NovelToon NovelToon
My Misterius Boy (Pria Misterius Ku)

My Misterius Boy (Pria Misterius Ku)

Status: tamat
Genre:Teen / Romantis / Contest / Badboy / Fantasi / Tamat
Popularitas:10.2k
Nilai: 5
Nama Author: Elfian Syera Nasution

Qaireen selalu merasa sendiri, tidak ada yang menyukainya dengan tulus. Semua orang yang dekat dengannya akan memutus hubungan begitu Qaireen hilang dari pandangan mata mereka.

Sampai akhirnya ada satu orang yang datang tiba-tiba dan menyatakan akan membantunya. Qaireen yang tidak percaya dengan orang lagi memutuskan untuk menolak awalnya. Dia masih terus datang tapi Qaireen memperkirakan itu hanya sebentar, paling lama selama satu bulan.

Tapi dia datang lagi, dan lagi. Haruskah Qaireen percaya padanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elfian Syera Nasution, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perpisahan

Adha mengalah dan melepaskan tangan Qaireen walaupun sebenarnya dia enggan melakukan hal itu. Adha juga merasa Qaireen juga lelah dan takut menghadapi semuanya yang berhubungan dengan kekerasan.

Qaireen menatap adha sebentar sebelum dia dibawa Adnan keluar dari kamar dan menjauh dari sana.

"Apa yang terjadi" tanya Adnan sambil melepaskan tangan Qaireen dengan cukup kasar.

"Dia terluka karena aku, aku membantu untuk mengobatinya" jawab Qaireen jujur.

"Aku juga terluka karena kau, tapi kenapa hanya dia!!!! teriak adnan keras. Cemburu sudah merasuki dirinya.

"Dia manusia Adnan, sedangkan kau tidak. Kau tahu perbedaannya" jawab Qaireen yang gak habis pikir dengan Adnan.

"Kenapa kau jadi begini?! manusia? segitu bencinya kamu padaku" Adnan udah hilang akal karena rasa cemburunya.

"Lihat dirimu, kau bisa sembuh dengan sendirinya tapi bagaimana dengan adha? Dia tidak bisa" Qaireen gak habis pikir dengan Adnan dan dia mencoba menjelaskan semua.

"Aku capek, aku takut dengan semua yang terjadi padaku. Aku juga takut seseorang mati hanya karena aku" tambah Qaireen dengan tubuh yang gemetar.

"Aku juga mulai takut padamu" ucapnya lagi sebelum pergi dari sana.

...****************...

Qaireen sudah siap pergi dari rumah Adnan dengan koper yang ada di tangannya. Qaireen berjalan menuju pintu utama di ikuti oleh Adha yang sebenarnya belum pulih.

Adha sengaja mengikuti Qaireen karena takut kalau sendiri Qaireen akan di ganggu oleh siluman suruhan ibu Adnan.

Belum sampai di depan pintu. Adnan dengan kekuatannya menarik Adha ke belakang dan menggantungnya di atas udara.

Qaireen terkejut sekaligus takut dengan apa yang terjadi. Qaireen mundur satu langkah ke belakang dengan kaki yang gemetar.

"Bukannya dia harus mati" ucap Adnan menakutkan.

"Dia harus mati" ucapnya lagi sambil tersenyum miring, amarah karena rasa cemburunya kali ini gak bisa dia kontrol sama sekali.

Duum.

Tubuh adha terlempar ke dinding. Untung Adha masih bisa bangkit dan melakukan perlawanan pada adha, walaupun tubuhnya belum pulih sepenuhnya.

Adha maju dan mencoba menerjang Adnan di tanah dan di udara. Mereka melayang bagaikan mahluk lain yang bukan berasal dari dunia.

Qaireen sangat terkejut melihat kemampuan Adnan yang sama sekali gak terduga, mengingat dia adalah manusia.

Adnan terpojok di salah satu sudut ruangan. Adha meraih satu kursi besi yang yang sandar di dekat dinding. Adha meraih kursi itu dan hendak membantingnya pada Adnan.

Duum.

Suara hantaman kursi itu cukup keras dan Qaireen tergeletak di lantai dengan keadaan tidak sadarkan diri.

Melihat Qaireen yang melindunginya, kesadaran Adnan mulai datang kembali. Tangannya yang gemetar mencoba menyentuh Qaireen begitu juga dengan adha yang sedang merasa bersalah.

"Inikan yang kau mau, menyakiti atau membunuh orang!!!! Teriak Adha prustasi melihat keadaan Qaireen.

"Kau bodoh, kau gak melihat kasih sayangnya padamu. Kau cemburu buta seperti orang gila" tambah Adha lagi dengan nada marah.

Adnan mengangkat tubuh Qaireen dan langsung menuju garasi mobil yang ada di depan rumah Adnan. Adha mengikuti dari belakang. Lalu mobil melaju kencang menjauh dari halaman rumah.

...****************...

Qaireen di rawat di UGD dengan diagnosa patah tulang di tangan kanan dan kirinya. Dia menggunakan tangannya sebagai tameng untuk melindungi dirinya dari kursi yang di hempaskan Adha pada Adnan.

Seorang perawat memasang alat bantu untuk tangan Qaireen yang patah sambil menunggu dokter spesialis ortopedi untuk tindakan lebih lanjut.

