Kalina terjebak dalam situasi yang tidak menyenangkan ia di undang untuk menghadiri pernikahan sahabatnya. Namun kenyataannya malah berbalik dia harus menggantikan sahabatnya yang tiba-tiba menghilang dalam acara pernikahan nya sendiri.
Akankah Kalina menerima pernikahan itu ??
Akankah seorang Abimanyu jatuh cinta pada wanita yang bukan tipenya ???
Instagram
nietta_28
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nietta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
PART 32 UNGKAPAN HATI KALIN
Abi yang mendengar itu untuk kedua kalinya, rasanya ingin benar-benar menghabisi orang yang ingin merusak pernikahannya itu.
Namun saat Kalin menggenggam erat tangannya, ia merasa yakin kalau jawaban yang akan di berikan Kalin, adalah jawaban yang akan membuat pernikahan mereka semakin kuat.
Sebelum Kalin menjawab pertanyaan Aditya, ia pun menarik napas terlebih dahulu agar lebih tenang saat menjawab pertanyaan Aditya padanya.
" Dit, sebelumnya aku minta maaf karena aku tidak peka akan perasaan kamu ke aku, dan aku merasa bersalah akan hal itu. Namun saat ini di hati aku hanya ada suamiku, terlepas bagaimana aku bisa menikah dengan Abi, itu hanya jalan Tuhan mempertemukan pasangan hidup kita. Mungkin Tuhan mempertemukan aku dengan Abi dengan cara menjadi pengantin yang harus menggantikan sahabatnya sendiri. Namun saat ini aku sangat bahagia karena di pertemukan dengannya, masalah aku mencintai atau tidak itu masalah waktu. Dan kami saat ini sedang belajar untuk saling mencintai dan menerima. Dit aku mohon jangan ganggu pernikanku lagi." Jelas Kalin pada Aditya.
Setelah Kalin memberikan jawaban pada Aditya, ia pun langsung pergi dan menarik tangan Abi agar mengikutinya. Ia tidak ingin lagi mendengar perkataan Aditya lagi, rasa kecewa pada Aditya ternyata begitu menyakitkan bagi dirinya.
Aditya yang masih berdiri dan tak menyangka akan jawaban Kalin. Rasa kecewa karena gagal membuat mereka berdua berpisah begitu amat menyakitkan baginya.
Aditya menyadari kegagalan untuk memisahkan mereka berdua memang terlalu terburu-buru, harusnya ia memisahkan mereka berdua secara berlahan. Terlalu percaya diri bisa membuat pernikahan mereka hancur karena tanpa ada perasaan satu sama lain ternyata salah besar.
Mencoba saling mencintai tanda kalau di antara mereka sudah ada perasaan walaupun tidak terlalu banyak dan itu membuatnya sangat sakit.
Semua sudah terlambat, ia tidak akan mendapatkan Kalin untuk selamanya, mungkin sekarang pun dia akan di benci oleh wanita yang ia sangat cintai itu.
***
Setelah Kalin dan Abi pergi. Aditya pun pergi dari tempat di mana rasa sakit atas jawaban dari orang yang ia sayangi.
Tubuhnya lemah seperti tak bertenaga rasanya ia ingin berteriak namun tak mampu ia lakukan.
Aditya pun melangkah menuju mobil dan meninggalkan resort yang belum sepenuhnya menjadi bangunan itu, dari sana ia hanya membawa kekecewaan saja.
***
Kalin yang berada di mobil bersama Abi, hanya diam dan memandangi ke indahan yang berada di luar sana.
Hatinya terasa amat sakit akan kejadian yang membuatnya masih tidak ia percaya. Mengapa harus temannya lagi. Yang membuatnya kecewa itu yang sekarang ada di pikiran Kalin.
Belum cukup rasa tidak percaya akan kepergian Jesica yang menyebabkan dia harus menikah dengan yang sekarang menjadi suaminya. Dan sekarang ditambah lagi dengan Aditya yang sudah ia anggap teman, ternyata diam-diam dia mencintainya dan dengan tega ia hampir saja merusak pernikahan yang sedang ia bangun dengan suaminya itu.
Kalin merasa sakit hatinya karena orang-orang terdekatnya menyakitinya. Ia pun berfikir apakah suatu saat Abi pun akan menyakitinya. Pikirannya terus saja berputar tentang orang terdekatnya yang mungkin suatu saat akan menyakitinya.
Abi yang melihat istrinya dari tadi hanya diam dan terus melihat pemandangan di luar mobil. Ia pun menyentuh tangan Kalin lalu menariknya, hingga mau tak mau tubuh Kalin ikut bergerak mendekatnya. Lalu ia pun memeluk istrinya itu tanpa berkata apapun. Karena Abi tahu istrinya sekarang sedang di suasana hati yang tidak baik.
Kalin yang mendapat pelukan dari suaminya itu, ia pun membalas kembali pelukannya. Setidaknya masih ada sandaran yang membuat ia merasa nyaman.
***
Sesampainya di kamar hotel Kalin, membereskan semua pakaian ke dalam kopernya.
Abi yang melihat Kalin membereskan semua pakaiannya merasa heran pada istrinya tersebut.
" Kenapa baju kamu di masukin ke koper."
" Bukannya hari ini kamu ke sini buat jemput aku pulang."
