NovelToon NovelToon
The Escort Man

The Escort Man

Status: tamat
Genre:Romantis / Fiksi Modern / Tamat
Popularitas:254.3k
Nilai: 5
Nama Author: Bundew

Menghidupi diri sendiri dengan cara memuaskan para wanita kaya yang kesepian adalah jalan hidup yang dipilih oleh Oscar Petrichor. Lantas alasan apa sebenarnya yang membuat Oscar selalu enjoy melakoni pekerjaan yang dipandang rendah dan menjijikkan bagi sebagian besar orang tersebut?

Akankah ada satu wanita yang membuat hati Oscar tergugah dan membuatnya berhenti melakoni pekerjaan sebagai escort man?

"Apa kau selalu menyukai wanita yang lebih tua?" -Madame Aster Brennen-

"Bagiku, semua klien istimewa, dan aku harus bisa memberikan kesenangan pada mereka." -Oscar Petrichor-

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bundew, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

ALASAN

Oscar duduk diam di teras belakang rumah yang langsung menghadap ke danau. Sesekali pria itu akan menenggak minuman di botol yang berada di tangannya. Bibir pria tiga puluh tahun tersebut juga akan mengepulkan asap yang kemudian mengurung wajahnya. Tatapan mata Oscar lurus mengarah ke depan, dimana air danau yang sesekali terlihat berriak karena hembusan angin malam.

Cukup lama Oscar termenung dalam sepi dan gelapnya malam, hingga sebuah deheman membuyarkan semua lamunan Oscar.

Cepat-cepat Oscar mematikan rokoknya, lalu menoleh ke arah Naomi yang kini bersedekap seraya menatap tak senang pada Oscar.

"Darimana kau mendapatkan minuman itu, Osh?" Tanya Naomi yang kangsung dengan cepat merebut botol yang hendak disembunyikan oleh Oscar.

"Banyak dijual di toko di tempat aku membeli bahan makanan hari ini," jawab Oscar jujur.

"Lagipula, satu botol tak akan membuatku mabuk dan aku bukan lagi escortman di agensimu!"

"Jadi aku tak perlu mematuhi peraturan yang kau buat itu lagi," ujar Oscar panjang lebar yang langsung membuat Naomi menenggak sisa minuman di botol di tangannya.

"Nao!" Oscar dengan cepat mencegah Naomi, meskipun sedikit terlambat dan sudah ada beberapa mili dari minuman beralkohol itu yang terlanjur ditelan oleh Naomi.

"Apa yang kau lakukan?" Marah Oscar pada Naomi.

"Apa yang aku lakukan? Aku sedang minum! Sama sepertimu!" Jawab Naomi yang balik mendelik pada Oscar. Sebelum kemudian wanita itu sedikit limbung hingga Oscar harus buru-buru membimbingnya agar duduk di kursi.

"Apa kau ingin cepat mati, hah? Kau sedang dalam pengobatan!" Omel Oscar lagi pada Naomi.

"Aku memang akan mati cepat atau lambat, Osh!" Sergah Naomi seolah sedang mengingatkan Oscar yang langsung terdiam.

"Maaf aku tak bermaksud-"

"Tidak perlu minta maaf!" Naomi memotong kalimat Oscar.

"Kau tahu kenapa aku melarang keras para escortman minum dan mabuk?" Tanya Naomi mengalihkan pembicaraan.

"Profesionalitas?" Jawab Oscar menerka-nerka.

"Bukan!" Naomi menggeleng samar dan Oscar langsung mengangkat sebelah alisnya.

"Aku tak mau kejadian yang pernah terjadi di antara kita sepuluh tahun lalu kembali terulang," ujar Naomi lirih mengemukakan alasannya.

"Sejujurnya, aku penasaran dengan apa yang terjadi pada kita malam itu dan bagaimana kau bisa begitu ceroboh?" Tanya Oscar yang wajahnya terlihat benar-benar ingin tahu.

"Itu benar-benar diluar dugaanku!"

"Bukan karena kau memang sengaja melakukannya?" Tanya Oscar lagi memancing.

