Season 2 " Ketua Osis Kejam "
Perpisahan, kesedihan, pertarungan, teka-teki selalu mewarnai kehidupan ketiga remaja berbeda jenis kelamin tersebut adalah putra dan putri dari Kevin Alexander Abraham dengan Anjel Cecilia Wijaya.
Ketiga remaja itu yang tak lain si kembar Erlan dan Elsa dengan adik angkat perempuannya, Kristal. segala macam konflik selalu menemani setiap langkah demi langkah mereka.
Teka-teki yang selalu menghantui mereka, kini mulai mereka selesaikan sedikit demi sedikit, yang akan membuat kehancuran dalam keluarga besar Wilsington dan apa penyebab di balik kekacauan keluarga besar ?
Fb : Zizi Ziah
Ig : Zi.ziah12
--------------------------------------------------------------------------
~ Asli pemikiran author sendiri ~
~ Selalu budidayakan :
• Like
• Vote
• Rate
• End Komen
~ No Plagiat ~
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon fauziah habibah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 29
Happy Reading Guys :)
^^^
Jakarta, Indonesia.
Di dalam kamar bernuansa White-Blue dengan hiasan dinding bergaris biru. Seorang gadis cantik tengah memikirkan perkataan teman adiknya yang mengatakan bahwa pelaku atas kehancuran familynya adalah orang terdekat mereka dan sebelum mengetahui lebih lanjutnya sang sanksi yang tak lain pilot pesawat yang di naiki Mommy, Daddy dan adiknya, Kristal telah di tembak oleh sniper dari jarak yang cukup jauh.
" Apa iyaa, Pelakunya orang terdekat kami. " Gumam Elsa yang tak bisa tidur mengingat perkataan Aron.
Flashback On
Elsa yang menuruni anak tangga menuju ruang tengah melihat teman adiknya yang menunggu dirinya sambil menyeruput teh hangat yang di suguhkan maidnya dan langsung saja Elsa duduk di sampingnya.
" Ada apa ? Tumben kau malam-malam kesini. " ujar Elsa dengan menatap penuh tanya.
" Huffttt, Jujur saja aku ingin memberi tahukannya ke Kristal tapi karna Kristal tak bisa di hubungi. Maka aku akan menyampaikan ini kepada kak Elsa, Bahwa dalang dari semu kehancuran ini adalah oranh terdekat kalian. " ujar Aron dengan tatapan serius.
" Kau serius ? Dan tau dari mana kau ? " ujar Elsa dengan bertanya.
" Dari sumbernya langsung, yaitu pilot yang membawa pesawat 5 tahun yang lalu dan sebelum aku menanyakan lebih detail lagi. Pilot itu di tembak di belakang kepalanya oleh sniper yang aku tak tau keberadaannya. " ujar Aron dengan menjelaskan.
Flashback Off
" Lalu siapa pelakunya ? Atau aku ceritakam saja ke Daddy, siapa tau daddy mengetahuinya. " ujar Elsa dengan pemikiran yang berkecamuk antara memberitahukan tentang yang di katakan Aron atau tidak.
Karna telah berpikir, Elsa pun tertidur dengan masih memandang langit-langit kamarnya dengan di temani sinar rembulan dan bintanh-bintang.
***
NewYork, Amerika Serikat
Mentari pagi kini mulai menampakkan wujudnya dengan merambat lurus dari celah-celah jendela kamar seorang gadis remaja yang masih nyaman dengan tidurnya. Seakan-akan sinar mentari tak di hiraukannya.
Sedangkan wanita paruh baya yang baru tiba hanya bisa tersenyum. Melihat tidur nyaman putrinya yang akan tinggal bersamanha sampai dirinya bisa memecahkan masalahnya.
" Putri tidur. Ayo bangun. " ujar wanita paruh baya itu yang tak lain Anjel Cecilia Wijaya dengan mengelus lembut rambut putrinya.
" Hmm. " bukannya bangun, Gadis remaja itu yang tak lain Kristal Agnesia Abraham. makin melanjutkan tidurnya dengan merubah posisinya menjadi memunggungi Mommynya.
" Dasar putri tidur. " ujar Anjel terkekeh melihatnya kelakuan putrinya dan berjalan menuju jendela. Menyibak tirai yang menghalalu sinar mentari masuk.
" Hmm. " Kristal yang terganggu dengan sinar matahari yang masuk seketika membuka matanya dan melihat Mommynya sedang berkacak pinggang.
" Akhirnya bangun juga. Cepat mandi dan kita sarapan. " ujar Anjel dengam berjalan mendekat putrinya dan mencium keningnya.
" Hoaamm. Baiklah, Mom. " ujar Kristal dengam bamgkit mencium pipi sang mommy dan langsung berhambur kedalam kamar mandi.
" Menggemaskan. " ujar Anjel dengan tersenyum dan kembali ke meja makan yang sudah di tempati kedua anak temannya.
Seketika suasana di kamar Kristal, Justru terbanding kebalik dengan di kamar Elsa yang hanya mendengar bunyi alarmnya yang menjadi benda pembangun tidurnya setiap hari.
Kringg ...
Kringg ...
" Ya, Aku mendengarnya !! " ujar Elsa yang membuka matanya dan mematikan jam wekernya yang terus berbunyi.
Tokk ...
Tokk ...
" ELSAAA !! WAKEE UPPP !!! " Suara dari balik pintu kamarnya dengan sangat keras.
.
.
.
.
.
.
.
Jangan lupa ya like, rate, favorit end votenya :) Terimakasih 🙏
See you tomorrow guys 😘
perannya kebanyakan