NovelToon NovelToon
Cinta Rasa COVID-19

Cinta Rasa COVID-19

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:2.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: ruby kejora

Elias merupakan sosok lelaki idola di kampus, dan ia adalah seorang playboy.
Cyara adalah mahasiswi baru di UI Kediri. Mereka bertemu saat Masa Orientasi Siswa baru. Cyara jatuh hati pada Elias.

Elias menjadikan Cyara kekasihnya, namun tidak lama kemudian putus setelah Cyara mengetahui bahwa semuanya adalah settingan.

Setelah putus dari Cyara, Elias baru menyadari jika dia menyukai Cyara yang juga masih memendam rasa untuknya. Mereka bertemu lagi di Rumah Sakit karena Elias terinfeksi corona virus. Akankah Elias sembuh, dan apakah dia menyadari kesalahannya di masa lalu, bisakah ia menaklukkan kembali hati Cyara dan bersaing dengan Fandy untuk mendapatkan hatinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ruby kejora, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps. 32 Elias Pulang

Elias tiba di rumah. Ayah dan Haura sudah menunggu kedatangan mereka. Mama keluar dari mobil lalu menunggu Elias turun. Elias kemudian turun dari mobil dan berjalan dengan memegang Iengan Mamanya.

"Akhirnya kau pulang ke rumah. Ayah khawatir padamu."

"Iya Ayah aku juga rindu pada rumah."

"Kita lanjutkan ngobrolnya di dalam saja." saran El masuk ke rumah duluan, dan Haura mengikutinya.

Elias berjalan menuju kamar. Ayah dan Mama mengikutinya masuk ke kamar.

"Kau ingin makan apa sekarang ?" tanya Mama Elias duduk di kasur dekat Elias.

"Aku tidak lapar, Ma."

"Kau harus makan untuk memulihkan kondisimu." pesan Ayah.

"Aku hanya ingin merebahkan badan di kasur ku Ayah. Rasanya lama aku meninggalkannya."

"Ya sudah kalau kau ingin beristirahat, Ayah akan keluar dulu." kata Ayah keluar dari kamar Elias dan memberikan kode pada Mama untuk mengikutinya.

Mama Elias bangkit dari duduk dan berjalan keluar pintu lalu memegang handle dan akan menutup pintu.

"Mama tunggu jangan keluar dulu." panggil Dastan menghentikan langkah Mamanya dan kembali masuk ke kamar Elias.

"Ada apa, Nak ? Kau butuh sesuatu ?"

"Mama sebenarnya aku haus."

"Mama akan ambilkan air untukmu. Apa lagi yang kau butuhkan, biar sekali jalan Mama ambilkan."

"Apakah Mama menyimpan ponselku ? Aku ingin mengeceknya. Pasti banyak customer yang menghubungi ku selama aku di rawat."

"Iya, Mama menyimpan ponselmu dengan baik. Tenang saja, selama kau dirawat Ayah yang menghandle klien mu.Kau tidak perlu memikirkan perusahaan dulu. Karena kantormu untuk sementara tutup dan semua pekerja libur selama dua minggu ke depan, dan sedang dilakukan penyemprotan desinfektan saat ini."

Mama keluar dari kamar Elias dan beberapa saat kemudian ia kembali membawa segelas air mineral untuk Elias.

Elias mengeluarkan satu botol ramuan dari kantung sakunya.

"Apa yang kau minum itu ?" tanya Mama memberikan air mineral pada Elias.

"Ini ramuan ajaib yang telah menyembuhkan ku, Ma," kata Elias meminum habis satu botol ramuan kemudian menerima segelas air dan meminumnya lalu menaruhnya ke atas meja.

"Aku harus meminumnya sampai dua minggu ke depan." sambung Elias.

"Kau mendapatkannya dari gadis itu ya..."

"Bagaimana Mama bisa tahu ? Tidak ada yang mengetahuinya selain El. Apakah dia yang cerita pada Ibu ?"

"Kau tidak usah memarahi kakakmu nanti. Mama malah ikut senang setelah mengetahuinya. Karena Mama pikir kau mati rasa dengan wanita."

