NovelToon NovelToon
Antara Benci Dan Cinta

Antara Benci Dan Cinta

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Perjodohan / Balas Dendam / Nikahkontrak / Tamat
Popularitas:160k
Nilai: 5
Nama Author: Sadar T'mora

Warning! Khusus dewasa.

☕☕☕

Nuraini Safaruddin 19 tahun tidak menyangka, suami yang menikahinya adalah seorang pria loyo yang tidak bisa memenuhi nafkah batin istrinya.

Meskipun dirinya dianggap menjadi penyebab kedua orang tua suaminya itu meninggal, perempuan yang sehari-hari dipanggil Anik itu setuju dirinya dijadikan alat shock terapi membantu pria itu kembali normal.

Menjalani nikah kontrak dengan Agung Mahendra 27 tahun, di dalam kehidupan rumah tangga mereka yang masih seumur jagung, hadir wanita yang mirip dengan seseorang dari masa lalu suaminya itu yang dirasa mampu membuatnya menjadi pria sejati.

Akankah Agung akan berpaling dari istrinya?

Akankah Anik pasrah dengan nasibnya ataukah akan berjuang merebut cinta suaminya?

Selamat mengikuti, like dan vote sebanyak-banyaknya ya, thanks.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sadar T'mora, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 32

Di Hotel WJ.

Di dalam sebuah kamar VIP, cuma berpakaian dalam Anik duduk di sofa menunggu Agung. Sudah hampir setengah jam pria itu masuk belum juga terlihat tanda-tanda dia akan keluar, itu karena masih terdengar bunyi air yang cukup deras di telinga Anik yang berjarak lumayan jauh dari tempat duduknya.

Bolak-balik Anik menyapu pandangannya pada kamarnya yang luas, memperhatikan setiap detail apakah ada yang dapat diambilnya sebagai pelajaran. Sebagai mahasiswi perhotelan ia bercita-cita setelah lulus akan melamar di hotel ini sebagai karyawan sambil melatih skilnya sebelum menduduki jabatan Manager seperti cita-citanya.

Hm, bayar hutang dululah baru mikir cita-cita.

Desah dalam hati Anik tidak habis pikir dimana letak kesalahannya, kenapa jalan hidupnya tiba-tiba hancur disapu badai tsunami air mata.

Kesalahan besar apa yang telah kulakukan tanpa sengaja, dan kepada siapa.

Anik memandang ke pintu kamar mandi yang tertutup. "Apa yang dilakukannya berlama-lama di dalam sana," gumam perempuan yang sudah berharap malam ini segera dapat mencicil hutangnya.

Walaupun sikap Agung kasar padanya tapi tidak membuat Anik lantas membencinya, dari atas sampai bawah suaminya itu enak dilihat. Manis seperti permen rasa Mocca susu yang suka dimutmutnya.

Lagian aku melakukannya untuk membayar hutang, lebih cepat lunas lebih baik kan. Tapi sepertinya malam ini akan gagal, hah!

Keluh dalam hatinya.

*

Sementara Agung di dalam kamar mandi terduduk di bawah hujan shower, air terjun jatuh mengaliri tubuh polosnya.

Memandang lemas pada Dicky yang terkulai lemas juga, sudah mencoba segala cara untuk membuatnya bangun tapi batang kebanggaan Agung itu tetap tertidur pulas, layu tidak merespon pada sentuhannya.

Apa sebabnya?

Agung benar-benar sudah putus asa mengenai masalah ini, bukan sekali dua kali Pria tampan itu mencoba berbincang dari hati-kehati dengan Dicky. Akan tetapi jika membahas masalah ini, Dicky nya selalu menghindar. Kalau gak tidur seperti sekarang yang ngomel, melemparkan kesalnya pada Agung.

"Lu kenapa selalu lemas setiap kali dihadapkan pada urusan lobang perempuan, tadi lu nantangin gua. Katanya merobek selaput urusan kecil, pada kenyataannya yang sudah berlobang aja lu takut mau masuk."

Berkata Agung dengan sabar membelai tubuh lemas Dicky, mengusap kepala besarnya. Dalam urusan yang satu ini mereka selalu saling melempar kesalahan.

Dicky tentu saja tidak bisa menjawab karena batangnya itu tengah masuk ke dalam mimpi buruknya, mimpi buruk yang dimulai pada satu malam sepuluh tahun yang lalu saat mereka masih remaja berusia 17 tahun. Agung dipanggil pulang ke rumah besar untuk merayakan ulang tahunnya, tentu saja Dicky diajak. Dirinya dan Agung kan saudara sejak lahir, saudara kembar tidak identik.

Acara ulang tahun hanya dihadiri oleh Mama dan Papa serta mbak Adel yang kala itu berusia 25 tahun, mengenakan pakaian seksi menawan duduk di samping Agung dan Dicky di satu meja yang sama.