"Apa maksudmu dengan sengaja?" Kedua telunjuk Naomi membentuk tanda kutip.

"Sengaja agar kau bisa tidur denganku," Oscar tertawa kecil dan terlihat percaya diri sekali.

"Kenapa aku harus menjebak diriku sendiri jika memang aku ingin tidur denganmu? Kau adalah koleksiku, dan aku bisa tidur denganmu kapanpun aku ingin!" Sergah Naomi dengan nada pongah.

"Tapi anehnya kau tidak pernah mengajakku untuk tidur denganmu saat aku masih menjadi koleksimu, Naomi!"

"Apa kau sungguh-sungguh tak pernah menginginkan aku selama ini?" Tanya Oscar semakin penasaran.

"Aku...."

"Aku hanya merasa tidak percaya diri," jawab Naomi lirih.

"Tidak percaya diri?" Oscar mengernyit bingung dan merasa tak paham.

"Aku takut jika aku tak akan bisa memberikanmu kepuasan, karena kau selalu mengatakan kalau kau adalah Oscar yang tidak mudah mendapatkan apa yang kau inginkan itu sekalipun kau sudah tidur dengan banyak wanita!"

"Aku merasa tak mampu atau mungkin aku hanya takut. Satu yang pasti aku tam mau membuatmu kecewa!"

"Jadi aku memilih untuk menahan diri saja," lanjut Naomi seraya tersenyum kecut.

"Menahan diri?" Oscar berdecih.

"Melakukannya bersama Mitch lebih tepatnya! Kau sama sekali tak menahan diri!" cibir Oscar selanjutnya dengan nada suara yang meninggi seperti orang yang sedang cemburu

"Bersama Mitch hanya selingan, karena standar Mitch tak setinggi dirimu-" Kedua pundak Naomi mendadak sudah direngkuh oleh Oscar.

"Kau bahkan belum mencoba bercinta denganku, dan kau sudah bisa menilai berdasarkan asumsi-asumsi saja!" Oscar menatap Naomi dengan geram.

"Bukan asumsi! Tapi kenyataannya memang begitu!"

"Kau selalu minum diam-diam setelah melayani klien dengan alasan kau belum puas, kau belum mencapai kepuasan yang kau inginkan!" Sergah Naomi membalas tatapan Oscar dengan tajam.

"Aku juga bukan Aster Brennen! Satu-satunya wanita yang katamu berhasil membuat Oscar Petrichor jatuh cinta dan mendapatkan apa yang selama ini ia cari saat bercinta!" Lanjut Naomi lagi dengan nada mencibir.

"Aku tidak jatuh cinta pada Aster Brennen!" Bantah Oscar menyangkal kalimat Naomi.

"Tapi kau merasa nyaman bersamanya!" Sergah Naomi sok tahu.

"Kau bahkan menghabiskan waktu sepanjang hari untuk menemui Brennen di kantornya dan mungkin bercinta dengannya seharian sebelum kita pergi ke sini."

"Apa itu sebuah salam perpisahan?" Cibir Naomi lagi pada Oscar.

"Kau yang mengusirku dan menyuruh aku melakukan apapun yang aku inginkan waktu itu," ujar Oscar mengingatkan sekaligus mencari pembenaran.

"Ya! Seharusnya kau tak usah menemuiku lagi ataupun ikut denganku ke kota terpencil ini!"

"Seharusnya kau menerima tawaran Aster Brennen dan menjadi kekasihnya saja, agar kau bisa berendam dengan uang dan emas setiap malam, lalu menikmati apartemen serta mansion mewah yang diberikan oleh Brennen beserta semua fasilitasnya!"

"Tak perlu juga merasa frustasi karena melihat wajah dan sikap ketus Jess setiap hari!" Naomi terus bercerocos seolah wanita itu sedang mengeluarkan segala uneg-uneg di dalam hatinya.

"Kenapa kau tak melakukan itu semua, Oscar? Kenapa kau malah kembali lagi kepadaku dan menghabiskan harimu dengan sia-sia untuk merawatku?" Tanya Naomi dengan nada lirih.

"Tak ada yang sia-sia, Nao!" Oscar memangkas jarak di antara dirinya dan Naomi.

