NovelToon NovelToon
Love, Life, And Jennifer

Love, Life, And Jennifer

Status: tamat
Genre:Romantis / Perjodohan / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah / Tamat
Popularitas:76.8k
Nilai: 5
Nama Author: Ridhita Herman

Menikah karena perjodohan, tidak selamanya menjadi momok yang menakutkan!
Itulah yang ku alami saat itu!

Aku menikahi pria pilihan nenekku, yang sebenarnya adalah cinta pertamaku!
Pada akhirnya, pernikahan yang ku pikir hanya sebatas pernikahan formalitas, nyatanya membuatku semakin terjatuh...

Aku kembali jatuh cinta kepada Park Young Joon, suamiku!
Semakin aku mencintainya, semakin aku mengetahui tentang fakta bahwa, begitu banyak rahasia yang dia miliki, hingga akhirnya kami berpisah...

Aku, Jennifer Elizabeth Lie.
Menikah ketika usiaku belum genap 25 tahun, menjadi janda di saat usiaku 26 tahun, hingga akhirnya menjadi liar, ketika berusia 27 tahun!

Aku hamil! Namun tidak mengetahui secara pasti, siapa ayah dari janin yang saat ini bernafas di dalam rahimku...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ridhita Herman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Patung Mc Donald

"Jenny tolol!!! Kenapa otak lu harus kotor lagi, sih!!! Aaaarrrrggghhhh!"

Aku tidak henti-hentinya mengutuk diriku sendiri yang saat ini tengah tertelungkup menenggelamkan wajah di atas ranjang.

Menatap wajah serta mencium aroma tubuhnya tadi, entah mengapa ada sensasi aneh dalam diriku!

Andai tadi...

"Aaaarrrrggghhhh!!!" Aku semakin menenggelamkan wajahku disana!

Hey!

Aku segera terduduk! Harusnya aku bersiap sekarang! Bukankah tadi Young Joon mengajakku untuk makan malam?!

Jenny bodoh!

Aku segera beranjak dari atas ranjang, menuju lemari, untuk memilah pakaian apa yang akan ku kenakan.

Aku meraih sebuah dress, tidak! Terlalu berlebihan rasanya!

Tapi, inikan makan malam pertama kami, semenjak kami menikah!

Ok, ini memang bukan makan malam pertama sesungguhnya, karena toh kami pernah juga makan malam sebelumnya, tapi kan... Itu sebelum menikah!

"Huuufffttt..."

Aku kembali merasa dilema hanya karena pakaian!

Pada akhirnya aku memutuskan untuk mengenakan skinny jeans berwarna navy, serta blous berwarna senada.

Ah, ya! Aku segera berjalan ke arah meja rias, dan aku kembali merasa dilema...

"Lipstik warna apa, ya?" Ucapku seraya memilah 5 buah lipstik yang berada disana, hingga akhirnya aku meletakkan kelimanya, dan lebih memilih untuk memulaskan lip gloss berwarna pink cherry di bibirku.

Ku pikir, aku hanya akan memulaskan lip gloss dan bedak di wajahku seperti biasa, karena toh, ini bukanlah acara formal!

Dan ketika aku sedang memulaskan 'compact powder' di wajahku...

'Tok... Tok... Tok...!'

"Jenny, apa kau telah siap?"

Aku segera menghentikan kegiatanku! Bahkan walau hanya mendengar suaranya dari balik pintu, itu sudah cukup membuat darahku berdesir!

"I-i-iya... Se-sebentar lagi..." Jawabku, kemudian memulas bedakku dengan cepat.

POV Young Joon

Setengah berlari aku menuju kamarku! Dan setelah berada disana, aku berusaha keras untuk menenangkan diriku.

"Jenny... Jenny... Jenny..." Ucapku yang saat ini terduduk di bibir ranjang, sambil menutup wajahku dengan kedua tangan.

Jenny tidak memaki! Tidak sama sekali! Persis seperti kejadian pagi tadi! Apakah...

"Aaarrrgghhh!!!"

Aku harus bersiap, karena Jenny tadi meng-iya-kan ajakan makan malamku!

Saat ini aku telah berada di bawah pancuran, sambil terus membayangkan rentetan kejadian hari ini.

