NovelToon NovelToon
Kisah Cinta Evelyn

Kisah Cinta Evelyn

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintamanis / Patahhati / Poligami / Konflik Rumah Tangga-Konflik Etika / Tamat
Popularitas:71.8k
Nilai: 5
Nama Author: Shanyu

@ Shanyu114

Evelyn harus menerima kenyataan pahit, saat ia dengan bodoh nya menyanggupi permintaan Nura untuk menikahi Mahez.

Karena pada akhirnya permintaan istri pertamanya itu hanya ingin membalas dendam.

Tuduhan, Cacian dan perlakuan kasar dari Nura, baru Evelyn rasakan setelah menikah.

Mampukah Evelyn bertahan dengan kenyataan hidup, hanya berlandaskan cinta untuk Mahez.

Atau Evelyn memilih menyerah pergi dengan Kehidupan baru tanpa cinta Mahez.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shanyu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB. 32

Aldo mengetuk pintu ruangan Mahez,lalu masuk mendekati Mahez. Dia duduk di kursi bersebrangan dengan Mahez.

Terdengar pintu di ketuk, lalu Alice sekretaris Mahez datang menghampiri memberikan dokumen untuk di tanda tangani.

" Maaf Tuan, ini dokemen yang harus anda tanda tangani. " kata Alice sambil menyerahkan dokumen itu. Terlihat Alice melihat Aldo dan tersenyum saat pandangan mereka bertemu.

Mahez sebenarnya mengetahui jika selama ini Alice menaruh hati pada Aldo, tapi diabaikan. Mahez pun teringat dengan kata katanya yang akan mencarikan pasangan untuk Aldo. Karena saat itu Aldo tak menjawab Mahez pikir Aldo menyetujuinya. Hingga dia memberi kesempatan untuk Alice mendekati.

" Alice, apa hari ini kamu ada lembur? " tanya Mahez

" Tidak Tuan. " jawab Alice

" Aldo, antarkan Alice pulang, kasian ini sudah waktunya pulang. " kata Mahez.

" Tidak usah Tuan, saya bisa naik taxi sendiri. " kata Alice

" Tidak apa, karena aku sedang berbaik hati pada karyawan ku. Dan kamu salah satu karyawan teladanku. " kata Mahez

" Baiklah Tuan. " kata Aldo yang ia pikir akan pulang bertiga bersama dengan Mahez juga.

" Aldo berdiri masih belum beranjak, menunggu Mahez yang tak kunjung bangun untuk berdiri.

" Kenapa kamu masih berdiri di situ, lihatlah Alice sudah menunggumu. " kata Mahez

" Bukankah kita akan pulang bertiga Tuan. " kata Aldo

" Tidak, masih banyak dokumen yang harus aku selesaikan terlebih dahulu, supaya waktuku bersama Evelyn bisa lama. " jawab Mahez

" Lalu kenapa Tuan menyuruhku mengantar Alice. Bukankah biasanya dia juga pulang pukul enam Tuan. " kata Aldo menyangkal

" Aldo, bukankah kamu semalam menyanggupi, akan menerima wanita yang kucarikan. Cobalah untuk membuka hatimu untuk Alice, kulihat dia sangat mengagumi mu. Apa salahnya jika kamu memberinya kesempatan, aku kasian dengan Elia, adikmu sudah berumur dua puluh lima, sudah waktunya dia berumah tangga. Kamu jangan egois dengan sendiri terus, tanpa memikirkan perasaannya. " kata Mahez

Aldo pun diam, dia menunduk kan badan lalu pergi tanpa berkata lagi.

Alice merasa sangat bahagia bisa diantar lelaki pujaan hatinya, dia tersenyum tersipu malu.

" Kak Aldo, apakah kamu sudah makan? " tanya Alice membuka percakapan, setelah Aldo melajukan mobilnya pergi meninggalkan perusahaan.

" Belum. " jawab Aldo singkat tanpa menoleh

" Bisakah kak Aldo menemaniku makan terlebih dahulu? " tanya Alice pelan

Aldo hanya menatap tak suka pada Alice tanpa menjawab. Namun Alice masih berusaha membujuk Aldo agar mau makan bersama.