"Aku ikhlas merawatmu dan menemanimu disini, karena...."

"Karena kau adalah orang yang paling berarti di dalam hidupku." Oscar mengulurkan tangannya untuk mengusap wajah Naomi.

"Jika aku tak pernah bertemu denganmu, mungkin saat ini aku masih jadi Oscar yang miskin yang tidur di kolong jembatan atau meringkuk kedinginan di kursi taman." Lanjut Oscar lagi sambil sedikit mencondongkan tubuhnya ke arah Naomi yang hanya bergeming.

"Dan sejujurnya, aku merasa cemburu karena kau tidur dengan Mitch selama inj dan selalu menolak ajakanku untuk bercinta." Oscar sedikit menyibak rambut sebahu Naomi, lalu mencium belakang telinga wanita tersebut dan menggigit kecil daun telinganya.

"Aku tak mau membuatmu kecewa," Naomi kembali mengungkapkan alasannya dan wanita itu sedikit menggeliat karena Oscar yang kini mulai memainkan lidahnya di sekitar daun telinga Naomi.

"Kau tidak akan tahu sebelum mencobanya." Nada suara Oscar terdengar merayu.

"Jadi ayo kita coba malam ini, karena kita adalah kekasih dan bukan lagi kakak beradik!" Lanjut Oscar lagi yang sudah menangkup wajah Naomi, lalu menatapnya penuh kesungguhan.

Atau mungkin itu hanya sebuah keinginan?

Keinginan untuk bercinta dengan Naomi!

"Nao!" Oscar mulai mendesak,dan mendekatkan bibirnya ke wajah Naomi. Pria itu sepertinya he dak mencium Naomi,namun tangan Naomi sudah bergerak cepat untuk menahan bibir Oscar.

"Kau bisa gosok gigi dulu!" Ujar Naomi seraya berbalik dan meninggalkan Oscar. Wanita itu masuk ke rumah lalu langsung menuju ke kamar Oscar.

Oscar menipiskan bibirnya, lalu segera masuk dan menyusul Naomi.

.

.

.

Terima kasih yang sudah mampir.

Jangan lupa like biar othornya bahagia.

