NovelToon NovelToon
COLD REVENGE

COLD REVENGE

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Mafia / Kriminal / CEO / Perasaan / Konflik etika / Orisinil / Janda / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Tamat
Popularitas:1M
Nilai: 5
Nama Author: Margaret R

Revenge is a dish best served cold.

Belasan tahun menunggu seorang gadis lemah menunggu kesempatan untuk membalas dendam kematian Ibu dan Ayahnya.

Dalam hidupnya langit tak pernah biru lagi, maka dia akan membaginya pada mereka yang harusnya mendapatkannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Margaret R, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 30. Casual Date 2

"Kau tak punya kekasih, wanita secantik dirimu."

"Ini hanya masalah aku mau atau tidak. Sudah kubilang hidupku masih kacau. Kekasih akan menambah kacau di banyak hal."

"Kau nampaknya punya kehidupan yang baik Emma. Karier yang cemerlang, kenapa kau mencari masalah dengan terlibat semua ini."

"Iya kehidupanku baik Bibiku. Dia mendampingiku dengan baik. Tapi itu tak cukup, dari awal itu tak cukup. Bibiku memohon padaku untuk menyudahi semua ini, tapi aku tak bisa."

Dia diam. Senior yang perhatian. Julukan Coldlin itu tidak pantas untuknya. Mungkin dia hanya memilih circle-nya, dia bukan pria yang tebar pesona ke siapa saja. Dia hanya menghindari terlalu banyak orang yang lalu lalang dalam hidupnya. Dia cukup perhatian.

"Jadi kita kencan Coldlin?" Aku melihatnya sambil bertopang dagu di kursiku.

"Tidak, aku tak bisa membuat kekacauan dengan rekan kerja. Ini sama sekali tak bisa diterima." Dia tertawa dan akhirnya mumutuskan. "Jangan tersinggung, aku bukan menolakmu, kau sangat cantik, tak ada laki-laki yang tidak mengakuinya, hanya tak yakin hal ini mempergaruhi pekerjaan kita."

Dia nampaknya orang yang logis. Aku menghargai orang-orang dengan pemikiran tenang sepertinya. Atau dia tak nyaman dengan caraku memulai hubungan seperti ini, aku tahu kami adalah orang asing sebelumnya. Itu tak bisa disalahkan.

"Tidak, aku tidak tersinggung. kau pria yang baik Coldlin. Baiklah, jika kau ke LA beritahu aku oke."

"Iya. Jauhkan dirimu dari masalah sebelum itu terjadi."

Pertemuan itu berakhir. Aku kembali ke LA keesokan harinya. Teman-temanku mengkhawatirkanku, tapi kujawab aku baik-baik saja. Hanya kelelahan penerbangan panjang dan udara yang tiba berbeda.

Antonio meminta bicara denganku setelah aku kembali.

"Kami sudah mulai menerornya. Tapi nampaknya dia tak percaya. Sudah kukirimkan padanya foto satu rekeningnya yang kau ambil. Kita lihat saja apa dia akan menyerah atau tidak."

"Kau harus mendapatkannya..."

"Dia akan membayar. Tenang saja. Jika tidak dia akan diselidiki dia akan kehilangan lebih banyak lagi. Kita hanya perlu mengancamnya lagi." Aku merasa juga begitu. Sihlakan menikmati sakit kepala bertubi-tubi sampai nanti kau masuk penjara.

Ada pekerjaan yang harus kutangani kemudian. Kali ini mengharuskan aku ke kantor polisi lagi. Sementara belum ada kabar apapun dari Thomas, tapi sekarang Colin menelepon.

"Colin, sayang, kau meneleponku. Apa kita ada pekerjaan?"

"Tidak, aku hanya mau menelepon menanyakan keadaaanmu."

"Aku baik-baik saja. Tenang saja aku tidak akan melakukan hal yang berbahaya. Sudah kubilang padamu dan Thomas."

Walaupun jika aku berdiri di depan Hans Dench rasa ingin meni*nju mukanya sendiri sampai dia terjungkal sangat kuat tapi aku akan bertahan tidak melakukannya. Itu akan terlalu mudah untuknya. Siksaan tiap malam memikirkan uangnya akan habis akan lebih baik.

"Kuharap kau menempati itu untuk keselamatan dirimu sendiri. Dia mungkin mengirim pembun*uh bayaran untuk melenyapkanmu sendiri jika dia tahu kau memburunya."

"Iya, aku tahu. Kapan kau ke LA?"

"Belum, tapi mungkin dalam waktu dekat ada yang permintaan data. Karena kau salah satu sumber data kami. Itu akan berasal dari Thomas langsung."

"Terima kasih untuk mengingatkanku. Kau senior yang perhatian."

"Ada kabar baik dari Thomas, orang yang kau potret di klub itu benar adalah tangan kanan saudara laki-laki Assad. Kami mengawasinya secara ketat sekarang. Kegagalan pengiriman itu sudah 6 bulan yang lalu seharusnya mereka akan mulai mengirim batch baru. Karena itu jangan membuat gerakan oke. Kapal-kapal Herron pasti membawa barang itu lagi. Tapi pasti portnya akan berubah."

"Ohh, benarkah. Itu bagus. Tapi mereka belum mendapatkan jadwalnya bukan."

1
Anonim
syarate berat ya codlin...
anisa edi
luar biasa👍👍👍👍👍
Glofish Guppy
aku dari awal Alexa ngikutin kk Margaret,kalo ga gara gara hp laptop ilang,aku dah bertahun tahun jadi penggemar nya,karyanya bagus semua👍👍👍☝️☝️☝️
💜Ilalang Senja💜
Like ... semangat berkarya Author
💕Bernadet Wulandari💕
baru juga awal udah mewek aja. maaf baru baca cerita ini.
Dwi Oktaviana
Luar biasa
PSG
ko ga ada lanjutannya LG Thor.... sedih sy 😔😔😔
PSG
keren semua critanya othor 1 ini 😍😍
Serevina Simanjuntak
Luar biasa
ms. yati74
luar biasa
Wina Rachma
Luar biasa
Dyah Oktina
wah... gini doang... nunggu kelanjutannya nih....pasti lama...
Dyah Oktina
emma...aku yg deg...deg...deg an.. pdhal kamu yg nguntit... aduh...jantung ku
Dyah Oktina
iya emma...bandel banget... kla ada apa2 kasihan bibi,paman juga kekasihmu
Dyah Oktina
jawab aja ok... gitu aja kok répot ...emma... kecuali kamu ngak suka
Dyah Oktina
jgn pantang menyerah colin...
Dyah Oktina
terbalik kali thor.. aku(emma) d us dia d uk
Dyah Oktina
iya emma cari lagi cowok yg baik juga kaya.. 😁😁😁
Dyah Oktina
ngak tahan dgn ganteng n ciut nya emma.. 😁😁😍
Dyah Oktina
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!