seorang pria bernama kaito yang hidup di kos-kosan murah seketika mendapatkan kekuatan untuk membunuh orang lain dengan instan
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon m. hussein maliki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
sage
dengan sangat cepat Phoenix menyerang tim Kayla menggunakan api yang sangat panas. "apa yang terjadi, kenapa kepala ku pusing, urat ku terlihat dengan jelas, pikiran ku kacau, tubuh ku mati rasa, pandangan ku kabur, jantungku berdetak tidak beraturan" pikir Kayla.
Kayla jatuh ke tanah, Phoenix dengan sangat cepat menusuk jantung Kayla menggunakan cakar miliknya, luka ditubuh Kayla tidak beregenerasi sama sekali. beberapa waktu kemudian, Kayla sudah berada di rumah sakit, dengan pandangan kabur, terlihat rekan-rekan Kayla yang sangat khawatir dengan dirinya. "apa yang terjadi sebenarnya, kemampuan keajaiban ku juga tidak bisa digunakan, apakah ini efek samping dari kemampuan itu" ujar Kayla.
Kayla beristirahat lebih di rumah sakit untuk meredakan luka nya. Keesokan harinya, Kayla mencoba lagi menggunakan kekuatan keajaiban terus menerus untuk menyerang hingga akhirnya timbul gejala yang sama dengan saat melawan Phoenix. "cih, ini merepotkan, ternyata benar kalau ini efek sampingnya" ucap Kayla.
Setelah Kayla mengerti kalau kemampuan keajaiban tidak akan bisa digunakan hingga 1 Minggu jika sudah melebihi batas, kemampuan keajaiban hanya bisa digunakan sebanyak 5 kali. "apakah kau sudah mengerti suatu hal Kayla?" tanya Eca.
Kayla pun tersenyum lalu menatap Eca dengan lembut. "ya, terima kasih atas bantuannya Eca, aku jadi tau cara menggunakan kekuatan ini" jawab Kayla.
Eca memeluk Kayla dengan penuh kehangatan. Malam harinya di pemandian air panas, Kayla hanya masih berpikir tentang kekuatan keajaiban miliknya, keajaiban yang tidak bisa diwujudkan adalah menghilangkan efek samping kekuatan itu. "hey Kayla ayo bermain air lebih seru lagi" ucap Yuri.
Selesai mandi, tubuh Kayla akan kembali dalam waktu 1 hari jadi esok harinya Kayla akan kembali menjadi laki-laki, semuanya bersenang-senang dengan riang gembira, muncullah sebuah makhluk yang bekerja sama dengan pemilik X arena untuk mengatur X arena, makhluk itu bernama sage yang menjadi pengatur dunia X arena. Keesokan harinya, Kayla berubah menjadi laki-laki yaitu Kaito, dengan cepat Kaito dan rekan-rekannya berangkat untuk berpetualang kembali mencari cincin yang dimaksud makhluk misterius di dalam diri Kaito. Sampainya di hutan, Kaito beserta rekan-rekannya beristirahat untuk sementara waktu, akibat perjalanan yang cukup jauh. "hey kalian semua, jangan menghalangi jalan ku, aku adalah Sage alam, kalian tidak akan bisa melawan ku karena aku yang mengatur dunia ini" ucap wanita misterius.
Kaito bangkit lalu menatap wanita itu dengan tajam. "aku tidak suka berurusan dengan seorang wanita, jadi aku akan menyelesaikannya dengan cepat" seru Kaito.
dengan cepat Kaito melancarkan serangan yang tak terlihat sebanyak 10 kali, lalu Sage itu melawan dengan mengikat Kaito menggunakan akar pohon. "kau itu hanya peserta, tidak berhak melawan ku" ujar Sage alam.
Kaito menatap Sage alam dengan tatapan merendahkan. "oh begitu ya, sepertinya kau sudah bisa untuk ku bunuh, matilah" seru Kaito.
