NovelToon NovelToon
Cintamu Bukan Untukku

Cintamu Bukan Untukku

Status: tamat
Genre:Perjodohan / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:509.9k
Nilai: 5
Nama Author: relisya

Elvina Clarissa seorang gadis cantik yang harus melakukan pernikahan mendadak dan tanpa persiapan apa pun. Bukan hanya mendadak saja, tapi dia harus menikah dengan orang yang sama sekali tidak dia kenal. Dia rela melakukannya hanya untuk membuat ibunya bahagia disaat-saat terakhirnya.
"Jika menikah denganmu adalah takdirku, maka akan ku pertahankan pernikahan ini walaupun cintamu bukan untukku. Karena aku yakin, suatu saat nanti kamu akan menerima semua kenyataan ini."
#Elvina

Mampukah dia mempertahankan pernikahan itu? Atau sebaliknya? Hanya waktu yang tau.
Jangan lupa like, komen dan vote.
Terimakasih 😊

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon relisya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pacar Elvina

Saat mereka semua sedang mengobrol, tiba-tiba saja Elvina melihat Chris yang sedang berjalan menuju ke salah satu meja yang masih kosong dengan membawa makanan dan minum di tangannya. Elvina pun tersenyum saat melihat Chris juga berada di sana.

"Gue pergi dulu ya," ucap Elvina seraya berdiri dan meninggalkan mereka semua sebelum mereka sempat menjawab ucapannya.

Mereka semua pun hanya bisa menatap Elvina yang sedang berjalan menghampiri Chris yang duduk sendirian tanpa ditemani siapa-siapa. Mereka semua sangat bingung setelah melihat Elvina duduk di dekat Chris dengan terus tersenyum manis.

"Itu siapa? Kenapa Vina menghampirinya?" tanya Friska.

"Iya, gue nggak pernah liat tuh orang, kira-kira dia siapa ya?" sahut Kania yang juga penasaran.

"Mungkin dia sahabat lama kak El," jawab Vika.

"Nggak, kalo itu sahabat lama Vina kita tau orang itu, tapi kita nggak pernah liat tuh orang. Jadi dia nggak mungkin sahabat lama Vina," jelas Kania dan diangguki Friska.

"Lalu siapa dia?" tanya Vika.

"Gue jadi penasaran," sahut Farrel.

Kevin pun mengangguk, "Gue juga."

"Itu bukannya Chris mahasiswa baru tadi ya?" celetuk Raihan.

"Iya Han, itu Chris," jawab Gavin.

"Kok Vina nyamperin dia ya? Atau itu pacar Vina?" tanya Raihan yang penasaran.

"Sepertinya begitu Han, duh gue jadi patah hati," ucap Gavin dengan raut wajah sedih.

"Iya Vin," jawab Raihan yang juga menunjukkan raut wajah sedihnya.

"Hahaha mampus kalian," ucap Verlin mengejek.

Gavin maupun Raihan tak menanggapi ucapan tersebut. Mereka sedang meratapi nasibnya itu. Belum juga sempat mendekati Elvina, kini mereka malah tau Elvina dekat dengan mahasiswa baru itu.

"Mungkin dia benar pacar Vina," ucap Agnes.

"Nggak, itu nggak mungkin," jawab Friska.

"Iya, itu nggak mungkin pacar Vina. Vina selalu bilang sama kita kalo dia ada apa-apa, apalagi tentang pacar, pasti dia selalu cerita sama kita," sahut Kania yang juga tidak percaya dengan perkataan dari Agnes.

"Mungkin saja dia nggak mau cerita karena takut pacarnya direbut sahabatnya," celetuk Verlin.

"Kita nggak kayak gitu ya, jangan sok tau lo," ketus Friska yang tak terima dengan ucapan Verlin.

"Tau tuh, sok tau banget jadi orang," sahut Kania yang juga kesal.

"Udah lah, biarin aja. Anggap aja itu hanya angin lewat, jangan didengerin." Ucap Vika dengan tersenyum smirk.

Verlin yang mendengar ucapan dari Vika pun merasa sangat kesal. Jika saja Vika bukan adik dari pacar sahabatnya, mungkin dia sudah menghajar Vika. Sedangkan yang lainnya hanya diam saja, termasuk dengan Varo yang sedari tadi hanya diam saja.

"Dia siapanya kak El? Kenapa kak El sangat senang saat melihat dia? Nggak itu nggak mungkin pacar kak El, kak El bukan orang yang seperti itu." Batin Vika yang melihat Elvina terus tersenyum saat bersama dengan Chris.

"Siapa Chris itu? Kenapa dia terlihat akrab sekali sama Elvina? Atau dia itu memang pacar Elvina? Baguslah kalo dia juga punya pacar, gue akan lebih gampang buat ceraiin dia." Batin Varo yang sedari tadi diam saja.

