NovelToon NovelToon
Dan Ofid

Dan Ofid

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Cinta Seiring Waktu / Mengubah Takdir
Popularitas:3.3k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

Nyx Morrigan, gadis yang terbuang dari keluarga konglomerat Beckham, Di usia ke-19 tahun Pelariannya membawanya bertemu Knox Lambert Riccardo, mahasiswa teknik sekaligus petarung jalanan.

Di bawah atap apartemen mewah Knox, rahasia Nyx perlahan terkuak, mengubah hubungan menjadi ikatan emosional yang intens.

Saat identitas asli Nyx terungkap, Knox justru menjadi pelindung utama dari kekejaman Dari keluarga nya.
Ketegangan memuncak ketika nama "Morrigan" ternyata menyimpan rahasia darah yang lebih besar dari sekadar skandal keluarga Beckham.

Di tengah konflik identitas, pengkhianatan keluarga, dan dunia yang berbahaya, Nyx harus memilih antara terus bersembunyi atau menyerahkan hatinya sepenuhnya kepada Knox.

Sebuah kisah tentang pencarian rumah, Untuk Rasa Sakit, dan penyembuhan luka.
.
Happy reading dear 🦋

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#32

Siang itu, pelataran universitas yang biasanya dipenuhi tawa mahasiswa mendadak terasa mencekam. Langit Los Angeles yang cerah seolah tertutup awan mendung yang tak kasat mata saat sebuah mobil sedan hitam mewah berhenti tepat di jalur pejalan kaki, menghalangi akses utama menuju kantin fakultas sastra.

David Beckham keluar dari mobil dengan setelan jas seharga ribuan dolar yang tampak kaku, namun ekspresi wajahnya jauh lebih keras daripada kerah kemejanya. Di belakangnya, Brilian berdiri dengan seringai kemenangan yang menjijikkan. Laporan Brilian semalam tentang "Nyx yang menjadi murahan" dan "Nyx yang menjual diri pada anak Riccardo" telah membakar sumbu pendek emosi David. Bagi David, reputasi adalah segalanya, dan Nyx adalah noda yang terus-menerus mengotori kanvas bersih keluarganya.

Nyx, yang baru saja keluar dari gedung kuliah dengan buku sastra di pelukannya, membeku. Ia mengenali siluet itu. Siluet yang selama sembilan belas tahun memberinya mimpi buruk.

"Jadi, ini caramu bertahan hidup, Nyx?" suara David menggelegar, dingin dan tajam seperti silet. Ia melangkah mendekat, mengabaikan tatapan penasaran mahasiswa lain yang mulai berkumpul membentuk lingkaran.

Nyx mencoba menegakkan bahunya, namun getaran di jemarinya tidak bisa berbohong. "Apa maumu, Tuan Beckham?"

"Mauku?" David tertawa hambar, sebuah suara yang kering tanpa sisa kemanusiaan. "Aku datang untuk memastikan bahwa kau benar-benar sampah yang tidak tertolong. Brilian memberitahuku kau sekarang tinggal di apartemen pria, menjadi pemuas nafsu demi atap di atas kepalamu. Aku bahkan tidak sudi membayangkan harus membawamu ke altar pernikahan suatu hari nanti. Kau hanya akan mempermalukanku di depan pendeta."

Nyx merasakan dadanya sesak, seolah oksigen di sekitarnya mendadak hilang.

"Kau persis seperti ibumu yang gila itu," lanjut David, melangkah hingga wajahnya hanya berjarak beberapa inci dari Nyx. "Menjadi wanita simpanan, merangkak di kakiku, dan berakhir hamil dengan cara yang menjijikkan. Melihat kelakuanmu sekarang, aku bahkan ragu kau ini benar-benar darah dagingku atau bukan. Mungkin kau hanya produk kecelakaan dari rahim wanita tidak waras itu."

Deg.

Dunia seolah runtuh di bawah kaki Nyx. Kata-kata itu—keraguan akan identitasnya sendiri yang keluar langsung dari mulut pria yang ia panggil ayah—adalah serangan terakhir yang menghancurkan sisa-sisa rasa hormatnya.

"Cukup," bisik Nyx, suaranya bergetar namun perlahan mengeras. "CUKUP!"

Nyx mendongak, matanya yang kelabu berkilat dengan kebencian yang murni. "Aku TIDAK punya ayah, dasar tua bangka! Terserah kau mau mengoceh apa! Aku tidak lagi membutuhkanmu untuk hidup! Kau pikir kau siapa? Kau hanya pria malang yang takut pada bayangannya sendiri!"

"Kau—!" David mengangkat tangannya, telapak tangannya terbuka lebar, siap mendarat di pipi Nyx.

Namun, sebelum tangan itu menyentuh kulit Nyx, sebuah tangan kokoh menangkap pergelangan tangan David dengan cengkeraman yang begitu kuat hingga terdengar bunyi gemeletuk tulang.

"Sentuh dia satu kali lagi, dan aku pastikan tangan ini tidak akan pernah bisa memegang pena seumur hidupmu," suara bariton yang berat dan penuh ancaman itu memecah ketegangan.

Knox Lambert Riccardo berdiri di sana. Ia baru saja tiba untuk menjemput Nyx makan siang, masih mengenakan jaket kulitnya dan parfum maskulin. Wajahnya yang biasanya penuh seringai nakal kini sedingin es.

