Laki-laki tampan dengan umur yang terbilang sangat matang baru saja menginjak kan kakinya di New York, selama hampir 8 tahun tidak menginjak kan kaki nya di sini semua nya terkesan berbeda
"It's been a long time since I've been here, not much has changed, (lama tidak ke sini ternyata tidak banyak yang berubah)" ucap pria dewasa yang sial nya masih setia sendiri itu
Ssaat menuruni jet pribadi nya sangat terlihat mata elang nya yang bisa membunuh siapa saja yang berani menyenggol diri nya
Mata elang itu juga yang bisa membuat semua wanita maupun remaja bertekuk lutut di hadapan nya dan rela mengangkang meski hanya 1 malam
Mohon maaf di sini aku pakai bahasa indonesia ya, anggap saja itu bahasa dari negara sana biar mudah di baca dan di pahami demi kenyamanan bersama juga. terimakasih
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nana.ins, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Merindukan gadis liar
Kini mereka semua berkumpul di meja makan untuk sarapan, Keysa tidak canggung lantaran ia lumayan sering berada di kediaman sahabat nya itu
"Keysa kamu tidak nginep di sini lagi dari pada ada di apartemen sendirian" ucap Mama Bella kepada sahabat Rayna
Saat ini mereka semua sudah menyelesai kan sarapan nya dan masih berada di meja makan
Tadi Kesya sebelum sarapan juga mengatakan bahwa akan ke balik ke apartemen nya namun tentu saja David dan juga Bella selaku orang tua Rayna menyuruh nya sarapan terlebih dahulu
"Tidak ma pa, soal nya Kesya belum bersih-bersih di apartemen" ucap nya sambil menampil kan senyum manis nya
"Itu lebih baik sekalian aja sekarang pergi kehadiran lo itu tidak di ingin kan di sini, merepot kan" ucap Rayner tiba-tiba, setelah itu ia beranjak berdiri dan pergi begitu saja sebelum di jawab oleh Kesya
Entah mengapa Rayner dan Kesya bermusuhan, tepat nya Rayner tidak menyukai sahabat kembaran nya itu, sedang kan Kesya biasah biasah aja ia hanya sedikit seram kepada kembaran nya sahabat nya
Sedang kan Mama Bella hanya menghembus kan nafas nya, diri nya memang sudah mengetahui sejak lama bahwa anak laki-laki nya itu tidak menyukai sahabat Rayna, namun kali ini baru pertama kali Rayner melontar kan kata-kata pedas yang mungkin saja bisa menyakiti sahabat dari Rayna
"Kesya maaf kan Rayner ya mungkin dia hanya bercanda jangan di masukin ke hati, nanti biar mama marahin dia" ucap Bella kepada sahabat anak nya yang sudah di anggap seperti anak nya sendiri
Bisa kalian lihat bahwa Kesya memanggil kedua orang tua Rayna dengan sebutan Mama Papa karena itu permintaan dari Bella sendiri yang memaksa nya
"Tidak apa-apa kok ma, mungkin Rayner sedang bercanda" jawab Keysa sambil tersenyum manis
Rayna sebenar nya ingin sekali marah kepada Rayner namun ia tahan lantaran sang mama sudah menegur nya, diri nya juga penasaran kenapa Rayner tidak menyukai sahabat nya itu, padahal Kesya baik dan tidak aneh aneh entah lah
Sedang kan di tempat lain saat ini Bastian tengah bersiap-siap dia bahkan sudah mengenakan setelan jas nya
Semalam saat selesai minum diri nya tidak bisa tidur dan langsung menelpon Jonathan untuk menyiap kan jet pribadi besok pagi nya untuk diri nya kembali ke New York
Diri nya saat ini benar-benar ingin menghukum sugar baby nya itu yang dengan berani nya mengabai kan pesan dan juga telepon dari diri nya, bahkan jika orang lain adalah suatu kehormatan lantaran Bastian yang menelfon nya
Mungkin Bastian memang harus benar-benar memberi sedikit hukuman agar sugar baby-nya itu tidak terus berbuat seenak nya dan terus melanggar aturan
Bahkan Rayna tidak tahu bahwa saat ini bahaya sedang mengintai diri nya
Saat ini setelah kepulangan sahabat nya Rayna langsung menuju lantai atas dan mengambil ponsel milik nya yang ia taruh di laci