" Kata siapa aku ke sini mau menjemput kamu ?" Tersenyum jahil
" Aku pikir kamu mau menjemput aku." Sambil menunduk malu karena apa yang di pikirkannya salah.
" Aku kesini, karena aku kangen sama kamu." Meraih tangan Kalin sambil tersenyum menatap wajah istrinya yang malu-malu.
" Apa !! kamu kangen sama aku." Kalin terkejut mendengar ucapan Abi, pipinya terlihat merona merah.
" Hmm. . . " Sambil menganggukkan kepalanya, membenarkan apa yang di dengar istrinya itu tidak salah.
" Tapi pekerjaan ku di sini sudah selesai, Bi."
" Gimana kalau sekalian saja kita liburan, hitung-hitung kita bulan madu."
" Tapi Bi. . . " Abi langsung memotong ucapan Kalin.
" Aku meminta kamu untuk tidak bekerja lagi di tempat sekarang kamu bekerja, apa kamu tidak keberatan ?"
" Bi, aku tidak bisa keluar dari pekerjaan, ini keinginan aku yang sudah lama, menjadi seorang desain interior adalah mimpi ku." Kalin merasa berat kalau dia harus meninggalkan pekerjaannya itu.
" Aku mengerti itu impian kamu, dan aku bisa mewujudkan impian kamu itu. Aku harap kamu bisa mengerti mengapa aku meminta mu untuk tidak lagi bekerja di perusahaan yang Aditya miliki."
Kalin terdiam mendengar ucapan Abi, ia bingung, mungkinkah dia bisa melepaskan semua mimpinya itu.
" Aku akan membantu untuk menjadi seorang desain interior tanpa harus ikut perusahaan lain."
" Maksud kamu ?"
" Aku akan membantu kamu membuka kantor sendiri, dan kamu yang akan mengelola semuanya. Aku akan mendukung semua mimpi kamu agar terwujud."
" Tapi, apa itu tidak membanimu."
" Kamu adalah istriku, kamu tanggung jawab ku, sayang. Dan aku tidak mau kejadian ini terulang lagi. Aku tidak mau pernikahan ini di rusak oleh orang ketiga."
Kalin mencoba untuk mengerti akan keinginan Abi. Kalau memang ini yang terbaik untuk mereka berdua.
" Baiklah aku akan mengikuti keinginan kamu."
Abi yang mendengar jawaban Kalin, langsung memeluk istrinya dengan senang.
" Terimakasih ya, sayang." Abi langsung memeluk istrinya. " Sekarang yang kita pikirkan adalah bulan madu kita, yang mendadak ini." Sambil tersenyum menggoda istrinya.
Kalin yang di goda seperti itu hanya tersenyum dengan rona merah di pipinya semakin terlihat.
" Memang ada ya, bulan madu yang medadak ?" Canda Kalin.
" Ada dong, tapi cuman buat kita saja." Ucap Abi pada Kalin.
Abi pun memeluk istrinya sambil mencium wajah Kalin. Kalin yang melihat suaminya seperti itu, ia hanya tertawa sambil minta menghentikan tingkah suaminya itu.
Mendengar istrinya meminta untuk berhenti agar tidak menciuminya lagi, tapi tidak di dengar Abi. Abi tidak hanya menciumi tapi juga menggelitik tubuhnya.
" Sudah berhenti, Bi. Aku sudah tidak tahan lagi, ini sangat geli."
Abi yang mendengar itu semakin senang. Apa lagi ia melihat istrinya wajahnya semakin merah karena tertawa dan menahan geli karenanya.
" Aku tidak akan mau berhenti kecuali kamu mencimku." Goda Abi pada Kalin.
" Apa !!!" Kalin terkejut mendengar ucapan Abi.
" Tidak mau. Baiklah aku akan terus menggelitiki mu terus sampai kamu kelelahan." Abi akan melakukannya lagi. Namun buru-buru Kalin memegang tangannya.
" Baiklah aku mau." Sambil mengerucutkan bibirnya ke depan.
Abi yang mendengar itu sangat senang, ia pun menunjuk-nujuk pipinya dengan telunjuknya, agar Kalin menciumnya di tempat yang ia tunjuk.
Cup
Kalin pun mencium pipi Abi dan langsung bersembunyi di dalam selimut karena malu.
Abi yang melihat istrinya seperti itu hanya tertawa dan memeluknya.
~ Happy reading ~
Jangan lupa like favorit komen dan Vote
Follow Instagram
annie_nietta
Terimakasih 😘
suamimu baik loh, meskipun menikah tanpa cinta dan dadakan. tp dia memoerlakukan kamu dgn baik.
kamu blm tau aja para istri kontrak atau istri pengganti lainnya diperlakukan sprti apa sama suaminya (di awal, walau akhirnya bucin sih). mereka dihina, disiksa dak kadang direndahkan harga dirinya dgn membawa wanita masa lalu suaminya.
suamimu nih baik pake banget tau. awas nyesel loh ya...
walaupun sedang marahan, seharusnya ttp melayani sprti biasanya....ini ga mau lagi nyiapin baju kerja dan ngambilin makan.
ntar kalau ada pelakor, ngreog....
terus ngemis² minta balikan sama abi demi anak....
segitunya banget, lagaknya ga suka sama kalin buat nutupin perasaan sukanya kan.... ckckck