" Biasanya sebelum pulang, aku makan dulu di kafe depan kantor, karena setelah di apartemen aku malas untuk keluar lagi. Jadi kebetulan Kak Aldo mau mengantarku, bisakah menemaniku makan, aku yang mentraktir. " kata Alice tersenyum semanis mungkin di hadapan Aldo.

Aldo masih fokus menyetir tanpa menjawab permintaan Alice. Hatinya sama sekali tak bisa bereaksi dengan Alice, berbeda saat bersama dengan Nihan. Dengan Nihan Aldo bisa merasakan sesak nafas, marah, panas dingin, bahkan bahagia hanya melihat senyumnya. Bahkan jika ia menyadari, sejak pertama dia bertemu Nihan sudah ada debaran saat Nihan dengan beraninya menangkup pipinya.

Tanpa sengaja ia melihat kaca Luar, dia melihat adiknya sedang makan bersama di sebuah kafe hotel. Dia pun putar balik arah dan mengendarai dengan kecepatan lebih. Alice yang berada di samping kemudi pun sampai ketakutan.

" Kak Aldo? Kenapa denganmu? " tanya Alice

Tanpa menjawab Aldo memarkirkan mobilnya di depan hotel. Alice mengikuti di belakang Aldo tanpa bersuara, pikirannya sudah traveling, jika ia akan makan bersama dengan Aldo lalu akan menyewa sebuah kamar bersama.

Terlihat Sean berdiri karena sudah melihat Aldo berjalan mendekatinya.

" Kakak ipar " kata Sean seperti biasa. Namun Aldo mendorongnya.

" Sudah ku bilang, jauhi Elia. " kata Aldo yang sudah merah padam wajahnya

" Kakak... Apa yang kak Aldo lakukan? " tanya Elia yang mendapati kakaknya tidak seperti biasanya. Bukankah Sean adalah temannya juga. Dan biasanya kakaknya tidak semarah ini jika bertemu mereka.

" Elia, apa yang kamu lakukan di hotel ini. Bukankah rumah sakit dengan hotel ini jauh dan berbalik dari jalur kalian. Kamu harus tahu Elia, Sean tidak berubah, dia masih sama, bahkan di belakangmu dia bermain api dengan sahabatmu. " kata Aldo

" Pertama, kami disini karena mewakili seminar dari rumah sakit, pihak rumah sakit yang menunjuk kami. Karena kami terlalu lelah, maka aku memutuskan mengajak Sean untuk makan terlebih dahulu. Kedua, Tidak yang bermain api di belakangku, Sean juga kak Nihan sudah menjelaskan padaku. Aku sudah tahu semuanya, sebelum kakak memberitahu. Antara Sean dengan kak Nihan tidak pernah terjadi apa apa kak. Banyak laki laki diatas Sean yang meminang kak Nihan, bahkan Sean sendiri pun dulu mengejar kak Nihan. Tapi kak Nihan menolak semua laki laki itu, termasuk Sean, dan karena kak Nihan melihat aku menyukai Sean, maka kak Nihan lah yang berusaha mendekatkan kami berdua. Dialah yang menyatukan kami kak, bukan penghancur antara kami. Aku jauh lebih mengenal kak Nihan sebelumnya kak, dan aku percaya padanya. " kata Elia sambil melihat wanita di belakang kakaknya.

Elia tersenyum, untuk pertama kalinya ia melihat kakaknya jalan berdua dengan seorang wanita. Aldo yang melihat arah pandangan Elia pun menjelaskan agar tidak terjadi kesalah pahaman.

" Ini sekretaris Alice, Tuan Mahez menyuruhku mengantarnya. " kata Aldo menerangkan

Alice pun mengulurkan tangannya pada Elia, dan disambut oleh Elia dengan tersenyum.

" Alice." kata Alice memperkenalkan diri

" Elia, adik Kak Aldo. " jawab Elia ramah.