Jenny, tidak seperti biasanya!

Jangankan membelai lembut wajahnya, bahkan ketika ketika aku mendekatkan wajahku ke wajahnya saja, dia akan mengumpat, atau menunjukkan sikap tidak sukanya!

Tapi hari ini...

Membayangkan kejadian tadi saja, sudah membuat 'senjataku' kembali mengeras!

"Tidak! Tidak sekarang! Ku mohon! Aku akan kencan malam ini!" Ucapku kepada 'senjata' yang seolah mengerti perintahku.

Kini aku telah berdiri di depan lemari, memilah pakaian apa yang akan ku kenakan untuk makan malam pertama, maksudku makan malam pertama setelah pernikahan kami!

Yeah! Selama 5 bulan ini, ku pikir ini adalah awal dari babak baru perjalanan rumah tangga kami.

Firasatku berkata, akan ada kemajuan besar setelah ini!

Aku telah siap! Hahahaaa! Bukankah aku terlihat seperti 'oppa' K-Drama yang Jenny suka?

Celana jeans, dengan kaos polos, dan jas casual!

Aku segera mengetuk pintu kamarnya, begitu tiba di sana.

'Tok... Tok... Tok...!'

"Jenny, apa kau telah siap?"

Jenny tidak langsung menjawab, hingga...

"I-i-iya... Se-sebentar lagi..."

Darahku berdesir ketika mendengar suaranya! Aku bahkan menyentuh bagian dadaku karena terasa nyeri disana.

"Ya..."

Lututku melemas seketika, begitu dia membuka pintu kamarnya.

Kami saling terperangah saat ini...

Dia begitu cantik! Sangat cantik!

Dan bagian yang paling ku suka dari keseluruhan penampilannya saat ini adalah... Rambut kemerahan se-punggung bagian atasnya, dibiarkan teruai...

Aku tersenyum, kemudian mengusap tengkuk lalu memalingkan wajahku darinya.

"Ummm... A-ayo..." Ucapnya, memecahkan kecanggungan ini.

************************************

POV Jenny

Young Joon telah melajukan mobilnya, sesekali aku mencuri pandang darinya.

Tampan!!! Ya Tuhan!!! Dia benar-benar tampan dengan setelan jas casual itu!!!

Aku tersenyum kecil, ketika teringat akan ucapan Clara, waktu itu...

"Jen, si Young Joon mirip sama si Song Joongki, ya! Hahahahaaa!"

Benar apa yang di ucapkan Clara... Young Joon bagaikan replika Song Joongki! Aku bahkan tersenyum lebar saat ini, bahkan bisa dibilang, aku tertawa kecil, hingga menarik perhatian Young Joon.

"Ka-kau kenapa?" Young Joon terlihat cemas

Itu membuatku buru-buru menghilangkan senyum di bibirku.

"Aaahh... I-itu... Tadi aku..." Aku melihat ke arah luar, berusaha mencari objek yang dapat ku gunakan sebagai alasan.

Patung Mc Donald! Yeah!

"A-aku hanya sedang berpikir tentang patung Mc Donald, mengapa itu sangat lucu?" Kataku kemudian menoleh ke arahnya yang saat itu menatap aneh kepadaku

"Apa setiap melihat patung itu, kau akan bertingkah aneh seperti ini?" Gerutunya, kemudian kembali fokus mengemudi.

"Saat pertama kali melihatnya, justeru aku menangis histeris!" Ketusku

"Lalu mengapa sekarang tersenyum?!" Ucapnya tak kalah ketus

"Aku bahkan pernah tertawa terbahak-bahak begitu menyadari betapa bodohnya aku, menangis hanya karena patung Mc Donald!" Suaraku agak meninggi sekarang.

Young Joon terdiam sejenak, kemudian tertawa terbahak-bahak!

"Hahahahahahaaaaaaaahahahahahaaaaaaa!!!!!" Dia tertawa bahkan sampai mengeluarkan air mata

"Ka-kau... A-ada apa denganmu?" Kataku menatap heran kepadanya.

Young Joon menatap sekilas ke arahku, sambil tertawa.

"Hahahaa... Itu... Itu... Hahahahaaa!!!"