Knox menarik Nyx ke dalam pelukannya, melingkarkan lengannya yang kuat di bahu gadis itu dengan sangat posesif. Ia bisa merasakan tubuh Nyx yang gemetar hebat.

"Sayang... tenang ya," bisik Knox di telinga Nyx, suaranya mendadak lembut, kontras dengan tatapan matanya yang ingin membunuh David. "Jangan dengarkan dia. Pikirkan bayi kita, okay? Kau tidak boleh stres, ingat?"

Nyx tertegun. Ia mendongak menatap rahang tegas Knox. Dalam hati, ia ingin tertawa histeris. Bayi? Bayi apa? Kita baru melakukannya Dua malam lalu, Knox! Bisa-bisanya pria mesum ini bercanda atau berbohong seberani itu di depan David Beckham? Namun, di saat yang sama, Nyx merasakan gelombang kehangatan yang luar biasa. Gilanya, di tengah penghinaan ayahnya, ia justru merasa sangat dicintai oleh kebohongan konyol Knox.

David Beckham terbelalak. Ia menatap Knox, lalu menatap perut Nyx yang masih rata. "Jadi... ini simpananmu wahai anak muda? Kau membuang waktumu untuk meniduri gadis sial ini? Bukankah kau anak Alexander Riccardo? Apa orang tuamu tahu kau memungut sampah jalanan ini?"

Knox tidak melepaskan pelukannya. Ia justru mengusap rambut Nyx dengan telaten, seolah David hanyalah lalat yang mengganggu.

"Buat apa memacari si penjahit ini? Dia tidak punya masa depan!" oceh David lagi, suaranya mulai terdengar putus asa karena diabaikan.

Knox akhirnya menoleh, menatap David dengan tatapan meremehkan yang sangat dalam. "Dia bukan penjahit, Tuan yang Terhormat. Dia mengambil jurusan sastra. Dan dia belajar menguasai kata-kata hanya untuk menenangkanku saat aku sedang marah, sesuatu yang jelas tidak pernah kau dapatkan dari istrimu."

Knox mempererat pelukannya di pinggang Nyx, seolah menunjukkan pada dunia bahwa gadis ini adalah ratunya. "Dan satu lagi... kami tidak mengenalmu. Jadi, silakan pergi sebelum aku menelepon keamanan kampus untuk menyeret mobil mewahmu ini keluar dari sini."

David Beckham gemetar karena amarah yang tertahan. Ia melihat Knox yang begitu protektif dan Nyx yang kini bersandar dengan tenang di dada pria Riccardo itu. Ia merasa muak, merasa kalah di tanah kekuasaannya sendiri.

"Brilian! Ayo pergi!" bentak David. Ia berbalik dan masuk ke mobilnya dengan kasar, diikuti oleh Brilian yang menatap Nyx dengan dendam yang semakin membara.

Begitu mobil itu melesat pergi, suasana kembali sunyi. Para mahasiswa mulai bubar, berbisik-bisik tentang drama yang baru saja mereka saksikan.

Nyx melepaskan diri dari pelukan Knox, menatap pria itu dengan alis terangkat. "Bayi kita, Knox? Serius? Kau ingin aku mati malu ya?"

Knox tertawa renyah, kembali ke mode mesum andalannya. Ia mencubit pipi Nyx yang masih merah. "Hei, itu taktik psikologis, Sayang. Pria tua itu pasti akan jantungan membayangkan cucunya memiliki darah Riccardo. Lagipula, siapa tahu kata-kataku adalah doa? Mau kita buat jadi kenyataan nanti malam?"

Nyx memukul dada Knox dengan buku sastranya. "Dasar gila! Aku sedang sedih, kau malah melantur!"

"Kau tidak perlu sedih selama ada aku, Nyx," Knox meraih tangan Nyx, mencium punggung tangannya dengan lembut. "Ayo makan siang. Kau harus makan banyak untuk 'bayi' imajiner kita."

Nyx menggelengkan kepala, namun ia membiarkan Knox menuntunnya menuju mobil. Di balik tawa dan candaan Knox, Nyx tahu pria itu sedang berusaha keras menghapus luka yang ditorehkan David. Dan untuk pertama kalinya, Nyx merasa benar-benar memiliki sebuah rumah, bukan dalam bentuk bangunan, melainkan dalam pelukan seorang Knox Lambert Riccardo.

1
Cristine 1107_
sakit bngt thor😭
Ros🍂: maafkan author 🙏🤣🥰
total 1 replies
ren_iren
serah Thor terserah...
Ros🍂: Bagaimana Kondisi Hati reader sekarang ? 🙏🥰
total 1 replies
winpar
lnjut thorrr lgi serius bca nih 💪💪💪💪
Ros🍂: Siap kak, 🥰
total 1 replies
winpar
knox bener2 gila 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Ros🍂: cukup kita yang tau kak 🙏🤣🤣
total 1 replies
Cristine 1107_
lanjuttt min🤭
Ros🍂: siapp kak🥰🙏
total 1 replies
ren_iren
lanjutkan.... 🤗
Ros🍂: okay kak🥰🙏
total 1 replies
ren_iren
dapatttt aja visual yg bening2 🤭😂
Ros🍂: biar halu kita lancar jaya kak 😍🤣🤣
total 1 replies
ren_iren
Nyx Knox....
gasss baca sampai habis.... 🤭😁😂
Ros🍂: Ma'aciww kak 🥰🫶
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!