Sage alam langsung mati, semua rekan-rekan Kaito terkejut, dengan cepat informasi itu sampai ke semua Sage di X arena. di kerajaan Sage, semuanya membahas tentang kemampuan Kaito yang dapat membunuh Sage. "aku menghidupkan kembali seseorang bernama aoi, dia mempunyai mata yang dapat merubah realitas dan melihat semua informasi tentang targetnya, aku juga menghilangkan ingatannya agar dia tidak melawan ku" ungkap Sage.
Kaito dan rekan-rekannya akhirnya sampai di suatu jurang yang sangat tinggi, ditambah dengan kemunculan naga yang banyak sekali bahkan dapat menghabisi mereka, Kaito menggunakan 'dream' menciptakan struktur untuk sampai ke naga itu lalu menyerang naga itu menggunakan katana miliknya, semua naga lenyap dengan katana Kaito. "hebat sekali, Kaito kau sudah berusaha dengan baik, semangat berjuang" ucap Ryu.
dengan sangat cepat bahkan tidak terlihat, aoi menebas kepala Ryu, sehingga Ryu tidak bisa melihat masa depan, Kaito menyerang aoi menggunakan kecepatan yang lebih cepat, mereka berdua bertarung hingga membelah dimensi karena aoi terus mencoba merubah realitas, sayangnya tidak bisa. "kau bukankah kita pernah bertemu, kalau tidak salah namamu aoi kan, mata indah itu masih ada ya" ujar Kaito.
Retakan dimensi tercipta dimana-mana akibat serangan Kaito dan aoi, dengan cepat aoi menghancurkan rekan-rekan Kaito menggunakan mata miliknya, semua kepala rekan-rekan Kaito terputus dari tubuhnya, seketika Kaito terdiam dan hanya berdiri di jurang. "kau itu hanya manusia rendahan, mari kita lihat apa yang kau punya untuk melawan ku" ucap aoi.
Aoi menggunakan mata spesial miliknya melihat semua informasi tentang Kaito, namun matanya hanya melihat kehampaan dan beberapa tulisan aneh. "awal dari segalanya dan akhir dari segalanya, bersemayam di tubuh manusia, menyegel kekuatan agar tidak menghancurkan segalanya, bukan makhluk hidup atau mati, siapa kau sebenarnya Kaito hatashi?" tanya aoi dengan kesal.
Mata spesial aoi meledak ketika mencoba melihat lebih dalam, Kaito hanya diam menatap aoi yang kesakitan akibat matanya yang hancur. "aku hanya siswa sekolah biasa, namun disisi lain aku adalah ΑΩ, yang berada di hadapan mu bukan tandingan mu" jawab Kaito.
Aoi dengan cepat mencoba melawan namun tidak bisa mengenai Kaito, skill 'dream' milik Kaito membuat aoi melambat sehingga aoi dapat diserang dengan mudah, pedang aoi hampir mengenai Kaito namun aoi langsung mati. "aku sudah bosan dengan julukan itu, jika memang benar aku juga ingin tau siapa diriku sebenarnya" ucap Kaito.
Kaito membangkitkan semua rekannya menggunakan skill 'dream' yang sudah mencapai tingkat maksimal. Di kerajaan Sage, semua Sage terkejut dengan kematian aoi, mereka tidak melihat kemampuan istimewa. "Kaito siapa kau sebenarnya, apa yang kau rencanakan di dunia ini" ujar Sage.
Kaito dan rekan-rekannya akhirnya sampai di sebuah kota, mereka langsung menyewa penginapan untuk beristirahat. keesokan harinya, Kaito dan rekan-rekannya bertemu dengan teman-teman mereka yang berada di X arena juga, karena para Sage dunia X arena berubah drastis yang awalnya modern dengan alat canggih sekarang seperti kembali ke abad pertengahan. "wah, ini seperti abad pertengahan, aku tidak sadar kalau X arena menjadi seperti ini" ucap Ratna.