"Maksud Mama...apakah Mama merestui ku jika suatu saat aku serius dengan Cyara ?"

"Mama harap kau memilih gadis yang tepat untukmu. Mama akan selalu mendukungmu. Karena kau yang menjalani hidupmu. Tapi Mama ingin bertemu dan bicara dengannya."

"Untuk apa Mama menemui Cyara ?"

"Mama hanya ingin mengucapkan terima kasih saja dan ingin mengenalnya. Bolehkan ?"

"Asal Mama tidak membuatnya merasa tidak nyaman."

"Tenang saja, Mama hanya akan mengucapkan terima kasih saja, tidak lebih. Kau tidak perlu khawatir. Oh ya, ini ponselmu," kata Mama menyerahkan ponsel pada Elias, "istirahatlah Mama keluar dulu.''

"Terima kasih, Mama." ucap Elias melihat Mama keluar dari kamarnya dan menutup pintu.

Elias membuka ponsel. Ia membuka daftar panggilan telepon masuk dan chat. Ia berharap Cyara menelpon atau mengirim chat padanya.

"Kenapa dia tidak menelpon atau mengirim chat padaku. Apakah aku harus memulainya terlebih dulu ? Aku tidak ingin membuatnya merasa tidak nyaman seperti dulu."

Elias menaruh ponsel dekat badannya dengan posisi tidak terkunci dan memilih nomor Cyara. Ia kemudian berbaring miring memikirkan Cyara dan kembali terlentang menindih ponselnya dan tidak sengaja melakukan panggilan telpon ke Cyara dan tersambung.

Tiba-tiba Elias mendengar suara dari ponsel. Ia kemudian duduk dan mengambil ponselnya.

"Aku telah menelponnya..."

"Halo... Elias. Kau masih di sana ? Jika kau masih tidak menjawab, aku akan menutupnya." suara Cyara keluar dari ponsel Elias.

"Tunggu Cyara, aku di sini. Kau jangan menutupnya."

"Kenapa lama sekali kau baru menjawabnya?"

"Aku sedang minum ramuan mu, maka nya lama baru ku jawab. Ramuan dari mu akan habis hari ini. Bagaimana dengan besok ?"

"Kau sudah menghabiskan semua ramuannya ?"

"Iya." jawab Elias bohong.

"Sudah kubilang untuk mengurangi dosisnya. Minum dua kali sehari saja, kau malah menghabiskannya. Baiklah aku akan membuatnya nanti. Besok aku akan memberikannya padamu."

"Apakah aku harus ke Rumah Sakit besok pagi untuk mengambilnya ?"

"Tentu saja tidak. Kau harus menghindari kontak langsung dengan sumber virus saat ini. Apalagi di Rumah Sakit, malah terdapat beraneka virus disini. Aku akan mengantar ke rumah mu besok sebelum berangkat kerja."

"Iya Cyara. Aku akan menunggumu besok."

"Bagaiman kondisimu ?"

"Aku dalam kondisi jauh lebih baik."

"Aku mau pulang dulu. Nanti kita sambung lagi."

Telpon terputus tanpa Elias sempat menjawab. Kemudian Elias menaruh ponselnya di meja dan merebahkan kembali badannya di kasur. Ia menutup mata setelah mencium aroma bantal yang biasa ia pakai tidur.

Malam hari Cyara meracik ramuan untuk Elias. Kali ini ia membuat banyak, stok untuk sebelas hari ke depan.

"Apa maksudnya si Elias itu menghabiskan semua ramuan yang aku berikan kemarin. Untung saja ini ramuan herbal jadi dia tidak akan over dosis." kata Cyara sambil meracik ramuan.

kring… kring

Bunyi ponsel Cyara berdering. Cyara mengambil ponsel dan menerima panggilan tanpa melihat nama penelpon sambil mengekstrak ramuan untuk Elias.

"Iya Halo...

"Kau malam ini ada acara tidak ?"

"Aku masih sibuk hari ini Fandy."

"Akhir-akhir ini kau selalu sibuk. Padahal aku mau mengajakmu jalan-jalan sebentar ke taman. Ayolah, temani aku sebentar saja."