.

Elvina terus saja bercanda dengan Chris. Awalnya tadi Elvina berniat untuk mengajak Chris bergabung dengan dia dan teman-temannya. Tetapi Chris menolak itu, dia nggak mau gabung dengan Elvina dan teman-temannya karena suasana pasti akan menjadi canggung jika dia ikut gabung.

Akhirnya Elvina pun memilih untuk tetap menemani Chris yang sendirian. Dia tidak tega jika harus melihat sang kakak itu duduk sendirian, sedangkan dia duduk bersama dengan teman-temannya.

Chris sempat menolak saat Elvina ingin menemaninya, tetapi Elvina terus memaksanya. Alhasil dia membiarkan saja Elvina duduk bersamanya. Lagi pula duduk sendirian tanpa ditemani oleh orang lain itu nggak enak.

"Liat deh, mereka semua liatin kita terus. Mereka pasti mikir macam-macam," ucap Chris yang sadar jika semua orang yang bersama Elvina tadi sedang menatap dia dan Elvina.

"Biarin aja lah kak, nanti gue akan jelaskan pada Vika dan kak Varo kalo lo itu orang yang udah nolongin gue. Itu pun jika mereka bertanya, jika nggak ya gue nggak akan jelasin apa-apa sama mereka." Jelas Elvina.

"Maksud lo? Gue nolong lo dari apa?" tanya Chris yang tidak mengerti.

"Kemarin gue ditanya sama keluarga gue siapa yang nyulik gue, gue bilang aja kalo gue nggak tau dan gue diselamatkan sama seorang cowok, dan orang itu lo. Beres kan," jelas Elvina dengan tersenyum menyeringai.

"Cerdik juga ya lo, bisa-bisanya kepikiran buat alasan seperti itu," ucap Chris tersenyum.

"Siapa dulu dong, Elvina." Ucap Elvina seraya tertawa lepas.

Chris pun juga ikut tertawa setelah mendengar ucapan dari sang adik. Dia sangat senang sekali karena Elvina mau menerima dia sebagai kakaknya dengan baik, padahal dulu dia berfikir jika Elvina tidak akan mau menerima dia sebagai kakaknya. Ternyata Chris salah, Elvina sangat jauh dari apa yang telah Chris pikirkan.

Sedangkan kini Varo, Vika dan yang lainnya pun dibuat semakin penasaran dengan kedekatan antara Elvina dan Chris. Mereka semua menganggap jika Chris itu pacar dari Elvina. Termasuk juga dengan Vika yang berpikir begitu karena melihat kedekatan antara kakak iparnya itu dengan Chris.

"Oh iya kak, nanti anter gue ke panti asuhan dong," ucap Elvina setelah berhenti tertawa.

"Mau ngapain? Mau adopsi anak?" tanya Chris.

"Nggak lah kak, gue mau sumbangin baju-baju lama gue. Daripada dibuang kan sayang kak," jelas Elvina.

Chris pun mengangguk, "Baiklah, setelah pulang kampus kita langsung pergi ke rumah mertua lo lalu kita pergi ke panti asuhan,"

"Tapi gue belum siapin baju-bajunya, lo gapapa kan nanti nungguin gue siapin dulu? Nanti juga biar lo kenalan sama mama Willna." Ucap Elvina dengan tersenyum.

"Baiklah, sesuai permintaanmu adik kecil," ucap Chris tersenyum.

"Eh, gue udah besar gini masih lo bilang kecil," jawab Elvina dengan cemberut.

Chris pun tertawa saat melihat Elvina cemberut seperti itu, "Iya iya, jangan cemberut gitu dong. Nanti orang-orang sangka gue apa-apain lo gimana?"

"Ya itu masalah lo, bukan masalah gue." Ucap Elvina.

Chris pun seketika terdiam dan memasang wajah datarnya setelah mendengar ucapan dari Elvina. Sedangkan Elvina tertawa saat melihat ekspresi wajah Chris yang langsung berubah begitu cepat.

.

Saat sudah pulang kampus, Varo mengajak Elvina dan juga dengan teman-temannya untuk makan-makan di restoran sebagai rasa syukur karena Elvina sudah kembali.

Elvina pun mau tak mau harus menyetujuinya karena itu permintaan dari sang suami. Dia pun lebih dulu menemui Chris untuk bilang bahwa rencananya untuk pergi ke panti asuhan ditunda dulu.

"Kak sorry ya kita nggak jadi pergi sekarang," ucap Elvina pada Chris.

"Memangnya kenapa?" tanya Chris.

"Kak Varo ngajak gue dan yang lainnya pergi ke restoran. Katanya sih untuk merayakan kembalinya gue," jelas Elvina.

