Perbedaan kasta yang terlalu jauh membuat Dina hanya bisa menjadi wanita simpanan seorang CEO muda dan kaya, dapatkah ia hidup bahagia bersama irang yang ia cintai dan harapkan, meski semua menentang dan memisahkan Dina dan kekasihnya ?
Update seminggu 5x ya kalau lebih berarti aq lagi baik dan ada waktu lebih
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon cahaya_bintang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Face to face
Tubuh Dina merosot seketika dan terduduk di lantai, mungkin karena yang menjawab telepon bukanlah Rey melainkan Rita atau karena Rey baru saja menjamah tubuh Rita, yang pasti kini ia menangis sesenggukan hingga tubuhnya gemetar tak tertahankan.
Setelah Dina agak tenang ia bangkit dari duduknya dan mengusap air matanya kasar lalu berjalan ke meja makan dan membuang semua makanan yang telah susah payah di masak, kemudian berjalan ke kamarnya lalu mengunci pintu kamar, merebahkan dirinya dan menutupi seluruh tubuh dengan selimut kecuali wajahnya.
Seberapa keras ia menahan air matanya nyatanya air mata tersebut tetap mengalir bahkan membasahi bantal. Ia menangis dalam diam dan terdengar tuas pintu di dorong yang artinya Rey pulang. Dengan segera ia menutupi seluruh wajahnya di balik selimut.
Rey pulang dengan keadaan lelah dan melangkahkan kakinya ke meja makan, ia mengira jika Dina menyiapkan makanan namun dilihat ternyata meja makan kosong tiada satupun makanan. Padahal tadi ia sudah menolak kala Rita mengajaknya makan dan mengusir Rita agar pergi dari kantornya.
Rey memutuskan untuk langsung merebahkan dirinya saja karena rasa lelahnya membuat ia ingin cepat terlelap walau dengan perut kosong. Rey mendorong tuas pintu kamar namun anehnya pintu itu tak terbuka yang artinya di kunci.
Rey mengambil kunci cadangan dan membuka kamar itu, dilihatnya sosok Dina yang tertutup selimut. Ia melangkah mendekati Dina dan menyingkap selimut itu. Dilihatnya Dina yang tidur membelakanginya dan wajahnya sedikit tertutup rambut. Rey hendak menyingkirkan rambut yang menutupi wajahnya.
"jangan sentuh aku". Rey terkejut kala Dina berbicara keras dan menepis tangannya.
" kau kenapa sayang ?". Tanya Rey karena merasa aneh dengan Dina yang tampak tak ingin ia sentuh.
"aku hanya ingin tidur dengan tenang". Ucap Dina berusaha tenang agar tak emosi karena mengingat tadi Rey habis menyentuh wanita lain membuatnya sangat kecewa juga sakit hati.
" baiklah aku akan tidur di kamar lain". Rey melangkah keluar dan menutup pintu kamar, seketika air mata Dina yang tadi di tahan jatuh kembali setelah kepergian Rey.
Keesokan harinya Rey tak melihat Dina sedari pagi, dilihatnya makanan tersedia di meja makan namun tak ada Dina di manapun. Ia merogoh Hp dan menanyakan kabar Dina kepada anak buahnya ternyata Dina sudah berangkat ke kantor.
********
Dina sangat gugup karena sebentar lagi adalah waktunya ia akan bertemu dengan Rita. Walaupun mereka pernah bertatapan mata secara langsung ataupun beberapa kali bertemu Rita namun Rita tak tau jika ia adalah kekasih simpanan Rey. Ia m****** jarinya dan kegugupannya sejak tadi di lihat oleh Ikha.
"Kau kenapa Dina ?". tanya Ikha yang menyadari kegugupan gadis itu di sebelahnya.
" Aku baik-baik saja ". ucap Dina kepada Ikha, lalu Ikha mengajaknya pulang bersama namun Dina tolak dengan alasan ingin ke tempat lain dulu karena sedah janjian dengan orang karena memang benar itu yang terjadi.
