"Dimana aku? siapa aku? kenapa aku berada disini?!"
Nadia Rebecca Marshall, terkejut bukan main mendapati dirinya masuk ke dalam novel, yang baru saja selesai ia baca.
Nadia seorang gadis biasa, yang memiliki kehidupan ekonomi pas-pasan, tidak pernah menyangka menjadi tokoh Antagonis dalam novel yang selalu ia baca.
Pemeran Antagonis yang memiliki nama yang sama dengannya, wanita yang sangat jahat, dan sangat dibenci oleh Protagonis pria.
Bagaimana Nadia dapat bertahan, dan membuat dirinya tetap hidup, sebagai tokoh Antagonis yang akan mati dengan tragis, dalam dunia novel yang pernah ia baca?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KGDan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Part 32.
Nadia semakin heran dengan alur cerita, yang semakin jauh tidak sesuai dengan alur cerita aslinya.
Melihat amarah Ibu mertuanya yang terlihat, ia mengetahui tentang tempat tinggal selingkuhan Ayah mertuanya.
"Apa Mama sudah tahu tempat tinggal anak haram Papamu?" tanya Nadia pada James.
Iya, dia tahu dari kamu! bisik hati James, tanpa berani mengucapkannya langsung pada Nadia.
"Oh, Mama menebak, kalau Papa pasti menempatkan anak haramnya di tempat tinggal yang lebih baik!" jawab James mencari alasan, agar Nadia tidak curiga, kalau mereka mendengar suara hati Nadia.
"Baguslah, kalau Mama tahu! lebih baik jangan biarkan dia bertemu dengan mereka, karena bisa jadi nanti Papa diprovokasi mereka, dan ditahan tidak boleh kembali pulang!"
Mendengar apa yang dikatakan Nadia, dengan langkah cepat Lilyana menghampiri Nadia, ia merasa senang Nadia mengungkapkan perselingkuhan suaminya.
Dan tindakannya mengurung Aldrich di kamar belakang, ternyata memang tepat apa yang ia lakukan.
"Menantuku, kamu sangat cantik malam ini! gaun mu sangat indah, tapi lehermu terlihat kosong!" Lilyana memegang tangan Nadia memperhatikan penampilan Nadia.
"Kak James tidak memberi perhiasan pada kakak ipar!" Emily memojokkan James tidak memperhatikan penampilan istrinya.
Mata James tajam melirik Emily, dan Emily acuh tak acuh melihat pandangan kakaknya itu padanya.
Lilyana mengangkat tangannya ke arah Butler, lalu memberi kode, dan Butler seketika mengerti apa yang diinginkan Majikannya itu.
Prok! prok! prok!!
Butler menepuk tangannya, lalu kemudian dua pengasuh wanita datang membawa sesuatu dalam sebuah baki, dan mereka berdiri disamping Lilyana.
"Kamu harus terlihat cantik di pesta malam ini, kamu itu menantu kediaman Hector, jadi.. kamu harus terlihat lebih memukau di pesta, agar semua orang melihat, kalau keluarga Hector menjaga dengan baik menantu mereka!"
Lilyana mengambil sebuah kotak perhiasan dari salah satu baki, yang dipegang pengasuh, lalu membukanya, dan mata Nadia hampir membulat melihat perhiasan dalam kotak tersebut.
Nadia tidak menyangka, mertuanya memberinya sebuah kalung bermata berlian pink, yang ia tahu kalung itu edisi terbatas.
"Ma, ini.. !" Nadia termangu saat Lilyana memberikan kalung itu padanya.
"James, cepat pakaikan kalung ini ke leher istrimu! jangan hanya bengong saja!"
"Oh!"
James mengambil kalung itu dari kotaknya, lalu memakaikannya ke leher Nadia.
Lilyana mengambil kotak perhiasan pada baki, yang di pegang pengasuh satu lagi, kemudian membukanya, dan Nadia melihat isi kotak perhiasan itu, ternyata anting-anting satu set, dengan kalung yang telah melingkar di lehernya.
James juga yang memakaikan anting-anting itu ke daun telinga Nadia, dan Lilyana merasa puas melihat penampilan Nadia.
"Ini baru terlihat penampilanmu sempurna, Mama suka sekali!" Lilyana tersenyum puas melihat perhiasan telah dipakai Nadia.
"Sangat cocok dengan gaun yang dipakai kakak ipar!" Emily setuju dengan penampilan Nadia, seperti apa yang dikatakan Ibunya.
Nadia pantas mendapatkan hadiah, karena sudah memberitahu mereka, tentang niat jahat orang yang mereka pikir selama ini baik kepada mereka.
"Ayo, sana! cepat berangkat, waktu sudah mulai beranjak semakin malam!" Lilyana meraih tangan Nadia, lalu meletakkannya ke tangan James.
James pun dengan senang hati menggenggam tangan Nadia.
Lilyana mendorong mereka keluar dari dalam rumah, dan mengantar mereka sampai ke pintu gerbang, di mana mobil sudah menunggu mereka sedari tadi.
Rico tampak berdiri di samping mobil, bersiap akan membuka pintu mobil untuk James dan Nadia, serta ke dua adik James.
Mata Nadia tiba-tiba melihat seorang pria memakai topi hitam, dan masker wajah melangkah cepat, dengan gerakan mencurigakan berjalan ke arah mereka.
Nadia yang sudah tahu alur cerita novelnya, ia pun seketika menyadari pria itu pasti suruhan anak haram Ayah mertuanya, yang ditugaskan untuk mencelakai James.
Bersambung......
jelas² dia udah dengar suara hati nya Nadia, tapi masih z mau nemuin cew jadi²an nya🤣🤣🤣🤣🤣/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
ini ceritanya 98% ada di dracin.
aku dah nonton beberapa kali sampe hafal alurnya