Kaito memperhatikan sekitarnya, lalu melihat poin yang dimilikinya dapat ditukar dengan mata uang suatu kerajaan, Kaito menukar 1.000 poin untuk 10.000 koin kerajaan itu, mereka melihat suatu bangunan yang disebut guild, lalu Kaito dan semua rekannya masuk ke guild. "selamat datang, ada yang bisa dibantu?" tanya kasir guild.
Kaito menatap semuanya seperti abad pertengahan, lalu Kaito menggunakan pengetahuan yang ia dapatkan dari permainan yang sering dirinya mainkan. "aku ingin mendaftar untuk menjadi petualang" jawab Kaito.
Kasir guild pun memberikan kartu nama petualang tingkat F yang merupakan lelucon bagi Kaito yang seharusnya sudah tingkat A, semua rekan Kaito akhirnya memiliki kartu nama lalu memulai petualangan untuk mencari cincin yang dimaksud makhluk misterius. Di kerajaan sage, semua Sage terus mengawasi pergerakan Kaito dari layar yang menunjukkan aktivitas Kaito, salah satu Sage memilih untuk memanggil seseorang dari dunia yang sama dengan Kaito yang mengetahui tentang Kaito, para Sage setuju lalu Sage itu membuat lingkaran energy yang cukup besar, seketika muncul seorang wanita dengan seragam sekolah. "dimana ini, apa yang terjadi, padahal aku sedang bersenang-senang di kantin sekolah" ucap wanita itu.
Sage itu mengikat wanita itu menggunakan kemampuan miliknya. "berikan semua informasi tentang Kaito hatashi, jangan berbohong?" tanya Sage.
Wanita itu tersenyum lalu matanya berbinar-binar dengan indah. "Kaito ada di dunia ini, akhirnya aku menemukan dia, aku akan mencarinya, terima kasih telah membawa ku ke dunia ini, namaku Grace salam kenal ya" jawab wanita itu.
Dengan cepat Grace menyentuh ikatan energy yang dibuat Sage, seketika ikatan energy itu hancur lalu Grace melompat menghancurkan jendela ruangan untuk pergi dari kerajaan sage. "apa yang terjadi barusan, bagaimana bisa ikatan ku lepas oleh dia" ujar Sage.
Sage melakukan pemanggilan sekali lagi lalu memanggil peneliti yang pernah meneliti Kaito. "eh, dimana aku, kenapa aku bisa disini" ucap peneliti.
Sage itu mengikat peneliti dengan kemampuan miliknya. "namaku Solomon beritahukan aku semua yang kau ketahui tentang Kaito hatashi?" tanya Sage.
Peneliti itu langsung terkejut dan melepas ikatan Sage Solomon dengan alat yang ada di saku celananya, dengan cepat peneliti itu mengecek ponselnya. "darurat,darurat, darurat. Pemberitahuan penting segel pertama ΑΩ telah sepenuhnya terbuka" pesan ponsel.
Peneliti itu hanya bisa diam dengan wajah putus asa. "terima kasih meskipun harus mengorbankan diriku tapi keluarga ku di dunia masih terselamatkan, aku sangat berterima kasih akhirnya dunia yang keluarga ku tempati tidak akan berakhir, aku sangat tidak masalah jika dunia ini yang hancur, terima saja dia akan membawa kiamat yang sebenarnya ke dunia ini" ungkap peneliti.
Ponsel peneliti meledak lalu menghancurkan tubuh peneliti itu hingga tidak ada lagi yang tersisa kecuali darah, Sage Solomon itu hanya bisa diam dengan wajah yang sangat terkejut. "Kaito hatashi siapa kau sebenarnya" ucap Sage Solomon.
Di guild. "aku akan melacak keberadaan mu, sepertinya kau sudah memulai permainan yang sebenarnya, ikutilah nada yang ada hingga berakhir, sage Solomon" isi pikiran Kaito.
Permainan yang sesungguhnya akan dimulai dari sekarang.