Humaira sejak kecil hidupnya dihabiskan di pesantren mencari ilmu, ia juga tidak pernah jatuh cinta hingga suatu saat ayahnya sakit ia harus kembali pulang menunggu ayahnya yang sedang koma.
Setelah ayahnya sadar ia harus dijodohkan dengan anak yang telah membantu biaya penyembuhan ayahnya harus menikahi seorang duda beranak.
Setelah melangsungkan pernikahan Raka membuat kontrak perjanjian selama satu tahun pernikahan setelah itu mereka akan bercerai.
Namun dengan seiringnya waktu Aira mulai jatuh cinta kepadanya tetapi Raka sangat membencinya, dan sering menyakiti Aira. Akankah cinta Aira terbalaskan atau sebaliknya yang membuatnya semakin terluka.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon duwi sukema, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
32.Sikap hangat Raka
Di dalam mobil Raka fokus dengan pengemudinya sambil mengikuti petunjuk dari Aira, yang menikmati naik turun jalanan pergunungan.
"Kamu kesini hanya ingin bertemu dengan mereka? Kenapa hanya ingin bersama mereka kamu jauh-jauh ke sini," ejek Raka.
"Maksudnya mas?" tanya Aira. Aira binggung dengan perkataan Raka.
"Masih mengelak ya kamu!" tegas Raka.
"Ngelak bagaimana mas?"
"Kamu kesini ingin janjian sama Daniel kan, saya sudah tahu semuanya," ucap Raka.
"Tahu apa? Mas jangan salah paham ya, kami hanya teman," jawab Aira.
"Kalau pun kamu punya hubungan, tidak masalah buat saya," kata Raka.
"Oh, gitu ya mas," jawab Aira.
Di sepanjang jalanan Aira dan Raka hanya diam sambil menikamati lantunan musik yang Raka putar di dalam mobilnya.
"Bunda belum sampai ya," kata Nathan yang baru bangun.
"Belum sayang," jawab Aira.
"Bunda ini namanya gunung apa?" Nathan melihat di samping jalannya jurang di samping kanannya bukit yang menjulang tinggi, saat di perjalanan ia tertidur hingga ia tidak tahu jika mereka telah banyak melewati naik turun bukit.
"Ini namanya gunung kelud, lihat itu indah kak," kata Aira.
"Iya bunda," jawab Nathan.
"Mas kita berhenti di situ dulu ya, mobilnya nanti di matikan saja, nanti bisa jalan sendiri," kata Aira.
"Kamu itu! Mau bohongi Nathan ia percaya, kalau saya tidak bakal percaya," kata Raka.
"Beneran mas, kalau Aira bohong mas boleh hukum Aira, tapi kalau beneran mas harus memenuhi satu syarat dari saya," kata Aira.
"Itu gampang, pasti yang menang saya, emang bisa mobil mati jalan sendiri," sindir Raka.
Kini mobil Raka telah berhenti di Mystery Road Gunung Kelud, Raka mematikan mesin mobilnya membuktikan omongan Aira hanya lelucon yang tak ada gunanya.
Raka memperhatikan seksama di luar cendala, agar ia tahu mobilnya berjalan atau tetap diam di tempat, setelah beberapa menit mobil mereka berjalan sendiri.
"Bagaimana mas? Percaya tidak? Ini itu jalan Mystery Road Gunung Kelud," kata Aira penuh kemenangan.
Apa dia ngak berbohong? Saya harus memenuhi satu syarat dari dia, apa dia mau meminta bercerai denganku karena sudah punya Daniel batin Raka.
"Kenapa di sebut Mystery Road Gunung Kelud?" Tanya Raka penasaran yang mesin mobilnya di matikan saat di garis pertama hingga bisa berjalan ke garis berikutnya, walupun dengan kecepatan lambat seperti orang berjalan.
"Tidak tahu! Namun selain dari sisi pemandangan alam, ada sisi lain Gunung Kelud banyak menyita perhatian para wisata baik dari masyarakat lokal maupun pengunjung yang berkunjung. Tempat inilah yang membuat mereka penasaran Mystery Road Gunung Kelud, yang merupakan salah satu Wisata Alam Indonesia yang Tersembunyi. Jalan ini sebenarnya adalah jalan biasa seperti jalan utama lainnya yang akan dilewati oleh pengunjung menuju ke objek wisata Gunung Kelud. Akan tetapi, jalan ini unik karena jalan ini terlihat menanjak, namun jika kendaraan dimatikan, kendaraan akan tetap bisa berjalan sendiri melalui jalan itu. Hukum Gravitasi seakan tidak bekerja di jalan ini. Fenomena ini tentu menarik perhatian banyak pengunjung. Bahkan tidak jarang ada yang sengaja mencoba mematikan kendaraan saat melewati jalan tersebut untuk membuktikan apakah benar fenomena yang sering diceritakan itu." Aira menjelaskan panjang lebar menurut yang ia tahu.
"Kamu mempunyai syarat apa kamu yang menang?" tanya Raka.
