NovelToon NovelToon
Ugh ... My Aggressive Bos!

Ugh ... My Aggressive Bos!

Status: tamat
Genre:One Night Stand / Selingkuh / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Beda Usia / Cinta pada Pandangan Pertama / Kehidupan di Kantor / Tamat
Popularitas:2.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: Sheninna Shen

"Hangatkan tubuhku. Only one night."

Sebuah kalimat yang mengubah seluruh kehidupan Leon dan Bianca yang bertemu di Paris secara kebetulan.

Pertemuan singkat yang awalnya sebatas di Paris saja, siapa sangka berlanjut hingga saat keduanya kembali ke Indonesia.

Keduanya dipersatukan dengan status yang berbeda. Atasan dan bawahan. Hal tersebut membuat Leon memanfaatkan wewenangnya untuk bertindak dan bertingkah agresif kepada Bianca yang diam-diam telah mencuri ciuman pertamanya di Paris.

🫧🫧🫧

Halo semua! Ini novel terbaru Kak Shen. Yuk kepoin! 💜

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sheninna Shen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Aku Harus ke Amerika

...“Besok aku harus ke Amerika dan aku nggak tau berapa lama aku akan di sana.” – Leonidas Salvatore...

Tok! Tok! Tok!

“Masuk.”

Bianca masuk ke dalam ruangan sembari memegang tablet, kemudian ia menutup pintu ruangan tersebut dan berjalan menuju meja Leon. Saat itu, kekasihnya terlihat sedang sibuk tanpa menoleh ke arahnya walau hanya sesaat.

“Pembukaan hotel baru—”

“Ah. Aku melupakan itu,” Leon memotong pembicaraan Bianca sambil meletakkan dokumen yang sejak tadi ia baca dengan teliti. Ia bersandar ke kursi sambil memijat kepalanya yang pusing karena tumpukan-tumpukan berkas yang tak kunjung berhenti untuk ia cek dan ia tanda tangani.

“Aku akan membuatkanmu kopi,” ucap Bianca sambil memutar badannya membelakangi Leon.

“Ntar aja,” lirih Leon menghentikan langkah kaki Bianca.

Gadis itu kembali membalikkan badannya menoleh ke arah Leon. Kemudian ia menatap layar tablet untuk menyampaikan beberapa informasi penting yang tak boleh pria itu lewatkan.

“Sejak Pak Rein sakit, ada beberapa kunjungan keluar kota yang sempat tertunda.”

“Kunjungan ke Raja Ampat untuk menghadiri acara pernikahan anak gubernur yang diadakan di hotel kita, lalu kunjungan ke Gili Trawangan untuk—”

“Sayang, tolong pilihkan jadwal-jadwal penting yang berhubungan dengan pekerjaan. Untuk saat ini, selain yang berhubungan dengan pekerjaan, minta divisi public relation yang mewakiliku untuk hadir,” potong Leon sambil menghela nafasnya.

“Baik,” sahut Bianca sambil menilik layar tabletnya. “Bagaimana dengan undangan kerjasama yang diajukan Smart Group?”

“Kapan?”

“Kamis ini.”

“Okay. Kirimkan email balasan,” sahut Leon sambil memejamkan matanya sesaat untuk mencoba menghilangkan rasa sakit kepala yang kian membuatnya tak nyaman.

Drttt… Drttt…

Baru beberapa detik Leon memejamkan matanya, tiba-tiba ada sebuah panggilan masuk dari Brad, sekretarisnya yang mengurus Salvatore Group di Amerika. Leon segera mengangkat panggilan tersebut tanpa berpikir panjang. Karena biasanya Brad akan menghubunginya jika ada hal yang mendesak.

“Ada apa, Brad?”

^^^“Resort kita yang di Miami kebakaran. Nggak ada korban jiwa, tapi ada banyak yang luka-luka. Bahkan—”^^^

“Jadwalkan pesawatku ke Amerika malam in—” Leon terdiam sejenak. Ia menoleh ke arah Bianca yang saat itu sedang berdiri menatap ke arahnya dengan tatapan yang bingung apa yang sedang terjadi. “… besok pagi. Ya, penerbanganku besok pagi aja.”

