NovelToon NovelToon
Apa Salahku Papah...

Apa Salahku Papah...

Status: sedang berlangsung
Genre:Trauma masa lalu / Diam-Diam Cinta / Keluarga & Kasih Sayang / Konflik etika / Mengubah Takdir / Teen School/College
Popularitas:11.4k
Nilai: 5
Nama Author: Rolla

"Key...pulaang bareng yuk"ajak seorang pemuda ganteng pada keyla.
Layla hanya mengangguk lemas

Pasalnya dia kebingungan tadi di sekolah keyla di panggil ke ruang TU oleh wali kelasnya

Degup jantungnya begitu kencang tak teratur,tatkala sang guru menyampaikan perihal permasalahan keyla
"Key...kamu di panggil ke sini sudah tau kenapa?"tanya bu dina atap tata usaha di sekolah tempat keyla menimba ilmu

Keyla hanya menggelengkan kepala

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rolla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

part 32

"Ekhhemm..."

Damar dan keyla terperanjat saat mendengar nindi berdecak.

"Luppaa...niihhh....ada orang yang nonton" ujar nindi sambil menyilangkan ke dua tangan nya di dada.

"Ehmm...maaf nin..." sahut Damar seraya menggaruk garuk kepalanya yang tidak gatal.

Sementara keyla terkekeh malu malu.

"Iya nihh..kayak lupa bumi ajjaa.."timpal siska yang tengah membawakan tiga gelas jus buah naga kesukaan keyla di atas nampan.

Nindi dan siska tertawa kecil menyaksikan dua insan ini bertingkah.

Sepertinya mulai ada suatu getaran di hati keyla yang semula dingin menanggapi Damar.

"Ih...mamah ini alasan sih ahh..."

Ucap keyla sambil merapikan rambutnya yang tak sedikitpun terlihat berantakan.

"Oh iya key...tugas nya sudah beres kan...kita jalan ke luar sebentar yuk...ini kan week end" ujar nindi dengan bersemangat.

Keyla lantas menatap sang mamah,mengisyaratkan agar nindi meminta ijin kepada sang mamah untuk bisa mengajak keyla pergi bersama nindi dan Damar.

"Boleh kan tan..."nindi memelas kepada siska seraya merapatkan ke dua tangannya tepat di depan wajahnya.

Siska pun mengangguk menandakan bahwa ia menyetujui permintaannya mengajak keyla.

"Tapi ada syaratnya...pulamgnya Jangan terlalu malam,dan kalian pergi di antar sama mang adang ya...terus Kamu pemuda...tolong Kamu jagain keyla sebaik mungkin ya!" Ujar siska tegas kepada Damar.

Siska begitu khawatir akan keyla meskipun putrinya itu telah beranjak remaja.

"Siap...laksanakan "tegas Damar penuh semangat sambil memberikan hormat khas prajurit kepada siska.

Tingkahnya itu sontak saja

Membuat siska,nindi dan juga keyla tertawa.

Mereka pun meninggalkan kamar keyla setelah keyla siap dengan hijab dan tasnya.

Ke tiga nya kini telah berada di teras depan rumah...

Sebelum ke tiga remaja itu pergi mereka tak lupa mengecup punggung tangan siska bergantian untuk pamit,kemudian berlalu memasuki mobil.

Beberapa saat setelah mobil yang di tumpangi keyla dan ke dua temanya itu pergi,masuk lah mobil Tedi ke halaman depan rumah siska.

"Assalamualaikum bu..."

Tedi lantas keluar dari mobil seraya menjunjung kantong plastik putih,tampak sebuah box berukuran cukup besar berada di dalamnya.

"Waalaikumsalam pah...tumben masih sore udah pulang" siska lantas mengecup takzim punggung tangan suaminya itu.

Tedi lantas memberikan kantong plastik tersebut kepada istrinya itu yang kemudian di rangkul pundaknya dan di gandengnya masuk ke dalam rumah.

Di menjatuhkannya tubuhbtedi di atas sofa di ruang keluarga yg kemudian di susul siska yg juga duduk di samping tedi.

"Tadi keyla mau ke mana bu?"

Tanya Tedi penasaran karena melihat keyla pergi di antar mang adang saat tedi tiba tadi.

"Itu..tadi mau hangout katanya,di ajakin nindi sama damar " jawab siska seraya membuka isi kantong plastik yg di bawa suaminya itu.

"Nindi dan Damar?!...kok papah gak liat tadi?!" Ucap tedi keheranan.

"Nindi dan Damar kan duduknya di belakang pah...papah gak liat emangnya?" Siska malah berbalik bertanya.

Siska lantas beranjak dari duduknya menuju ke dapur untuk mengambilkan air minum untuk suaminya.