Makan keluarga di restoran mewah menu western style, sedikit wine sebagai tanda Agung sebentar lagi akan menginjak usia dewasanya.

Pulang dinner Agung tepar setelah menenggak energi drink beraroma alkohol itu, gak banyak sih cuma lima gelas ukuran sedang tapi kadarnya yang tinggi yang bikin Agung remaja sempoyongan.

Seperti biasa Dicky sering terjaga setiap kali Agung tertidur, saat tengah malam buta Dicky mendengar langkah kaki pelan dan halus di depan kamarnya.

Cklekk.

Bunyi pintu dibuka.

Deg deg deg.

Bagaimana orang ini bisa membuka pintu yang dikunci dari dalam.

Mengingat itu, Dicky ketakutan jantung berdebar-debar saat terlihat bayangan gelap berjalan menghampiri kasur Agung yang sedang tidur seperti orang mati.

Meremang saat merasa tubuhnya ada yang mengelus, menggenggam lalu diremek-remek. Tidak kuat tidak sakit juga, tapi karena itu pulalah tubuh Dicky mengejang, bergetar hebat menikmati sensasi urutan jemari yang halus dan lembut.

Siapa sih malam-malam kurang kerjaan banget.

Gerutu Dicky bertanya-tanya karena belum bisa melihat dengan jelas bayangan gelap si kurang ajar itu.

Barulah setelah tubuhnya ditarik keluar dari dalam sempa', Dicky dapat melihat jelas wajah Adelia hanya memakai pakaian jaring-jaring minim bahan.

Gleg.

Kontan Dicky keluar liur.

Malam itu Adel merayunya, menggodanya, mengajaknya melakukan sesuatu di luar kesadaran Agung. Dicky tak kuasa menahan rasa gairah saat Adel membelainya, mencium pucuknya, mengulum dan melu mat kepala dan tubuhnya yang masih belia. Sedang lugu-lugunya diajak curang, ya pasrah sajalah namanya dikasih enak.

Dikira Dicky hanya sampai disitu, ternyata Adel membawanya masuk ke dalam ruangan yang sempit dan gelap cukup untuk dirinya sendiri. Bahkan tubuhnya tidak bisa bergerak bebas, udah gitu gak cukup sekali. Terus bolak-balik keluar masuk keluar masuk, siapa yang gak mual coba. Akhirnya Dicky muntah-muntah di dalam ruangan yang gelap itu, namum Adel tidak memperdulikan jeritan suara hati seorang Dicky. Pokoknya Adel hanya mementingkan kesenangan dirinya sendiri

Kalau kita habis muntah pasti lemas tak berdaya dong, nah sialnya Mas Agung seperti orang kerasukan arwah setan cabul. Baru sebentar Dicky menghirup udara bebas kembali dicelupkan lagi dan lagi.

Maunya tuh Agung marahin Adel yang telah merayu, memaksa dan menyiksa Dicky, membuat tubuhku babak belur sampai pingsan tak sadarkan diri.

Tidak tau kapan Dicky bangun tiba-tiba kita udah di kamar mandi, walaupun kaget tersiram hot water tetap Dicky pura-pura tidur. Merasa bersalah karena terpancing duluan bujuk rayuan Adel di luar kesadaran Agung, yang membuat semakin merasa bersalah adalah saat melihat Mas Agung menangis sesenggukan di bawah guyuran shower. Air matanya jatuh bercucuran sederas air pancuran, sedih banget lah pokoknya

"Maaf," ucap Agung saat itu, mengelus pala Dicky lembut penuh kasih sayang. Apa gak tambah nyesek, coba.

Saat Adel datang meminta maaf dan menyatakan rasa cintanya. "Kamu jangan pernah bicara denganku walau perkara penting sekalipun, jaga jarak seratus meter dariku bahkan melihat bayanganmu pun aku tak sudi!" Agung berkata tegas.

Sejak saat itu Dicky tidak pernah lagi bertemu Adel, walaupun sering kangen Agung tidak membiarkan perempuan itu mendekat, melirik pun gak boleh.

Karena itu Dicky merasa gak enak hati jika dihadapkan ke ruangan gelap itu lagi, memikirkannya saja udah lemas.

Hanya kalau Dicky kembung perut mules pengen buang aer, gak masalah kalau hanya dimutmut doang karena setelah aernya keluar perasaan langsung lega badan pun gak sakit lagi.

*

Waktu menunjukkan angka 23.30 waktu negara I.

Anik tidak bisa menunggu lebih lama lagi, beranjak ke kamar mandi kemudian mengetuk pintunya.

Tok tok tok.

"Mas Agung," panggilnya suara pelan.

Cekrek cekrek ckrekk.

Mencoba membuka pintu ternyata dikunci.

Kenapa sih dia?

Tanya dalam hati Anik heran, ini sisi lain Agung yang tidak masuk dalam akal sehatnya. Seorang Agung yang gentleman, tegas dan cepat dalam berpikir dan bertindak.