1
melting_harmony
Luar biasa
Sulaiman Efendy
THE BEST ON YOU BUNDEW...
👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Sulaiman Efendy
MSKI BNYK ADEGAN TK BRMORAL,, SEPERTI NOVEL KISAH DEAN, FELICHIA, ERLAN & NAVYA, KISAH ESCORT MAN, BENAR2 KARYA YG SANGAT BAGUS DARI BUNDEW.. KRN BNYK PESAN MORAL YG DISAMPAIKN BUNDEW DLM NOVEL ESCORT MAN INI..
HNYA SATU NOVEL BUNDEW YG AKU BENAR2 TDK SUKA DGN CRITANYA,, YAITU NOVEL QUEENA (ISTRIMU TAWANANKU).. BAGIKU SEBAGAI READER,, ITU KARYA TERBURUK BUNDEW, ENTAH KRN JLN CERITANYA, ATAU KRN ENDINGNYA, YG JELAS AKU BNR2 EMOSI BACA NOVEL ITU.. SAMPAI AKU BRHALU INGIN ADA DLM NOVEL ITU DN INGIN PENGGAL KPALA TU BRACHON LEY SPRTI AKU PRNH PENGGAL KPALA SALAH SUKU ETNIS PENDATANG SAAT TERJADI PERANG ETNIS DI KALIMANTAN BARAT... DN KOTA SAMPIT DLU..
Sulaiman Efendy
YAA KLUARLH OSC...😋😋😋😋😋
Sulaiman Efendy
OSCAR YG DUNGU BIN GOBLOK.. MSH CERDAS & PINTAR SI JESS
Sulaiman Efendy
PASTI KERJAAN ASTER TUU
Sulaiman Efendy
NAH ITU JAWABANNYA.
Sulaiman Efendy
TERNYATA RIVERA UDH MNIKAH
Sulaiman Efendy
TEPAT SEKALI KPUTUSAN LO, DN BKN KPUTUSAN YG SALAH, DN ITU KPUTUSAN YG BRILLIANT.
Sulaiman Efendy
NAHHH BENARKN, PSIKIS & MENTAL JESS BNAR2 TRKONTAMINASI PERBUATAN ORG2 DISEKITARNYA
Sulaiman Efendy
KLO TURUTI KATA2 ASTER, SUNGGUH LO PRIA PALING DUNGU, DN SDUNGUNYA MLEBIHI KELEDAI
Sulaiman Efendy
WANITA PEZINAH, LO UDH 40 THN, MGKIN RISKAN UNTUK HAMIL, SKRG LO MNGKIN MSH BSA HEPI2, LIAT 10-15-20 TH KDEPAN, KLO LO PNJANG UMUR, LO AKN HIDUP KSEPIAN TNPA SEORANG ANAK, HARTA LO YG MLIMPAH, MO LO KMANAIN..??? MAO LO BAWA MATI.. PNYEMANGAT HIDUP ITU ADALAH KHADIRAN ANAK.
Sulaiman Efendy
MANUSIA YG SUKA BRZINAH ATAU SEX TNPA IKATAN PRNIKAHAN, LBH RENDAH DERAJATNYA DRIPADA BINATANG... DN AZAB ALLAH LBH KERAS KPADA WANITA2, YG TK BISA MNJAGA KMALUANNYA, MAKANYA PELAKU ZINAH DIRAJAM SAMPE MATI... KRN DOSA ZINAH SALAH SATU DOSA TRBESAR SETELAH SYIRIK, MNINGGALKN SHOLAT DN DURHAKA KPD ORG TUA.. DN TIADA AMPUNAN BAGI PELAKU ZINAH JIKA TK BNAR2 TAUBAT NASUHA.
Sulaiman Efendy
JESS YG MALANG, PNY AYAH BIOLOGIS YG EGOIS...
Sulaiman Efendy
KRN OSC ADALAH AYAH BIOLOGIS LOO,, MSKI KALIAN SALING KETUS, TPI IKATAN DARAH DN BATIN LO BRDUA, TK BSA DI PUNGKIRI..
Sulaiman Efendy
ANAK USIA 9 TH MATA, OTAK & PIKIRANNYA SDH DISUGUHI ADEGAN DEWASA / PERZINAHAN YG HNY PNTAS DILAKUKN OLEH PASANGN YG SAH,, SEANDAINYA BLM SAH, YAA TUTUP & KUNCI PINTU, PSIKIS DN MENTAL ANAK SEUSIA JESS BAHAYA MLIHAT LIVE ADEGAN DEWASA TRSEBUT
Sulaiman Efendy
JUJURLH DLM HATI LO, KLO LO GK BSA BRPISAH DGN JESS, GMNPUN JESS ADALH KENANG2AN LO BRSAMA NAO..
Sulaiman Efendy
COBALH LBH LMBUT BICARA KE PUTRI LO OSC,, LO PRIA DEWASA USIA 30, TPI SIFAT SPRTI ANAK2.. BLAJARLH JDI PRIA DEWASA DAN AYAH YG BAIK BUAT PUTRI LOO..
Sulaiman Efendy
KASIAN JESSLYN, LAHIR KRN SUATU KSALAHAN ANTARA NAO & OSC, TDK PRNH TAU SIAPA AYAHNYA, KRN DIRAHASIAKN ALMARHUM NAO, BGITU TAU KRN HSIL NGUPING PMBICARAAN MITCH & OSC, SYANGNYA BKN SENANG, NMUN JESS BNCI OSC KRN HUBUNGN MRK TDK AKRAB, DN BODOHNYA OSC SEORANG PRIA DN AYAH YG GK PEKA.. GK ADA RASA TRSENTUH DIHATINYA TERHADAP PUTRINYA YG KURANG PERHATIAN & KASIH SAYANG.. DN SKRG TLH PIATU, KMUDIAN HRS TINGGAL DI YAYASAN.. YG BNAR2 BISA BIKIN JESS TUMBUH MNJADI INTROVERT DN DINGIN..
Sulaiman Efendy
😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!