^^^“Baik, Pak.”^^^

Leon mematikan ponselnya dan meletakkannya ke atas meja. Ada begitu banyak pekerjaan yang tak kunjung selesai dan membuat kepalanya terasa ingin pecah. Mood yang berantakan karena kehadiran Cindy di kantornya pagi tadi, urusan pekerjaan yang menumpuk, bahkan kabar buruk melanda resort yang paling meraup untung terbesar bagi Salvatore Group cabang Amerika.

Sejak awal Leon memang tak bisa membayangkan bagaimana ia bisa menjadi CEO untuk dua perusahaan besar sekaligus apalagi beda negara. Namun, ia langsung mengambil tanggungjawab besar itu tanpa berfikir panjang saat mendapat kabar janggal tentang kecelakaan kakaknya.

“Ayo pulang,” ajak Leon sambil bangkit dari duduknya.

“Tapi, ini masih pukul 3 sore,” ucap Bianca sambil melirik jam di tangannya.

“Aku akan pulang cepat karena ada hal mendesak di Salvatore Amerika,” jelas Leon, “lalu tolong jadwalkan ulang undangan kerjasama Smart Group saat aku sudah kembali ke Indonesia.”

“Baik,” sahut Bianca sambil membalikkan tubuhnya. Kemudian ia pun berjalan menuju pintu. Namun langkahnya terhenti saat Leon menahan tangan dan memeluk tubuhnya dari belakang.

“Sebentar aja,” lirih Leon pelan dengan suara yang lelah. Ia mendaratkan dagunya ke bahu Bianca sambil memejamkan matanya. Meskipun penerbangannya ke Amerika besok pagi, bukan malam ini, tetap saja rasanya begitu berat berpisah dengan gadis itu.

Menyadari rasa lelah dan pusing yang pria itu rasakan, Bianca berdiam diri dan patuh tanpa perlawanan. Ia mengelus lembut lengan kekar pria itu yang melingkar ke tubuhnya.

“Malam ini, tidur di apartemen ya?”

“Besok aku harus ke Amerika dan aku nggak tau berapa lama aku akan di sana,” terang Leon memelas. Ia tak tahu berapa lama ia akan berada di sana, jadi ia ingin menghabiskan malam yang panjang dengan gadis itu sebagai bekal selama ia di sana.

...🫧🫧🫧...

...BERSAMBUNG…...

1
Sofie Ariyani
semoga Bianca hamil juga anak Leon ya, jgn pake pil kontrasepsi
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Bianca Naif ngapain suka ngambil sikap yang menye², itu kan Singa sudah terbuka pada karyawannya jaga² agar ga ada gosip murahan lagi tapi kamu sok²an ngelarang segala... ujung²nya kalau kamu ada masalah baru lagi pasti Singa juga yang turun tangan... mending ikutin saja Singa selama dia bersikap tegas buat kebaikan hubungan kalian
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Jelasin apanya Rein, kamu sudah salah datangin Anya ke tempatnya bukannya inisiatif buat hindari masalah baru malah ga berpikir ajuin ketemuan di Caffe atau restoran tempat terbuka kalau bener kamu serius sama Bella.. laaahh ini iyain saja kayak kerbau di cocok hidungnya.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Aku suka gaya mu Singa...👍🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Ga usah berAlibi ga ada cinta buat Anya, Rein... buktinya kamu sempat kasih setengah hati buat dia sebelum kamu tau kalau Bella juga cinta kamu sekarang
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Ooooo... bulaatt, ternyata alasan Rein menunda² perceraiannya karna Singa yang trauma perceraian ortunya.🤭🤭🤭