"Mas! Buka pintunya dong, aku mau pipis." Anik berkata mencari alasan.

Cari perempuan pemalu zaman sekarang, hah tidak usah munafik! Kalau kamu tidak mau melakukannya malam ini, aku yang akan perkoskos kamu, biar tau rasa.

Tok tok tok.

Anik mengetuk lagi. "Mas Agung, buka pintunya. Sudah gak nahan ini mau pipis, aaaaaa!" Teriaknya pura-pura kebelet.

Cklekk.

Barulah pintu dibuka, Agung dengan wajah stres berdiri menjulang di depannya.

"Kamu seperti orang yang belum pernah melakukannya saja!" Semprot Anik to the poin memandang Agung dari atas sampai bawah, letoy.

"Memang aku belum pernah sure," jawab pria itu lemas.

"Aku tidak percaya, lalu yang di kamar mandi kamu itu apa? Yang di kamar mandi rumah sakit juga," tanya Anik nada keras, Agung jelas tau maksudnya.

"Hanya begitu saja buat nakut-nakutin perempuan yang ngejar-ngejar aku, tapi bukannya takut malah semakin menempel mereka."

Heg!

Ledeknya mengeluarkan lidah. "Jadi gatot nih ceritanya?" Anik bertanya ketus.

Agung menyentuh lemah Dicky yang masih terkulai lemas.

Hais, keluh Anik.

"Tapi malam ini tetap dihitung ya, masuk buku cicilan pembayaran hutang pertama. Kamu yang gak mampu bukan aku yang gak mau jadi jangan salahkan aku."

"Ha!" Agung melongo.

"Aku juga mau buat perhitungan yang jelas, satu minggu berapa kali harus nyicil hutang. Jika dikalikan tiga tahun butuh berapa kali cicilan, kita akan membuat catatannya dalam satu buku yang besar!" Anik berkata tegas.

"Ha!"

***tbc.

Like, komen and share 👍.

1
Yani Cuhayanih
Aku benar2 serius baca eeeh cuma separuh doang masuknya tamat lagi .sepertiny si Dicky perlu di sunat lagi.....hah.....gk bener niiih.....
Yani Cuhayanih
Dicky malu maluin luuh di atas tampangnya kereen abiis fi bawah nyalinya cuma jago kandang doang aaaah masalah dech......
Almora: Terima kasih, 🙏
total 1 replies
Yani Cuhayanih
Kk aku mampir ya dan langsung esmosi aku benci padamu Aguuuuuuuung bisa2 nya orang cerdas kayak kamu menyalahkan anik atas kematian orang tuanya.pdhal kelakuan Agung berenggggseeeeek........hah
Almora: Thanks, 🙏
total 1 replies
Ni aa
ini beneran udah tamat Thor
Almora: Terima kasih ya,....🙏
total 1 replies
SOO🍒
sadar loe gung klo situ suaminya anik 😂😂, untung gak mencak2 liat anik ma Budi ngobrol
Budi Olin2114
ga enak bgt , muter2 g jelas & endingnya g mutu bgt
Almora: Makasih ya udah ngikutin,..🙏
total 1 replies
Budi Olin2114
makin gjelas
Rosalina Lilla
bagus jalan cerita tidak jenuh membacanya
Almora: terimakasih, 🙏
total 1 replies
Putri Aisyah
Bengkalis😯😯😯😲😲😲🙄
Almora: Terimakasih, 🙏
total 1 replies
Intan Gendut
Makin kesini makin kesana ceritanya. 🤦🏼‍♀️ j
Intan Gendut
Masih belum mengerti😩
🌸 andariya❤️💚
akhirnya mereka bersatu😍
🌸 andariya❤️💚: sama² kak..tetap semangat ya 💪😘
total 2 replies
🌸 andariya❤️💚
d tunggu karya selanjutnya ya kak😘
🌸 andariya❤️💚
kok Uda tamat saja kak💪🥰
🌸 andariya❤️💚
haredang haredang panas panas 🔥🔥🔥
🌸 andariya❤️💚
oh..akhirnya jebol juga gawangnya Anik🤭😘😘😘😘
Siti Kamsiah
ini beneran sdh end kah Thor ,kok cepat banget berasa nggak rela gitu masih mau lagi Thor😁😁😁
Almora: Trimakasih, 🙏
total 1 replies
Gia
ahkhirnyaaaaaa tembus separoh hahahaha,aku yang seneng gak jadi diganti Ama si ulet kekek.usahaa terus Gung ajari tu dikcy Ama yang halaal aja lagian Anik kan cantik.
Almora: Terimakasih, 🙏💕
total 1 replies
🌸 andariya❤️💚
apa akan terjadi MP antara agung dengan Anik...

atau agung dgn Lia

ayo kak😅😅😅😅😅
🌸 andariya❤️💚
lanjutkan thor...bikin pinisirin 😀🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!