♡Sebelumnya membaca Pernikahan kontrak dengan Ceoku karena cerita ini diambil dari salah satu karakter disana.♡
Rara gadis desa yang tinggal dipinggiran pantai Yogjakarta terpaksa menikah dengan pengusaha kaya asal London.
Keinginan untuk menyembuhkan si mboknya membuat dia menyetujui pernikahan itu.
Yang Rara fikirkan adalah bagaimana dia mendapatkan uang untuk perawatan si mboknya.
Mike adalah calon suami Rara, Mike ingin menikahi Rara karena tidak mau di jodohkan oleh keluarganya, dia lebih memilih untuk menikah dengan orang lain siapunpun itu asal bukan Kimberly gadis pilihan orangtuanya yang sudah dianggap seperti adiknya sendiri.
Ternyata tak semudah yang mereka bayangkan,setelah pernikahan mereka akan ada banyak rintangan yang akan mereka hadapi terutama dari keluarga besar Mike yang sudah menentukan calon istri untuk Mike.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ling_ling85, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Emanuel&Kimberly
Emanuel mengambil ponselnya yang sedari tadi tak berhenti berdering,moodnya akhir-akhir ini semakin berantakan memikirkan malam panasnya bersama Kim,Nuel tidak bisa mempercayai semua itu menginggat selama ini dia tidak tertarik pada wanita,perilaku menyimpangnya itu apakah sudah sembuh sekarang?,pertanyaan itu terus berputar di kepalanya.
Menggeser tombol hijau pada layar pipih yang sekarang sudah berada di tangannya.
"Hallo ini siapa?".
^^^"Emanuel ini aku Kim,bisa bertemu hari ini?".^^^
"Kim?,bicara saja sekarang,aku tidak ada waktu".
^^^"Kita bertemu di Rouver Cafe jam 8 malam,gak ada penolakan,aku ingin kita bicara masalah kita secepatnya".^^^
Emanuel mematikan sambungan ponselnya secara sepihak,bertemu dengan Kim membuatnya merasa takut,apa yang harus dia katakan nantinya,apa Kim akan meminta pertanggung jawabannya,astaga semua pikiran itu seakan berputar di kepala Emanuel sampai membuatnya merasa pening.
Waktu sudah menunjukkan pukul 6 sore,Emanuel masih saja diam tak berkutat di balkon kamarnya,menatap gedung-gedung menjulang tinggi dari balkonnya,ponsel di tangannya kembali bergetar tanda notifikasi pesan masuk.
📩Kim
Jangan lupa aku tunggu di cafe jam 8 malam.
Pesan singkat itu mampu membuat kepala Emanuel kembali berdenyut,andai saja dia tidak menyetujui usulan gila para sahabatnya,kejadian ini gak bakalan mungkin akan terjadi.
Waktu terus bergulir tepat jam 7 malam Emanuel mulai merasa resah,pergi atau tidak menemui kim,jauh di dasar hatinya ingin sekali dia pergi dan menyakinkan dirinya sendiri bahwa rasa itu ada untuk Kim,tapi dengan sekuat tenaga dia mencoba menolak kenyataan itu,bertahun-tahun dia tidak pernah menyukai wanita,dia masih ragu dengan hatinya sendiri.
Kim sudah bersiap pergi ke cafe,diambilnya benda pipih di tasnya dan mengetik pesan sebelum berangkat.
📩Kim
Datang atau aku akan melakukan apa yang sudah aku rencanakan,tentu saja berhubungan dengan sahabatmu.
Pesan singkat itu mampu membuat Emanuel naik darah,di ambilnya kunci mobil di nakas samping ranjangnya dan bergegas pergi menuju tempat yang sudah ditentukan Kim.Tidak ada pilihan lain,ancaman Kim terbukti mampu menggerakkan Emamuel untuk pergi menemuinya.
Di dalam Cafe Kim sudah duduk sambil menenggak minuman di gelasnya,duduk di ujung cafe dengan sofa bulat kecil,tempat yang jauh dari keramaian di cafe itu,Emanuel masuk dan melihat sekitar,bola matanya memutar mencari keberadaan Kim,sampai dia menatapnke ujung sudut Cafe itu dan melihat Kim duduk sendiri disana sambil menikmati minumannya.
Emanuel melangkahkam kakinya menuju ke arah Kim,memposisikan dirinya tepat disamping Kim.
"Ada apa,cepat bicara?" ucap Emanuel pada pointnya.
"Aku ingin kamu bertanggung jawab" balas Kim singkat yang mampu membuat Emanuel terpenjat dalam duduknya.
"Hahh,kamu gila?" jawab Emamuel.
Kim memang gadis London,kota dimana ada kebebasan yang tak mengikat,tapi bukan bagi Kim,dia adalah gadis manja biasa yang suka bersenang-senang tentunya seperti gadis kaya pada umumnya,tapi tidak dengan melepaskan mahkotanya begitu saja kepada pria,dia tidak pernah sekalipun menyerahkan dirinya pada nafsu dan berharap melakukannya dengan orang yang sangat dia cintai dan di hari dimana mereka sudah di ikat dalam janji suci,ironis memang tapi itulah Kim.
