NovelToon NovelToon
Wanita Pengganti

Wanita Pengganti

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Balas Dendam / Peningkatan diri-peningkatan identitas/sifat protagonis / Mafia / Identitas Tersembunyi / Persahabatan / Chicklit / Tamat
Popularitas:151.7k
Nilai: 5
Nama Author: Sisca Nasty

Demi membalaskan dendam sahabatnya, Axela rela merubah penampilannya menjadi wanita culun yang sangat jelek. Menggunakan kaca mata tebal dan tompel di pipinya. Rencana yang ia susun berjalan dengan lancar awalnya. Namum, ketika semua hampir berhasil tiba-tiba identitas aslinya ketahuan. Semua orang tahu kalau dia bukan Alsha yang asli. Melainkan Axela.
Apa selanjutnya yang akan dilakukan Axela? Akankah ia berhasil membalaskan sakit hati Alsha terhadap semua orang yang pernah menyakitinya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sisca Nasty, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Masih Serba Salah

Pagi ini lagi-lagi Axela di buat ngantuk karena semalaman dia tidak tidur. Masuk ke kamar saat jam sudah menunjukkan angka setengah enam. Pagi tadi Axela juga minta bantuan Due agar ia bisa masuk ke dalam rumah tanpa ketahuan siapapun.

Sambil memasak sarapan pagi, Axela terus saja menutup mulutnya karena menguap. Wanita itu ingin tidur lagi. Namun, tugas harus ia selesaikan agar tidak ada keributan di sana.

Ketika ingin menghidangkan makanan di piring, tiba-tiba tangan seorang pria melingkar di perut Axela hingga membuatnya terperanjat kaget. Makanan yang masih ada di wajan harus tumpah semua hingga membuat Axela terlihat syok.

"Kenapa harus kaget?" Deon dengan berani mengecup leher Axela.

"Lepaskan aku!" Dia cepat-cepat mendorong pria itu agar menjauh sebelum memperhatikan makanan yang kini berserak di lantai. "Deon, apa yang kau lakukan? Kenapa kau bisa ada di sini?" Axela sama sekali tidak tahu, kalau malam ini Deon ada di kamar tamu.

"Aku tidur di rumah ini," jawabnya santai. Ia mendekati Axela lagi seolah ada yang ingin ia lakukan.

Namun, suara sepatu membuat mereka berdua mematung. Di sana terlihat Youra dan Luisa muncul dengan wajah yang begitu jutek.

"Oh, di sini rupanya," ketus Youra. Ia cemburu dan tidak terima.

Namun, alasan untuk menghukum Alsha belum ketemu sejak semalam. Pagi ini, makanan yang tumpah di lantai akan ia jadikan alasan agar bisa menyiksa Alsha dan membuatnya menderita.

"Youra, Alsha tidak salah. Aku yang menumpahkan makanan ini," ucap Deon yang memang sengaja membela Alsha agar terbebas dari hukuman yang ingin diberikan oleh Youra.

"Deon, kau hanya tamu di rumah ini. Sudah bagus tadi malam aku membiarkanmu tidur di kamar tamu. Sekarang, karena kau sudah terlihat jauh lebih baik alangkah baiknya kau segera pergi. Karena kau sama sekali tidak dibutuhkan di sini," ketus Youra.

"Aku memang mau pergi." Deon menggandeng tangan Axela. "Tapi tidak sendirian. Aku akan pergi bersama Alsha!"

Bukan hanya Youra dan Alsha saja yang kaget. Axela saja kaget dan tidak mau sampai-sampai dia menghempaskan tangan Deon begitu saja. "Apa yang kau katakan? Aku tidak mau pergi dari rumah ini!"

"Alsha, ayo ikut saja. Di rumah ini kau sudah tidak di anggap," bisik Deon berharap wanita di depannya mau menurut. Pria itu bertingkah seperti seorang pahlawan. Padahal sebenarnya dialah orang yang paling jahat dan tidak memiliki hati.

"Tidak! Ini rumahku. Aku tidak akan pergi dari sini!" ketus Axela mantap.

Youra dan Luisa masih memilih diam. Walau sebenarnya mereka sudah tidak sabar untuk menyiksa Axela.

"Baiklah, aku akan datang lagi nanti. Aku harap kau bisa jaga diri." Deon memandang Youra. "Jika kau menyakitinya lagi, aku akan menghubungi polisi agar kau mendekam di penjara!" ancamnya.

"Kau pikir aku takut?" sahut Youra yang terlihat tidak takut sama sekali.

Deon pergi meninggalkan mereka bertiga. Axela menatap punggung Deon sekilas sebelum memandang wajah Youra dan Luisa bergantian.

"Maafkan saya, Nona," lirih Axela dengan ekspresi ketakutan yang sengaja di buat-buat.

Youra yang memang sudah muak melihat Alsha, segera melayangkan tangannya menuju pipi Axela. Namun, Axela tidak mau di siksa lagi. Wanita itu memegang tangan Youra ketika hampir saja mendarat di pipi kirinya.

"Berani sekali kau mencegah kak Youra. Kau memang pantas di hukum, Alsha!" ketus Luisa.

"Saya akan membereskan semuanya. Anda tidak perlu memukul saya seperti binatang!" ketus Alsha hingga membuat Youra semakin marah. Ketika Axela menghempaskan tangan Youra, di detik itu Luisa menarik rambut Axela. Dengan sekuat tenaga dia mendorong tubuh Axela hingga terjatuh dan mendudukinya makanan yang berserak di lantai. Makanan itu masih panas. Axela segera menyingkir setelah beberapa detik terduduk.