" Kenalkan juga Sean tunanganku. " kata Elia memperkenalkan kekasihnya

" Sejak kapan kalian bertunangan? Dan sejak kapan aku merestui kalian?" kata Aldo masih dingin menatap Sean tak suka

Sean pun sudah biasa dengan sikap dingin Aldo, tapi baru kali ini dia melihat Aldo seperti serius tak merestui cintanya.

" Kakak ipar, jika karena tak menunggumu, bahkan aku sudah menikahi Elia. " jawab Sean sambil mengulurkan tangannya pada Alice

" Sean. " kata Sean

" Alice. " jawab Alice

" Kalian sangat serasi, kenapa tak segera saja menikah. " kata Alice tersenyum

" Sebenarnya saya juga sangat ingin segera menikah. Tapi kakak ipar tak kunjung menikah, membuat Elia mengalah menunggu nya. " jawab Sean jujur

" Kami masih menikmati masa muda kami, tidak harus terburu buru. " kata Elia yang tidak ingin membebani kakaknya untuk memaksakan diri menikah dengan orang yang tak membuatnya nyaman.

" Bagaimana jika kita makan bersama terlebih dahulu? " tawar Elia

Alice pun memandang Aldo meminta persetujuan, yang akhirnya tanpa menjawab Aldo pun duduk di samping Elia adiknya, sedang Alice duduk berdekatan dengan Aldo.

Ketika mereka sedang menikmati makan sore mereka, terdengar dering telpon dari ponsel Elia memanggil. Elia membuka tasnya mengambil ponselnya, di lihat layar ponselnya dan di tekan tombol hijau, tanda menerima sebuah panggilan video call.

1
DPuspita
Emang orang jahat ada aja akalnya ya... even itu bisa berakibat buruk pada dirinya sndr. Smoga berakhir Nura gak bs punya anak lagi 🤭
Kustriana Handayani
gila benerrrrrr......
Alfianto Dwi
cerita. nya keren thorr,,semangat truss..
Ernakoe Alvabell
oke
Andi Yuliana
Kecewa
Fitriyani
bukannya ev tidur d sofa y,,,🤔
Riska Sallbila
sedih banget
Ririn Nursisminingsih
hadeh tor gemess a sama mahez co kok ndak cerdas minimal cari detektif untuk mengikuti nura dan mncari kebusukan nura😙😙
re
Next
shaNyue: baca kelanjutan kisah Elia dan Reyhan ya kak.
MENGEJAR CINTA YANG DITINGGALKAN. Ku tunggu like kakak di sana ya.
total 1 replies
HotCupid
nanngung amat thor buset dah... lg seru"nya padahal... semangat ya thor.. lanjutin terus karyanya....
Kepala Pil
hai authorr 、 ganbatte ya, sukses teruss...
shaNyue: Terima kasih..... jadi semangat kalo di kasih like dulu sama kamu. Iya kamu..... minta like nya dung.....😍😍
total 1 replies
Nightingale Soakage
hallo kakak semangat berkarya ya kak、ュ
shaNyue: Hallo juga kakak....minta like nya dong, biar author tambah semangat.... Apalagi kalo di kasih gift flower atau kopi, Author akan sangat berterima kasih. 🥰🥰🥰
total 1 replies
stellarflower
Kiss jauh buat othor karena udah buat karya sekeren ini!
shaNyue: terima kasih....🥰🥰 jangan lupa like ya.....😘😘😘
total 1 replies
virshere ads
plis thorr up yang banyak・コ
shaNyue: siap.... ditunggu ya...
total 1 replies
floufrouu
thooorr.he authorrr up lge dong thorr. yg bnyakk昨沽 smangattt thorrr
coastbycoast
kapan up LG....??? LG seru nih
TwilightQueenbee
Yes akhirnya upp!!,seneng bangett
floufrouu
Sambil nunggu kelanjutan cerita aku sampe baca ulang bab-bab yg aku suka nih
shaNyue: Di tunggu ya kakak. Tetap stay terus dan jangan lupa like dan koment di setiap episodenya biar author tambah semangat lagi up.
total 1 replies
Criss Cross
Semangat berkarya thorrr Di tunggu next up episodenya 笶、笶、
monsoonblooms
Sesenang itu sih bacanya, bikin nagih banget huhuh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!