"Nanti malam saja kita bahas itu, tidak enak jika ada Nathan," jawab Aira.
Mobil mereka kini telah berhenti di parkiran gunung kelud, mereka menikmati pemandangan yang cukup indah.
Raka yang melihat Daniel dari mobilnya, berjalan menghampiri Aira. Raka segera menggandeng tangan Aira dengan tangan satunya menggendong Nathan.
Aira merasa terkejut, saat tangannya di genggam oleh jemari-jemari tanngan sang suami, mas apa maksud ini? Apa mas sudah menerimaku sebagai istrimu mas batin Aira.
"Ayo kita turun melihat pemandian air panas," ajak Aira.
Daniel melihat kemesraan Aira dan Raka hatinya semakin sakit, ia menyesal telah memaksakan diri datang kesini tapi nasi sudah menjadi bubur.
Mereka telah sampai di pemandian air panas di kawasan Gunung kelud. Gunung ini merupakan gunung berapi aktif biasanya memiliki sumber mata air panas yang terbentuk secara alami, sebelum letusan, titik ini menjadi salah satu Tempat Wisata di Jawa Timur yang terkenal.
Hal ini dikarenakan pengunjung yang datang bisa bersantai sejenak sambil menghangatkan badan di cuaca yang sedang dingin. Hal ini akan menjadikan suasana menjadi lebih rileks. Sumber air panas ini memiliki suhu yang memang benar-benar panas.
Akan tetapi, air panas tersebut akan menyatu dengan aliran sungai yang dingin. Sehingga pertemuan keduanya akan menciptakan air hangat yang nyaman untuk dijadikan lokasi berendam. Pengunjung yang enggan berendam bisa juga sekadar mencelupkan kaki.
"Sayang kesini," panggil Aira ke Nathan.
"Kenapa bunda? Itu ngak jijik ya bunda," tanya Nathan
"Ngak sayang, air hangat ini mengadung belerang bisa mengobati penyakit kulit. Mas duduk sini?" ajak Aira.
Raka akhirnya duduk di samping Aira, ia ingin membuat Daniel tidak mengejar Aira lagi seperti yang di katakan Davian. Walaupun ia tak mencintai Aira ia tak ingin barang miliknya di sukai orang lain.
Setelah mereka menikmati pemandian air hangat Aira mengajal ke tempat lainnya untuk mengabadikan momen mereka.
"Mas, tolong fotoi saya bersama Nathan," perintah Aira memberikan ponselnya kepada Raka.
"Ponsel apaan ini, buang saja, sayo potret pakai ponselku saja," kata Raka.
"Baik mas," jawab Aira.
"Pah, ayo foto bertiga," ajak Nathan.
Kini Aira, Nathan serta Raka memotret mereka dengan tangan kanannya mengendong Nathan dengan tangan kirinya membawa ponsel untuk mengabadikan momen mereka.
"Mas, fotoi saya sendiri ya," rengek Aira.
"Iya, cepat sana," perintah Raka.
Raka sengaja mengambil beberapa kali potretan gambar Aira. Yang semakin lama ia di dekatnya semakin cantik jika ia melihat dia tersenyum polos tanpa beban.
"Seperti apa mas," tanya Aira penasaran.
Raka mengarahkan layar ponselnya menujukkan sala satu foto Aira untuk memperlihatkannya.
"Baguskan?" tanya Raka.
"Bagus mas," jawab Aira.
"Bunda ini apa namanya?" tanya Nathan.
"Sini sayang sedikit bunda ceritakan ya, ini Puncak gunung Kelud dan kawahnya masih menjadi salah satu titik wisata yang menarik bagi sebagian besar pengunjung. Setelah letusan pada tahun 2014, kondisi puncak Gunung Kelud berubah. Kini, ada danau kawah yang suasananya mirip dengan Danau Kelimutu. Kawah Gunung Terindah di Indonesia itu dikelilingi oleh tiga puncak utama. Yaitu Puncak Kelud, Puncak Gajah Mungkur, dan Puncak Sumbing. Pengunjung bisa mendaki ke puncaknya untuk mengamati pemandangan indah di atas. Waktu terbaik berada di puncak Kelud adalah saat matahari akan terbit," Aira menjelaskan sambil membelai lembut pipi Nathan.
Raka melihat Daniel bersama ketiga sahabatnya mendekati Aira, kini ia duduk di samping Aira mendekatkan tubuhnya ke Aira dengan menyadarkan kepalanya di bahu Aira.
Mas apa arti kedekatan mas hari ini? Kenapa sikapmu hari ini menjadi hangat sekali, rasanya saya ingin seperti ini terus. Jangan pernah berubah mas saya sangat mencintaimu batin Aira yang mengelus pucuk rambut Nathan yang tidur di pangkuannya.
****
Jangan lupa like juga komen ya biar saya smgt update. Tekan bintang biar tahu kelanjutan cerita Daniel yang akan kepanasan karena cemburu...