Sesaat kemudian siska kembali dengan segelas air putih di tangannya yang kemudian di letakan nya di atas meja tepat di depan suaminya.

"Ini papah bawa apaan sih...?" Tanya siska penasaran.

" buka aja bu" ujar tedi yg kemudian mereguk air minum yg di sediakan oleh siska.

Siska menatap suaminya sementara ke dua tangannya berusaha membuka box yg di bawa tedi tadi.

"Ini..."

siska tampak melongo melihat apa yg di bawakan oleh suaminya itu.

Sebuah cake bertuliskan " Happy Aniversary " dengan taburan keju dan irisan coklat yg menutupi pinggiran cake tersebut.

Di pegangnya kepala siska dengan ke dua tangan tedi yg kemudian di hujani kecupan mesra di kening dan juga pipi siska seraya mengucapkan kalimat yg membuat siska menitika air mata.

"Selamat hari jadi istriku tersayang"

Seketika ke dua bola mata siska mulai berkaca kaca dan sesaat kemudian ke dua kelopak matanya pun tak mampu menampung air matanya untuk terjun dan membasahi pipi siska.

Siska tersenyum bahagia sambil memeluk erat sang suami.

"Maafin papah ya bu...gak bisa ngasih kejutan yang special buat ibu"

Lanjut tedi sambil mengelus rambut siska yg tergerai.

Siska hanya mampu mengangguk,tak sanggup berkata kata,dadanya terasa sesak menahan tangis bahagia.

" mumpung keyla lagi keluar...gimana kalau kita juga pergi...berdua...pacaran lagi " ujar tedi sambil tersenyum dengan jari tangan mengangkat dagu siska yg tenggelam dalam pelukan tedi.

" dandan yg cantik gih...papah tunggu di sini ya...." ucap tedi

Siska lantas bangkit dari duduknya sambil menghapus pipinya yang basah oleh air matanya dan kemudian berlalu menuju ke kamarnya untuk siap siap.

Sementara tedi mengambil ponselnya dan membuka ******** *****.

" key...papah sudah transfer uang ke rekening kamu buat traktir temen temen kamu,papah sama mamah mau ke luar ...nanti pulangnya jangan kemaleman ya"

Tedi mengirim pesan kepada keyla melalui ******** ***** di ponselnya.

"Ting"

Tak lama pesan balasan dari keyla pun telah tedi terima.

"Iya pah...makasih"

Kemudian keyla pun mengecek aplikasi mobile banking dari smartphone nya.

Ada nominal masuk dari pengirim atas nama papah sambungnya tedi.

Dua juta rupiah.

Ke dua bola mata keyla tampak membelalak melihat nominal uang yang di kirimkan papah sambungnya itu.

"Pah...gak salah pencet nominal?"

Keyla lantas mengirim pesan ke tedi.

"Kenapa key...kurang ya...kalau kurang sebentar papah transfer lagi ya" jawab tedi

"Bukan gitu pah...ini kebanyakan" balas keyla dengan emot heran tersisip di akhir pesan yang dia kirimkan kepada tedi.

"Gak apa apa key...traktir temen kamu ya,makan,nonton apa aja,kalau kurang bilang papah ya nanti papah kirim lagi"

Pesanan balasan terakhir tedi kirimkan untuk putri sambungnya itu.

Dari ars tangga siska tampak berjalan dengan anggunnya mengenakan celana warna grey model kulot dan atasan simple dengan warna senada.

Siska memang tidak menyukai pakaian yang mewah,dan lebih nyaman mengenakan busana yang simple seperti yang tengah ia kenakan.namun meskipun begitu tak mengurangi kecantikannya dan tetap terlihat elegan.

Di sambutnya lengan siska oleh tedi yg lantas mengecup punggung tangan siska dengan mesra.

"Cantiknya istriku ini"

Pujian tedi membuat siska tersenyum bahagia mendengarnya.

"Kita berangkat tuan putri"

Ujar tedi yang lantas menggandeng tangan siska dan berjalan menuju ke mobil yg terparkir di halaman rumah.

1
Amaya 🌸
cerita yg menarik
Tita Rola: terima kasih kak supportnya🙏...terus dukung saya ya🤗
total 1 replies
Tita Rola
bantu supportnya ya teman teman🤗🤗🙏
Cami Sánchez Córdova
Kekuatan kata yang luar biasa
Tita Rola: terima kasih
terus dukung aku ya kak 🤗🙏
total 1 replies
Amalia Mirfada
Aku suka banget sama cerita ini, jangan berhenti menulis author!
Tita Rola: terima kasih banyak buat dukungannya kak...baca terus karyaku ya🤗🙏🙏
total 1 replies
Rara Makulua
Aku jadi pengen kesana lagi karena settingan tempatnya tergambar dengan sangat baik.
Tita Rola: wah...makasih banyak dukungan nya kak🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!