NovelToon NovelToon
SARLINCE ( CINTA Sepihak )

SARLINCE ( CINTA Sepihak )

Status: tamat
Genre:Petualangan / TimeTravel / Chicklit / Tamat
Popularitas:246.7k
Nilai: 5
Nama Author: Neti Jalia

Namaku Sarlince. Semua orang biasa memanggil namaku Aline. Aku keturunan Jepang-Indonesia. Tidak ada yang tahu kehidupanku yang rumit, kecuali sahabatku Megumi.

Jika setelah mati, orang-orang berharap akan hidup kembali dan menjalankan kehidupan yang lebih baik, tapi tidak denganku. Aku berharap akan tidur selamanya, dan tidak akan pernah diberikan kesempatan untuk menjelajah waktu. Disetiap kehidupan aku selalu berakhir dengan tragis. Meskipun aku jatuh cinta berkali-kali dengan rupa yang sama, tapi selalu berakhir dengan kematian yang mengenaskan akibat sebuah penghianatan.

Namaku Sarlince. Dikehidupan ke 5 aku menjadi seorang Kapten penguasa Lautan. Seorang Genius yang memperoleh banyak gelar, dan berharap akan dicintai selamanya dikehidupan itu. Aku mati dengan mata terbuka, agar aku selalu ingat dan bisa melihat penghianatan yang lagi-lagi dilakukan oleh rupa yang sama. Namaku adalah Sarlince...kisah ini aku persembahkan buat para wanita yang selalu memuja cinta.

Maukah kalian mendengar kisahku hingga dikehidupan selanjutnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Neti Jalia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

33. Tidak Datang

Tinggalkan Like, Koment dan Vote🤗🙏

Satu minggu kemudian...

Ting...

Notifikasi dari email Sarlince kembali terdengar. Sarlince membaca sekilas email itu dan menutup ponselnya kembali. Sarlince tidak berminat lagi mengikuti kompertisi disign meskipun email itu memberitahukan perihal dirinya masuk kedalam 50 besar. Dan untuk selanjutnya akan diadakan kompetisi penyisihan 25 besar.

Bukan tanpa alasan Sarlince jadi malas mengikuti kompetisi itu. Itu disebabkan penyamarannya yang tidak sengaja terbongkar. Dirinya cukup malu bertemu Regent karena kejadian hari itu.

"Ada apa?" tanya Umi.

"Aku lulus tahap uji kompetisi 50 besar." Jawab Sarlince.

"Lulus tapi kenapa wajah Nona sangat masam?"

"Pria itu berhasil membongkar penyamaranku dihari itu. Aku tidak ingin bertemu dengannya dengan penyamaran kemarin."

"Lalu?" tanya Umi.

"Aku akan ikut kompetisi meretas saja. Tentu saja dengan penyamaran berbeda," Jawab Sarlince

"Sebenarnya apa yang terjadi dihari itu? kenapa Nona bisa ketahuan?" tanya Umi.

"Aku ngantuk dan tidak sengaja tertidur saat kompetisi." Jawab Sarlince.

"Apa? tertidur?" Umi terkejut.

"Kenapa?"

"Tidak apa-apa." Jawab Umi sembari menahan tawanya.

"Tentu saja obat ngantuk adalah tidur bukan? kamu kalau mau tertawa, ya tertawa saja. Aku tidak mau kamu sampai buang angin karena menahan tawamu itu," ucap Sarlince.

"Tapi Nona, sepertinya anda tidak akan bisa menghindar dari pria itu terlalu lama,"

"Kenapa?" tanya Sarlince.

"HS Group mempunyai kerjasama proyek dengan RB Group. Waktu itu Tuan Faris sudah menanda tangani kontrak kerjamasa dengan perusahaan mereka, jadi minggu depan anda memiliki jadwal untuk meeting bersama direktur perusahaan itu untuk membahas kelanjutan proyek itu." Jawab Umi.

"Benarkah? hissstttt...kenapa harus bertemu dengan dia lagi sih," gerutu Sarlince.

"Masalahnya berita tentang pengganti Tuan Hadinata sudah tersebar dikalangan pebisnis. Bahkan sudah ada beberapa pengusaha yang ingin mengajukan kerjasama tertunda sebelum kematian Tuan Hadinata," ujar Umi.