Diri nya teringat ponsel nya yang ia silent saat sarapan tadi bersama keluarga dan sahabat nya
Namun sebisa mungkin Rayna harus santai agar keluarga nya dan juga sahabat nya tidak curiga dan tidak bertanya, karena ia tidak mau berbohong terus-menerus itu bukan diri nya
Setelah membuka laci ia tidak langsung melihat ponsel nya Rayna bahkan saat ini sedang menetral kan detak jantung nya yang tiba-tiba berdetak lebih cepat bukan karena jatuh cinta melain kan karena takut
Diri nya berharap apa yang di inginkan nya semalam terkabul namun saat membuka ponsel nya ternyata ada satu panggilan dari daddy nya
Namun aneh nya di sana tidak ada pesan masuk dan panggilan pun hanya satu kali
"Aku harus bagai mana apakah Daddy akan memarahi ku atau bahkan akan menghukum ku seperti yang biasa selalu daddy ingat kan" ucap Rayna sambil menggenggam ponsel milik nya itu
Diri nya benar-benar takut saat ini namun sebisa mungkin ia menepis rasa takut itu. Diri nya berfikir bahwa sang daddy tidak akan menghukum nya
Meski di hati kecil nya ia sedikit ragu lantaran apa yang di ucap kan sugar daddy-nya Itu benar-benar nyata
"Apakah aku menelpon Daddy saja dan memberitahu kalau aku sedang sibuk, ah itu tidak mungkin pasti daddy tidak akan percaya begitu saja apalagi malam hari waktu nya orang istirahat" ucap nya lagi seolah-olah sedang bernegosiasi dengan pikiran nya sendiri
Setelah 15 menit berpikir akhir nya Rayna pun memutus kan untuk menelpon sang daddy lantaran diri nya takut di hukum, diri nya akan jujur bahwa semalam ia sengaja mensilent ponsel nya lantaran ada teman nya menginap
Dan Rayna yakin bahwa sugar daddy nya itu pasti akan mengerti dan memaklumi nya
Rayna pun menghubungi nomor ponsel Bastian namun hanya operator yang menjawab nya pertanda Bastian sedang tidak aktif
Diri nya juga mengirimi pesan kepada Bastian seperti nya ponsel pria dewasa itu benar-benar sedang tidak aktif Rayna tidak menyerah begitu saja ia kembali menghubungi ponsel milik Bastian dan sudah beberapa kali diri nya mencoba tapi tidak aktif juga
"Apakah Daddy benar-benar marah kepada ku" batin Rayna bahkan tanpa sadar ia selalu menyebut Bastian dengan sebutan Daddy tidak menyebut dengan tuan seperti sebelum-sebelum nya
Mungkin karena diri nya sering di ancam oleh Bastian dan mulai nyaman dengan panggilan itu
Diri nya juga sedikit kecewa namun ia abai kan dan berharap jika sugar daddy nya itu tidak akan muncul di hadapan nya lagi
Saat ia mencoba menghilang kan pikiran itu entah mengapa seolah-olah pikiran nya yang ingin diri nya hilang kan justru selalu berada di otak nya terus-menerus membuat diri nya merasa terganggu
Hingga akhir nya ia pun memutus kan untuk keluar menuju taman untuk menenang kan pikiran nya
Sedang kan Bastian saat ini tengah berada di dalam jet pribadi milik nya, itu sebab nya ponsel milik nya tidak sedang aktif
Saat selesai nanti Bastian juga tidak akan langsung kembali ke mansion nya iaa langsung menuju kantor untuk pekerjaan
Cukup membutuh kan waktu lama untuk sampai di New York hingga akhir nya saat ini diri nya sudah duduk di kursi kebesaran nya di kantor yang menjulang tinggi beberapa puluh lantai itu
Di sana juga terdapat Jonathan yang berdiri di hadapan diri nya yang sedang duduk di kursi kebesaran milik nya
"Jonathan apa kamu sudah menyelesai kan apa yang aku suruh semalam" ucap Bastian tiba-tiba Jonathan yang paham mengangguk dan menjawab
"Sudah Mr saya sudah mengirim anak buah kepercayaan kita untuk menjadi penjaga di rumah tuan David Atmaja, salah satu dari mereka juga menjaga CCTV di sana dan anda bisa mensabotase nya kapan saja" ucap Jonathan menjelas kan
kpn mlm update nya kk☺️☺️
sikat walang sangit itu Rayna 😂🤣😂