Season 1 (Tamat)
Karena dendam yang membara di hati salah satu CEO muda bernama Rayhan Johnson. Ia berani menikahi seorang gadis cantik bernama Della agar dendamnya terbalaskan, tapi bukan dendam terbalaskan yang didapatkan malah ia terjebak dalam pernikahan itu dan jatuh cinta pada istrinya.
Season 2 (Melanjutkan kisah anak-anaknya)
Perbedaan kasta, usia dan agama meliputi kisah ini. Kisah percintaan setiap anak-anaknya berbeda. Ada menikah karena kesalahpahaman, dan kisah cinta yang terhalang oleh agama.
Sholatlah agar hatimu tenang
Istighfarlah agar kecewamu hilang
Dan berdoalah agar bahagiamu
Segera datang;)
@Cacil_0307
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon cacil, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
32. DENDAM MEMBAWA CINTA
BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM...
#DENDAM MEMBAWA CINTA#
"Walaupun aku masih kesal dengan kau tapi aku tak semurah itu untuk membalaskan dendam," ujar Dina meninggalkan Jhonatan, tapi sebelum ia pergi ia sudah ditarik oleh Jhonatan.
"Mau kemana kau ? Urusan kita belum selesai. Kau harus bertanggung jawab terhadap jas ku ini."
"Oke, mana jasmu aku akan mencuci jas mu sampai tak ada sedikitpun nona di jas mahalmu itu," ujar Dina ketus sambil mengulurkan tangannya mengambil jas Jhonatan.
"Awas saja kalau jas ku sampai lecet, karena jas ku ini sangat mahal," sombong Jhonatan. "Dan di mana ponsel mu ?" pinta Jhonatan sambil mengulurkan tangannya.
"Mau apa kau dengan ponsel ku ?"
"Mau jadi jaminan bila kau berbohong tak mengembalikan jas ku."
"Kamu kira aku akan sudi mengambil barang mu."
"Sudah jangan banyak omong !!" ucap Jhonatan sambil merampas ponsel Dina yang ada di tangannya. "Dan ini alamat rumahku kau bisa mengantarkan jas ku dan mengambil ponsel ku."
"TERSERAH !!!" ucap Dina marah sambil berlalu pergi meninggalkan Jhonatan. Jhonatan yang melihat Dina pergi tersenyum girang karena bisa menang darinya.
***
Di sisi lain terlihat seorang perempuan yang memaksa masuk ke dalam acara itu, tapi ia ditahan oleh Brayen agar tak masuk dan merusak acara tuanya.
"Lepaskan aku !! Bila kau tak lepaskan aku maka kamu tau akibatnya karena Rayhan tak akan membiarkan kamu tenang karena telah melarang ku masuk," oceh wanita itu sambil memaksa masuk.
"Maaf Nona Anda tidak boleh masuk kerena Tuan Rayhan lah yang menyuruh saya untuk melarang Anda masuk."
"Tidak !! Tidak mungkin Rayhan bicara seperti itu, ini cuma alasanmu saja kan ?" ucap wanita itu dan bisa menerobos masuk ke dalam.
Pak Bara dan buk Youyi melihat wanita itu masuk langsung terlihat geram.
"Pah kenapa wanita itu bisa masuk ke sini ? Apakah Rayhan yang mengundangnya ?" tanya buk Youyi yang melihat wanita itu akan menuju ke pelaminan.
"Papa juga tidak tau mah, mungkin ia tak rela bila Rayhan bersanding dengan wanita lain," ucap pak Bara yang geram melihat wanita itu.
Brayen yang melihat wanita itu sudah masuk langsung menuju Rayhan untuk memberitahukan nya.
"Tuan, Nona Yola ada di sini," bisik Brayen ke telinga Rayhan.
"Kenapa ia bisa lepas ?" bisik juga Rayhan agar tak didengar oleh Della yang tepat ada di sampingnya.
"Maaf Tuan."
"Sudahlah biarkan dia ke sini, kita lihat apa yang ia lakukan sekarang," ucap Rayhan yang diangukan oleh Brayen dan pergi dari situ.
Della yang melihat tingkah suaminya yang aneh langsung bertanya.
"Mas ada apa ?" tanya Della membuat Rayhan berhenti tersenyum dan menghadap istrinya itu.
"Tidak pa-pa, aku cuma bahagia karena kau sudah menjadi istriku," ucap Rayhan membuat Della menjadi malu.
Tak lama kemudian terlihat Yola sudah datang ke atas pelaminan dan memberi selamat pada pengantin itu.
"Selamat ya Rayhan," ucap Yola sambil menggelantung ke tangan Rayhan tapi langsung di tepis oleh Rayhan. Yola yang merasa Rayhan tak mau dipegang olehnya merasa geram.
Yola yang merasa Rayhan tak ada responan dari tadi akhirnya beralih kepada Della.
"Selamat ya kau sudah bisa mendapatkan seorang Rayhan Jhonson dan bisa menjadi nyonya Jhonson," ucap Yola tersenyum licik sambil menjabat tangan Della. Della yang merasa sedari tadi aneh dengan wanita ini merasa cemas.
