NovelToon NovelToon
Bila Nanti

Bila Nanti

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:48k
Nilai: 5
Nama Author: Wiwik Mayasari

Kisah Cinta berawal dari Jendela SMA di suatu pondok Pesantren

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wiwik Mayasari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Awal Retaknya Rumah tangga

Genap satu tahun pernikahanku dengan kinan dan sampai saat ini, kami masih tetap tidur secara terpisah, bahkan ayman sudah terbiasa mendampingi kinan tidur di sofa.

Aku sengaja tetap bertahan di rumah itu,karena aku tidak ingin hubungan baik antara ayah dan mertuaku menjadi hancur, aku mencoba memilih bertahan meskipun sebenarnya aku sangat rapuh.

Pagi ini aku bangun terlambat, sedangkan kinan sudah selesai bersiap untuk pergi bersama abinya untuk menghadiri acara pengajian di luar kota.

" Kamu sudah siap? aku mencoba menghampiri kinan.

" Aku sudah ... Hampir selesai, aku hari ini pergi bersama abi dan juga zaskia karena mewakili uminya yang sedang sakit" jawab kinan membuatku tiba-tiba memandang kearah kinan yang terlihat memakai wewangian.

" Jadi ceritanya kamu mau ketemu sama zaskia " aku mencoba mengomentari jawaban kinan.

" bukan bertemu zaskia, tapi kami hanya menghadiri acara yang sama " kata kinan mempertegas perkataannya.

"saya rasa ... Mau kamu ketemu dengan zaskia, atau siapapun tidak ada perngaruhnya untuk saya " aku mencoba untuk mengambil beberapa bajuku di lemari.

" Maksud kamu apa ? kinan mulai menghampiriku.

" bukankah ... Kita sudah sepakat , rumah tangga kita tetap berjalan ,hanya demi menjaga hubungan baik antara ayah kamu, dan abi saya " jawab kinan dengan tegas.

" Iya ... Saya tidak lupa " aku segera masuk kedalam kamar mandi dan membiarkan kinan pergi tanpa berpamitan.

***

Pov 3

Sementara itu umi laila nampak memarahi salma karena hampir satu tahun menikah dengan putranya, salma belum memberikannya cucu.

" maaf ... Umi salma akan berusaha lagi " kata salma meyakinkan ibu mertuanya.

" Umi ... Jangan terlalu keras, jika umi ingin menimang cucu ... Sepertinya hilda juga sudah punya anak, bukannya hilda juga anaknya abi " sahut pak kyai amin, yang menambah umi laila emosi.

Pukul 08.00 tepat setelah zaskia datang menjemput kinan dan abi rasyid miranda berangkat kerumah sakit milik kinan , dengan wajah murungnya.

Derrrrt ponsel miranda berbunyi, dan ia mendapat notifikasi pesan dari kakaknya.

" Miranda ... Apakah kamu punya waktu untuk kakak ?"tulis roby

" kenapa kak?"balas miranda

" kakak mau bertemu dengan kamu, ada yang ingin kakak tanyakan " tulis roby lagi.

" kakak ,bisa datang kerumah sakit" balas miranda yang terlihat menyebrang tanpa memperhatikan rambu-rambu.

(Diiiiin )

Tiba-tiba miranda dikejutkan oleh suara klakson mobil yang sedang melaju di hadapannya, untung kinan datang dan langsung menarik tangan miranda.

" Kinan "wajah miranda terlihat pucat, tangannya juga terlihat berkeringat dingin.

" Makanya ... Kalau dijalan, fokus kejalan bukan fokus ke ponsel" omel kinan.

" kenapa kamu disini ? Bukannya tadi ..." miranda tidak melanjutkan bicaranya.

" saya mendapat telfon dari kakak kamu, katanya ada yang ingin dia bicarakan " jawab kinan kemudian mengajak miranda pergi dengan taxi yang sudah dipesannya.

Beberapa saat kemudian miranda dan kinan bertemu dengan roby di cafe dekat rumah sakit.

" Ada apa kak ? Tumben ?"tanya miranda

" kamu itu, sudah lama menghilang, ketemu kakaknya jarang ... !!! Bukannya senang malah diledekin " roby mulai emosi kepada adiknya.

Sementara kinan mencoba menyaksikan drama kakak dan adik itu.

" Saya ingin kamu membantu saya mengeluarkan ibunya hilda dari tawanan ibu tirinya" kata roby menjelaskan tujuan sebenarnya.

" kenapa kakak, tiba-tiba mau menolong hilda?"pertanyaan miranda membuat roby tertawa.

" kakak ingin , membantu hilda bebas dadi ayah kita miranda " jawab roby sembari menatap wajah cantik adiknya

" miranda tahu, jangan-jangan kak roby ... Jatuh cinta pada ibu tiri kita ... Dan kalian sedang mendalami cinta terlarang" kata miranda membuat kinan sedikit syok.