"Ya mau bagaimana lagi. Mau tidak mau aku pasti akan berhadapan dengannya juga kan?" ucap Sarlince.

"Ngomong-Ngomong apa yang dia lakukan kali ini sehingga Nona terlihat lebih marah dari sebelumnya?" tanya Umi.

Sarlince menghentikan pergerakkan tangan nya saat menandatangani banyak berkas dihadapannya.

Sarlince tiba-tiba teringat, saat kejadian Regent memperdaya dirinya. Kejadian yang membuat pipinya merona.

"Nona? apa anda baik-baik saja?" tanya Umi.

"Eh? aku baik-baik saja. Sebaiknya tidak usaha bahas dia lagi, bikin bad mood saja." Jawab Sarlince.

*****

"Kemana gadis aneh itu? apa dia tidak lulus dalam babak penyisihan? padahal kalau dia hadir, hari ini adalah tahap pengenalan secara personal," batin Regent.

"Ada apa? sepertinya matamu sedang mencari seseorang," tanya Vino.

"Tidak ada. Apa semua peserta yang lolos 50 besar sudah hadir?" tanya Regent.

"Kita akan mengabsen mereka melalui disign yang mereka buat waktu itu. Jadi kita bisa tahu siapa pemilik disign tersebut." Jawab Vino.

"Absen sekarang saja. Jangan buang waktu lagi," ujar Regent.

Vino kemudian mengabsen setiap peserta melalui disign yang mereka buat. Dari 50 orang peserta hanya satu orang yang tidak hadir. Regent yang pergi ketoilet, sempat melewatkan saat nama Sarlince disebut sebagai peserta yang tidak hadir.

"Siapa yang tidak hadir?" tanya Regent.

"Aline." Jawab Vino.

"Apa nama gadis aneh itu Aline? ckk...aku tidak mau bertanya pda Vino, dia pasti akan mengejekku habis-habisan," batin Regent.

"Apa dia memang tidak lulus ya? atau dia lulus, tapi sengaja tidak hadir karena kejadian waktu itu?" batin Regent.

"Berikan disign peserta yang tidak datang itu padaku!" ujar Regent.

"Untuk apa?" tanya Vino.

"Akan kujadikan kertas itu sebuah kapal kertas." Jawab Regent asal.

Vino menyerahkan kertas itu pada Regent. pria itu mengamati disign yang Sarlince buat. Dan dia sangat menyukai disign unik dan terkesan kuno tersebut.

"Awasi peserta dengan ketat. Aku tidak mau kejadian waktu itu terulang lagi. Kali ini jika ada yang kedapatan tertidur, maka keluarkan saja dari ruangan ini," ucap Regent.

"Baiklah," ujar Vino.

Kali ini Vino yang akan mengawasi secara langsung jalannya kompetisi. Para peserta mengikuti kompetisi itu dengan wajah serius. Sementara Regent diam-diam pergi keruang CCTV dan memutar ulang kejadian saat Sarlince mengikuti kompetisi tersebut.

Regent memperbesar layar monitornya karena igin memastikan kalau disign itu benar-benar di disign oleh gadis yang dia cari.

"Ternyata itu benar dia. Jadi namamu Aline ya?" ujar Regent lirih.

Setelah selesai dengan urusannya, Regent pergi kedalam ruangan kerjanya dan menyimpan disign buatan Sarlince kedalam laci kerjanya.

Regent memejamkan matanya sejenak, dan teringat saat-saat intim bersama Sarlince.

"Apa aku sudah sangat keterlaluan? apa dia merasa tersinggung? lagipula ada apa denganku? entah mengapa gadis itu seperti memiliki magnet tersendiri tiap kali aku berdekatan dengannya," ucap Regent.

"Aku tidak mungkin menyukai gadis aneh itu kan? tentu saja tidak! hanya Mehru gadis yang aku cintai didunia ini," ujar Regent.

"Ckkk...sial...kenapa dia terus menghantuiku. Kenapa aku merasa sedih dia tidak datang dikompetisi hari ini,"

Tok

Tok

Tok

"Masuk!"

