, dan yang punnya suara pun langsung pergi,
caca dan Hyoangki terkejut, caca seketila menjauhkan tubuh Hyoangki dari nya, karna terlalu terkejut caca mendorong hingga Hyoangki terjatuh dari bangku yang duduki nya
dubrek...( suara Hyongki yg terjatuh)
" awwww,, " rintih nya
caca yang melihat hyong terjatuh karna dirinya menjadi paniak
" hyong maaf, maaf kan aku,kamu engga apa apa,? ma maaf aku engga sengaja,
" kaki ku saki ca, bisa bantu aku berdiri,,?,"
caca membantu nya berdiri,karna merasa bersalah dia panik, dan tak tau apa yang akan dia lakukan, membuat caca hanya diam saja
" ca bisa bantu aku berjalan, aku sedikit kesulitan, karna terjatuh tadi, kaki ku sakit"
" emmm ba baik lah aku bantu, maaf kan aku, gara gara aku kamu terjatuh,
" tida, aku yang harus mintak maaf, gara gara aku, mereka pasti akan salah faham pada mu.
" baiklah, ini salah kita berdua, mari aku bantu aku akan antar kamu ke uks saja, sepertinya kaki kamu masih sakit,
" baiklah,
caca mengntarkan Hyongki ke uks, karna hyong merasakan kakinya sakit,
tibalah mereka di Uks,
" Hyongki kamu istirshat lah, aku akan menemui jaim atau dito untuk menemanimu,
" bisa kah kalo kamu saja yang menemani ku,..?
" ta tapi,,.
" pleas...
"ba baiklah,
mereka kembali terdiam, mereka meresa canggung, hanya kegelisahan yang ada dia antara mereka, sesekali mereka betatap muka dan membuangnya, hanya kecangguang yang ada di antara mereka,
hyongki ingin sekali mengatakan sesuati tapi bibirnya keluh, hingga membiat nya tak bisa berbicara.
tiba tiba jaim,anan dan dito datang, yang membuat suasana yang canggung kembali membaik, dito langsung masuk membuka pintu, karna mendengar pintu terbuka Hyongki dan caca menoleh ke arah pintu,
" bos gimana keadaan lo apa sakitnya tambah parah, apa perlu di bawa ke rumah sakit,,?
" ga usah lebay, gue baik baik saja," jawab nya sedikit ketus
" kalo bos baik kenapa ke uks,,,?
Hyoangki hanya menatap jaim tanpa berniat menjawap, karna Hyoangki diam saja caca lah yang menjawab,
"dia tadi engga sengaja jatuh gara gara gue dan dia kesakitan, gue takut dia kenapa napa jadi gue bawak ke uks,
jaim yang mendengar jawaban caca hanya mangut manggut dan menetap hyongki dengan tatapan curiga,
" bosss,,, "panggil jaim sambial menatap curiga
" kenapa lo ngelitai gue seperti itu,...?
lagi lagi jaim menatap hyong penuh curiga bahkan anan , dito ikut menatap dengan tatapan yang sama, mereka tau kalo sang bos lagi MO-DU-S
BOSSSSS..?
pangil mereka bersama,
sang bos yang maksut akan tatapan mereka mencoba berkilah
" lo bertiga ngpain ngeliati gue seperti itu, sudah sana pergi gue mau istirahat," usirnya,
dito yang mengerti kalo sang bos lagi tidak mau diganggu karna inggin berduaan dengan caca mulai menggoda nya"
" baikalah kita semua akan pergi, yok Ca kita pergi, kayaknya sang bos lagi tidak mau di ganggu.
mendengar dito mengajak caca pergi, hyongki lngsung bangkit dari tidurnya ke posisi duduk.
"diti mau lo bawa kemana caca,,?, kalian bertiga saja yang pergi, caca biar di sisni saja temani ku,
" tapi......
.
.
.BAB 34 ENGGA USAH DI BACA, BAB SALAH,😥😥😥🙏🙏🙏
.
.
*****
Terimakasih sudah membaca, tunggu kelanjutannya yah..
Jangan lupa mampir di karya autho yang lain
-Arabella.
\- Bodyguar sang Idola.
-Langait dan Bumi.
Terimakasih
revisi y... 💪💪
4 like sudah kuberikan