salahnya kalian kurang terbuka dan komukasi harus lebih intens lagi.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Singa the best meskipun belum lama kenal sudah bisa ambil sikap buat melamar Bianca.👍👍
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
bagus Bi, aku dukung tar aku bantuin bawa cabe Setan sekalian buat Lulurin tuh siluman Cindy.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Bella Bella kamu nuduh si Singa yang bocorin kalau kamu suka Rein padahal mulutmu sendiri yang mengakuinya.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Ngga Tein, Ngga Singa kok aneh ya padahal sudah tau kalau Anya toxic, hampir membunuhnya di tambah selingkuh terus kok telat urus cerai padahal bukti sudah ada.. oke lah kalau bukti kecelakaan belum lengkap tapi setidaknya bukti perselingkuhan sudah lengkap jadi uruslah dulu perceraian kalau masalau tuntutan hukum percobaan pembunuhan bisa sambil nunggu lengkap kaan bisa... malah nambahin keb0d0han sendiri masukin Cindy lagi.

terus Singa juga sudah tau keluarga Anya kayak gimana kok masih terima kerja sama dengan bapaknya Anya, harusnya kalau beneran pintar pasti nolak karna alasannya jelas banget tanpa perlu ketemu langsung ambil sikap tegas...
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Preeett... telat bertindaknya kamu Rein.. sok tegass sekarang.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Ga ada cinta antara kamu dengan Anya gimana Rein, di awal kamu sendiri yang bilang kalau kamubsudah mulai ada cinta buat dia terus sekarang bilang gitu..

ini gimana konsepnya Thor.🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Laaah aneh kamu Rein kenapa ga dari sebelum tau pengakuan dari Bella cerainya, aneehh... ga tegas ambil sikap padahl sudah punya bukti perselingkuhan Anya terus perlakuan dia selama ini sebagai istri buruk tapi masih bertahan... segitu bilang cuma sedikit cinta sama Anya bahkan kamu sampe nerima Cindy masuk perusahaan dengan mudah.

kalau baru seekarang kamu punya inisiatif buat cerai bukan berarti kamu cinta Bella tapi karna pelarian saja.. kasihan Bella yang setia dan tulus malah harus dapat laki² plinplan.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Rein kok kayak orang B0d0h ya sudah tau istrimu saja sikapnya buruk, sekarang malah dengan mudahnya masukin adik ipar buat jadi aspri di kantormu tanpa tau Cindy kayak gimana pribadi dan kerjanya... ga masuk di AkIL🤦‍♀️🤦‍♀️🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
salah paham, jadi salin tebak²an di pikiran masing².. mungkin Bella terlalu dekatbdengan si Singa jadi Rein mengira kedekatan mereka adalah orang yang saling mencintai dan sayangnya Rein bukannya mencoba utarakan dulu dan urusan di tolak/di terima mah akan tau jawabannya setelah denger dari Bella sendiri.🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
hadeeuuhh Bi makanya jangan asal cepat nyimpulin Orang yang baru di lihat... tau belum berarti kenal buktinya kamu salah menilai Cindy.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Halalin dulu Singa, jangan maen sosor dan suruh nginep terus diihh.🫣🫣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
ya begitu lah Bell.. orang kaku antibsosial pun kalau sudah nemu pawangnya bakal lemah lembut, beda lagi kalau dibdepan orang lain
🤭🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Makanya kalau beneran cinta kenapa ga coba terbuka sama Bianca jangan semua yang kamu lakuin anggap biasa Leon, pahami kalau Bianca punya trauma karna pers3lingkuh4n tapi kamu ga sadar sudah tiba² tiap dapat telpon dari Bella kamu no. duakan dia jadi tanggungbresikonya karna kamu ga Peka.🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
salah paham karena masih belum mengenal karakter masing², Leon yang ga Peka salah mengambil sikap di saat Bianca mulai luluh dan percaya malah pergi ninggalin dia di saat dapat telpon dari Bella jadi wajar dengan Traumanya Bianca yang pernah di selingkuhi Over thinking sulit percaya lagi dengan laki²..

dan Bianca dengan pikiran buruknya menyimpulkan bahwa semua Laki² buruk ga setia... butuh komunikasi lagi biar sejalan.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!