" ini ... Kalau kebanyakan nonton film asing" kinan turut berkomentar.

" kok kamu tahu ?" tanya miranda membuat kinan menelan ludahnya.

" kamu melihat ponsel saya ? Kamu membajak akun saya ? " miranda mulai menuduh kinan, semabari memukul lengan kinan.

" kinan sepertinya ... Kamu harus sabar, adik saya ini sepertinya ... wajahnya saja yang dewasa, tapi pola pikirnya masih anak sekolah " sahut roby membuat miranda emosi.

Akhirnya kinan dan miranda mendapat kesempatan untuk bercanda ,dan tanpa disadari tangan miranda sedang berada di paha kanan kinan, sepertinya miranda tidak menyadari bahwa kinan diam-diam menggeser posisi duduknya, agar terlihat lebih dekat dengan miranda.

***

Akhirnya dengan penuh pertimbangan kinan dan miranda setuju membantu roby, akan tetapi kinan mulai dihinggapi rasa cemburu saat roby turut meminta bantuan galang untuk bergabung bersama mereka.

Kinan belum bisa menerima kenyataan apabila galang adalah seseorang yang sangat berarti untuk istrinya dimasa lalu, bahkan galang bukan sekedar mantan suami miranda, bahkan galang adalah cinta pertama miranda.

Malam itu kinan mengajak miranda serta roby untuk pergi kekota B, dan ini merupakan hal yang sangat sulit bagi miranda untuk kembali kekota kelahirannya.

Begitu sampai di kota b, ia langsung menuju rumahnya yang begitu tidak terawat, dan beberapa tembok sudah mulai ditumbuhi lumut,untungnya kinan mengajak mbak minul dan pak maman ,selaku pasangan suami istri yang bekerja sebagai Art,dan sopir pribadi yang bekerja dirumah abi rasyid.

" Sepertinya beberapa atap juga ada yang bocor, dan kita perlu memperbaikinya " kata kinan yang memeriksa secara keseluruhan rumah miranda.

" Mungkin besok kita,bisa panggil pak mardi kinan, tukang langganan ibu" sahut miranda yang sedang membuka kamarnya.

"Saya akan tidur di kamar yang lain" kata kinan yang seakan sungkan untuk masuk kedalam kamar miranda.

" Kamu jangan berfikir yang macam-macam kinan, kak galang belum pernah masuk kedalam kamar saya, bahkan selama kami menikah dan dekat, ia hanya beberapa kali kerumah saya, itupun diluar rumah" miranda seakan mengerti apa yang sedang difikirkan oleh kinan.

Sementara itu mendengar kabar,bahwa miranda dan kinan datang kekota b bersama ayman, salma seakan merasa posisinya sebagai istri galang terancam.

Ia takut jika galang akan kembali bersama miranda, apalagi galang juga telah terbukti sebagai ayah kandung ayman.

Keesokan harinya, galang datang kerumah miranda untuk menemui roby yang sudah menunggunya.

" Masuk ... " ajak kinan sembari mencoba untuk bersikap santai terhadap galang, meski sebenarnya ia juga sedikit ragu, ia masih memendam rasa cemburu terhadap galang.

" Boleh saya menggendong ayman " pinta galang yang melihat ayman sedang duduk di samping roby.

" Boleh ... Bukankah kamu juga berhak atas ayman " kinan mencoba untuk tidak egois.

Setelah mendapat ijin, galangpun menggendong ayman dan memeluknya erat-erat.

" Ya ... Allah ... Terimakasih, engkau masih mengijinkan saya bertemu dan melihat buah hati saya " teriak galang dalam hati, ia terlihat memandang wajah ayman yang sebenarnya memiliki kemiripan dengannya.

" Ayman ... Ayman ...anak sholeh " galang berceloteh sembari sesekali menciumi pipi ayman.

" Bababaaaabaaaaaaaa" celoteh ayman yang terdengar menggemaskan.

Selang beberapa saat kemudian, galang ,kinan dan roby mulai menyusun rencana untuk membebaskan umi ida.

Sementara ayman sarapan bersama mbak minul di dapur, miranda bergabung bersama ketiga pria muda itu sembari membawa cemilan dan kopi panas.

Ia duduk disamping kinan yang terlihat gelisah, miranda mencoba untuk bermain ponsel sambil mendengarkan rencana dari kakak kandungnya itu.

Hari itu juga hilda datang sambil membawa jona dengan diantar supir pribadinya.

" Kamu berhasil mengelabui dady ?"tanya roby sembari menghampiri hilda yang baru saja turun dari mobilnya.

" Iya mas, kebetulan ... Dady kamu sedang dinas diluar kota" jawab hilda sembari mencoba membopong jona yang tidur di kursi mobil.