"Apa yang terjadi padanya" tahya seorang perawat karena curiga karena ada tanda-tanda kekerasan pada Qaireen.

"Dia melerai kami saat berkelahi dan dia terkena pukulan dari kursi besi" jawab Adha dengan mimik wajah yang sangat khawatir.

"Dia akan di pindai ke ruang radiologi"

...****************...

Qaireen di masukkan ke ruangan radilogi yang serba putih dan hampir kosong. Hanya ada satu tempat tidur di ruangan itu yang tampak seperti sebuah meja yang ada di atasnya ada sebuah benda seperti kamera.

Proses berlangsung hanya beberapa menit sebelum. Dokter radiologi keluar dari panel kontrol dan menatap dengan tatapan aneh pada Adnan dan Adha secara bergantian.

"Kalian yakin pasien patah tulang, dan kalian di perintahkan perawat untuk kesini" ucap dokter itu heran.

"tunggu sebentar saya akan kembali"

"Kenapa kau membawa Qaireen ke sini, kau gila. Dia bisa sembuh dengan sendirinyakan? Karena mutiara itu" tanya Adha mulai menyadari kesalahan mereka.

"Kita harus pergi sebelum dokter itu kembali, kau mau kita akan jadi berbincang di seluruh negeri" ucap Adha lagi.

Dengan cepat Adnan mengangkat tubuh Qaireen dan mereka menghilang dari tempat itu.

...****************...

Adha menyetir mobil dengan hati-hati, sedangkan Adnan dan Qaireen berada di belakang.

Qaireen membuka matanya berlahan dan melihat Adnan ada di sampingnya. Qaireen segera menjauh dari Adnan, membuat Adnan terlihat kecewa dan sedih.

Tangan Qaireen juga masih gemetar walau dia mencoba untuk menutupinya.

"Aku ingin pulang, antar aku pulang" ucap Qaireen akhirnya.

"Kita sedang menuju rumah" jawab Adnan pelan.

"Aku ingin pulang ke rumahku saja, tolong antar aku" Qaireen gak bisa lagi menoleransi apa yang terjadi barusan.

"Biarkan aku hidup dengan normal" tambahnya lagi sambil berurai air mata.

"Kau akan aman kalau bersamaku, kau lupa dengan kejadian yang menimpamu akhir-akhir ini" terang Adnan.

"Apa bedanya dengan sekarang, kau juga hampir sama dengan mereka" jawab Qaireen prustasi.

...****************...

Qaireen masuk ke dalam kontrakan yang sudah lama dia tinggali. Dia bisa kembali kesana karena masa kontraknya belum habis.

Adnan melihat Qaireen masuk dan membiarkannya dengan hari yang berat. Mobil Adnan melaju kencang meninggalkan rumah Qaireen.

"Turunkan aku di halte bus terdekat" ucap Adha datar dan tidak ingin mengomentari apa-apa lagi.

...****************...

Adnan sangat marah, dia membanting semua barang yang ada di dalam rumahnya. Meja dan kursi, bahkan cermin besar yang ada di kamarnya hancur berkeping-keping.

"Aaaaargg" teriaknya keras.

Adnan akhirnya duduk dan bersandar di dinding kamarnya. Apa yang di laluinya karena Qaireen rasanya hanyalah sia-sia.

Dia memutuskan siap mati sejak dia berani jatuh cinta pada manusia. Dia bahkan menyerah mutiara kehidupan pada Qaireen yang merupakan hal paling penting untuk bangsa siluman.

"Maafkan aku Qaireen, tolong kembali" ucapnya sambil menangis dengan tatapan yang menyedihkan.

"Kau akhirnya di buang oleh manusia itu? ejek Amira yang akhirnya berani muncul di hadapan Qaireen.

"Adnan, Adnan apa kau pikir kau bisa lebih baik dariku. Kau harusnya sadar manusia takut dengan siluman dan pada akhirnya kau juga akan membunuhnya" tambah Amira lalu tertawa terbahak-bahak seperti orang gila.

"Apa yang harus kulakukan!!! Teriak Adnan hilang akal.

"Tolong bantu aku" ucapnya lagi sambil memegang dadanya yang terasa sesak.

Bersambung....

Jangan lupa tinggalkan like dan komen agar author semangat up bab selanjutnya. Terimakasih sudah membaca.

1
Indri wulandari
bagus banget ceritanya
Indri wulandari
kok sampe sekarang belum up date lg thorr...udah penasaran bgt ini
Nasty: akan up lagi hari ini. terimakasih udah nunggu dan dukungannya.
total 1 replies
Sriyani Dini
Luar biasa
Nasty: terimakasih
total 1 replies
Fatmah Wati Mohd Yassin
menarik...🥰
Nasty: terimakasih
total 1 replies
Mukmini Salasiyanti
apa Adnan mkhluk halus yaa??
blm mudeng aqu....
tlg dong, thor....
Nasty: iya, Adnan siluman
total 1 replies
Mukmini Salasiyanti
aqu msh blm mudeng, thor
Mukmini Salasiyanti
Sedih banget, thor..... 😭😭
Nasty: terimakasih sudah membaca. Nantikan up selanjutnya
total 1 replies
Tati Maryani
/Good/
Bang Regar
halo
BFF
semangat up x thor
Silvie 123
semngtt ✍🏻✍🏻 .
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!