Dina melangkahkan kakinya dengan ragu saat memasuki pintu cafe dimana sudah ada Rita yang duduk di sana. Ia duduk di depan Rita yang kini melepas kaca mata hitamnya.
"bukankah kau resepsionis itu, kau biasa saja kukira kau sangat cantik hingga bisa merayu Rey". ucap Rita dengan nada sinisnya dan memandang Dina remeh.
"apa kau memintaku bertemu denganmu hanya agar kau bisa mengolokku, kalau begitu aku pergi saja". Dina beranjak hendak meninggalkan Rita.
" tunggu". ucap Rita yang membuat Dina kembali duduk.
"ternyata kau berani juga padaku kukira kau akan seperti wanita lainnya yang lemah". Ucap Rita kemudian menyodorkan selembar cek bertuliskan 2 milyar yang sudah di tanda tangani.
" apa ini ?". tanya Dina kala melihat selembar cek di depannya.
"itu adalah cek kau bisa mendapatkan uang 2 m itu asal kau mau meninggalkan Rey untuk selamanya, aku rasa harga itu cukup untuk wanita sepertimu". ucap Rita
" wanita sepertiku ? memangnya aku wanita seperti apa ?". tanya Dina yang mulai marah namun masih bisa ia tahan.
"tentu saja wanita rendahan yang hanya mengincar uang lelaki kaya agar mendapatkan kehidupan mewah tanpa kerja". ucap Rita dengan nada sinis mengejek namun senyum Rita seketika luntur saat melihat Dina didepannya mengambil dan merobek cek itu lalu dilemparkan ke mukanya.
" sepertinya anda salah nona Rita karena saya mencintai Rey dengan tulus tanpa memandang hartanya, saya rasa sudah tak ada lagi kepentingan disini jadi permisi". ucap Dina lalu beranjak pergi namun baru satu langkah Dina berbalik dan melihat Rita.
"seberapa banyaknya uang yang anda berikan kepada saya tidak akan bisa membeli dan membuat saya meninggalkan Rey". setelah mengucapkan itu Dina langsung keluar dari kafe dan menghirup oksigen sebanyak-banyaknya karena tadi ia berani sekali menantang Rita.
Sedangkan Rita mengepalkan tangannya karena tak menyangka ia bisa di hina oleh wanita simpanan Rey. Rita terlalu memandang rendah gadis itu. Bahkan masih terlihat kertas cek yang berhamburan di depannya.
Sepertinya Rita akan kesulitan jika menghadapi Dina karena jika Dina adalah wanita lembek dan cengeng maka ia akan menekan Dina hingga gadis itu merasa kehilangan kepercayaan diri lalu menghilang dari Rey tanpa ia susah payah bertindak lebih jauh.
Namun ini berbeda karena ternyata simpanan Rey cukup sulit untuk dilawan. Ia mengambil hp-nya dan mencari nomor seseorang yang pasti akan membantu mengusir Dina dari hidup Rey selamanya. Dan ia bersumpah tak akan membuat hidup gadis itu tenang. Telepon tersambung dan terdengar suara orang di seberang sana.
" Hallo ". jawab orang di seberang sana
"Hallo papa aku ingin meminta sedikit bantuan". tuturnya
"katakan apa yang bisa papa bantu untuk calon menantuku".
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Hay guys ayo hargai author kalian ini dengan cara klik like, subsribe, dan komen, bintang juga koin seiklasnya.
Untuk teman-teman sekalian mohon mengirimi aku ucapan selamat tahun baru yang banyak ya, ini aku udah sempetin buat up tiap hari.
Happy Reading and happy weekend
salam
cahaya_bintang
balik lagi kita... sudah berkali2 aku baca ini krna seru , sedih dan kesel juga😅
rey dan dina cintanya yg tdk bisa di ganggu..smpe brtahun2 akhirnya brtemu kembali dan berjodoh kembali
sehingga membuat dadakuu sakit.