"Jangan harap kau dengan Rayhan akan bersatu, sebab akulah wanita satu-satunya yang ia cintai," bisik Yola ke telinga Della dan berlalu pergi.
"Mungkin ia hanyalah salah satu penggemar dari Mas Rayhan sehingga ia berbicara seperti itu." batin Della yang positif thinking kepada suaminya.
Rayhan yang melihat Della terdiam sedari tadi merasa panik.
"Apakah kamu lelah ? Kalau kamu lelah biar kita istirahat dulu di kamar," ucap Rayhan.
"Tidak usah aku cuma ingin duduk saja," ucap Della yang dituntun duduk oleh Rayhan.
"Dan bila kamu memikirkan wanita yang tadi datang itu, kamu jangan pikirkan karena ia salah satu wanita yang mengejar-ngejarku."
"Ia aku tak memikirkan soal wanita tadi."
"Syukurlah kalau kau percaya."
flashback on.
Terlihat Rayhan sedang mabuk di club' malam itu. Ia sengaja ke sini untuk menenangkan hatinya agar tak gelisah besok pada hari di mana ia akan melepaskan status lajangnya.
Tapi tak di sangka seorang wanita yang juga ada Di sana melihat Rayhan mabuk-mabukan mengambil kesempatan itu.
Wanita itu mendekati Rayhan yang sedang duduk sambil minum-minum.
"Rayhan kenapa kau ada di sini ?" Tanya wanita itu yang juga duduk di dekat Rayhan
"Hey... kapan kau pulang ke sini ? Kenapa setelah hatiku hancur dan bisa pulih kembali kau muncul lagi di hadapanku ?" ucap Rayhan dengan suara maboknya.
Wanita itu tidak lain adalah Yola ia sengaja pulang ke Indonesia untuk memperbaiki hubungannya dengan Rayhan, tapi ia sangat marah ketika ia mendengar bahwa Rayhan akan menikah dengan wanita lain.
Yola melihat ada peluang besar untuknya malam ini agar pernikahan Rayhan bisa gagal.
Ia membawa Rayhan pergi dari sana dan membawanya ke apartemennya.
Sesampainya di apartemen Yola langsung membaringkan Rayhan ke kasurnya. Terlihat Rayhan tak sadarkan diri dengan semua hal ini, membuat Yola mengambil kesempatan dengan bercumbu bersama Rayhan.
Paginya Rayhan bangun dengan memengang kepalanya yang masih terasa sakit karena kebanyakan minum, ia mengedarkan pandangannya ke setiap sudut ruangan itu, ia merasa aneh karena tak mengenal tempat ini.
Ia melihat ke samping terlihat Yola yang masih sedang tidur dengan menutupi badannya dengan selimut.
Kembali ia melihat tubuhnya yang tak menggunakan sehelai pakaian pun hanya ditutupi dengan selimut saja.
"Argghhh..." gerang Rayhan yang masih sekilas mengingat kejadian tadi malam.
Segera ia mengambil ponselnya dan melihat banyak panggilan tak terjawab, ia melihat jam sudah menunjukkan pukul 09:30.
Ia bergegas menelpon Brayen untuk menjemputnya karena ia sudah terlambat untuk acar pernikahannya.
Setelah ia selesai menelpon Brayen, ia bergegas menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya. Sedangkan Yola masih terlihat pulas dengan tidurnya.
flashback off.
Terlihat Rayhan dan Della sudah ada di kamarnya untuk membersihkan dirinya karena acara sudah selesai.
Della yang sedang membuka gaunnya di kamar mandi merasa kesusahan dengan resleting gaunnya yang susah untuk dibuka.
Ia berusaha sekuat tenaga untuk membuka gaunnya tapi ninih tak bisa sama sekali, akhirnya ia memberanikan diri untuk memanggil Rayhan untuk membukakannya, lagian toh ia sudah menjadi suaminya.
"Mas... bisakah kau membantuku ?" ucap Della dari kamar mandi, Rayhan yang mendengarkan istrinya memanggilnya memutuskan ke sana.
"Ada apa ?" tanya Rayhan yang sudah ada dikamar mandi.
"Itu... itu... bisakah mas membantuku untuk membukakan resletingnya gaun ini, dari tadi Della membukanya tak bisa-bisa," jelas Della agak ragu-ragu.
"Baiklah !!" ucap Rayhan membuka resleting gaun Della, sedangkan Della membelakangi Rayhan karena resletingnya ada di belakang.
BERSAMBUNG...
Della juga,,,, baru menampar sekali aja udah
merasa bersalah,,,,, apa kabar dengan perlakuan Reyhan selama kalian bersama sampai ibumu meninggal gara2 surat cerai yg di berikan oleh Rey. jadi Della yg oon... sebelum menerima Rey kembali, ingatlah perlakuan nya dlu. tapi wanita yg sudah di mabuk cinta kayak Della Tdk akan memikirkan semua itu, Krn cinta yang sudah membuat Della menjadi buta.