"Aku tidak bisa. Bagaimana dengan skripsi mu, apakah sudah selesai ?"

"Itu dia masalahnya. Aku sudah sampai bab tiga. Dan sekarang aku merasa penat, kehabisan ide. Aku ingin Merefresh pikiranku agar memperoleh inspirasi untuk menulis skripsi."

"Kali ini aku benar tidak bisa, Fandy. Lain kali saja."

"Baiklah jika kau tidak mau ikut denganku. Aku akan keluar sendiri." kata Fandy mengakhiri pembicaraan lalu menutup telpon.

Di ruang keluarga Mama Elias mencari daftar nomor telpon catering bakery.

"Halo benar ini dengan Holland ?"

"Benar Ibu, ada yang bisa kami bantu ?"

"Saya mau pesan tiga puluh puding karamel untuk besok, apa bisa?"

"Bisa Ibu."

"Baik, tolong kirim ke alamat Jalan Supriyadi 28 jam sembilan pagi atas nama Ibu Lazuar."

"Baik Ibu terima kasih pesanannya. Besok petugas kami akan mengantarnya ke lokasi."

Mama Elias menutup ponsel lalu menaruhnya di atas meja.

Ayah mendengar Mama memesan puding dan bertanya, "Mama pesan puding untuk siapa ?"

"Mama memesannya untuk teman Elias."

"Siapa teman Elias ?"

"Besok Ayah akan tahu juga."

Mama dan Ayah kemudian menonton acara televisi channel sport, favorit mereka.

1
©heezyyy ®ich
/Heart/
©heezyyy ®ich
Go!go!🔥
©heezyyy ®ich
semangat!
©heezyyy ®ich
/Good/
©heezyyy ®ich
/Drool/
©heezyyy ®ich
/Heart//Heart/
Mat Grobak
👍👍👍
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
gak Rela Tamat neh cerita.
kok Elyas sama Cyara blom sampai pelaminan
🌻Ruby Kejora: Siap kk... Terima kasih dukungannya kak😘😘
total 5 replies
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
wah kyak,y Author nulis sambil nyanyi neh🤓🤭
🌻Ruby Kejora: Tahu z kk.... Klo sambil nyanyi🤭
total 1 replies
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
Tasya perusak cerita Novel🤭eh salah
maksud,y hubungan orang.
cerita,y keren 👍 semakin menegangkan
🌻Ruby Kejora: Makasii kaka saf...❤️❤️
total 1 replies
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
Banyak kata tertulis d sini
Penuh arti dan juga makna
Semua karyaMu kan kagumi
Jika memberi kesan sempurna
🌻Ruby Kejora: Makasii banyak kk... ❤️❤️❤️
total 1 replies
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
gk kerasa udah ikutin Cerita lewat suara Pimoy, ampe episode ini pengen baca tp, entar hilang rasa penasranku. jd baca sambil tunggu suara si imut deh👍.

maaf ya Author cerita,y ku suka dan pengen kejutan. biar berasa nyata.
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢: entar nunggu yg satu ini kelar dulu.✌️😉
total 2 replies
mialika
mampir thor
🌻Ruby Kejora: Makasii kk❤️❤️
total 1 replies
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
ciuuu cweeet bingit seh
gemessss😁
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
kyak,y ak udah kena virus covid 19 neh, dan terisolasi tepat pd Novel ini.
👍
Lilis Afrini
kakak aku mampir...
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
waktuku habis, tepat pd titik rasa penasaran yg tinggi.
_ _ _
🌻Ruby Kejora: Iya kak... Semoga hilang penasaran nya tar

.
total 1 replies
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
Author, kau membawa
pikiran ku terhantut.
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
Fandy bkn cinta hanya ter'Obsesi semata.😔
hrus,y kn klo cinta bahagia mlihat seseorang yg d cintai,y bahagia.
_ _
ak aj bahagia pdahal ak salah satu mantan Elyas🤫
𝐬𝐚𝐟𝐫𝐢𝐚𝐭𝐢
penasaran buatku tk sabar nunggu Pimoy Up d Ab.
🤫
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!