Aku meringis melihatnya seperti itu.

"Itu.... Hahahahaaaa...."

Seketika tawanya terhenti, ketika mobilnya berhenti di depan sebuah restoran yang telah tutup.

"Bagaimana ini..." Ucapnya dengan raut wajah kecewa.

Aku menoleh ke arah restoran yang cukup mewah itu.

"Ada apa?" kataku kemudian menoleh ke arahnya.

Young Joon menoleh ke arahku.

"Beberapa bulan yang lalu, salah satu karyawan di kantorku merekomendasikan restoran ini, jadi ku pikir aku akan mengajakmu kesini." Katanya, masih dengan raut wajah kecewa.

Aku tersenyum, kemudian mengelus bahu kirinya.

"Tidak apa-apa... Kita dapat kesini lain kali." Ucapku menenangkannya.

Young Joon menoleh ke arah tanganku yang saat ini masih membelai bahunya, dan aku dengan sigap menarik tanganku dari sana, lalu menatap ke arah restoran tersebut.

"Mengapa kau lepas?" Ucapnya, dan itu membuatku kembali menoleh ke arahnya

"Eh?"

"Aku menyukainya..." Ucapnya sambil tersenyum

Aku terdiam... Senyum itu...

"Hey..." Ucapnya sambil melambaikan tangannya di depan wajahku

"Eh... I-itu..." Ucapku sambil menyelipkan rambutku di balik daun telinga.

Young Joon terdiam menatapku, hingga...

"Lu gila yah! Lu pikir lu itu orok, kudu gw elus-elus segala!" Umpatku kepadanya, yang saat ini terlihat keheranan.

"Ka-kau ini kenapa?" Ucapnya sambil meringis

Aku kembali merasa salah tingkah saat ini...

"Yo-Young Joon, aku..." Ucapku sambil meringis menatap wajahnya.

Young Joon tersenyum, kemudian menenggelamkan wajahnya di roda kemudi, lalu menoleh ke arahku, sambil tersenyum.

"Aku menyukainya..." Katanya, kemudian kembali menegakkan tubuhnya, masih terus menatapku...

1
AuthorNctZenYoon
Bgusss
Ridhita Herman: thankyou 😊
total 1 replies
Intana
untungnya aku gabutuh waktu bertahun2 untuk baca yg season 2 nya wkwkwkwkwk
Intana
novel ini nanti aja ku bacanya after llaj prt 2 ya kaa
Intana
50 : 50 sih ka inituh
bisa jadi anak oppa bisa jadi anak oniisan
valerie
ini seriusan dah di up ka?
Nania
ka aku prefer kamu lanjutin part 2 LLAJ Lo
tapi ngga ada salahnya sih aku baca novel barumu
semoga sama serunya sama LLAJ!
btw untuk LLAJ sumpah ceritanya gantung bgt!
lagi baper²nya malahan belum di update sampai sekarang huuuuuuuu
ngga sabar nungguin kelanjutan kisahnya yj sama jenny
Fika
tolong lanjut part 2 secepatnya ka
Ridhita Herman: aku usahakan, secepatnya, ya... hehehehe...
total 1 replies
Fika
lanjut yatuhan! dah setahun lebih! lanjut donk!!!!!!!!jangan bikin penasaran lah KA!
Fika
lah?tamat?ya lanjut lah KA!
Fika
gangerti sama jalan pikirannya jenny sumpah!egonya terlalu tinggi!jujur aja ya KA,si jenny tuh nyebelin!
Fika
ancuuuurrrrrrr😭
Fika
aiiiiiihhhhhhh 🥺
Fahmi Rahman
keren sih sih ceritanya untuk ukuran novel romantis
ga yg roman picisan
Fahmi Rahman
up lagi ka
valerie
kapan lanjut part 2 nya ka?
✧✧zivana_zois✧✧
hahah
Renyta
lanjut part 2 Thor
valerie
keren! lanjut part 2 Thor!
Anna Aqila 🏚️ 🌺
young Joon,baik kayaknya,tp kok mereka cerai,gara" apa ya ???? jd penasaran
Anna Aqila 🏚️ 🌺
jangan sedih" Napa ka',bisa kering nih air mata 😭😭😭😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!