Cerita ini bermula dari perjodohan seorang anak SMA yang dijodohkan karena hutang keluarganya dia terpaksa menikah. ternyata laki laki yang akan menjadi suaminya adalah guru sekolahnya sendiri
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon santisnt, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
chapter 32
setelah selesai makan Sisil langsung kembali masuk kedalam kamar tamu begitu juga Jordan langsung masuk kedalam kamarnya.sekarang Jordan sudah bangun begitu juga Sisil sudah siap dengan pakain sekolahnya dengan rok mini dan pakaian sedikit ketat
"Sisil"teriak Jordan
"apa lagi sih bisa nggak nggak usah teriak teriak kuping aku masih berfungsi"celeteh Sisil
"sarapan dulu"ucap Jordan sedikit lembut
"aku sarapan di sekolah aja,aku berangkat dulu"ucap Sisil hendak pergi
"kalau gitu berangkat sama sama saja"ucap Jordan beranjak
"aku berangkat sendiri sudah pesan taksi online"ucap Sisil berllu tanpa menghiraukan Jordan
"dasar anak itu"ucap Jordan sedikit kesal
tampak Jordan sudah samali disekolah bel pun sudah berbunyi upacara sudah dimulai namun ia tidak melihat keberadaan Sisil
"ayoo yang telat Baris paling depan"ucap pak Agus
Jordan sangat terkejut melihat istrinya menjadi salah satu yang terlambat
"bukankah dia berangkat lebih awal"ucap Jordan dalam hati
Sisil sangat capek karena baru. menyelesaikan hukuman karena terlambat dan masuk kedalam kelas
"aduhhh capek banget"ucap Sisil duduk sambil merebahkan kepalanya
"makanya jangan telat terus sil"ucap gina menggelengkan kepalanya
"heran bilang otw dari pagi ehhh sampenya siang"ucap Yuni heran
"Lo muter muter ya sil"ucap resti
"nggak tadi nggak sengaja ketemu kak Pohan dia ikut lomba basket tapi susah caru taksi yah jadi gue bilang sama supir taksi gue buat anter kak pijan bentar"ucap Sisil menjelaskan
"owalah kakel ganteng alasannya"ucap Yuni menggelangkan kepalanya
"haiiii ledises"ucap Eric
"apa !!! Sisil lagi nggak mau diganggu sono pergi"ucap Resti
"Bebeb Sisil Eric your boyfriend ini mau kasih tau kalau di cari pak Jordan diruanganya"ucap Eric menjelaskan
"ohhh my God pak Jordan nggak nyari gue juga"ucap gina
"nggak "ucap Eric singkat dan pergi
"ya ampun apa lagi sih ini"teriak Sisil capek
"udah sana samperin aja siapa tau mau ngomongin masalah nilai"ucap Yuni memberi semangat Sisil
"ahhh nanti ajalah gue temuinya paling juga diceramahin"ucap Sisil bantah
"nih anak songong banget nanti kena hukuman bertubi-tubi baru tau"ucap Yuni heran
"udahlah gue leper nih ke kantin yuk"ucap Sisil beranjak
mereka semua pergi ke kantin dan memesan makanan kesukaan mereka yaitu Soto dan es teh
"buk es teh nya satu lagi"ucap Yuni berteriak
"pelajaran siapa lagi nih"ucap Sisil
"ibu angel "ucap gina singkat
"yahhh males banget liat guru cabe lagi"ucap Resti mengeluh
"hey cebe sama cabe Jagan suka kata katan"ucap Yuni mengejek
"iya juga ya nanti jadi pedes banget"ucap gina
mereka semua tertawa terbahak bahak mendengar jokes yang begitu rendahan tanpa disadari tubuh kekar idaman semua wanita berdiri dibelakang Sisil
"keruangan saya sekarang"ucap Jordan dengan suara rendahnya
"iya pak"ucap Sisil terkejut
"mampus loh sil gue bilang juga apa samperin duly aja.mana tu bapak sampe samperin Lo"ucap Yuni terkejut
"semangat ya kuatkan fisik dan mental mu"ucap Resti memberi semangat
"gue cabut dulu ya,nih Jagan lupa bayar"ucap Sisil memberikan uang 100 ribu dan pergi untuk menemui Jordan diruanganya
tok tok
tok
"permisi"ucap Sisil membuka pintu
"loh nggak ada orang nya buat apa gue kesini"ucap Sisil heran
"yaudah lah tungguin aja lebih baik gue disini juga dari pada kelas"ucap Sisil membayangkan wajah angel
Sisil menunggu hampir 2 jam namun Jordan belum juga datang.sisil terus menunggu hingga sudah pergantian jam
"ahhhh buang buang waktu aja"ucap Sisil beranjak
ketika hendak memubuka pintu ternyata Jordan datang
"mau kemana"ucap Jordan cetus menaikan alisnya
"keluar"ucap Sisil
ketika Sisil hendak menyerobot keluar Jordan malah cepat menutup pintu dan menguncinya
"apa sih"ucap Sisil kesal
"mau keluar?kenapa"ucap Jordan
"ya buat apa gue disini orangnya juga nggak da buabg buang waktu"ucap Sisil berteriak
"buang buang waktu benar sekali.ingat seperti itu lah saya menunggu kamu tadi malah kamu enak asik diluar"ucap Jordan memberi pelajaran
"yudah impaskan gue mau keluar"ucap Sisil memalingkan wajahnya
"ini bawa kekelas"ucap Jordan melatakan tumpukan buku kelasnya
"jangan hanya diam cepat bawa"ucap Jordan membuka pintu dan keluar
GARA-GARA SEBOTOL MINUMAN