"Oh yaudah, kalo gitu kita pergi besok aja," ucap Chris.

"Kak lo juga ikut ya ke restoran," pinta Elvina.

Chris pun menggeleng, "Lo nikmati aja waktu bersama teman-teman lo, gue masih ada pekerjaan. Lagipula gue nggak mau suami lo itu salah paham sama gue." Jelasnya.

Elvina pun tersenyum, "Yaudah, kakak hati-hati ya."

Chris pun mengangguk dengan tersenyum manis, setelah itu dia langsung masuk ke dalam mobil dan melajukan mobilnya meninggalkan parkiran kampus.

Setelah kepergian Chris, Elvina langsung kembali ke mobil Vika yang sudah menunggunya. Sedangkan yang lainnya sudah pergi terlebih dahulu karena Elvina yang menyuruhnya.

"Kak dia itu sebenarnya siapa sih?" tanya Vika saat Elvina sudah masuk ke dalam mobil.

"Dia itu orang yang nolongin gue saat gue kabur dari penculik yang udah nyulik gue," jelas Elvina.

Vika pun menyalakan mobilnya dan berlalu meninggalkan parkiran kampus untuk menyusul sang kakak dan yang lainnya yang sudah berada di restoran.

"Kok lo terlihat akrab banget sama dia? Dia itu bukan pacar lo kan kak?" tanya Vika dengan masih fokus dalam menyetir.

"Dia itu kakak angkat gue," batin Elvina.

Elvina pun menggeleng, "Dia bukan pacar gue, gue kan udah punya suami jadi gue nggak punya keberanian sebesar itu untuk selingkuh dari suami gue. Ya walaupun kenyataannya suami gue yang secara terang-terangan selingkuh di depan gue. Dan untuk gue akrab sama dia itu, karena gue merasa senang aja dia udah selametin gue. Kalo nggak ada dia, mungkin gue masih ada di pinggir jalan saat ini, " jelas Elvina panjang lebar dengan tersenyum kecut.

"Maafin kak Varo ya kak, kak Varo udah jahat banget sama kakak. Maafin gue juga karena udah mikir macam-macam dengan kedekatan kakak dengan orang yang udah nolong kakak itu," ucap Vika yang tak enak setelah mendengar ucapan dari Elvina.

Elvina pun tersenyum, "Gapapa kok, lo nggak usah minta maaf,"

Vika pun tersenyum dengan masih fokus melihat ke depan. Dia sangat bangga pada Elvina yang begitu kuat menghadapi sang kakak. Padahal sudah jelas Varo itu menyayangi orang lain, tetapi Elvina masih saja bertahan dengan statusnya sebagai istri Varo. Jika itu Vika mungkin dia nggak akan sekuat Elvina.

"Gue bangga sekali punya kakak ipar seperti lo kak," batin Vika.

"Kita lihat saja sampai kapan Agnes akan bertahan, gue akan membuat Varo hanya mencintai gue saja. Dan lo Agnes, suatu saat semoga keluarga lo menerima balasan dengan apa yang telah mereka lakukan pada keluarga kak Chris." Batin Elvina.

1
AS
akhirnya varo cemburu juga
AS
seru thorr
AS
keren thorr ceritanya sulit ditebak dan penuh makna tersembunyi
AS
varo dan pacarnya kah thorr yang menculik vina?
AS
sangat baik untuk dibaca sangat membuat pembaca penasaran dengan bab selanjutnya
AS
sangat seru juga ceritanya kak
Roha yati
Lumayan
Roha yati
Biasa
Fay
Luar biasa
Adinda
aku sukanya vina sama cris buat apa vina sama varo nyakitin hati
Adinda
jijik lihat tingkah varo
Reni Marlina
bagus
🌻Ruby Kejora
Halo kak
Aku mampir
Salam kenal 💐😄
Randa kencana
ceritanya sangat menarik
R Rohulk
aku seneng ceritanya tyooor walau pun cerita yg sebenarnya juga tak kalah bagus . yg penting nggak labay ceritanya ok semangat thoooor....
Ida Rubaedah
cocok dipenjara sampai mati... 👍👍👍👎👎👎
Ida Rubaedah
manisnya mau ngeluarin mertua dr penjara...
dng membujuk mantan... 😵😵😵🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️
Ida Rubaedah
😭😭😭😭 kasihan elvina.. baru ada penyambung keluarga harus cepat meninggalkan lagi....
Ida Rubaedah
author gimana ni elvina...
mau dibiarin aja tuh c varo nikah ama ma lampiir ...
tp ada bagusnya elvina belum diapa apain tuh sama varo jd masih original... 😁😁😁😂😂
Ida Rubaedah
nah begitu harus ambil keputusan...
jangan gantungin anak orang
dibikin pajangan... tak disentuh... 😠😠
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!