" biar saya yang gendong" kata roby menawarkan bantuan.

" tapi bukannya mas roby ..." hilda tidak melanjutkan bicaranya, karena roby telah melaksanakan aksinya , ia mencoba mengangkat jona dengan sangat hati-hati dan penuh perhatian.

Dan setelah menidurkan jona di kamar tamu, roby menemui hilda yang sedang mengambil air minum didapur.

" Oh ...iya mas ... Miranda dan kinan kemana?"tanya hilda.

" Mereka sedang kepasar ,bersama mbak minul dan juga pak maman untuk membeli beberapa kebutuhan dapur" jawab roby seraya berdiri dibelakang hilda.

"Kamu sudah makan ?"tanya hilda lagi

" Sudah ... Tadi pagi " jawab roby sambil tersenyum.

" Mas roby ... Saya berterimakasih, karena mas roby mau membantu saya, dan saya...tidak tahu harus bagaimana membalas kebaikan mas roby" kata hilda lagi.

" Jangan terlalu sungkan, anggap saja saya seperti kakak kamu" jelas roby.

" Terimakasih mas roby" kata hilda lagi, akan tetapi kali ini ia juga mulai memeluk roby.

"Hilda ... Apa yang kamu lakukan" pekik roby,dan ia juga terlihat berusaha melepaskan diri.

" Kenapa mas roby melepaskan pelukan saya ? Apa mas roby merasa jijik karena saya pernah bekerja di ..." hilda tidak melanjutkan bicaranya, karena roby membungkam bibir hilda yang terlihat begitu menggoda dengan pemerah bibir warna merah yang ia pakai.

Hilda seakan merasa nyaman berada didekat roby, ia seakan mendapatkan kepercayaan dirinya kembali.

" Saya tidak pernah jijik , saya hanya takut ... Jika saya tidak bisa mengendalikan diri saya ... Sebagai laki-laki normal hilda, apalagi kamu ... Adalah istri ...." kali ini hilda yang bergantian mengunci bibir roby dengan jari telunjuknya.

" Mas roby ... saya mohon ... Untuk sementara jangan menyebut nama tuan boby " kata hilda sembari sedikit menunduk.

Hilda kembali memeluk roby, bahkan ia seakan menikmati berada dipelukan pria berbadan kekar itu.

Begitupula dengan roby, ia seakan mendadak melupakan hatinya yang sedang sakit karena ditinggal menikah oleh mantan pacarnya.

Roby terlihat memberanikan diri menggenggam tangan hilda, dan ia sangat terkejut saat hilda juga menerima perlakuan hangat roby.

" Malam ini ... Saya akan menemui ibu kamu ,bersama galang ... " kata roby pelan.

" Apa mas roby mau mengajak saya ?"tanya hilda

" Kamu boleh ikut" jawab roby sembari tersenyum.

1
Fitri Nur Hidayati
lindungi melisa dan kinan thor. cukup sudah ujian mereka di masa lalu.
Fitri Nur Hidayati
waduh kok ada bumbu pelakor dan pebinor lagi thor. kasihan kinan miranda. baru aja rujuk.
Fitri Nur Hidayati
lindungi mereka dari pelakor dan pebinor thor. kasihan.
Fitri Nur Hidayati
satukan lagi cinta kinan miranda thor.#edisihalu
Wiwik Mayasari
amin, Terimakasih kakak jangan lupa follow akun kami ya 😀
Fitri Nur Hidayati
semoga kinan selamat, putri2nya selamat dari calon ayah tiri kejam
Wiwik Mayasari
nanti akan di berikan titik penyelesaian di bab berikutnya kakak 👌😀,sedikit di berikan sentuhan agar pembaca bisa turut memberi pencerahan /Smile/
Restu Ningsih
disini peran abi seorang kemuka orang yg jd panutan, tp kok memberi contoh tdk baik....
maaf ini yg aq rasakan saat mencerna bacaan ini
Wiwik Mayasari
/Smile/
Fitri Nur Hidayati
waduh kok ruwet dadak ana Nayla barabg ki apa?
Wiwik Mayasari
maka dari itu, tidak semua bisa dilihat dari pandangan semata saja 😅salam kenal kakak
Wiwik Mayasari
hehehe ... jangan lupa follow ya kak 😃
Nisa Amalia
haddduhh kebayang itu pipi Galang kena tampar 2x
Nisa Amalia
cieee...berbunga-bunga ni yee
Nisa Amalia
/Facepalm/ hahaha ada2 aja
yani suko
drama bangeett sih
yani suko
thor...masak istri seorang Kyai perilakunya kasar spt itu
yani suko
Lag kok gitu sih....sangat tidak bijak pemikirannya
masak krn patah hati trus buka hijab
Wiwik Mayasari
terus pantengin cerita kami ya kak 🙏
Wiwik Mayasari
/Smile/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!