NovelToon NovelToon
Hipotalamus

Hipotalamus

Status: tamat
Genre:Masalah Pertumbuhan / Bad Boy / Teen Angst / Teen School/College / Persahabatan / Anak Lelaki/Pria Miskin / Tamat
Popularitas:47.8k
Nilai: 5
Nama Author: BellaBiyah

Vin yang terlahir dari sebuah keluarga sederhana, terpaksa pindah ke International High School atas pindah seorang pria yang baru saja ia kenali.

Di sana, ia kembali bertemu dengan Yura, seorang gadis berandal yang sering bertengkar dengannya.

Siapa sebenarnya pria yang membiayai Vin bersekolah di sana? dan apa tujuan pria itu melakukan semua ini?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon BellaBiyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

32 Sok Lemah

Hari ini Yura kembali ke sekolah. Pagi-pagi sekali ia mendatangi meja Marc sambil memegang cokelat yang Marc selipkan di tas Meta.

"Ini maksudnya apa ya?!" tanya Yura menghempas cokelat itu di atas meja Marc.

"Aduh, gue nggak ada urusan sama lo!" ucap Marc.

"Kenapa, Ra?" tanya Vin.

"Tolong ya, Vin. Temen lo ini gangguin Meta. Tolong lo jagain dia sebelum gue pukulin. Meta takut sama cowok mesum kayak dia!" jawab Yura dengan begitu menohok.

"Gue nggak ada urusan sama lo!" tegas Marc yang kini berdiri, pertanda bahwa ia kesal pada gadis itu.

"Seluruh sekolah tahu kalau lo itu mesum. Jadi, stop ngasih apa pun ke Meta. Dia takut sama lo! Mending lo deketin cewek lain aja!" bentak Yura.

Bertepatan dengan itu Kim Tae Young datang dan langsung menarik tangan Yura agar tidak berurusan dengan Marc.

"Igae mwoya?" tanya Kim Tae Young.

"Lo bawa aja dia pegi dari sini. Gue nggak ada urusan sama dia. Dia yang datang ke sini marah-marah," ucap Marc.

"Lo yang nakut-nakutin Meta!" teriak Yura.

"Gue nggak nakut-nakutin dia—"

"Itu menurut lo! Tapi faktanya, dia takut!" bantah Yura memotong kalimat pria itu.

"GUE NGGAK ADA URUSAN SAMA LO!" teriak Marc.

"YAA!!" teriak Kim Tae Young lebih keras dan membuat semua orang yang berada di kelas itu menoleh padanya. "Neo micheosseo?! Dia cewek!" teriaknya lagi.

"Terus kenapa kalau dia cewek?! Lagian dari kemaren gue lihat dia cuma sok jagoan doang di sekolah. Kenapa? Punya masalah lo di rumah? Kelihatan banget lo kayak anak kurang perhatian! Caper lo di sini?!" balas Marc.

"MARC!!" Kali ini Vin yang berteriak. "Udah," lanjutnya.

Tiba-tiba Yura memukul perut Marc dan berlari pergi ke kelasnya dengan perasaan kesal.

Kalimat Marc itu seolah membuat tamparan yang menyakitkan dan menyadarkan Yura bahwa ia memang kurang diperhatikan oleh ke dua orang tuanya.

Emangnya gue yang minta hidup kayak gini? Emangnya gue yang mau? Emangnya ada pilihan lain selain jalanin kehidupan yang kayak gini?

Yura terus menjerit di dalam hatinya. Dia benar-benar mengakui kebenaran apa yang dikatakan oleh Marc. Yura berkelahi dengan semua orang adalah cara ia untuk menutupi kelemahannya. Ketika sepasang mata melihatnya, Yura akan menjadi Serigala di tengah malam. Namun, saat ia sendirian. Ia hanya seekor kucing malang yang kesepian.

***

Namun, Marc malah memiliki rencana lain. Kali ini ia berpikir untuk mendekati Yura. Sepertinya mendekati Meta terlalu sulit baginya.

Sepulang sekolah, Marc juga menyelipkan cokelat ke dalam tas Yura. Tapi, saat kelas baru saja dibubarkan, Yura lebih dulu mengetahui cokelat itu berada di dalam tasnya. Ia langsung mengetahui siapa yang melakukannya.

Yura berlari mengejar Marc yang berjalan menuju asrama. Tiba-tiba gadis itu menarik tangannya dan menyeret Marc kembali ke sekolah.

"Mau ngapain nih?" tanya Marc.

Yura membawa kakak kelasnya itu ke hadapan Vio dan Meta.

"Maksud lo apaan sih, Marc?!" tanya Vio.

"Apaan?" Marc bertanya balik.

"Lo ngasih gue cokelat!" ucap Meta.

"Dan lo juga ngasih gue ini!" Yura menghempas cokelat tersebut.

"Ya, gue suka sama lo!" ucap Marc pada Yura.

"Gue benci cowok kayak lo, mulai sekarang jangan muncul di depan gue lagi," ucap Yura.

"Lo ngelawak, Marc?" tanya Vio sambil tersenyum dan mereka meninggalkan Marc di sana.

***

"Lo bego, Marc!" teriak Marc di dalam kamar mandi.

Kali ini tak ada lagi jalan untuk mendekati Vio. Marc juga tak tahu bahwa dirinya bisa melakukan hal sebodoh itu hanya karena Vio.

"Ngelawak?" ucap Marc mengulangi kalimat Vio.

"Lo yang bikin gue kayak gini, Vio!!" teriak Marc lagi.

1
Helmi Sintya Junaedi
wajib baca,,,
santai
ringan
lucu
gregetan sm vin dan yura
Helmi Sintya Junaedi
astagaaaaa,,,, sampai tamat pun tetep ribut mulu... mantap tor.. aku suka karyamu, ada sedih ny ad lucu nya , ada greget ny... cuz bikin karya baru😘
BellaBiyah: 🤭 terima kasih banyak dukungannya kak
total 1 replies
Helmi Sintya Junaedi
bisa2 ngomongin naruto buat perlombaan... woah tontonan anime suamiku itu mh
Helmi Sintya Junaedi
yuraaaaa,,, ngajak berantem ko maksa.... ya ampuuuuun lucu bngt🫢🫢
Helmi Sintya Junaedi
seru banget,,, si yura berani bngt jadi cewe... siapa aj dilawan
Gorego
next kak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!