"Kamu sudah menodaiku,jadi harus tanggung jawab" ucap Kim dengan nada emosi.
"Tapi itu hanya kecelakaan Kim,aku..aku...tidak mungkin~..." belum juga Emanuel melanjutkan perkataannya,Kim sudah menyelanya kembali.
"Tidak mungkin karena kamu Gay?" ucap Kim yang sanggup membuat Emanuel terkejut.
"Kamuu?"Emanuel masih kaget karena Kim mengetahui tentang keadaannya yang hanya dia dan para sahabatnya yang mengetahuinya.
"Mudah bagiku untuk mengetahui asal-usul kamu Nuel"jawab Kim dengan nada ponggahnya.
Emanuel binggung kalau Kim sudah mengetahui kenyataan dirinya Gay,dan sekarang malah minta pertanggung jawabannya,hanya satu yang ada dipikiran Emanuel saat ini, apa mungkin gadis itu sudah mulai gila?.
"Kenapa heran begitu,aku yakin kamu bisa sembuh buktinya kamu melakukannya dengan ku" ucap Kim yang seakan mampu membuat Emanuel mengingat kembali kejadian malam panas itu.
"Itu karena pengaruh obat perangsang" jawab Emanuel singkat dan memalingkan wajahnya ke arah lain.
Ada senyum tipis dibibir Kim,kemudian menarik bahu Emanuel dan mereka saling bertatapan,begitu dekat,ada gelenyar aneh yang di rasakan Emanuel saat manik mata mereka bertaut,Kim tidak menyia-yiakan kesempatan itu dan menarik Emanuel lebih dekat dengannya kemudian menyatukan bibir mereka.
Ada sengatan-sengatan kecil yang serasa menggelitik di hati Emanuel,jujur jauh di lubuk hatinya ada perasaan yang tak biasa,jantungnya pun mulai memompa lebih keras dari biasanya,akhirnya Emanuel mulai terhanyut dalam ciuman Kim,saling membelit dan mengecap sampai mereka mulai merasa kekurangan oksigen dan melepas pagutan bibirnya.
Mereka masih saling menatap dengan nafas terengah,Kim mulai menguasai dirinya lagi,tangannya mulai berani mengulas bibir Emanuel yang masih basah akibat ulahnya.
"Apa kamu bisa merasakannya sekarang?" tanya Kim sambil ibu jarinya bermain di bibir bawah Emanuel.
Emanuel kembali menegang dan meraih tangan Kim,sekarang dia yang memulainya,memagut dan saling bertukar saliva,fix dirinya sudah merasa sangat menginginkan Kim tanpa pengaruh obat perangsang.
Lama mereka saling berpagut dan akhirnya kembali bicara tentang apa yang sudah direncanakan Kim,terlihat Emanuel kaget dengan perkataan Kim.
"Menikah diam-diam?"tanya Emanuel yang seakan tak percaya.
"Iyaa,aku akan bantu kalian menemukan Rara,tapi syaratnya kamu harus menikahiku" balas Kim.
"Tapi kenapa harus diam-diam?" tanya Emanuel lagi.
" Kalau nggak gimana bisa aku membantu kalian,apa kamu belum sadar bagaimana kejamnya tuan Huang?" jawab Kim.
"Apa kamu sudah menyerah pada Mike?" tanya Emanuel.
"Apa kamu cemburu?" goda Kim.
"Kenapa aku cemburu" balas Emanuel.
" Tenanglah sayang,aku sudah mulai bisa merelakan Mike,perasaanku padanya tidak lebih dari rasa ingin menguasai,aku sadar ambisiku sudah di luar batas dan aku ingin mengakhirinya sekarang,bertahun-tahun aku mencoba menarik simpati Mike dan sekarang aku sudah lelah,apalagi aku sudah tidak suci lagi,dan kamu yang mengambilnya" jelas Kim panjang lebar.
Emanuel lega dengan pernyataan jujur dari Kim,akhirnya dia pun menyetujui usulan Kim,bagaimanapun hanya Kim yang bisa membuat dirinya tertarik dan membangunkan gairah dirinya kembali pada wanita,semoga saja ini awal dari kesembuhan Emanuel,menemukan seseorang yang mampu membuat hatinya kembali bergetar.
Kim berdiri dari duduknya dan mengajak Emanuel pergi dari Cafe,di dalam perjalanan Emanuel menanyakan pada Kim dimana Apartmentnya,tapi tidak kunjung di jawab oleh Kim.
"Kenapa diam,trus aku harus antar kamu kemana?" tanya Emanuel.
"Ke Apartmentmu saja" jawab Kim singkat yang membuat Emanuel menghembuskan nafas panjangnya.
♡♡♡
Visual Emanuel 😘
To be continue...