"Maaf Tuan, saya hanya ingin mengingatkan kalau besok pagi anda memiliki janji untuk bertemu dengan pemilik HS Group yang baru. Kalian akan membahas kelanjutan kerjasama waktu itu," ucap Mika.

"Dimana?" tanya Regent.

"Dia dan asistennya yang akan datang kekantor kita." Jawab Mika.

"Baiklah, persiapkan untuk persentasi besok. Ini rekan bisnis yang baru terjun kan? jadi dia harus lebih banyak belajar, terlebih yang kudengar dia adalah putri Hadinata anak yang pernah mengalami keterbelakangan mental," ujar Sarlince.

"Baik Tuan." Jawab Mika.

*****

"Qiel ceritakan tentang kekasih dan istrimu itu," ujar Inara sembari bermain didada pria itu.

"Celine gadis yang memiliki temperament yang buruk. Gila belanja dan mempercantik diri. Tapi aku cinta padanya karena kami sudah menjalin kasih selama tiga tahun belakangan ini. Terutama dia selalu bisa memuaskan hasratku." Jawab Qiel.

"Apa dia begitu hebat saat diranjang?" tanya Inara.

Kali ini tangan gadis itu kembali bermain nakal pada benda keramat milik Qiel yang baru saja muntah 10 menit yang lalu.

"Lumayan." Jawab Qiel.

"Dibanding denganku?" tanya Inara.

"Tentu saja hebat kamu. Semua yang ada pada dirimu aku sangat menyukaimu. Apalagi yang ini," tunjuk Qiel pada dada Inara yang membusung indah.

"Lalu bagaimana dengan istrimu?" tanya Inara.

"Selama kami menikah, aku belum pernah menyentuhnya. Entah mengapa aku merasa dia seolah membentengi dirinya. Tapi aku yakin kalau dia sebenarnya tergila-gila padaku, ini hanya masalah waktu saja." Jawab Qiel.

"Sepertinya Celine bukan targertku misiku. Apa mungkin istrinya itu? aku harus segera menyelidiki istrinya itu, jangan sampai aku salah sasaran. Ketua bisa membunuhku kali ini," batin Inara.

"Baby. Dia bangun lagi," bisik Qiel.

Inara membingkai senyumnya, gadis itu segera merosot jauh dibawah sana yang membuat Qiel memejamkan matanya. Qiel sangat menyukai apa yang Inara lakukan padanya.

Tinggalkan Like, Koment dan Vote🤗🙏

1
Lizza Busana
Luar biasa
Lizza Busana
berbulan² cari novel kk neti jalia di sbelah.. aku smpai berhenti baca novel di apk sebelah karn hilangnya kk #netijalia eh rupanya di sini.. gk sengaja iseng nyarii novel khusus ciptaan kk neti.. semngat truss kk💪
Nur Hikmah
suka ceritanya
Nur Hikmah
suka ceritanya tlg teh dnk min klo ada cerita kaya gini jenis berbeda🌹
Nur Hikmah
bacany deg deg an
Nurul mila
Padahal critanya keren lo
Ayo donk ramaikan🤗
Siti Muhtarom
wahhh semuanya berakhir dengan bahagia. sukses teruuuus buat mu Thor d tunggu karya" selanjutnya🥰🥰
Siti Muhtarom
akhirnya iblis itu telah tiada😂😂
Siti Muhtarom
waw keren sarlince👍
Siti Muhtarom
semangat author💪♥️♥️
Siti Muhtarom
haruuuuh bener" ya itu si regent🤣🤣🤣
Siti Muhtarom
aku deg degan bacanya Thor semoga saja mereka bisa keluar dr lubang itu dengan selamat🥺🥺
Siti Muhtarom
next Thor😁
Siti Muhtarom
cerdas km Thor🤭🤭🤣🤣
Siti Muhtarom
ayo semangat thor💪💪
Siti Muhtarom
semoga cepat bersama lg
Siti Muhtarom
author pasti menolong mu sarlince🤭🤭
Siti Muhtarom
berbahagialah lucita karena km gak tau kalau dia itu palsu🤪🤪
Siti Muhtarom
haruuuuh puas deh km Akira🤣🤣
Siti Muhtarom
lanjuuuuut👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!