Tawa Youra dan Luisa memenuhi isi dapur. Axela berdiri dan menatap wajah Luisa. Ia ingin membalas perbuatan wanita sok hebat itu.

"Oh, uda berani ya sekarang," sahut Youra. Dia mendorong tubuh Axela hingga wanita itu bersandar di kitchen set. "Aku ingin lihat, sampai dimana kau berani membantah perintahku! Wanita sampah!"

Axela mengepal tangannya. Giginya saling menggertak. Sudah habis kesabarannya. Dia tidak mau menunda lagi untuk membalas perbuatan orang-orang yang sudah menyakiti sahabatnya.

"Kenapa? Kau mau membalas perbuatanku? Sini kalau berani. Wanita sampah sepertimu akan selalu menjadi wanita sampah!" hina Youra yang semakin menjadi. Suasana di dapur semakin panas. Beberapa pekerja mengintip secara diam-diam untuk melihat apa yang terjadi. Tidak terkecuali Bi Ina. Wanita paruh baya itu yang terlihat cemas.

"Apa yang ingin dia lakukan? Apa dia sudah lupa tujuan awalnya masuk ke rumah ini apa?" gumam Bi Ina di dalam hati.

"AYO!" teriak Youra.

"Gak, Axela! Gak sekarang Kau harus bisa menemukan surat-surat penting itu dulu," gumamnya di dalam hati. Axela memilih untuk menundukkan kepalanya dan bersikap lemah.

"Maafkan saya, Nona."

"Sudah ku duga. Kau tidak akan berani membalas perbuatanku!" Youra mendekati wajah Axela dan menatap wanita itu dengan tatapan meledek. "Mulai sekarang, aku tidak akan membiarkanmu keluar kamar! Kau harus di kurung," ucap Youra dengan suara berbisik.

Axela menaikan dagunya. "Gawat! Jika aku di kurung di kamar, aku akan semakin kesulitan mencari surat-surat penting itu," gumam Axela di dalam hati.

"Kenapa? Kaget? Takut?" ujar Youra.

"Kak, jika dia di kurung lalu siapa yang akan menjadi pembantu gratis kita nanti?"

"Kita tidak perlu pembantu Luisa. Melihat dia menderita dan membusuk di dalam kamar, jauh lebih menyenangkan," sahut Youra.

"Dasar wanita tidak memiliki hati!" ketus Bi Ina. Jelas saja ucapan wanita paruh baya itu membuat perhatian semua orang teralihkan.

"Siapa yang bicara?" teriak Youra.

Axela memandang wajah Bi Ina yang muncul dari balik dinding. Wanita itu mengeryitkan alisnya dengan wajah bingung. "Bi Ina, kenapa dia melakukan semua ini? Dia sudah tahu kalau aku bukan Alsha. Lalu, kenapa dia masih mau membelaku?" gumam Axela di dalam hati.

"Anda bukan manusia, Non. Selama ini Non Alsha sudah cukup sabar menghadapi Anda berdua dan juga ibu anda. Non Alsha juga manusia non. Jangan perlakukan dia seperti binatang. Dia yang memiliki rumah ini. Sejak dia lahir dia sudah dijadikan sebagai Nona muda di rumah ini. Kalian berdua hanya figuran yang datang-datang berubah menjadi peran utama. Sungguh sangat disayangkan jika dua wanita cantik seperti kalian memiliki hati yang begitu busuk. Memang hari ini kalian bisa menang. Tapi saya yakin suatu saat nanti, kalian semua akan mendapat balasannya. Saya bersumpah jika detik pembalasan itu tiba saya akan menjadi orang pertama yang akan tepuk tangan!"

1
Miyar Spa
Bagus alur ceritanya
Di Elva
lah seharusnya jangan semudah itu, dr cara bicara Bi Ina di tlp dengan seseorang aja, si Alsha awalnya udah curiga, eh tiba" gk jd curiga.. karakternya agak ling-lung sih ini 😑
Di Elva
mungkinkah ada pihak lain yg lebih berbahaya selain mereka yg sering terlihat di samping Alsha?
Nelly riza Salsabilla
Biasa
Riyanti
Cinta segi tiga
Santi Rahma
Luar biasa
Santi Rahma
selalu keren krya2 nya
Santi Rahma
jdi cerita nys kembar tpi beda orang tua.jdi pengganti sahabat yg meninggl
Desmar Niati
cerita nya bagus banget , baru pertama membaca karya ini dan ceritanya tidak bertele²
Arie Sanjaya
tamaattt??? cerita soal adik gibson gmn thorrrrr......
Ayu Dwi S
pdahal alsa mati itu kan d bunuh deon ygy kalo gk salah baca
Rinta Afifah
naaah lho bingung gk tuh
ʰᶦᵃᵗ 📴🦚
kamu menolak alsha karena kamu mencintai axela
Kiki Sulandari
Due menolak Alsha karena dirinya mencintai Axela..
Surprise
🍒Cinta Meydia🦅
ea ea ea... jgt jgt jgt... jeder ga tuh jeder ga tuh jeder ga tuh
ʰᶦᵃᵗ 📴🦚
untungnya yang kena kakinya bukan kepala nya
Kiki Sulandari
Semangaaaat🌹🌹🌹🌹🌹
Kiki Sulandari
Alsha mengenal Due....
Kapan ?
Dimana?
Atri Sumarti II
lanjut Thor
Sarah Mulyan
next thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!